Morning Glory [Part 1]

Ini merupakan fanfic kedua saya. Please, say NO to COPAS or YOU DIE!!!

*Prologue*

Aku selalu melihatnya dari jauh…

Meski kami tidak saling kenal, namun entah mengapa hatiku berdebar-debar setiap menatap wajahnya dan mendengar suaranya…

Oh God, please help me! I think I’m falling for her…

~Morning Glory~ [part 1]

Genre: Yuri (GirlxGirl), Romance, Comedy

Cast: Yuri, Jessica, Taeyeon, Sooyoung, Yoona

———

Seperti biasanya setiap pagi di Soshi High School selalu riuh saat para ‘Soshi Qwartet’ tiba. Yup, mereka merupakan empat orang murid terpopuler di sekolah tersebut yang terdiri dari Kwon Yuri, Choi Sooyoung, Im Yoona dan Km Taeyeon sebagai pemimpinnya. Murid-murid pun mulai berteriak menyambut kedatangan mereka dan berebut mencari perhatian.

“Lihat! Mereka sudah datang!”

“Itu Yuri-ah! Yul, saranghe!!!”

Yuri membalas dengan senyumnya yang paling menawan.

“Youngie, makan sianglah denganku!”

Sooyoung yang sibuk mengunyah bekal makan siangnya memberi mereka kedipan maut.

“Aw~! Yoona so cute!”

Yoona melambaikan tangannya dengan memasang wajah yang super imut.

“Taeyeon-unnie, jadilah pacarku!”

Sayang, hanya Taeyeon yang bersikap dingin kepada mereka.

Seiring berlalunya mereka berempat memasuki kelas masing-masing, suasana sekolah pun mulai menjadi normal. Selain itu tidak berapa lama, bel tanda masuk kelas akhirnya berbunyi. Yuri sekelas dengan Taeyeon, sedangkan Sooyoung dengan Yoona.

*Yuri POV

“Huff, akhirnya sampai juga di kelas.”, gumamku.

Setiap hari seperti ini terus lama-lama capek juga. But its okey, I like it. Tiba-tiba handphone ku bergetar ada sms masuk.

“Dari siapa ya?”, tanyaku sambil mengambil hape dari dalam tas.

Hmm, rupanya salah satu pacarku mengajakku berkencan usai pulang sekolah nanti. Yeah, aku tahu reputasiku agak buruk dibanding para member SQ lainnya. Aku memang dikenal sebagai seorang player yang punya banyak pacar. Taeyeon dan yang lainnya sering mengataiku kalau aku berganti pacar seperti mengganti baju. Tapi mau gimana lagi? Jangan salahkan aku karena mereka semualah yang mengejar-ngejarku dan aku hanya berusaha membahagiakan semuanya, hehehehe.

“Yul?” seseorang memanggil namaku.

“…”

“Yul!!!”

“Aah???!!!” Aku tersentak kaget.

“Yah! Kwon Yuri, kenapa kau senyum-senyum sendiri?”, tanya Taeyeon yang duduk di belakangku dengan pandangan aneh.

“Hehehehe, tidak apa-apa kok Taeng.”, jawabku sambil membalas sms.

“Pasti itu dari salah itu dari salah satu ‘selir’-mu ya Yul?”, ujar Taeyeon berusaha mengintip hapeku.

“Ya kau pasti tahulah.”

“Hati-hati Yul, karma itu ada.”, ucap Taeyeon menasehatiku. Aku hanya menyeringai mendengarnya.

“Ya ya ya, arasseo Taenggo. Lagi pula ini hanya kencan biasa dan aku tidak akan berbuat yang macam-macam, jadi tenang saja.” Aku menjelaskan panjang lebar kepadanya.

Meski predikat player melekat erat, namun aku juga mempunyai prinsip untuk tidak melakukan hal ‘itu’ kepada mereka walau kadang mereka sering memancingku. Aku hanya ingin memberikannya kepada orang yang kelak mengisi hatiku. Di samping itu juga demi adikku Seohyun yang sangat kusayangi. Aku tidak ingin perbuatanku nantinya akan berdampak buruk kepadanya. Adikku sebentar lagi akan kembali ke Seoul dan aku harus menjadi kakak yang baik tentunya.

“Baguslah kalau kau mengerti Yul dan jangan pernah memberi harapan kepada ‘pacar’-mu kecuali kau benar-benar mencintainya.”, kata Taeyeon bijak.

“Aigooo-ya, Taeyeon, sejak kapan kau jadi perhatian kepadaku?” Aku menggoda Taeyeon.

“Sebagai sahabatmu pastinya aku ingin yang terbaik. Jangan sampai kau seperti aku…” Taeyeon menghela nafasnya dalam-dalam dan memalingkan wajahnya.

“Yah, sudahlah Taeng. Kelak pasti akan ada pengganti dirinya. Sudah jangan sedih lagi. Atau kau mau kukenalkan?” Aku mencoba menghiburnya, tapi dia hanya diam.

Taeyeon memang sedang dilanda patah hati karena dikhianati kekasihnya. Padahal mereka udah pacaran selama 3 tahun dan Taeyeon sangat mencintainya. Aku harap dia segera melupakan hal itu. Kami semua berusaha menghburnya, tapi sejak saat itu sikap Taeyeon berubah menjadi dingin kepada para penggemarnya.

*Author POV

Pintu kelas pun terbuka dan Mr. Lee, memasuki kelas Yuri dan Taeyeon. Yup, jam pertama mereka adalah pelajaran bahasa Inggris yang paling dibenci oleh Yuri.

“Shit! Aku lupa kalau sekarang hari Senin! Mestinya tadi aku bolos.”, gumam Yuri.

“Ada apa Yuri-sshi?”, tanya Mr. Lee yang dari tadi memang mengawasi dirinya.

“Ah, annio Mr. Lee. Saya hanya lupa sesuatu.” Yuri berusaha mencari alasan.

“Hmm, saya pikir kamu lupa kalau sekarang adalah hari Senin dan ingin membolos pelajaran saya.” Mr. Lee mencoba menebak pikiran Yuri.

Yuri terkejut mendengar perkataan gurunya itu dan berusaha tenang.

“Ahahaha, Anda bisa saja. Mana mungkin saya membolos.”

“Baguslah kalau bukan itu yang ada di pikiranmu dan nanti saat istirahat siang kamu temui saya di ruang guru. Ada yang ingin saya sampaikan, mengerti?”

“Eh??? Iya… Baiklah.”, jawa Yuri gugup.

“Kalau begitu sekarang kita mulai pelajaran.” Mr. Lee membuka buku teks bahasa Inggrisnya.

-1 setengah jam kemudian…

Ting…tong…ting…tong…

Bel tanda akhir pelajaran pertama pun berbunyi.

“Okey anak-anak, pelajaran kali ini selesai. Sampai jumpa besok dan selamat pagi.”

Sebelum pergi, Mr. Lee kembali mengingatkan Yuri untuk menemuinya di jam istirahat nanti.

“Yuri-sshi, jangan lupa.”

“Iya Mr. Lee.”

Guru itu pun akhirnya bener-bener meninggalkan kelas mereka.

“Ada apa ya gerangan Mr. Lee memanggilku?”, tanya Yuri memandang Taeyeon.

“Jangan tanya aku Yul, aku tidak tahu.” Taeyeon menggelengkan kepalanya.

Tiba-tiba Sooyoung dan Yoona datang ke kelas Yuri dan Taeyeon.

“Kenapa-kenapa?”, tanya Sooyoung penasaran.

“Itu Youngie, Yul disuruh ke ruang guru sama Mr. Lee.”, ucap Taeyeon.

“Wah??? Bener tuh Yul???”

“Iya… Memang kenapa Youngie?”, tanya Yuri kaget dengan ekspresi Sooyoung.

“Awas Yul, jangan-jangan kau ketahuan menggoda keponakkannya lagi.” Sooyoung menakut-nakuti Yuri.

“Yah! Apa maksudmu???”

“Hohoho, Yul-unnie, masa kau tidak tahu siy. Gosipnya siapa aja yang ketahuan meggoda keponakan Mr. Lee pastinya bakalan mati.” Perkataan Yoona tambah mebuat Yuri makin ketakutan.

“Kau serius Yoong?”, tanya Yuri dengan wajah pucat.

“Tapi kau tidak pernah melakukannya kan Yul?” Taeyeon memastikannya.

“Aku…aku…”

“Hah! Jangan bilang kau tidak tahu kalau di antara pacar-pacarmu itu ada keponakkannya?”

“Sumpah Taeng, aku tidak tahu yang mana orangnya! Jangankan kenal, tahu mukanya juga enggak!” Yuri mencoba membela diri.

“Yakin kau tidak tahu?” Taeyeon memicingkan matanya ke arah Yuri.

“Iya!”

“Mungkin ada alasan lain dia memanggilmu Yul-unnie.” Yoona menerka-nerka.

“Makanya jangan suka tebar pesona Yul.”, ucap Sooyoung sambil tersenyum konyol.

“Choi Sooyoung! Kau mau ma… Hei?! Kenapa kalian berdua ada di sini???” Yuri baru menyadari kehadiran Sooyoung dan Yoona di kelasnya.

“Kelas kami lagi kosong enggak ada guru sampe istirahat pertama nanti. Rencananya siy tadi kita mau makan di kantin tapi karena belum buka jadi kami ke sini deh, hehehehe.”

“Iya unnie. Padahal aku lapar, belum makan.” Yoona memegang perutnya.

“Sama Yoong, aku juga lapar.”, ucap Sooyoung yang langsung mendapat tatapan dari Yuri dan Taeyeon.

“Yah, bukannya tadi pagi kau sudah makan?”, tanya Taeyeon.

“Aku lapar lagi Taeng. Serasa mau mati.” ucap Sooyoung lebay.

“Sudahlah biarkan saja dia kelaparan, dasar rakus.”, kata Yuri tak peduli.

“Kau kejam Yul…” Sooyoung menatap Yuri dengan pandanga mengiba.

“Cih! Ow ya Yoona, apa kau tahu rupa keponakkannya Mr. Lee?” Yuri mengalihkan wajahnya dari Sooyoung.

“Aku tidak tahu unnie. Memangnya kenapa?”

“Oh tidak, tidak apa-apa.”

“Heh, jangan bilang kau penasaran dan ingin kenalan.”, tanya Sooyoung menginterograsi.

“Apa siy??? Sudah, lebih baik kalian berdua kembali ke kelas sana!” Yuri mengusir Sooyoung dan Yoona.

“Iya iya. Yasu, Yul Taeng, kami balik dulu ya.” pamit Sooyoung.

“Sampai ketemu pas istirahat ya unnie.” Yoona melambaikan tangannya kepada Yuri dan Taeyeon seraya berlalu.

Yuri kembali duduk di bangkunya dengan wajah frustasi.

“Sudahlah Yul. Mungkin saja Mr. Lee ingin membicarakan hal yang lain.” Taeyeon menghibur Yuri.

“Aku harap begitu Taeng. Terima kasih ya.”

-Istrahat pertama…

Akhirnya jam istirahat pun tiba, Yuri segera bergegas menuju ruang guru untuk menemui Mr. Lee. Dengan perasaan was-was dia memasuki ruangan itu langsung ke meja Mr. Lee yang terlihat sedang membaca koran sendirian.

“Mr. Lee.”, sapa Yuri pelan.

“Ah, Yuri-sshi. Kau sudah datang.”

“Iya.”

“Berarti tinggal menunggu anak itu datang. Kemana ya dia?”, gumam Mr. Lee sambil melihat jam tangannya.

“Anak itu?”, tanya Yuri yang takut ucapan teman-temannya menjadi kenyataan.

“Iya, dia keponakkanku.”, ucap Mr. Lee bangga.

“Jadi maksud Anda memanggil saya ke sini…”

Belum sempat menanyakan alasan pemanggilan dirinya, pintu ruang guru kembali terbuka. Kali ini seorang gadis berkacamata mendatangi Mr. Lee dengan wajah angker.

*Jessica POV

“Apa-apaan paman Lee! Sudah kubilang aku sibuk dan tidak mau, tapi kenapa dia bersikeras menyuruhku melakukannya?! Akh! Aku benci orang itu! Sangat sangat membencinya!”

Kupercepat langkahku menuju ruang guru untuk menemui pamanku itu dan membuka pintu dengan keras.

“Paman!”, teriakku tanpa mempedulikan sekitar meski itu ruang guru sekali pun.

“Oh Sica. Kemari.” Pamanku melambaikan tangannya.

“Paman apa-apaan siy???”

Tanpa kusadari ada orang lain yang hadir di antara kami. Aku melihat wajahnya dan ternyata… Dia adalah orang yang sangat aku benci, Kwon Yuri sang player!!! Argh!!!

“Yuri-sshi, kenalkan ini Jung Sooyeon tapi panggil saja Jessica. Dia keponakkan yang kumaksud.”, ucap paman mengenalkan diriku kepada gadis itu.

“Ah, iya. Halo, Jessica, aku Kwo…”, sapanya ramah.

“Kwon Yuri. Aku tahu.”, potongku dengan pandangan sinis.

*Yuri POV

“Kwon Yuri. Aku tahu.”, potong gadis itu dingin.

Aish! Apa-apaan dia??? Aku berusaha bersikap ramah padanya, tapi kenapa sikapnya ketus dan dingin seperti gunung es??? Sial! Dia tidak mempan dengan pesonaku. Tidak apa-apa Yuri, ini baru permulaan. Melihat sikapmu seperti ini aku semakin penasaran untuk mengenalmu Jessica Jung.

“Kau tahu aku?”, tanyaku penasaran.

“Tentu saja. Kaukan tukang tebar pesona nomor satu di sekolah ini.” Jessica membuang mukanya dari pandanganku.

“Yah!!! Apa maksudmu?!”, bentakku yang lupa kalau Mr. Lee ada di sana.

“Apa?”, tanya Jessica memancing emosiku.

“Ya, sudah cukup!” Mr. Lee menenangkan kami.

“Maaf Mr. Lee… Aku…”, ujarku tertunduk.

“Lupakan. Begini Yuri-sshi maksud pemanggilanmu ke sini adalah… Ehem! Aku tahu nilai-nilai bahasa Inggris mu amat sangat buruk dan saat ujian kemarin kulihat kau mencontek.” Mr. Lee memasang wajah kecewa.

“Ah itu… Maaf…”, ucapku kembali meminta maaf.

Duh, mati aku! Ternyata dia melihatnya. Terus kenapa gadis menyebalkan ini juga dipanggil? Apa dia juga…. Tidak mungkin. Dilihat dari manapun jelas dia seorang kutu buku.

“Waeyo?”, tanyanya curiga dengan pandanganku.

“Tidak…” Aku langsung mengalihkan perhatianku kembali ke Mr. Lee. “Jadi Mr. Lee, apakah Anda akan menghukum saya?”

Mr. Lee hanya tersenyum dan memandang kami berdua bergantian.

“Hahaha, santai saja Yuri-sshi. Saya tidak akan menghukummu, meski tadinya memang ada niat ke arah sana.”, ucap Mr. Lee sambil menyeringai.

“Terus?”, tanyaku makin tidak mengerti.

“Jadi untuk memperbaiki nilaimu itu aku meminta bantuan Jessica untuk mengajarimu sementara waktu sampai ujian semester bulan depan. Mengerti?”

Sejenak aku pun terdiam dan pstinya terkejut dengan pernjelasan Mr. Lee.

“Jessica? Dia…” Aku mencoba memastikan kembali.

“Iya.” Mr. Lee mengangguk.

Perlahan aku menoleh ke arahnya, tapi yang kudapat hanyalah tatapan tajam darinya yang langsung membuatku membeku. Diajari dia? Yang benar saja???

“Tapi Mr. Lee, kenapa bukan Anda saja yang menolong saya?”, protesku padanya.

“Bukankah sudah berkali-kali saya menolongmu Yuri-sshi? Salahmu sendiri sering bolos pelajaran saya dan ini terakhir kalinya saya menolongmu.”, tegasnya.

Ya tuhan! Bagaimana bisa gadis jutek ini menjadi guruku.

“Berterima kasihlah kepada Jessica, dia sudah mau menolongmu meski tadinya terus menerus menolak.”, tambah Mr. Lee.

“Sudahlah paman, kalau dia tidak mau biarkan saja.”, ucapnya tiba-tiba.

“Ah… Bukan begitu maksudku…” Aku bingung menjelaskan semuanya.

“Terus kenapa? Kau pikir aku suka mengajari seorang player yang banyak membuat pacar-pacarmu patah hati?”

Seburuk itukah aku di matanya. Baiklah, akan kubuktikan kalau aku juga bisa serius.

“Ternyata kau diam-diam memperhatikan aku ya?” Aku menggodanya dan wajahnya pun merona.

“Baiklah. Sica, kau atur saja jadwalnya dan kau Yuri-sshi jangan pernah kau berbuat macam-macam kepada keponakkanku tersayang ini.”, kata Mr. Lee memperingatiku.

“Paman?!”

“Jangan khawatir Mr. Lee, aku tidak akan macam-macam.”, ucapku tersenyum pada Jessica.

“Kau… Paman, aku balik ke kelas dulu ya.”ย Jessica kemudian pamit undur diri kepada Mr. Lee dan berlalu meninggalkanku seorang diri.

“Kalau begitu saya juga permisi Mr. Lee dan terima kasih.”, ucapku buru-buru.

Aku langsung berlari mengejar Jessica dan menarik tangannya.

“Tunggu!”

“Yah! Apa maumu Kwon Yuri?! Lepaskan!!!”, bentak Jessica.

“Tidak ada.”, godaku.

Lorong sekolah yang tadinya ramai, saat ini pun menjadi sepi. Rupanya tanpa kami sadari bel masuk kelas sudah berbunyi dari tadi. Sekarang yang ada di tempat itu hanya kami berdua.

“Mwo?”, tanya Jessica gugup.

Aku mendekatan wajahku ke arahnya dan kembali memberikan senyumanku yang paling menawan. Kulihat dia mulai salah tingkah dan mencoba memalingkan wajahnya dari pandanganku.

“Mohon bantuannya Sica baby.”, bisikku perlahan di kupingnya.

Dia hanya diam. Kemudian aku pun mengecup pipinya yang langsung membuatnya terkejut dan…

PLAAAKKKK!!!!

-TBC-

Yeah! Akhirnya jadi juga FF kedua saya. *nari hula-hula. Okey, selamat dibaca dan jangan lupa komennya ditunggu ya. Mian, kalau tidak bagus. >_<

Advertisements

61 thoughts on “Morning Glory [Part 1]

  1. hello,salam kenal>

    suka bngt sm karaktr taeyeon so cool,
    penasarn ma mantanx..!!

    wah…yuri player…
    Dasar tuh.. Si yul..baru knl dah langsun nyosor ,
    gimna g’ di gmpar jessica..hahaha *plakk*

    yoong & youngie 2 shik2..wkwk..
    Soshi qwartet..suka deh pkokx

    ffx bgus kok.. next chapter..ditunggu !!

    • Sip! Gomapta,, ^0^

      Mw tw mantannya Taeyeon? Tungguin aja cerita bagiannya, masih rahasia perusahaan, kekekek.

      Yul dimana-mana emg kebagian peran player mulu, wkwkwkwkwk,, xD

  2. Bagus Bagus .
    saya suka .
    yg d prolog it pikiranya my sica unnie bukan chingu? !

    Yul unnie jd player? !
    Daebbak .
    aq suka prinsip hidupnya yul .yg cuma mau membahagiakn semua .
    Bhahaha .
    *Plaakk*

    tp awas aj kalo sampai yul maenin sica bakal aq datengin k korea trz foto bareng *apaan sich*

    d tunggu lanjutannya chinggu .

    • Hahahaha, siapa ya?
      Kita liat nanti, kekeke

      Dimana-mana Yul kayaknya emg sering jadi player,, *ditimpuk Yul
      Tenang, Sica egk akan semudah itu kok ditaklukkan, wkwkwkwk,,

      Mohon tunggu ya, gomawo,, xD

  3. annyeong new reader nih^^
    Idiihhhh sii yul udh lngsung nyosor2 nyium sica gitu… :*
    good job yul!
    Hha XD

    Lanjut chingu ff nya keren+seru!!!

    • Salam kenal chingu,,
      Hehehe, penasaran yak?
      Karena wangsit aku blm kluar jd mohon tunggu kelanjutannya, gomapta! xD

  4. Haha,mian thor,,,lupa comment….

    Soshi Qwartet….gaya2’y dh kya f4 haha….cuman karakter’y ja yg beda,bner ga thor*sok tau gto*

    ni SQ para soebang yua….haha,kaya’y bkalan rf nich,yulsic,taeny,yoonhyun,soosun nich….tp gtau ding.,tebak2 brhadiah gto

    thor daebak,,update trz yua

    • Iya, konsepnya kyk gitu cuma kyknya udah byk yg pake jd aku ubah deh.

      SQ emg isinya para seobang, aku RF shipper soalnya. *ngebocorin rahasia, wkwkwkwk,

      Sip, thank you! x3

  5. annyeong..
    q reader br..
    salam kenal ๐Ÿ˜€

    ckckck..g ada abis.x yuri jg player.
    sica jgn ktrlaluan benci.x
    ntar malah suka bnran lho..
    yuri main nyosor ja shi.
    jd ja kena tabok sica.Hahaha..

    • Salam kenal juga ya,,

      Namanya juga Yul, di sini dia jadi tukang tebar pesona nomor wahid, wkwkwkwk,,

      Ayo Sica, tabok aja si Yul klo macem2 lagi *diselepet pake ketapel sama Yul*

      Ok, gomapta ya! ^-^

  6. annyeong unnie.. Bru nemu blog ini.. Hehe.. Salam new reader..
    Byk yulsicx yha.. Ayseekk..*luph bkal sering mampir kekx,.
    Yul bru jga ketemu,uda maen sosor,mcam bebek aj,kena tampol dah.. wkakaka..

  7. Wuaaaaaah dasar yul… udah di wanti2 ga usah macam2 malah nekad nyium sica baby hahahahhaha

    hmmm pasti bakalan seru nih…

    lanjut next chap aaaah… cuuus

  8. Wahahahaaa ujungnya daebak. Yuri kena tabok! Emang enak..lagian sih maen nyosor aja..hahahaha

    halo byul…aku reader barumu..

  9. Annyeong, saya reader baru ๐Ÿ˜€ saya suka nih cerita awalnya, jadi saya mau baca dulu sampe part 10 yang author post terakhir, saya tau WP author dri FB ^^ hehe
    Keren thor, saya langsung komen di part 10 nya ya ๐Ÿ˜€
    bangapseumnida~! ^O^

  10. perasaan dri berbagai judul fanfic yulsic yg author buat pasti ada scene yuri d tampar sica?

    tp gpp,critany menarik.
    hwaiting author.

  11. Yuri keren…jd player pula…
    Tp sayang lemah b.inggris.kkkkk
    Wah maen nyosor aja nich.tuh kan kena tampar deh dr ice princess

  12. annyeong author aku reader baru#ga ada yg nanya
    salam kenal ๐Ÿ™‚ aku suka sama ff buatan author ini hehe..krn suka aku mau lanjut ke part berikutnya boleh kan??boleh dong..hehe.

    meluncur ke part 2 #wusshhhhh

  13. wahhh… kocak.. bener2 kocak..
    keren banget ceritanya.. part 1 aja udah sebagus ni, apalagi part selanjutnya…
    keren banget.. aku suka.. dan itu nm gengnya Soshi Qwartet.. ahaha unyu2 ๐Ÿ˜€
    paling suka style-nya Yuri.. tebar2 pesona.. aiiiiihhhhhhhh
    ada bagusnya kalo tebar2 duit juga ????? hahaha
    ceritanya seru… like it
    author daebak.. fighting

  14. yeay yulsic heheh~ disini yul jadi player -_- pesonanya emang ada habisnya yah, aigoo baru jg ketemu ekh udah main cium aja di tampar pula, wew dan nugu mantan tae yg nyakitin dia, penasaran~

  15. hallo.. new reader.. aku akan jadi loyal reader ๐Ÿ˜€
    dimna2 pasti yuri jadi player.. tapi pesonanya emang buat namja / yeoja meleleh sih hehehehe…
    yah yul… sakit ya kena tamparan sica?? makanya jgn macem2 baru aja ketemu hahaha #evillaugh

  16. SQ like BBF ๐Ÿ˜›

    seru nih jalan ceritanya,banyangin taeng se-dingin itu… bikin sy senyum sendiri ๐Ÿ˜‰

    lanjut kakak !

  17. Ya yul kenap taplok sica baby deh,,,
    โ€‹โ€‹โ€‹”ฬฎ ฦ—ฦ—ษฦ—ฦ—ษฦ—ฦ—ษ “ฬฎ ฦ—ฦ—ษฦ—ฦ—ษฦ—ฦ—ษ “ฬฎ
    Yul tetep jd player,,,
    Sica tumben jd mahasiswa kutu buku,,,
    Suka,,,
    Lanjutkan,,,

  18. emng si kwon tuh suka bnget tebar2 pesona, pas bnget predikat playernya ckckckck
    ouuchhh yul kena tampar deh tuh sm sica

  19. wowowooo ceritanya keren lucu n jail si yulku wkwkwkkkk..lanjuutt..aduhh penasaran ma jailan yul ke ayang sica wkwkwkk

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s