You Belong To Me [Part 3]

Saya datang again!!! Buat yang udah nunggu kelanjutannya, silahkan dibaca dan jangan lupa dikomen yak. Enjoy it! Always remember >>> NO COPAS or DIE!!! *wuuuzzz!!!*

~You Belong To Me [Part 3]~

Genre: Gender-bender, Romance, Comedy

Cast: Yuri & Jessica (YulSic), Taeyeon, Tiffany, Sunny, Krystal

———

Sementara itu di kediaman keluarga Jung, Mr. Jung baru saja tiba dari kantornya. Sang appa hanya mendapati putri bungsunya, Krystal sedang asik menonton tv sendirian di ruang tengah. Dia tidak menemukan sosok Jessica di sekeliling ruangan tersebut.

“Krytal, kau sendirian saja? Mana kakakmu?”, tanya ayahnya heran karena biasanya Krystal dan Jessica selalu terlihat berdua setiap dia pulang kerja.

“Sica-unnie? Dia sedang pergi keluar diantar Jae Suk.”, jawab gadis itu yang pandangannya tetap tertuju ke layar televisi super besar milik keluarganya.

“Dengan Jae Suk? Kemana?” Mr. Jung semakin penasaran tentang kepergian Jessica. Jarang-jarang putrinya itu pergi diantar sang supir.

“Aku tidak tahu, unnie tidak bilang apa-apa padaku.”

“Begitu ya? Kemana gerangan anak itu pergi?” Sang appa mencoba menerka-nerka.

“Kalau appa khawatir, lebih baik langsung telepon unnie saja atau Jae Suk.”, ucap Krystal memberi solusi.

“Ah, benar juga katamu. Kau memang pintar.”, pujinya pada putrinya itu.

Krystal hanya tersenyum mendengarnya dan kembali mengunyah keripik kentang. Dengan segera Mr. Jung mengambil teleponnya dan menghubungi Jessica. Sayangnya handphone putrinya itu sedang tidak aktif. Maka jalan satu-satunya adalah menghubungi Jae Suk, si supir pribadi.

Tut… Tut… Tut…

“Halo, selamat malam Tuan Jung.” Jae Suk memberi salam.

“Jae Suk, apa kau sedang bersama Jessica?”, tanyanya tanpa basa-basi.

“Uh? Iya tuan. Saya bersama nona hanya saja…” Jae Suk tidak melanjutkan ucapannya.

“Hanya apa?” Mr. Jung mulai cemas.

“Nona meninggalkan saya sendirian dan menyuruh saya tetap menunggu di mobil.”

“Memangnya kalian pergi kemana??? Dasar anak itu!”

Jae Suk ketakutan mendengar nada marah keluar dari mulut sang majikkan, tapi dia berusaha menenangkan diri.

“Nona Jessica ke sebuah restoran tuan. Namanya tempat itu Soshi Royal Family Restaurant.”, jelas si supir singkat.

“Soshi Royal Family Restaurant katamu? Itukan…”

Sejenak Mr. Jung teringat sesuatu dan mulai berpikir. Pria paruh baya itu akhirnya tahu kemana tujuan putri sulungnya itu pergi. Senyum pun mengembang di wajahnya.

“Halo? Tuan Jung?” Suara Jae Suk sekejap menyadarkannya dari lamunan.

“Jae Suk, kuminta kau tetap di sana. Jaga Jessica sampai dia kembali.”, perintah Mr. Jung.

“Ba… Baik tuan.” Jae Suk sebenarnya ingin pulang ke rumahnya karena memang jam kerjanya sudah selesai. Tapi mau gimana lagi, dia tidak bisa membantah perintah majikkannya itu.

“Bagus. Kabari saya jika ada apa-apa. Mengerti?”

“Iya tuan.”

“Okey, terima kasih Jae Suk. Selamat malam.” Mr. Jung mengakhiri pembicaraan dan menutup teleponnya.

Raut bahagia belum lepas dari pria itu. Sampai-sampai Krystal yang melihatnya ikut merasa heran.

“Appa, kau kenapa?”

“Tidak apa-apa. Appa hanya sedang senang saja.”, katanya sambil berharap dalam hati rencananya untuk menjodohkan putrinya itu berjalan lancar.

“Kau membuatku takut appa…” Krystal hanya bisa menyeringai memandangi sikap ayahnya itu. “Aigooo, kenapa akhir-akhir ini mereka semua bersikap aneh siy?”, gumam gadis itu pelan.

Lalu Krystal meninggalkan ruang tengah menuju ke kamarnya untuk beristirahat.

———

@Yuri’s room…

PLAAAKKK!!!

“Dasar mesum!!!”, teriak Jessica sesaat setelah menampar Yuri dengan keras.

Cowok itu hanya bisa meringis kesakitan sambil mengelus bagian pipinya yang kena tampar olehnya. Beberapa menit kemudian Taeyeon pun datang.

“Ada apa ini? Apa yang terjadi?”, tanyanya yang mendengar keributan dari kamar tersebut seraya menoleh ke arah Tiffany.

“Itu TaeTae… Mereka…” Tiffany mencoba menjelaskan apa yang terjadi. Namun entah kenapa dia tidak bisa meneruskan perkataannya. Lidahnya menjadi keluh, seperti ada sesuatu yang menghalanginya untuk berbicara.

“Aku tidak sengaja melakukannya Taeng…”

Ucapan Yuri itu semakin membuat Taeyeon tidak mengerti, tapi dia tahu kalau Yuri pastinya telah berbuat kesalahan lagi.  “Apa lagi yang kau perbuat Yul?”, gumamnya pelan.

Taeyeon juga tidak berani memandang Jessica yang saat ini penuh dengan emosi. Baginya gadis itu jauh lebih menyeramkan dibandingkan ketika dirinya dulu pernah dinyatakan gagal dalam ujian menjadi seorang koki.

“Siapa pemilik tempat ini? Aku ingin menemuinya.”, ujar Jessica dengan nada dingin dan siapa pun yang mendengarnya pastinya tahu kalau gadis itu sangat marah.

Mau tidak mau Taeyeon harus menghadapinya. Butuh keberanian besar untuk cowok mungil itu berbicara dengan Jessica.

“A… Aku pemilik restoran ini…”, kata Taeyeon yang ketakutan setengah mati. Keringat dingin membasahi seluruh tubuhnya dan mukanya terlihat pucat.

Tiffany yang melihat kondisi Taeyeon menjadi khawatir.

“TaeTae…”, bisik gadis ber-eye-smile itu memandangi kekasihnya.

Taeyeon hanya membalas dengan menggenggam erat tangan Tiffany seakan berkata kalau dirinya baik-baik saja. ‘Tenanglah Miyoung’

“Jadi kau. Siapa namamu?”, tanya Jessica sambil mendekat ke arah Taeyeon. Dia menatap tajam koki itu.

“Nama saya Kim Taeyeon, Nona Jessica Jung.” Taeyeon memperkenalkan dirinya dan lalu membungkukkan badannya untuk memberi salam kepada Jessica.

“Ow, tampaknya kau sudah menyadari siapa aku sebenarnya.”

“Iya.”

“Bagus kalau begitu.” Jessica tersenyum sinis. Pandangan gadis berambut pirang kecoklatan itu beralih ke arah Yuri yang sedari tadi hanya bisa diam. “Aku ingin kau memecat orang itu sekarang juga!”, perintahnya sambil menunjuk Yuri.

Taeyeon terkejut mendengar apa yang diperintahkan oleh gadis arogan itu dan langsung memandang sahabatnya.

“Taeng…” Yuri hanya bisa pasrah menerima nasibnya. Dia tidak menyangka kalau Jessica akan berbuat sekejam ini padanya.

Begitu pula dengan Taeyeon yang menjadi serba salah, tapi dirinya tetap mencoba untuk tenang. Dia tidak ingin buru-buru mengambil keputusan untuk memecat Yuri. Pertama dia harus mencari tahu apa yang telah terjadi.

“Maaf, Nona Jung. Apa alasan Anda meminta saya untuk memecat Yuri?”, tanya Taeyeon hati-hati.

“Dia…” Jessica berusaha mengingat seluruh perbuatan yang dilakukan Yuri kepadanya. “Dia memasukkan ketimun di makanan yang kupesan.”

“Hanya itu saja? Saya tidak bisa memecatnya. Lagi pula nona tidak memberitahu kami kalau nona alergi dan membenci ketimun.”, jelas Taeyeon sambil berusaha membela Yuri.

“Kau lupa? Dia juga telah membuatku pingsan?!”, balas Jessica tidak mau kalah.

“Kalau itu saya sudah menyuruhnya untuk meminta maaf kepada Anda, nona.” Kali ini raut muka cowok itu menjadi sedikit cemas.

“Haha! Kau pikir aku akan semudah itu memaafkannya setelah dia…” Gadis itu mendadak diam. Wajahnya memerah karena dia kembali teringat dengan ‘insiden’ beberapa waktu yang lalu.

“Dia? Maksudku apa yang Yuri sudah lakukan?”

Jessica tidak menjawabnya. Taeyeon lantas langsung menengok ke arah Yuri dengan pandangan tajam.

“Yul! Apa yang kau lakukan kali ini?!”

“Aku…” Yuri menundukkan kepalanya.

“Aku apa??? Cepat katakan dengan jelas!”, ujar Taeyeon yang marah dan menarik kerah baju Yuri.

“TaeTae! Tenanglah!” Tiffany mencoba meredam emosi Taeyeon. “Itu hanya kecelakaan. Yuwree tidak sengaja melakukannya.”, jelas gadis berambut pendek itu.

“Apa maksudmu Miyoung?” Perlahan Taeyeon pun tenang dan melepaskan Yuri. Cowok itu semakin tidak mengerti dengan apa yang sudah dilakukan bawahannya yang juga sahabatnya itu. “Jelaskan padaku. Kumohon.”

“Yuwree…” Tiffany hanya bisa melirik Yuri.

“Sudahlah Fany-ah, biar aku yang menjelaskan semuanya.”, ucap Yuri sambil memegang bahu gadis itu dan kemudian menghela nafasnya.

“Kalau begitu katakan Yul.”

“Aku… Aku tadi tidak sengaja jatuh menimpanya dan…menciumnya Taeng…”, jawab Yuri pelan. “Aku juga sudah minta maaf kepadanya, tapi dia malah menamparku…”, tambahnya.

“Benar begitu Miyoung?”, tanya Taeyeon kepada Tiffany untuk memastikan kebenarannya.

“Iya TaeTae.”, jawab gadis itu mengangguk.

“Yul…” Lalu cowok itu pun kembali menghela nafasnya.

Taeyeon akhirnya mengetahui semua yang terjadi. Dia lega karena apa yang dilakukan Yuri hanya sebuah ketidaksengajaan saja.

“Tidak bisa! Dia tetap harus dipecat!”, potong Jessica yang telah sadar dari lamunan sesaatnya.

“Tapi Nona Jung, Yuri tidak sengaja berbuat demikian. Ini hanya kecelakaan dan saya tidak bisa memecat Yuri. Lagi pula bukankah dia juga tadi sudah meminta maaf pada Anda?” Taeyeon berusaha keras membela Yuri kali ini.

“Baiklah kalau kau tidak mau! Akan kulaporkan hal ini biar restoranmu ditutup!”, ancam gadis itu kesal.

“Silahkan nona. Saya tidak takut karena saya memang yakin Yuri tidak bersalah seluruhnya dalam hal ini.”

Yuri dan Tiffany tidak percaya dengan yang dilakukan Taeyeon. Cowok itu pada akhirnya berani  menantang Jessica Jung! Jessica pun tidak bisa berkutik lagi melawan Taeyeon. Dia merasakan aura tekanan yang besar dari cowok pendek itu dan memilih untuk segera meninggalkan tempat tersebut.

“Kau akan menyesal nanti.” Sebelum pergi, Jessica kembali menatap Yuri tajam. “Kwon Yuri, aku membencimu! Urusan kita belum selesai!”, pekiknya.

BRAAAKKK!!!

Gadis itu membanting pintu dan dengan segera berlalu dari hadapan mereka. Jessica tidak menyadari kalau ada miliknya yang tertinggal di kamar Yuri.

“Akhirnya dia pergi juga.”, kata Teyeon lega.

“Aigooo, dia melupakan sesuatu. Bagaimana ini?”

“Ada apa?”

“Taeng, kurasa ini miliknya.”, jawab Yuri sembari memperlihatkan sebuah handphone yang dia temukan di atas tempat tidurnya kepada Taeyeon.

“Aku serahkan hal ini padamu Yul. Aku capek berhadapan dengannya.” Taeyeon memang terlihat sangat lelah dengan apa yang telah terjadi. Di samping itu dia juga terlihat bahagia karena saat ini Tiffany ada di sampingnya. Tiffany hanya tersenyum melihat Taeyeon. “Aku mau tidur. Kau juga istirahatlah.”

“Iya Taeng. Hari ini aku benar-benar berutang banyak padamu. Terima kasih kau tidak memecatku, meski gajiku kau potong”, canda Yuri.

“Yah! Kau ini… Yang penting jangan kau ulangi lagi perbuatan isengmu itu, okey?” Taeyeon mencoba menirukan pose Yuri yang mengedipkan matanya.

“Okey.”

“Ya sudah kalau begitu. Selamat malam Yul.” Kemudian Taeyeon menggandeng tangan Tiffany seraya membawanya keluar dari kamar Yuri. “Miyoung-ah~, ayo kita tidur bareng. Aku masih kangen padamu.”, kata Taeyeon manja dengan memasang muka cute-nya.

“Yah! TaeTae! Sudah kubilang jangan pang—???” Ucapan Tiffany mendadak terhenti karena Taeyeon yang tiba-tiba menciumnya.

“Jangan apa?”, goda cowok mungil itu sambil menyeringai.

“Kau… Kau nakal!!!” Tiffany langsung melepaskan tangannya dari genggaman Taeyeon dan pergi meninggalkannya.

“Kurasa dia marah Taeng.”, komentar Yuri singkat setelah menyaksikkan kekonyolan yang terjadi akibat ulah sahabatnya itu di depan matanya. Dua orang yang memadu kasih di waktu yang tidak tepat.

“Di… Diam kau Yul! Mi… Fany-ah~ Tunggu aku!” Taeyeon bergegas menyusul Tiffany.

“Huff, ada-ada saja… Ternyata dia sama saja konyolnya kayak anak-anak.” Yuri kembali memandang handphone kepunyaan Jessica. “Gadis itu… Jessica. Kenapa dia tahu namaku? Apa dia juga tahu siapa aku sebenarnya?” gumamnya seorang diri.

———

@Jessica’s home…

“Aku pulang.”

“Jessi, kau dari mana saja?” Pertanyaan ayahnya menyambut kedatangan gadis itu.

“Sudahlah appa, aku capek. Jae Suk sudah memberitahuku semuanya.”

“Apa maksudmu? Appa tidak mengerti.”, ucapnya pura-pura tidak tahu.

“Gak usah dikasih tahu pun appa pastinya sudah tahu kemana aku pergi kan? Tolong jangan salah paham dengan kepergianku. Aku ngantuk, mau tidur. Dah appa.” Jessica mencium pipi ayahnya dan kemudian menuju ke kamarnya.

“Ckckckck, dasar supir ember! Kupotong nanti gajimu!”, ujar Mr. Jung kesal.

———

Jessica langsung merebahkan diri ke atas tempat tidurnya yang empuk dan memandangi langit-langit kamarnya. Meski sebenarnya dia ngantuk, tapi entah kenapa setiap dirinya memejamkan kedua matanya, Jessica kembali teringat ciumannya dengan Yuri. Memang baginya itu bukan ciuman yang pertama, namun ketidaksengajaan itu begitu membekas di hatinya.

“Argh! Kenapa aku harus ingat hal memalukan itu lagi???”

Gadis itu lalu mengambil bantal untuk menutupi wajahnya dan mencoba melupakan kejadian tersebut, tapi tetap tidak bisa.

“Lebih baik aku menelpon Sunny. Btw dimana handphone ku?” Jessica baru menyadari kalau handphone-nya tidak ada. “Aish! Pasti tertinggal di sana. Ya sudahlah, toh aku bisa membeli yang baru lagi.”, katanya tidak mau ambil pusing.

Dia pun kembali memejamkan matanya dan perlahan tertidur pulas.

———

*Flashback*

(Someone’s dream…)

Sepasang anak tengah bermain pasir di pinggir pantai. Mereka begitu asik hingga tidak ada seorang pun yang tega mengganggunya.

“Apa yang sedang kau buat?”, tanya si anak laki-laki yang berumur sekitar 10 tahunan.

“Aku sedang membangun istana.”, jawab yang anak perempuan sibuk menata tumpukkan pasirnya. Dia terlihat sedikit lebih tua dari temannya itu.

Meski mereka masih kecil, kedua anak itu punya wajah yang manis. Siapa pun yang melihatnya akan merasa iri kepada kedua oran tua mereka.

“Istana?”

“Iya. Dan aku akan tinggal di dalamnya.”, jawab anak perempuan itu polos sambil membayangkan hal itu benar-benar terjadi.

“Kalau begitu aku akan jadi pangeran dan kau jadi putrinya.”, ucap si anak laki-laki tersenyum.

“Hmm, baiklah. Janji ya?”

“Iya, aku janji.”

Mereka berdua kemudian saling mengaitkan jari kelingkingnya sebagai tanda janji.

*End of flashback*

———

-Keesokkan harinya-

Seperti biasanya rutinitas di pagi hari, Taeyeon dan yang lainnya sedang sibuk dengan persiapan membuka restoran. Semuanya terlihat sangat bersemangat. Hyoyeon dan Sooyoung bertugas membersihkan dapur bersama beberapa karyawan lainnya, Hara dan Amber kebagian mengepel dan mengelap kaca restoran dengan gengnya. Taeyeon sedang memberi arahan kepada para koki sambil sesekali melihat Tiffany yang masih berada dalam kamar. Hanya Yuri yang tampak kebingungan.

“Kau kenapa Yul?”, tanya Taeyeon kepada Yuri.

“Tidak. Aku hanya bingung, tidak tahu harus kemana untuk mengembalikan handphone gadis itu.”, jawabnya terus terang. “Apa kau tahu dimana letak rumahnya Taeng?”

“Aku tidak tahu dimana dia tinggal. Tapi mungkin kau bisa menemuinya di kampusnya.”

“Kampus? Maksudmu tempat dia kuliah?”

“Iya. Jessica Jung tercatat sebagai salah satu mahasiswi di Universitas Sungkyunkwan dan dia mengambil jurusan sastra Inggris.”

“Bagaimana kau tahu?”, tanya Yuri heran dengan informasi yang didapatnya.

“Sejak kejadian kemarin aku mencari tahu tentang dirinya lewat internet. Kau coba saja ke sana.” Taeyeon memberikan penjelasan.

“Baiklah, tapi boleh aku meminta seseorang untuk pergi menemaniku? Aku…”

Taeyeon mengerti perasaan Yuri yang agak takut bertemu dengan Jessica setelah apa yang telah terjadi di antara mereka berdua.

“Nanti akan kusuruh Sooyoung menemanimu. Kalian kuizinkan pergi saat jam makan siang nanti.”

“Benarkah? Terima kasih banyak Taeng!” Yuri lega mendengarnya.

“Tapi ingat Yul, kau jangan lagi pernah berbuat yang macam-macam kepadanya.” Taeyeon kembali memperingatkan Yuri.

“Aku mengerti. Tenang saja.” Yuri memberikan tanda ‘V’ kepada sahabatnya itu yang dibalas senyuman oleh Taeyeon.

“Kalau begitu sekarang kerja yang benar.” Taeyeon menyerahkan sebuah sapu pada Yuri. “Aku mau menemui Miyoung dulu.”

———

@Kampus…

“Huff, membosankan.”, keluh Jessica yang sedang duduk sendirian di kantin.

“Yah! Sica-ah, kenapa teleponmu tidak aktif? Apa yang terjadi?” Seorang gadis mungil dengan aegyo-nya datang menghampiri Jessica.

“Maaf Sunny, handphone ku hilang sejak kemarin.”, kata Jessica memberi alasan.

“Apa?! Lagi??? Dimana???” Sunny terkejut mendengarnya. Bagaimana tidak, baru sekitar seminggu yang lalu Jessica membeli sebuah handphone baru dan sekarang sudah hilang lagi dan ini untuk yang kesekian kalinya. “Bagaimana bisa?”

“Sudahlah, itu tidak penting. Aku bisa membelinya lagi nanti.”, ujar gadis itu tidak peduli.

“Dasar kau ini.” Sunny hanya bisa menyeringai pada temannya itu. “Kalau begitu aku pesan makanan dulu ya, perutku lapar.”, kata Sunny menyadari perutnya itu sedang konser.

“Okey.”

“Kau mau pesan apa?”

“Tidak usah, aku tidak lapar. Yang kuinginkan hanya tidur.”, ucap Jessica setengah memejamkan matanya.

“Gee, kau lebih pantas dijulukki ‘sleepy-sica’ daripada ‘ice princess’. Ya sudah, jaga tasku ya.”

Jessica hanya mengangguk dan kemudian dengan segera Sunny berlalu membeli makanan. Tidak jauh dari tempat duduknya, gadis itu melihat mantan pacarnya. Donghae sedang bermesraan dengan gadis lain. Meski tidak peduli, namun di dalam hatinya Jessica masih mencintai cowok itu.

“Kenapa kau tega padaku oppa…”

Akhirnya Jessica memutuskan untuk pindah ke tempat lain agar dirinya tidak bisa menyaksikkan kemesraan mereka berdua. Dia pun berdiri mencari tempat kosong.

“Di sana kosong.”

Lalu Jessica membawa tasnya dan tas Sunny pergi menuju tempat duduk tersebut. Dengan terpaksa dia harus melewati tempat Donghae. Sayang, pacar baru cowok itu, Gyuri yang tidak senang dengan Jessica sengaja menjegal kaki Jessica. Tubuh gadis itu pun kehilangan keseimbangan dan tepat saat dia akan terjatuh seseorang berhasil menahannya.

“Sica! Kau tidak apa-apa?”

-TBC-

Oh em jay!!! Akhirnya saya bisa ngebut nyelesain cerita ini tepat waktu. Aje gile! Pinggang sampe encok! Huhuhu… Btw halo reader apa kabar? Jumpa lagi niy sama saya si author tukang nyari wangsit, muhahahaha! Ow ya, terima kasih banyak ya buat yang udah kasih komentar. Saya amat sangat terharu *lebay mode: ON* terutama buat para silent reader yang akhirnya menampakkan dirinya, kekekeke. Yang lainnya mana niy? Ayo dong, ntr saya gak terusin lho (ngancem ceritanya). Btw mungkin untuk selanjutnya saya akan lama meng-update blog ini karena ada banyak hal yang mengincar saya, wkwkwkwk. Intinya saya bakalan hiatus sebentar tapi gak tahu untuk berapa lama. Seandainya banyak yg ngasih komentar pastinya saya akan berusaha keras secepatnya melanjutkan fanfic ini. Jadi semakin banyak komentar yg masuk, semakin saya cepat melanjutkannya. Yasu, kalau begitu sekian dulu ya. Sampai jumpa di chapter berikutnya. Have a nice day and bubye! ^3^ *main layang-layang di sawah*

Advertisements

46 thoughts on “You Belong To Me [Part 3]

  1. pasti it yuri yg nangkep sica..
    Yah tor jgn lama2 hiatus nya…
    Penasaran mampus dgn nih ff..
    Cepat2 lah dateng n dpt wangsit yah tor

    • Siapa ya? Ayo ditebak, kekeke.
      Pokoknya klo banyak yang komen aku bakalan update secepatnya.
      Penasaran yak? Muhahaha, wangsit here I come!!!

      Gomawo! ^^

  2. huaaaaaa mw hiatus jgn lama2 dong!
    Ayo lanjutin bikin pnasaran deh sapa yg nangkep sica?
    Yul oppa/donghae oppa
    Hihi aq jd demen manggil yul pake oppa deh…

    • Ibarat reality show, makin banyak sms makin egk jd aku hiatus, muahaahaha.
      Iya, pasti dilanjutin kok tp sabar ya. Yg nangkep Sica pastinya seorang pria.
      Wkwkwkwk, Yul jd oppa, biasa unnie.

      Okey, trims yak! ^3^

  3. Ough jd mw hiatus toh,,

    omo,,sica tryta suka yua dcium ama yul,wlopun ga sengaja…gmn klo sengaja yua..hehe *evil smile*

    tu ntar soo’y ktemu ma sunny yua pas dkampus,love at the 1st sight gto….trz2 tu yg nangkep sica pas mw jtoh pzt yul kant?bner kant,bner dong,iya kant,iya dong,,?*ala maksa.com*

    jgn2 ntar yul’y djdiin alat ma sica wt manas2in donghae yua?*tebak2 brhadiah,hadiah’y dcium yul ~ngarep~*

    jgn lma2 hiatus’y yua thor,,,

    • Waduh, byk spoiler niy, kacau, wkwkwkwk,,
      Yak, pokoknya pantengin terus aja ya chingu. Bener gak tuh tebakkannya, kekekeke
      Sip, egk lama kok. Thx u! xD

  4. Selalu,selalu,selalu,dan selalu… TBC d.saat g tepaatt… Bikin org pnasaaaraaann…
    Mna mw Hiatus plaa….
    Huuuwwwaaaaaa…..
    bkln lama niihh nunggu lanjtnnya..
    Sy g mw nebak dlu deh nti salah lagi hahaha… Soalnya smua pr author klo d.tbk jln crtanya.. Mlh d.gnti hahahaha… Itulah keahlian pr author hahaha salut salut…

    Ok deh Hiatusnya jgn kelamaan yaaahhh…

    • Muhahahaha! Biarin, biar semua penasaran. *lagi kejam*
      Wah, dirimu ternyata pemerhati juga yak. Tau aja kalau aku suka ganti haluan, kekeke.
      Tenang, aku usahain gak lama2 kok. Sabar ya.

      Gomapta! ^3^

    • Tendang aja TBC nya chingu, wkwkwkwk
      Siapa oh siapa ya? Yuri, Donghae atw…
      Iya, buat para reader setia ku diusahain egk lama2, okey? *winks~!*
      Gomawo! xD

    • Thank you chingu.
      Doain aja biar urusan aku cepet selesai jd bisa cepet update, okey?
      Sip, ditunggu ya. ^3^

  5. seperti nya yuri dh yg nangkep sica…

    Ayolah tor cepat2 lah kau dpt wangsit n ayolah para reader tinggal kan jejak d tlsn ini biar author qta cepet blik n ngelanjutin cerita ini..

    • Wahahaha, kita liat aja nanti yak siapa yg beruntung menangkap Sica.

      Iya, pasti akan dilanjutin. Pokoknya doain aja urusan aku cepet selesai (tugas pada numpuk soalnya, kekeke). Mungkin paling lama minggu depan di-update. Sabar yak. Thx u. ^^

  6. someone yg bikin istana pasir itu syp?
    cwonya pasti yuri? cwenya..sica kah? or mungkin vic?
    yaaah..author hiatusnya jgn lamalama.
    pnasaran ma lanjutannya.
    yuri pasti belain sica d dpn donghae.hho~
    dtnggu lanjutannya 😀

    • Siapa ayo tebak? Wkwkwkwk,,
      Aku juga sebenernya gak pengen lama2 hiatus, kekeke.
      Pokoknya tunggu aja ya kelanjutannya, gomapta! xD

  7. wah lgi2 tbc disaat yg gak tepat
    yach onnie jgn hiatus donk, aq pnsaran ama smua ff onnie!
    ah psti yang nangkep sica itu yul or donghae *sok tw.com*
    aq sllu menunggu lnjtnx

    • Waduh, banyak yg protes aku hiatus niy. Jd gak tenang, serasa dihantui, wkwkwkwk,,
      Tebak aja sapa yg nangkep, aku juga blm tahu niy, muhahaha.
      Sip, ditunggu ya. Thanks a lot! ^^

  8. haloo author sy new reader slam kenal..
    Maaf bru bsa ksi koment, soalnya gk tau knpa dff yg lain susah bwt dkment #reader curcol

    smangat ya bwt klanjutan part ff’a,, yg morning glory jg ya cpet d’update..

    Gomapta #bungkuk badan 😀

  9. Yeah! Salam kenal juga! Akhirnya kau menampakkan dirimu nak, huhuhu *terharu*
    Sip, pasti dilanjutkan. Okey!
    Gomatpta reader! *awas encok, kekeke* xD

  10. critanya makin seru,ak penasaran nih thor siapa yang nangkep sica jatuh? ak tebak ya pasti yuri soalnya biasanya kalo adegan yg kyak gini orang yg pllling di bnci sih tokokh malah pling baikin si tikoh tersebut
    #SOK TAU 🙂

  11. Taeny so swiit walaupun dikit”.
    Kya….sica d cium nyuri…
    Sica bnr” ice princess yach…
    Ck…ck….
    Lanjut thor…

  12. apakah itu mimpi tentang antara sica dan yuri ? awwww….
    dan.. pasti yg nahan sica itu yuri.. aihh so sweet.. yuri dtng di waktu yg tepat.. dan pasti SooSun akan ketemuan..
    ahhh .. makin seruuuu.. lanjut aja deh.. dari pada mati penasaran..
    okay author figting!!! lanjutkan

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s