Morning Glory [Part 6]

Spechless mw ngomong apa… AUTHOR LAGI STRESSS!!!! AAAARRRRGGGHHH!!!! Yasu, silahkan dibaca and enjoy it! Always remember >>> NO COPAS or DIE!!!

~Morning Glory~ [part 6]

Genre: Yuri (GirlxGirl), Romance, Comedy

Cast: Yuri & Jessica (YulSic), Taeyeon & Tiffany (TaeNy), Hyoyeon

I know you always be there for me…

To protect me even from a far…

And you never leave me behind…

But why? You still forget about me…

———

Seperti yang bisa diduga sebelumnya, efek dari insiden ciuman antara Yuri dan Jessica pun menjadi topik panas di sekolah Soshi High School. Enggak hanya itu saja, gosip tentang mereka juga menyebar di kalangan para penggemar Soshi Qwartet khususnya fans Yuri.

“Uwah, bagaimana ini?” tanya Yuri kepada Taeyeon.

“Apanya yang bagaimana Yul? Bukannya luka di lenganmu sudah mendingan?” Taeyeon menatap sahabatnya dengan heran karena sedari tadi Yuri tidak pernah mengeluhkan sakit di lukanya.

“Tidak, bukan begitu Taeng. Ini bukan soal lukaku, tapi soal Jessica.” kata Yuri dengan nada khawatir. “Aku takut terjadi sesuatu dengan dirinya.”

“Hmm, kurasa kekhawatiranmu masuk akal. Apa lagi kalau mengingat kejadian yang kau ceritakan tentang semalam. Fansmu benar-benar sungguh gila Yul. Lebih baik kau terus berada di samping Jessica jika tidak mau terjadi apa-apa padanya.” Taeyeon memberi usul.

“Ya, kau benar Taeng. Mungkin aku harus sering-sering berada di dekatnya untuk saat ini.”

“Lalu apa idemu selanjutnya? Bukankah kau sendiri bilang kalau dia membencimu?”

Yuri hanya tersenyum mendengar perkataan Taeyeon yang belum mengetahui kejadian selanjutnya setelah insiden fans gila Yuri. Baginya hal tersebut cukup menjadi rahasia antara dirinya dengan Jessica saja.

“Kenapa kau senyum-senyum sendiri Yul?” Pertanyaan Taeyeon membuyarkan lamunan Yuri.

“Ah, tidak. Ya sudah kalau begitu, aku mau bertemu Jessica dulu ya. Thanks Taeng!” Yuri langsung berlalu meninggalkan Taeyeon yang masih penasaran.

“Anak itu kenapa siy?”

———

Pemberitaan mengenai dirinya dengan Yuri amat sangat membuat Jessica merasa tidak nyaman. Dia yang biasanya selalu menyendiri, kini kemana-mana selalu diperhatikan oleh satu sekolah. Hal ini membuat gadis itu stress. Belum lagi kejadian semalam yang membuatnya menjadi sedikit trauma dan paranoid kepada orang-orang yang medekatinya.

“Sica, kau baik-baik saja?” Hyoyeon tampak cemas melihat kondisi sahabatnya itu. Sama seperti Yuri, Jessica juga menceritakan perihal kejadian yang dialaminya semalam kepada sahabat karibnya itu, tetapi saja tidak untuk bagian selanjutnya.

“Umm, ya, aku baik-baik saja kok. Maaf ya Hyo, kau jadi harus menemaniku kemana-mana.”

Hyoyeon hanya tersenyum mendengar perkataan Jessica.

“Tidak masalah.”

Mereka berdua lalu menuju kantin. Namun di tengah-tengah perjalanan seseorang dengan tiba-tiba melempar sesuatu ke arah Jessica.

“KYAAA!” jerit Jessica kesakitan. Dia baru sadar kalau sebuah telur busuk mendarat di kepalanya dan selanjutnya secara bertubi-tubi mengotori seluruh pakaiannya. Hyoyeon pun berusaha melindungi Jessica meski akhirnya dia juga ikut dilempari telur.

“YAH!!! Apa yang kalian lakukan pada Jessica!!!” teriak Hyoyeon yang murka. Gadis itu sebenarnya ingin menghajar para pelempar telur tersebut yang tidak lain adalah salah satu fans Yuri tapi Jessica berhasil mencegahnya.

“Sudah… Jangan diteruskan… Biarkan saja…”

“Tapi Sica… Mereka sudah keterlaluan!” Jessica menggeleng-gelengkan kepalanya dan menatap dalam Hyoyeon agar sahabatnya itu mengurungkan niatnya. “Okey okey, aku tidak akan menghajar mereka. Berhenti menatapku seperti itu…”

“Terima kasih Hyo…”

“No problem Sica. Sekarang masalahnya bagaimana dengan pakaian kita.” Hyoyeon dan Jessica baru menyadari kalau seragamnya juga bau busuk dan saling memandangi satu sama lain. “Argh! Awas saja mereka kalau ketemu!”

“Sabar Hyo…”

Beberapa saat kemudian, Yuri yang sedari tadi mencari Jessica pun datang. Gadis berkulit kecoklatan itu terkejut melihat keadaan mereka berdua.

“Sica! Apa yang terjadi padamu??? Kau juga Hyo!”

Hyoyeon hanya menyeringai mendengar perkataan Yuri.

“Ckckck, ini semua terjadi gara-gara dirimu.”

“Apa maksudmu?” tanya Yuri polos.

“Aish! Kau jangan pura-pura tidak tahu Kwon Yuri! Ini semua ulah fansmu tahu!” bentak Hyoyeon kesal. Yuri pun kaget dengan pernyataan Hyoyeon dan merasa bersalah karena tidak bisa melindungi Jessica.

“Jadi ini…”

“Ya, kami berdua terutama Jessica menjadi sasaran pelampiasan para penggemarmu! Harusnya kau tahu hal ini adalah akibat insiden kemarin!” Hyoyeon memandang tajam Yuri.

“Ma..maafkan aku…” ucap Yuri menundukkan kepalanya.

“Hah… Jangan minta maaf padaku Yuri-ah.” Hyoyeon menoleh ke arah Jessica yang sedari tadi hanya diam. “Minta maaflah pada Jessica dan…” Gadis itu tidak melanjutkan kata-katanya.

“Dan apa? Katakan saja.”

“Tolong kau lindungi sahabatku Jessica… Karena aku tidak setiap waktu bisa menemaninya…” bisik Hyoyeon memohon pada Yuri yang dibalas dengan anggukkan dari Yuri.

“Tentu saja. Lagi pula ini juga tanggung jawabku.”

Hyoyeon menarik nafas lega ketika Yuri bersedia memenuhi permintaannya itu dan kemudian tersenyum kepada Jessica. Wajah sang ‘ice princess’ tampak memerah mendengar percakapan mereka berdua.

“Okey, satu masalah selesai dan sekarang masalah selanjutnya.”

“Masalah apa lagi Hyo?” kali ini giliran Jessica yang bertanya.

“Yah! Jessica Jung, apa kau mau memakai seragam kotor dan bau ini selamanya? Coba lihat aku dan dirimu sendiri.”

Jessica ternyata kembali baru sadar kalau pakaiannya benar-benar telah benar-benar mengganggu indera penciumannya. Yuri dan Hyoyeon yang melihat reaksi lambat Jessica hanya bisa menahan tawa.

“Kalian kenapa siy? Memangnya apa yang lucu?” Jessica menggembungkan pipinya dengan mimik kesal.

“Hahahaha, sekarang kalian berdua lebih baik ikut aku.”

“Ikut kemana Yul?” tanya Jessica penasaran.

“Sudah, ikut saja.” Yuri yang senang mendengar nama panggilannya disebut oleh gadis itu pun mengedipkan matanya sedangkan Jessica dan Hyoyeon hanya bisa mengikutinya dari belakang.

Rupanya mereka berdua diajak oleh Yuri ke sebuah rumah kecil yang letaknya tidak jauh dari sekolah. Rumah itu memang terlihat tidak terawat tapi kalau dilihat baik-baik rumah tersebut sengaja dibuat seperti itu untuk mengecoh orang-orang yang melihatnya karena begitu masuk ke dalam semua tampak normal dan malah sangat indah. Tata letak interiornya begitu apik sehingga sulit dipercaya kalau ini adalah bagian dalam dari rumah tersebut.

“Ini rumah siapa Yul?” Jessica terperangah memandang sekeliling ruangan yang dia masuki. Sama halnya dengan Hyoyeon yang mulutnya membentuk huruf ‘O’ karena takjub. Yuri tertawa kecil melihat reaksi keduanya.

“Ehem! Selamat datang di Soshi House, markas rahasia Soshi Qwartet.” Yuri memberi sambutan kepada mereka.

“Soshi House? Markas rahasia?”

“Iya Hyo, ini tempat kami biasa bersantai kalau sedang bosan di sekolah.”

“Uwah, ternyata ada tempat seperti ini ya. Keren!” kata Hyoyeon yang masih kagum.

“Ow ya, lebih baik kalian juga membersihkan badan kalian. Soalnya bau~!” goda Yuri sambil pura-pura menutup hidungnya. Wajah Jessica dan Hyoyeon pun merona merah karena malu.

“Kurasa kau benar…” ucap Jessica tersipu. “Hyo, aku mandi duluan ya.” Hyoyeon hanya mengangguk tanda setuju. “Hmm, kamar mandinya dimana Yul?”

“Di ujung sebelah sana.” tunjuk Yuri ke arah sebuah pintu kecil. “Kau bisa memakai baju mandi yang ada di sana setelah selasai mandi.”

“Okey.” Jessica kemudian pergi menuju ke kamar mandi.

Sementara Jessica sedang mandi dan Hyoyeon masih sibuk melihat-lihat. Yuri berjalan menuju sebuah lemari pakaian yang berisi bermacam-macam pakaian para SQ, dia sibuk mencari baju seragam sekolah yang biasanya mereka simpan untuk cadangan misal mereka menginap di tempat itu.

“Kemana siy baju seragamku.” Yuri terus mengubek-ngubek lemari pakaiannya. “Aha! Ini dia. Hmm, kuharap ini muat untuk dipakai oleh mereka.”

Saat kembali ke ruang tengah, Hyoyeon rupanya sudah menunggu Yuri dan ingin membicarakan sesuatu kepadanya.

“Yuri-ah, sebenarnya apa yang terjadi antara kalian berdua semalam?” tanya Hyoyeon yang segera menuju pokok pembicaraan.

“Apa maksudmu Hyo?”

“Kau jangan pura-pura Yuri-ah. Aku tahu kau memang seorang player tetapi kau juga orang yang bertanggung jawab karena buktinya kau mau melindungi Jessica yang jelas-jelas merupakan penyebab insiden kemarin.” Yuri terkejut mendengar kata-kata yang terucap dari mulut gadis itu.

“I..itu…”

“Maaf Yuri-ah, tadi aku sempat menyalahkanmu.”

“Tidak apa-apa Hyo. Aku memang ingin melindungi Jessica karena ini juga akibat perbuatanku yang secara tidak langsung membuat dia bertindak nekat seperti itu. Aku minta maaf…”

“Yuri-ah, apa kau—” Ucapan Hyoyeon pun mendadak berhenti begitu melihat kedatangan Jessica yang sudah selesai mandi.

“Ada apa Hyo?” tanya Yuri penasaran.

“Ng, tidak… Sepertinya sekarang giliranku.” Hyoyeon segera menuju ke kamar mandi untuk membersihkan dirinya. Jessica dan Yuri hanya saling memandang heran dengan tingkah laku gadis tersebut.

“Oh ya, Sica ini pakailah.” Yuri memberikan seragamnya pada Jessica. “Kau bisa ganti di kamarku.”

“I..iya.”

———

Jam istirahat sudah lama berakhir, tapi Yuri tidak juga menampakkan batang hidungnya di kelas. Taeyeon yang merasa khawatir dengan Yuri, berulang kali mencoba menghubungi sahabatnya itu namun usahanya gagal.

“Aish! Kemana anak itu?!” gumamnya kesal. “Kuharap dia tidak berbuat macam-macam pada Jessica.”

Tidak lama kemudian hape Taeyeon pun bergetar dan itu berasal dari Yuri. Taeyeon segera meminta izin kepada guru yang sedang mengajar untuk menjawabnya dengan alasan kalau itu dari keluarganya dan sangat darurat. Untunglah guru tersebut percaya dengan kata-kata Taeyeon dan mengizinkannya. Gadis itu langsung berlari menjauh dari kelas.

“YAH! KWON YURI KAU DIMANA???”

“Aigooo~ Kim Taeyeon, tenanglah.” sahut Yuri dari jauh.

“Bagaimana aku bisa tenang dengan kelakuanmu ini hah???!” Taeyeon kembali berteriak.

“Iya iya, aku minta maaf. Tapi tolong izinkan aku menjelaskan semuanya dulu.”

“Baiklah, aku dengarkan. Sekarang ceritakan padaku apa yang terjadi.”

Setelah beberapa lama terlibat percakapan di telepon, akhirnya Taeyeon bisa mengerti alasan Yuri yang membolos. Selain itu, di dalam hatinya Taeyeon merasa lega karena tidak terjadi apa-apa pada Yuri.

“Ckckckck, fansmu benar-benar keterlaluan. Sekarang kau ada dimana Yul?”

“Aku sedang berada di Soshi House bersama Jessica dan Hyoyeon. Maaf Taeng, aku membawa mereka ke markas kita untuk meminjamkan seragam. ”

“Tidak masalah Yul, tapi lain kali tolong kau kabari aku. Okey?”

“Alright Kim Taeyeon!”

“Ya sudah, kalian cepat kembali ke sekolah. Aku tunggu.”

“Iya, segera.” ucap Yuri mengakhiri pembicaraan.

“Syukurlah Yul.” gumam Taeyeon yang kembali berjalan menuju kelasnya sambil tersenyum. Tanpa sadar dia bertabrakkan dengan seorang gadis dan membuatnya terjatuh

“Auw?! Watch your steps please!!!” teriak gadis itu.

“Maafkan aku.” Taeyeon buru-buru membantunya untuk berdiri, namun dia terkejut begitu melihat wajahnya. “Ow my gawd!”

“What?”

“Ah ti..tidak. Apa kau baik-baik saja?” tanya Taeyeon gugup yang sesaat terpesona dengan gadis asing itu. ‘Dia cantik sekali…’ katanya dalam hati.

“It’s okey.” Gadis itu pun tersenyum dengan memperlihatkan eye-smile nya yang langsung membuat jantung Taeyeon berdebar kencang dan mukanya memanas. “What?”

“Ki…Kim Taeyeon…” kata Taeyeon memperkenalkan diri sambil mengulurkan tangannya. Rupanya sang kid leader ingin segera mengetahui nama sang gadis asing.

“Oh yeah, Tiffany Hwang.”

“Tippani?”

“No, Ti-FF-any.”

“Ti-ppa-ni~” Taeyeon berusaha mengeja nama Tiffany dengan benar, namun dia  tetap saja masih salah. Sedangkan Tiffany hanya menghela nafas mendengar namanya terus salah dilafalkan oleh teman barunya itu. “Maaf Fany-ah…”

“Thats it!” teriak Tiffany tiba-tiba yang spontan membuat Taeyeon terkejut setengah mati.

“Apa?”

“Fany-ah. Panggil aku dengan nama itu.” Taeyeon kembali terkejut untuk kedua kalinya saat tahu ternyata Tiffany bisa berbahasa Korea.

“O..okey… Fany-ah…”

“Yes. Nice to meet you Taeyeon-ssi.” Tifanny sekali lagi tersenyum pada gadis pendek itu.

Taeyeon hanya mengangguk. ‘Gawd… I think I’m in love…’ gumam Taeyeon dalam hati saat melihat eye-smile nya.

———

Akhirnya Yuri, Jessica dan Hyoyeon tiba kembali di sekolah. Sebelum berpisah dengan Yuri, Jessica mengingatkan kembali tentang bimbingan privatnya setelah pulang sekolah nanti.

“Jangan lupa ya Yul.”

“Iya, Sica baby.” Mata Jessica pun melotot ke arah Yuri begitu mendengar nama panggilannya. “Hahaha, aku cuma bercanda kok.”

“Sica.” Sang ‘ice princess’ memotong pembicaraannya.

“Apa?”

“Mulai sekarang kau boleh memanggilku dengan sebutan itu.”

Jessica segera berlalu dari hadapan Yuri. Dia tidak ingin gadis itu melihat wajahnya yang sedang merona merah. Hyoyeon hanya bisa tersenyum melihat tingkah sahabatnya itu.

“Apa?” tanya Jessica dengan nada kesal.

“Tidak, hehehe.”

Lalu mereka pun menuju ke kelas masing-masing untuk mengikuti pelajaran selanjutnya.

———

@Yuri’s classroom…

“Yo, Taengooo!” sapa Yuri yang baru datang pada sobatnya. Sayangnya Taeyeon tidak menjawab dan hanya bengong dan kemudian tersenyum sendiri. “Yah! Kim Taeyeon!!!”

“Ah! Apa?! Kenapa?!” ucap Taeyeon yang spontan terkejut.

“BWAHAHAHAHAHA!” Yuri terbahak-bahak melihat kelakuan Taeyeon.

“Aish! Rupanya kau Yul!”

“Kau kenapa Taeng?”

“Bukan urusanmu!” kata Taeyeon yang masih kesal dengan Yuri.

“Ayolah Taeng, aku minta maaf deh.” Yuri memohon sambil menunjukkan aegyo-nya yang menyebalkan. “Ayo katakan padaku ada apa?”

“Tidak!” Taeyeon memalingkan wajahnya yang memerah.

“Ckckckck, dasar pelit. Ya sudah kalau begitu.” Yuri kembali ke bangkunya dan sesekali melirik Taeyeon. Dia menyadari ada yang tidak beres dengan gadis itu. ‘Kurasa aku harus menyelidikinya.’ kata Yuri dalam pikirannya.

———

Jam pelajaran sekolah pun selesai dan Yuri kembali mengikuti rutinitas tambahannya yaitu belajar Bahasa Inggris bersama guru mungilnya, Jessica. Entah kenapa hari ini Yuri amat sangat bersemangat dan hal ini agak membuat Jessica sedikit heran sekaligus senang karena Yuri bisa konsentrasi terhadap pelajarannya. Tidak terasa waktu berlalu dengan cepat dan bimbingan pun berakhir. Yuri yang telah lebih dulu membereskan buku-bukunya berjalan mendekati Jessica yang masih sibuk merapikan tasnya.

“Ada yang bisa aku bantu?”

“Ah, tidak. Terima kasih. Kau boleh pulang Yul.”

“Tidak, aku akan menunggumu dan mengantarmu pulang.” ujar Yuri dengan nada serius.

“Tapi aku—”

“Cukup Sica, aku tidak ingin kejadian kemarin terulang lagi.” Jessica tidak bisa berkata apa-apa,  jantungnya kembali berdebar kencang saat melihat luka di lengan Yuri.

“Baiklah kalau begitu.” Jessica berusaha menutupi keadaannya dengan berpura-pura sibuk. Namun tiba-tiba Yuri menggenggam tangan kanannya. “Ke..kenapa Yul?”

“Sica… Jadilah pacarku…”

-TBC-

Halo reader! Apa kabar? Kabar author lagi buruk niy. Astaga, mendadak banyak hal harus dikerjain. Mianhe klo update selalu telat dan lama juga ceritanya yang semakin membosankan… Ow yeah, saya kembali dengan “Morning Glory” yang akan segera diakhiri. Yup, mungkin saya bakalan konsen ke MG dulu aja ya. Susah bagi konsentrasinya, akakakakak (ketawa stress). Btw terima kasih banyak buat yang udah komen di blog ini dan juga seperti biasa buat silent reader yang cuma numpang baca tapi egk pernah komen, kekekekek. Yasu, sekian dulu untuk kali ini. Sebenernya mata saya udah sepet gak nahan ngantuk tapi buat kalian para reader setia, saya rela lanjutin nulis sampe tepar kyk gini. Adios amigos! Mohon kritik dan sarannya ya chingu, love you. Chu~! ^3^

Advertisements

52 thoughts on “Morning Glory [Part 6]

  1. yee update…
    Mw tamat kah ini ff? Wah kpn ini d tamatkan tor? Hehehehe

    it fans ny yul sadis2 amet sih tor? Fany ini murid baru ya tor d skul ini? Wah tae lgsg jth cinta pd pandangan pertama.. Hehehe

    • Tunggu tanggal mainnya ya, segera kok.
      Yea namanya juga idola, pasti ada yang namanya fans fanatik.
      Hehehe, nunggu jatah TaeNy ntr yak,,

      Thank you! ^^

  2. yeaah akhrnya pany pany tippany muncul jg..haha XD brarti tinggal nunggu bunny’a soo ama hyunie’a yoong lengkap dah RF couple ^^D #plak *dgampar author krn ud nmbah2n cast

    gak mmbosankan ko chingu mlah mkin seru 🙂
    itu..itu.. Yul nembak sica?? Waa dtrima gak yaa?? Ato jgn2 mlhan dtampar sica lg?? Haduu jgn smpe..
    yaudah dtnggu next part’a dn tetap smangat!! Jgn lupa obat’a dminum biar stres’a cpet smbuh dn gak mnjalar k’reader.. XD hahaha
    *kbur sblm dkjar author* #wuuzzz couple ^^D #plak *dgampar author krn ud nmbah2n cast

    • Sip, mereka bakalan muncul kok. Tapi egk di sini. Masing-masing dapet jatah biar adil, muhahaha.
      Trims ya, jd terharu, Hiks… *lebay*
      Hayo, tunggu aja tanggal mainnya.
      Okey, obatnya udah diminum dan sekarang malah tambah parah… Aigooo~
      (-,-)a

  3. wuah yul nembak sica ^^ jadi ff selanjutnya mereka jadian kan thor ? Tbc ! Berapa lama ? Fighting author !r !

  4. Yaah bneran mw tamat ini????

    wah akhrnya tae jtuh cnta lagi…
    Duo shikshin kok g kliatan sma skali y?jngan2 lagi makan dpjokan*dlempar piring ma SooNa*

    Wii yul nembak sica….jd g sbr nunggu part slanjtnya..

    • Egk, mau digusur lapaknya chingu, akakakakakak
      Love at first sight Tae~
      Youngie & Yoong bakalan dapet jatah juga kok. Sabar yak.
      Alright! Gomawo! ^0^

  5. Pkoknya sica hrUs nrima cintanya Yul hehehe,brarti tinggal nunggu tae N tippany hihihi, ada rncana bkin ff taeny ga thor?

  6. Lebah dweh..,tepar’y ampe kumaha?aq jg sma akh kya author tepar bca ff’y….~^

    yg dtbrak taeng aq tau….*bug,dlmpar bku ma author* fany ah yua yg dtbrk taeng ~klu,eye smile~

    yul,,,nembak sica….wah,dtrima ga yua,,,?*klo ga dtrima sica,aq siap ko yul…sumpah ga boong~smbil nyodor2in dri~*

    duh,gy males komen nich,…so sgni ja yua komen’y…update sooner please….daebak thor

  7. ayey ahkrnya yulsic bntar lg jadian.
    yeaaaaaah.. 😀
    seneng ih TaeNy nya muncul 😀
    dtnggu lanjutannya author~
    SEMANGAT :)anjutannya author~
    SEMANGAT 🙂

    • Mendekati akhir semua harus bahagia, klo gak aku bakalan dibantai massa… wkwkwkwkwk
      Yup, semangat!!! ^0^

  8. OMG…!!!
    Akhir nya Yul nembak Sica juga!
    apalagi bakalan ada TaeNy nya juga….
    bakalan ada benih2 Cinta nih’ di Soshi Qwartet… ^^ #ceileee………#

    • Ada udang di balik bakwan si Yul nembak Sica, ekekekek
      TaeNy oh TaeNy~
      Love is in the air~
      Tararengkyu~ xD

  9. Akhirnya mampir juga..

    Huah ada pany!! Asik dah taeny..

    Sica kasian bngt d lmparin tlur.. Untung da yul yg minjemin bajunya.. Coba ga da hyo pasti d rmh itu yulsic udah …….

    Ayo sica terima yul!!

    Lanjut chingu!! Sblm puasa nc yuk #wink #pletak

    • Aish! Mikirnya udah ke arah sana aja niy saeng,,
      Tenang, aku juga mikir begituan kok, akakakakak
      Segera diwujudkan sebelum puasa,, thank you! ^3^

  10. whaattt? !
    Sica d tembak? !
    Yul mau d kemanain pacar2 qm yg seabrek itu? !
    Sica unnie tolak aja *plakk brukk plakk d gebugin yulsic shipper*
    Yul tobat dlu deh .

    Ntar happyend kn chinggu? !
    Lanjuut chingu .
    Hwaiting .

    • Pacarnya udah pada dipecat, semua demi Sica seorang,,
      Perlahan Yul pasti tobat kok. Dia kan anak baik, kekeke
      Pengennya siy akhir yang tra… hem! happy kok *dibidik bazoka sama Sica*
      Sip! Hwaiting! ^^

  11. taeng jatuh cinta ama tiffany, love at the first sight….
    ayo jessica jadilah pacar yul, kalian kn udh saling mencintai….

  12. hmm…sy mw ngomng apa yah..soalnya udh pd d.omongin ma yg laen…

    YULSIC TAENY JJANG!!!!
    FIGHTING THO!!!

  13. Horeeeeee sica baby di tembaaaaaaak huhuuuyy…

    Cie taeng, dah bisa jatuh cintrong lagi yaaaah hihhii

    Daebak Thor! saya sukaaaaa….

    lanjuuuuut

  14. omo @_@”
    itu TBC nya minta di bakar –a
    hmm kritik : ga ada *uda perfect bikin penasaran gbsa tidur .
    saran : cari wangsiiiit’a jgn lama lama unnie t.t
    and d tunggu yaa ff selanjut’a 😀

  15. akhirny part taeny mule muncul.
    yes..yes..yes..

    gak membosankan kok author.
    makin seru malah.

    hwaiting author.

  16. aiihhh senangnya.. part ini keren banget..
    aku suka.. apalagi sudah ada TaeNy nya.. aku juga kan suka taeny..
    dan.. aihh yuri so sweet banget langsung nembak aja!! kalo sica jantungan gimana ??? hahahaha
    yulsictaenyjjang..
    ok lanjut ke next part jha deh..

    author fighting… 🙂

  17. wah … lansung maen tembak aja si yul … wkwkwk … kra2 jawaban sica apa yah??? .., hmm dari pada pnasaran mending lanjut k part selanjutny dah

  18. yul:sicca..jadilah pacarku..
    me: aku mau yul 🙂 #digampar sicca

    ciecie..yul udah berani nembak sicca tuh..kira2 apa ya jwaban sicca?? kalo feeling aku sih dia mau tuh jd pacarnya yuri secara sicca juga kan suka ma yul..#sok tau

    oke lanjut next part.

  19. fansnya yul benar2 kaya sasaeng fans, ckckck yes akhirnya fany muncul asyiklah hahaha, yuri modus tuh bilang aja pengen jadi pacar sica bukan karna ingin melindungi

  20. wah.. noh si taeyeon lagi ketebrak love sama fany wkwkwkwkwkk… XD
    widih yul cepet amat ya? tau2 udah nembak aja sih? *pengaruh player nya* wkwkwk

  21. moment taeny nyempil dikit 😛
    eaaa… yul nembak sicca nih *ehem cleng*

    lanjut thor !
    kyanya sya ketinggalan jauh nih…

  22. part 5 gila fans yul psikopat kali y dikit dikit maen bnd tajem pe mlukai kwonieny dica
    part 6 horeee akhir ny yul nmbk sica smg ditrima y thor

  23. tippany akhirnya datang, wuih itu si kim lngsung jatuh cinta aja
    nah lho yuri ditrima gak ya ato malah dpt tamparan lg

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s