You Belong To Me [Part 5]

Annyeong! Apa kabar? Khusus buat yang udah nunggu update-an YBTM dari kemarin. Jangan lupa dikomen yak, okey? Enjoy it! Always remember >>> NO COPAS or DIE!!! *wuuuzzz!!!*

~You Belong To Me [Part 5]~

Genre: Gender-bender, Romance, Comedy

Cast: Yuri & Jessica (YulSic), Taeyeon,  Sunny, Sooyoung, Krystal, Amber

———

“Aish! Kemana perginya anak itu malam-malam begini? Membuat orang khawatir saja.” keluh Sunny kesal.

Saat ini gadis bertubuh pendek itu sedang mencari Jessica yang belum pulang dari kampus. Di sebelahnya ada Krystal yang ikut bersamanya, dia hanya bisa tertunduk melihat raut wajah Sunny.

“Unni… Maaf ya… Aku merepotkanmu…”

Sunny baru menyadari kalau perkataannya barusan telah membuat Krystal merasa bersalah padanya. Dengan cepat dia pun mencoba menghibur gadis itu.

“Sudahlah, ini bukan salahmu kok. Ayo semangat!” Sunny ber-aegyo pada Krystal dan akhirnya berhasil membuatnya kembali tersenyum. ‘Jessica… Semoga kau benar-benar ada di sana.’

———

*Flashback*

Echo, echo, echo, echo
Neoye moksori ga nal jakku gwerophijanha like a
Echo, echo, echo in my mind
Aereul sseugo inneunde magaboryeo haenneunde like a
Echo, echo, echo, echo
Nal hyanghan ge aninde babo gachi wae geurae like a
Echo, echo, echo in my brain
Naege haneun mal gatjanha niga geuman joha jyeotjanha

Handphone Sunny berdering dan dengan segera dia menjawab teleponnya itu.

“Halo?”

“Unni, ini aku Krystal…”

“Oh Krystal, ada apa?” Sunny merasa heran karena tiba-tiba gadis itu meneleponnya.

“Unni, apa Sica-unni ada di rumahmu?” Nada kekhawatiran tampak jelas terlihat pada suaranya.”

“Tidak, dia tidak ada di sini. Memangnya dia belum pulang?” Dia pun langsung merasakan ada yang tidak beres sedang terjadi dan gantian kali ini dirinya yang cemas.

“I… Iya unni. Aku dan appa sudah berusaha menghubungi handphone-nya, tapi tidak bisa. Dari tadi handphone-nya tidak aktif…”

Mendengar hal tersebut, Sunny hanya bisa menyeringai dan teringat dengan kejadian di kampus dimana Jessica membanting handphone-nya sendiri dihadapan dua cowok pelayan yang telah susah payah mengantarnya.

“Aku takut terjadi sesuatu pada Sica-unni…”

Krystal mulai menangis di telepon. Hal ini tentu saja membuat Sunny tambah panik.

“Krystal sayang, tenanglah. Aku akan membantumu mencari Jessica. Jadi jangan menangis, okey?”

“Iya unni… Terima kasih banyak…”

“Tidak perlu sungkan. Kalau begitu aku akan segera ke rumahmu.” kata Sunny mengakhiri pembicaraan. Setelah itu dia pun bergegas menuju rumah Jessica yang letaknya tidak jauh dari rumahnya.

———

@Jessica’s home…

“Selamat malam paman.” sapa Sunny kepada Mr. Jung.

Pria itu terkejut tidak menyadari kehadirannya karena sedari tadi dia sibuk menghubungi Jae Suk dan anak buahnya yang lain untuk mencari Jessica.

“Sunny? Ayo masuk.” Mr. Jung mempersilahkan gadis itu. “Paman sudah dengar dari Krystal katanya kau mau membantu mencari Jessica. Maaf ya, kami jadi merepotkanmu.” katanya merasa tidak enak.

“Tidak apa-apa paman. Ow ya, apa sudah ada kabar tentang Jessica?”

“Belum ada.” Mr. Jung hanya bisa menghela nafas.

“Begitu ya… Jadi Sica belum ditemukan…”

“Sebenarnya ada satu tempat yang belum paman periksa, tapi apa mungkin anak itu  ada di sana?” ujar pria paruh baya itu tidak yakin dengan dugaannya.

“Satu tempat? Dimana paman?” tanya Sunny penasaran.

“Di sebuah restoran bernama Soshi Royal Family. Belum lama ini dia pernah berkunjung ke sana.” Mr. Jung berusaha menjelaskannya dengan hati-hati. Dia tidak ingin rahasia perjodohan putrinya itu terbongkar, belum waktunya.

Meski dalam hati Sunny merasa ada yang aneh kenapa ayah Jessica tidak mencari ke tempat itu, tapi dirinya tahu ada sesuatu hal yang sifatnya pribadi dan tidak boleh diketahui olehnya. Maka dari itu Sunny memilih diam dan tidak bertanya macam-macam di samping karena hal tersebut bukan urusannya dan dia tidak berhak mencampuri urusan itu.

“Kalau begitu biar aku saja yang pergi ke sana.” kata gadis ber-aegyo itu menawarkan diri. Selain itu dia juga sudah berjanji pada Krystal untuk mencari Jessica.

“Benarkah?”

“Iya paman. Aku akan berusaha membantu sebisa mungkin.”

“Kalau begitu tunggu sebentar ya.” Mr. Jung mengambil secarik kertas berisi alamat tempat tersebut. “Ini alamatnya. Paman sangat berterima kasih padamu Sunny. Kau benar-benar sahabat yang baik.” pujinya sambil menyerahkan kertas itu pada Sunny.

“Baiklah paman, aku pergi dulu. Nanti akan segera kukabari kalau aku sudah menemukannya.”

Saat akan beranjak pergi, tiba-tiba Krystal berlari menghampirinya.

“Tunggu unni! Aku ikut!”

“Krystal?!” ujar Sunny terkejut.

“Appa, aku mohon izinkan aku ikut bersama Sunny-unni. Aku juga ingin mencari Sica-unni.” kata gadis itu sambil memohon.

Mr. Jung yang awalnya tidak setuju pada akhirnya mengabulkan permintaan Krystal.

“Baiklah, kau boleh pergi. Sunny, paman titip Krystal ya.”

“Iya paman. Tenang saja, aku akan menjaganya. Kami pemisi.”

Mereka berdua pun berpamitan dan berlalu dari hadapan Mr. Jung.

*End of flashback*

———

“Unni, apa menurutmu Sica-unni sekarang berada di sana?” Krystal tampak ketakutan jika membayangkan sesuatu yang buruk menimpa kakaknya itu.

“Aigooo Krystal, berhenti memikirkan yang tidak-tidak. Percayalah pada kakakmu, dia bukan gadis yang lemah seperti kelihatannya.”

“Apa maksud unni?” tanya Krystal bingung.

“Hahaha, masa kau adiknya sendiri tidak tahu maksudku?”

“Tapi sungguh aku benar-benar tidak mengerti.”

Selama ini yang diketahui oleh Krystal hanyalah Jesica yang hobinya tidur dan membaca buku. Jadi tidak mungkin kalau kakaknya itu bisa berkelahi. Istilah kata enggak ada tampang.

“Hmm… Mungkin kau tidak tahu tapi Jessica itu senang sekali bermain sepak bola dan dia juga sempat pernah ikut klub tinju di kampus.”

Sunny tertawa melihat ekspresi terkejut dari wajah Krystal. Pastinya gadis itu shock begitu mengetahui hobi lain sang kakak.

“Be… Benarkah itu unni???” tanya Krystal yang masih tidak percaya.

“Tentu saja. Aku tidak bohong.” Sunny merasa lega karena bisa membuat Krytal kembali tenang. “Ya sudah. Sekarang lebih baik kita cari Jessica biar kau bisa bertanya langsung padanya.”

Krystal hanya mengangguk dan mengikuti langkah Sunny menuju tempat satu-satunya harapan mereka menemukan Jessica.

———

@Bar…

“Kau…” Yuri masih tidak percaya dengan apa yang dilihatnya.

“Siapa dia Yul?” tanya Taeyeon penasaran. Kemudian melihat ke arah gadis mabuk itu. “Jessica Jung?!” serunya. “Kenapa dia bisa ada di sini???”

Mereka berdua terkejut mengetahui identitas sebenarnya dari gadis itu yang tidak lain adalah Jessica.

“Aku juga tidak tahu Taeng. Lalu apa yang mesti kita lakukan sekarang?” Yuri juga menyadari kalau sekarang gadis itu telah tertidur.

Seorang pelayan pun mendatangi mereka.

“Maaf tuan-tuan, apa kalian mengenal nona ini?” tanya pelayan itu.

“Eng… Ya begitulah.” ucap Taeyeon ragu-ragu.

“Syukurlah kalau demikian. Dari tadi saya khawatir  karena dia datang ke tempat ini sendirian ditambah lagi nona ini mabuk. Tapi kalau kalian mengenalnya saya jadi merasa tenang karena tidak ada satu pun dari kami yang tahu  dimana dia tinggal untuk mengantarnya pulang.”

“Ya, kami akan segera membawanya pulang.”

Mendengar ucapan Taeyeon membuat Yuri kembali emosi. Dia masih terluka dengan perbuatan Jessica tadi siang.

“Kau bercanda Kim Taeyeon??? Aku tidak mau!!!”

Taeyeon sudah bisa menebak kalau Yuri akan marah padanya. Dengan tenang cowok itu berusaha membujuknya.

“Yul, tenangkan dirimu. Apa kau tidak kasihan membiarkan gadis itu seorang diri di tempat ini?” Taeyeon memberi penjelasan kepada Yuri yang tetap ngotot menolaknya. “Lagi pula siapa suruh kau menolongnya?”

“Tapi Taeng… Aku belum bisa melupakan…”

Yuri terdiam sejenak. Di dalam hatinya dia juga tidak tega meninggalkan Jessica sendirian.

“Baiklah. Terserah kau saja Yul.” Taeyeon berjalan ke arah pelayan. “Maaf, sepertinya kami tidak bisa membawanya pergi karena—”

“Tunggu!” seru Yuri memotong pembicaraan. “Biar kami yang mengurusnya.” Akhirnya cowok itu terpaksa menyetujui keputusan Taeyeon.

Sedang Taeyeon diam-diam tersenyum karena strateginya berhasil. Dia tahu kalau sahabatnya itu paling tidak bisa melihat orang yang butuh pertolongan, terlebih orang itu seorang gadis.

“Okey. Kau gendong dia.”

“Apa?!”

“Lho kenapa? Bukannya tadi kau sendiri yang bilang akan mengurusnya?” tanya Taeyeon enteng.

“Tapi Taeng… Aku juga tidak tahu dimana dia tinggal.” Wajah Yuri seketika berubah pucat.

“Kalau begitu untuk sementara kita bawa dia pulang. Ayo.” jawabnya memberi solusi.

“Iya.”

Yuri mengangkat tubuh Jessica yang sedang tidur pulas ke punggungnya setelah sebelumnya dia menyelimuti gadis itu dengan jaket. Kemudian mereka berdua pun beranjak pergi.

“Tunggu sebentar.” Suara sang pelayan menghentikan langkah mereka.

“Ada apa?” tanya Taeyeon menengok ke arahnya.

“Ini.” Pelayan itu menyerahkan sebuah bon kepada Taeyeon. “Gadis itu belum membayar minumannya. Jadi…”

“…” Yuri hanya bisa memandang Taeyeon yang menyeringai.

“Aku mengerti.” cowok mungil itu memberikan beberapa lembar uang dari dompetnya. “Ambil saja kembaliannya.”

“Terima kasih.”

Mereka berdua kembali meneruskan perjalanan pulangnya menuju restoran.

“Sepertinya kita akan selalu bernasib sial bila bersamanya.” gumam Taeyeon melirik ke Jessica. “Sudahlah.”

Yuri pun tersenyum. Dirinya kagum dengan sikap sahabatnya itu. Di samping itu pandangan Yuri juga sesekali beralih pada Jessica yang masih tertidur di gendongannya. Dia bisa merasakan nafas hangat gadis itu di lehernya.

“Seandainya saja dia tidak sejahat itu. Mungkin… Ah tidak, lupakan! Jangan pernah bermimpi Kwon Yuri!” ujarnya dalam hati.

———

@Restaurant…

Malam semakin larut, Sooyoung dan Amber masih sibuk membersihkan sampah-sampah sisa masakan. Saat membuang sampah tersebut, dua orang gadis datang menghampiri mereka.

“Selamat malam.” sapa salah satu dari gadis-gadis itu.

“Iya, selamat malam. Ada yang bisa kami bantu?” tanya Amber. Sementara Sooyoung masih sibuk dengan pekerjaannya mengangkut sampah ya.

“Yo Amber! Kau sedang berbicara dengan siapa?” Sooyoung melihat juniornya itu bersama seseorang dan kemudian berjalan ke arahnya. Dia terkejut bagitu menyadari siapa lawan bicara Amber. “Kau???”

Sunny juga tampak terkejut melihat sosok sang pelayan itu.

“Jadi kau bekerja di tempat ini???”

“Hyung, apa kau mengenal mereka?” tanya Amber bingung.

“Ya, aku tahu salah satu dari mereka. Gadis pendek ini.” kata Sooyoung ketus.

“Yah! Apa maksudmu?!” teriak Sunny yang tidak terima dipanggil pendek.

Dengan segera Krystal memegang tangan sang unni dan berusaha menenangkannya.

“Unni, sabar.”

Sunny lalu mencoba mengatur nafasnya agar dia bisa tenang. Gadis itu hanya bisa mengepalkan tangannya untuk menahan emosi.

“Lalu ada perlu apa kalian datang kemari?” tanya Sooyoung sinis. “Jangan harap kami akan memaafkan perbuatan kalian tadi siang.”

“Enak saja! Aku juga tidak sudi meminta maaf pada orang yang tidak tahu sopan santun sepertimu!” serunya tidak mau kalah. “Kami ke sini karena ingin mencari seseorang.” tambahnya.

“Hah! Kalian pikir ini kantor polisi??? Ini restoran nona! Kalian salah tempat!”

Melihat pertengkaran yang terjadi antara Sooyoung dan Sunny rupanya membuat Krystal menjadi ketakutan. Amber yang menyadari keadaan gadis itu mencoba melerai mereka berdua.

“Sudah hyung. Jangan bertengkar lagi.” Amber kemudian mendekati Krystal. “Kalau boleh tahu kau sedang mencari siapa nona?” tanyanya sambil tersenyum.

Seketika wajah gadis itu pun memerah dan menjadi salah tingkah dihadapan Amber.

“A… Aku… Itu…”

Belum sempat melanjutkan kata-katanya, Sunny sudah keburu menarik tangannya.

“Cukup Krystal! Ayo kita pergi! Kurasa kakakmu juga tidak ada di sini.”

“Tapi unni…” Krystal masih enggan untuk beranjak.

Namun pada saat mereka berdua akan pergi, Taeyeon pun akhirnya tiba dengan nafas tersenggal-senggal. Cowok itu tampak seperti habis berlari. Ya, karena mendengar adanya keributan, Taeyeon yang sedang bersama Yuri langsung buru-buru menuju sumber keributan tersebut. Melihat seseorang datang, langkah Sunny dan Krystal pun terhenti.

“Apa yang terjadi?”

“Itu Taeng, mereka datang ke sini mencari untuk seseorang. Sudah kubilang salah tempat, harusnya mereka datang ke kantor polisi. Tapi yang ada mereka malah ngotot, terutama si pendek ini.” Sang shikshin menunjuk ke arah Sunny.

“Jaga mulutmu! Dasar raksasa!” Kali ini Sunny sudah tidak bisa lagi menahan amarahnya saat mendengar perkataan Sooyoung yang selalu mengejeknya sejak mereka datang.

“Apa katamu???”

“Yah! Berhenti kalian berdua!!!” perintah Taeyeon yang mulai sakit kepala dengan ulah mereka berdua. “Soo, kau tidak boleh bersikap seperti itu. Sopanlah terhadap wanita.”

“Rasakan itu.” Sunny menjulurkan lidahnya ke arah Sooyoung. Cowok itu hanya menyeringai.

Usai menasehati Sooyoung, Taeyeon mengalihkan perhatiannya pada kedua gadis dihadapannya.

“Maaf atas ketidak sopanan kami nona-nona sekalian.” Taeyeon membungkukkan badannya.

“Wah, kau baik sekali. Sangat berbeda dengan dia.” sindir Sunny yang memandang tajam Sooyoung.

“Aish! Sial…” gerutunya kesal.

Taeyeon hanya bisa mendesah melihat kelakuan mereka berdua yang bertingkah layaknya anak kecil.

“Ow ya, perkenalkan, saya  Kim Taeyeon pemilik tempat ini. Ini Amber, itu Sooyoung dan…” Taeyeon akhirnya sadar kalau dia telah meninggalkan Yuri sendirian. “Ah, aku melupakan Yuri.”

Tidak lama kemudian Yuri pun muncul sambil menggendong Jessica di punggungnya. Melihat sosok sang unni, Krystal langsung berlari ke arah Yuri.

“Unni!” panggil Krystal. Sayangnya Jessica tidak bereaksi dan hal ini membuat gadis itu cemas.

“Tenanglah, dia hanya tertidur.”

“Syukurlah kalau begitu.” ujarnya lega.

“Sebenarnya apa yang terjadi dengannya? Kenapa Jessica bisa ada bersama kalian?” tanya Sunny heran.

“Ketika kami sedang minum-minum di bar, secara kebetulan kami melihat Nona Jung yang mabuk diganggu oleh beberapa orang pria. Lantas kami pun menolongnya dan karena tidak ada yang tahu dimana dia tinggal, makanya untuk sementara waktu kami membawanya ke sini sampai dia sadar.” Dengan tenang Yuri menjelaskan semuanya.

“Lebih tepatnya hanya Yuri yang menolongnya.” tegas Taeyeon.

“Apa itu benar?”

Yuri hanya mengangguk.

Sunny tidak percaya kalau cowok yang sudah dihina habis-habisan oleh Jessica malah bersedia menolong sahabatnya itu.

“Tapi untungnya sekarang kalian datang, jadi kalian bisa membawa Nona Jung pulang.”

“Ah, iya. Terima kasih.” kata Sunny yang tersadar dari lamunannya.

“Iya. Terima kasih oppa.” Kali ini giliran Krystal yang mengucapkannya.

“Kalau begitu biar kami panggilkan taksi untuk mengantar kalian pulang.” usul Taeyeon.

Lalu dia menyuruh Sooyoung dan Amber untuk pergi mencari taksi. Beberapa menit kemudian taksi pun datang.

“Yuri, kau juga ikutlah bersama mereka.” Perkataan Taeyeon tersebut langsung membuat Yuri terkejut. “Yah, paling tidak kita bisa tahu dimana dia tinggal dan bisa membawanya pulang jika hal seperti ini terjadi lagi.” bisiknya. Entah kenapa tapi cowok itu mendapat firasat kalau kelak mereka akan sering berurusan dengan Jessica.

“Terserah kau saja Taeng.”

Setelah itu Taeyeon meminta izin pada Sunny dan Krystal, kedua gadis itu tidak keberatan bila Yuri juga ikut bersama mereka. Justru mereka senang cowok itu bersedia mengantar Jessica.

———

@Jessica’s home…

Mr. Jung sudah tidak sabar menanti kepulangan kedua putrinya. Pria itu terlihat sangat khawatir dan dari tadi kerjanya hanya mondar-mandir di depan pintu masuk.

“Appa, kami pulang.” ujar Krystal memberi salam pada ayahnya.

“Krystal, dari mana saja kau nak? Appa sangat mencemaskanmu.” Sang appa memeluk putri bungsunya itu. “Oh iya, mana kakakmu?” tanyanya yang menyadari dirinya belum melihat sosok Jessica.

“Itu di sana.” Krystal menunjuk ke arah Yuri.

Pria itu kaget melihat sosok Yuri yang sedang menggendong putrinya. Selain itu, dia juga merasa senang karena akhirnya bisa bertemu langsung dengan anak sahabatnya itu. ‘Yuri… Kaukah itu?’

“Selamat malam Tuan Jung, perkenalkan saya Kwon Yuri.” katanya memberi salam.

“Se… Selamat malam… Yuri…”

“Maaf tuan, dimana saya bisa membaringkan Nona Jung?”

“Ah iya. Krystal, kau tolong antarkan Yuri ke kamar kakakmu.”

“Oppa, ke sebelah sini.”

Sementara Yuri dan Krystal membawa Jessica menuju kamarnya, Mr. Jung mencari tahu apa yang terjadi dari penjelasan Sunny.

“Jadi begitu. Yuri yang menolongnya.”

“Iya paman. Padahal dia sudah pernah dipermalukan oleh Jessica.” Tanpa sengaja Sunny membocorkan kejadian tadi siang di kampus mereka.

“Apa maksudmu?” tanya pria itu dengan nada curiga.

“Ah tidak, lupakan saja apa yang kukatakan barusan paman.”

Sunny berusaha mengalihkan pembicaraannya tapi sayang Mr. Jung malah menyuruhnya menceritakan kejadian tersebut. Setelah mendengar cerita gadis itu, pria tersebut menjadi emosi. Dia kecewa dengan perilaku Jessica yang sudah keterlaluan kepada Yuri.

“Keterlaluan sekali anak itu!”

“Paman, kumohon jangan marah.” pinta Sunny yang ketakutan.

“Kau tenang saja, tapi anak itu memang harus diberi pelajaran. Tidak ada jalan lain lagi.”

Tidak lama kemudian Yuri kembali menemui Mr. Jung, sedang Krystal tetap di kamar Jessica menemani unni-nya itu.

“Tuan Jung, saya sudah membaringkan nona di kamarnya. Kalau begitu saya permisi.” pamit Yuri yang membungkukkan badannya pada pria itu dan menuju pintu keluar.

“Tunggu.” panggil Mr. Jung menghentikan langkah Yuri. “Ada yang ingin saya bicarakan denganmu Yuri-ah. Bisa kau ikut sebentar?”

“Ba… Baiklah.”

Meski tidak mengerti maksudnya, namun pada akhirnya cowok itu pergi mengikutinya menuju ruang kerja meninggalkan Sunny yang kebingungan.

———

-Keesokkan harinya-

“Emmm… Dimana ini?” tanya Jessica yang baru terbangun dari tidurnya. “Tunggu. Inikan kamarku? Bagaimana aku bisa ada di sini? Auw! Kepalaku sakit sekali…”

Samar-samar terdengar suara seseorang mengetuk pintu kamarnya.

“Masuk saja.” kata gadis itu sambil memijat-mijat kepalanya yang sakit.

Rupanya itu adalah sang appa yang raut wajahnya sudah terlihat sangat serius.

“Ada apa appa?”

“Jessica, ada yang ingin appa bicarakan kepadamu.”

“Katakan saja, aku dengarkan.” Jessica tidak menyadari bahwa sesuatu akan terjadi pada dirinya.

“Okey, dengarkan baik-baik.” Lalu Mr. Jung menarik nafasnya dalam-dalam. “Kau akan menikah dengan Yuri minggu depan.”

“Um… Ya baiklah… APAAAA????”

-TBC-

Hai-hai readerku sayang. Apa kabarkah dirimu? Bersyukur akhirnya saya bisa meng-update ff ini lagi. Terus terang aja saya lagi benar-benar galau… Why? Karena saya dapet kabar kalau SNSD bakalan konser di Jakarta tanggal 22 Oktober tahun ini. Jujur, saya senang sekaligus sedih. Senang karena mungkin aja mereka bakalan dateng, sedih karena saya takut ini cuma hoax. Huwah! Pokoknya mesti nabung. Emang siy mereka bakalan tur Asia cuma belum tahu apa mereka juga bakalan mampir ke Indo atw egk. Banyak2 berdoa aja deh. Btw terima kasih banyak ya buat para reader yang udah komen dan para silent reader yang perlahan-lahan menampakkan dirinya, kekekekek. Mengenai perkataan saya kemarin tentang memproteksi ff ini, maka sekarang saya akan konfirmasi bahwa saya TIDAK akan memproteksinya kecuali bila terjadi dua hal. Pertama jika di dalam ff ada adegan NC (kasian sama yg masih di bawah umur, gak mw ngeracuni) dan kedua bila ff buatan saya ini di-COPAS. Saya memutuskannya setelah melihat tanggapan dari kalian dan yg paling penting adalah tujuan awal saya menulis ff yaitu agar tulisan ini dibaca oleh orang lain dan membuat para reader saya bahagia. Okey, sekian cuap-cuap dari author sarap ini. Mohon maaf bila ff ini mulai membosankan, author hanya berusaha memberikan yang terbaik. Gomapta! ^^

Advertisements

56 thoughts on “You Belong To Me [Part 5]

  1. hello ^^
    aku nemu ff nih xD
    langung komen sini yaaa ^^
    waaah, aku suka cara ayahnya sica /plak
    jadi kan mereka segera nikah /plak lagi
    wwkwkwk
    new reader tp pertamax kayaknya 8)

  2. hah? *kaget
    it knp minggu dpn udah nikah?
    Gmana crta nya?
    Ah autor 1 ini selalu saja membuat reader ny penasaran dgn crta yg semakin bgs n menarik ini..
    Lanjut tor, tp jgn lama2 yah..
    Hehehehe

    • Aigooo! Mulutnya nganga tuh chingu,,
      Alasan kenapa mereka nikah minggu depan silahkan dilihat di part berikutnya.

      Wahahaha, mian ya baru di update sekarang chingu… T^T

  3. wach,, cie.. yulsic mnggu dpn nkah… jgn lp krim undngn k’ Q ya unnie… Q psti dteng.. Hehheehheehehhe

  4. waaahh…. YulSic nikah minggu dpan yee…..

    bnran ya,ni ff mkn hri makin seruu….. aaahh tambah pnsaran sy..
    emangnya appanya sica ngomng apa ke yuri????

    Lanjuuut……

  5. hello..i’m new reader *maybe wkkw*
    yulsic minggu depan nikah aku baru aj tadi dapet undanganya wkkw
    ff nya seru but bkin penasaran*nah disitulah yg bkin seru hhe*lanjutin y chingu jangan lama2 y hhe

  6. Wakakakaka..langsung shock YulSic nikah minggu depan.
    tp koq Yuri mau yah? pdhl sblmnya dah dhina ma sica.
    cinta mbutakan segalanya.wuahahaha..
    lanjut yah author.
    udh g sbr YulSic married.hho~
    😀

  7. si sooyoung garang amat sm sunny…wkwkwkwk..
    woow,mnggu dpn sica ama yul married..jd gag sbr nunggu chap slnjutnya..lanjutkaan 😀

  8. Betulkan tebak’an Saya…
    Klo yg mabuk itu si Sica 🙂

    Wah…YulSic Nikah minggu depan…..!
    Ditunggu Undangan-nya ya….:D

    Lanjut Chingu ^^

  9. yeyyy minggu depan yulsic nikah!!!
    #loncat2kegirangan
    Koq yul oppa nggak bilang2 yah kalo mw nikah?
    Padahal saiia kan dongsaeng tercinta nya
    #huekkz

    Ihhh author yg 1 ini demem bgt bikin reader nya ber dendang lagu ‘menunggumu’ mengupdate ff deh…
    Wkwkwk
    Author hwaiting!!!!!

    • Hati2 ntr jatuh lagi, kekekeke.
      Hahaha, Yul, ada yg ngaku dongsaeng mu niy. Padahalkan cuma aku unni mu satu2nya, muhaha,,

      Bukannya demen lagi, tp sengaja, ^3^
      Gomawo!

  10. Tdk membosankan ko thor,,sumpah crita’y lucu…pa gy kalimat trakhr dr ff ni…”um…iya….APPAAA…?”sumpah lucu bgd,kbyang bgd tuch muka’y sica kya gmn…

    Ff nc dprotek sya stuja…gomawo thor,,,byang bgd tuch muka’y sica kya gmn…

    Ff nc dprotek sya stuja…gomawo thor,,,

    • Thank you very much chingu~ *terharu mode: ON*

      Yup, tapi klo NC mungkin saya bakalan mikir berkali-kali uat nulisnya. Maklum, lebih suka bacanya dibanding nulisnya, soalnya gimana gitu, wkwkwkwkwk,, xD

      Gomawo juga ya!

    • Owalah, saya jadi tersandung eh tersanjung, kekekeke. Masih banyak yang lebih bagus kok chingu,,
      Untuk MG, saya blm ada ide, tp bkln diterusin kok. Tararengkyu~ ^3^

    • Muhahaha, karena yg nulis orang keren *ditimpuk batu kali*
      Egk kok, biasa aja chingu, wkwkwkwk

      Pasti diundang kok sama mereka, jd tunggu aja ya.

      Sip, aku udah meninggalkan jejak kok di sana,, thx u! ^^

  11. dan sayangnya berita snsd ke indo itu emg hoax thor,, aku liat di twitter lgsung dr promotornya yg dcantumin di pamflet itu. hikz..hikzz.

    gag ngbosenin kok ceritanya,, jd tambah penasaran malahan.

    Keep Fighting thor ! ! ! :))

    • Iya, untungnya hoax. Aku belum siap mental dan harta soalnya, wkwkwkwk,, tp ktnya mereka bkln dateng tahun depan, doain aja deh,,

      Thank you ya, fighting! ^3^

  12. Yee? !
    Nikah ? !
    Apa”an nich YulSic .
    Kok ga dr kmrn aj nikahnya . *LOL*
    Cepetan gih nikah trz NC yya chinggu *yadong*
    Ga sabar menunggu MP nya YulSic .
    Honey monthnya d bali yya chinggu .

    Tp kok ini aneh knpa Yul mw nikah ma Sica? !
    Mmm? !

    • Yaiks! Dia minta NC…
      Saya belum siap mental chingu nulisnya,
      Yg pasti malam pertama mereka di tempat tidur, wkwkwkwk

      Mw tahu alasannya? Baca chapter selanjutnya ya. Gomawo! xD

  13. wkwkwk,seru—-seru…nikahnya kita diundang kan?,kirim kerumah ku sekalian tiket dan tempat penginapannya yang gratis hiks,

    seru banget
    Nikah….?

    lanjtu aru…

    Gomawo

  14. hahahahahha ada kryber jugaaa asyiiiik :p

    yulsic married yeyeyeyeyeyeye *joged hula2

    next chap i’m comiiiiing :p

  15. Mwo?thor gag salah nih masak yuri and sica nikah minggu dpn.gimana jadinya nanti lok kedua orang itu menikah pa gag kyak kapal pecah tu rumah tangga #PLAAKK
    kan yuri ma sica gag pernah akur thor.

  16. Walaupun msh sakit ht ma sica tp tetep gentle.
    Suka deh ma yuri.kkk
    *dbekuin sica*
    Ih da pairing baru.amber+krystal.kkkkk
    Lanjut….

  17. ahhh.. SooSun.. lucunya.. dan ad KryBernya jugaa.. wahh serunya…
    aihhh.. beruntungnya sica.. untung ada yuri.. kalo nggak.. gimana dong…
    horeee.. menikah minggu depan.. wahh wahh wahhh.. cepet banget yahhh.. appanya sica bener bener kebelet banget yahh nikahin YulSic.. saya mendukung !!!! hehehehe
    aiihhh serunya….
    sica.. kamu beruntung punya yuri…
    owhhh… lanjut ke next part aj deh..
    author ceritanyakeren banget… okay .. fighting !! lanjutkan !!!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s