Morning Glory [Part 7]

Buat reader yg udah nunggu kelanjutan ff ini. Miahe, cerita makin ngaco gak karu-karuan. Silahkan klo mw baca, jgn lempar saya pake sapu yak, ekekekek. Enjoy it! Always remember >>> NO COPAS or DIE!!!

~Morning Glory~ [part 7]

Genre: Yuri (GirlxGirl), Romance, Comedy

Cast: Yuri & Jessica (YulSic), Taeyeon & Tiffany (TaeNy), Sooyoung, Yoona, Hyoyeon

———

“Sica… Jadilah pacarku…”

Mendengar permintaan Yuri yang dianggapnya hanya bercanda, Jessica pun langsung melepaskan tangannya.

“Berhenti bergurau! Ini tidak lucu!” bentaknya kesal. Namun raut wajah Yuri yang serius justru terpancar jelas. Ini menandakan kalau gadis itu tidak sedang main-main.

“Aku serius. Tidak bisakah kau mempercayaiku sedikit pun?” tanya Yuri dengan nada kecewa.

Jessica hanya diam, dia masih bingung dan takut pada perasaannya sendiri. Di lain pihak Jessica memang sudah jatuh cinta pada Yuri tapi di pihak lain dia juga membencinya karena predikat player yang disandang oleh Yuri dan itulah yang membuatnya ketakutan. Jessica takut Yuri akan mempermainkannya sama seperti yang lainnya karena baginya Yuri yang dia kenal dulu tidaklah sama dengan sekarang. Walau pun saat kecil dia pernah ditolong oleh Yuri yang kemudian kelak dicintainya sampai sekarang.

“Sica, jawablah.” Yuri menunggu kepastian dari Jessica yang saat ini benar-benar membisu seribu bahasa. “Aku mohon.” pintanya sekali lagi. Dirinya ingin mendengar jawaban langsung dari mulut Jessica.

Sayangnya tidak ada jawaban dari gadis es itu. Yuri pun mulai jengah, dia tahu kalau tidak semudah itu Jessica akan mempercayainya. Tanpa diketahui, sebenarnya Jessica adalah cinta pertama Yuri. Seseorang yang sangat ingin dilindunginya untuk pertama dan terakhir kali. Tidak ada seorang pun yang tahu mengenai hal ini, tidak juga para sahabatnya. Yuri ingin menyimpan kenangan manis tersebut seorang diri.

Yuri pun hanya bisa tertunduk pasrah dan meninggalkan Jessica. Namun ketika dia akan pergi, sang ice princess berbalik menggenggam tangannya.

“Tunggu.” Jessica membuka suaranya dan Yuri segera menoleh ke arahnya. “Katakan padaku apa alasanmu memintaku menjadi pacarmu?” Kali ini Jessica menatapnya tajam.

“Aku… Aku hanya ingin melindungimu.” jawab Yuri gugup. “Sebagai bentuk tanggung jawab akibat perbuatan fans-ku.”

“Hanya itu?” Rupanya Jessica masih belum puas dengan jawaban Yuri karena dalam hatinya dia ingin ikatan tersebut berdasarkan cinta bukan hanya sekedar melindungi.

“Ya.” Yuri terpaksa berbohong agar Jessica tidak mengetahui isi hatinya.

Mendengar pernyataan itu, Jessica pun menghela nafasnya. Dia kecewa pada dirinya yang mengharap lebih dari seorang Yuri. Hal yang cukup mustahil untuk dia raih… Hati Yuri.

“Kumohon izinkan aku melindungimu paling tidak selama kau menjadi guru pembimbingku.” ujar Yuri kembali memohon.

Tidak ada yang salah menjadikan Yuri sebagai kekasihnya. Di balik itu, Jessica pastinya merasa lebih aman karena Yuri akan selalu berada di sampingnya untuk melindunginya.

“Baiklah.” Dengan berat hati Jessica akhirnya menerima Yuri. “Selama sebulan aku akan menjadi pacarmu.”

“Benarkah???” sahut Yuri gembira. Sayang, kebahagiannya tidak lama karena Jessica tidak semudah itu akan takluk dengan pesona Yuri.

“Ya, tapi ada syaratnya.” Sang ice princess menyeringai. Ide nakal pun terlintas di benaknya. Jessica ingin membalas semua perbuatan Yuri padanya.

“Apa?” tanya Yuri penasaran.

“Pertama pastinya kau harus berada bersamaku selama di sekolah.” Yuri mengangguk tanda setuju. “Kedua kau tidak boleh berhubungan dengan yang lain kecuali aku.” Yuri mulai sedikit frustasi mendengarnya tapi dia tetap setuju. “Ketiga, selain berpegangan tangan, kontak fisik lainnya diharamkan!” tegas Jessica yang langsung diprotes oleh Yuri.

“Yah! Tapi kita kan—”

“Kau mau atau tidak?” Sica efek pun menghinggapi Yuri yang kemudian diam tidak berkutik. “Kau jangan coba-coba mengambil kesempatan apa pun. Ingat, alasanmu hanya untuk melindungiku.” tegasnya lagi.

“I… Iya.” Yuri pun mulai ketakutan dan merasa sedikit menyesal telah meminta gadis itu menjadi kekasihnya meski tahu dia adalah Sooyeon. Yeah, gadis kecil yang lucu dan imut itu sudah berubah dingin dan menyeramkan. ‘Aigooo~ Apa benar dia itu…’ tanyanya pada diri sendiri. ‘Sudahlah Yuri, kau harus bisa. Ini semua untuk melindungi orang yang kau cintai. Yuri hwaiting~!’ Yuri menyemangati dirinya

“Kalau begitu sekarang ayo antar aku pulang.” kata Jessica dingin.

“Ah, baik Sica baby.”

Mendengar panggilan itu, Jessica pun langsung menatap tajam Yuri.

“Apa? ‘Sica baby’?”

“Ye.. Yeah… Kan sesama pacar harus ada panggilan sayang.” kata Yuri ketakutan melihat Jessica yang berubah menjadi HellSica. “Kau juga bisa memanggil namaku dengan sesuka hati.” Gadis itu berusaha menenangkan diri.

“Okey, kalau begitu mulai sekarang kau akan kupanggil ‘Kwon seobang’.”

“Seo… Seobang?”

“Iya, kenapa? Kau mau protes?”

“Ti… Tidak.” Yuri akhirnya benar-benar menyesali keputusan menjadikan Jessica sebagai sang pacar. ‘Oh my god! Ternyata dia lebih kejam dari apa yang aku duga…’

Sayang, pemyesalan Yuri sudah terlambat karena sekarang mereka telah resmi ‘berpacaran’. Bisa dibilang ini adalah karma untuknya dan semenjak hari itu penderitaan Yuri pun dimulai.

———

Saat ini satu sekolah pun tahu bahwa Yuri dan Jessica sekarang adalah sepasang kekasih. Dimana ada Jessica pasti selalu ada Yuri. Alhasil para fans Yuri tidak lagi berani mengganggu Jessica. Namun sebagai gantinya, Yuri harus menerima dan mematuhi apa pun yang disuruh oleh pacarnya itu. Bisa diibaratkan hubungan mereka lebih mirip majikkan dan pembantu dibanding orang pacaran. Tanpa mereka sadari hal ini diam-diam membuat para fans Yuri geram.

“Seobang, aku haus. Belikan aku minum.”

“Iya.”

“Seobang, aku lapar. Aku mau makan mie.”

“Iya iya.”

“Seobang, aku capek. Gendong~”

“Iya iya iya.”

“Seobang, ngantuk.”

“…”

Itulah dialog mereka sehari-hari dan tidak terasa hubungan tersebut sudah berjalan hampir satu bulan. Meski kerap ‘ditindas’ oleh Jessica tapi tidak terlintas sedikit pun dipikiran Yuri untuk mengakhirinya itu. Dia rela melakukan semua yang diperintahkan gadis itu. Hal ini mulai membuat reputasi dan predikatnya sebagai seorang player turun drasti. Kini Yuri terkenal sebagai pacar yang setia walaupun mempunyai pasangan yang menyebalkan seperti Jessica. Tidak hanya para fans-nya, para sahabatnya pun tidak percaya dengan perubahan Yuri.

“Yul, apa benar kau pacaran dengan si putri es itu?” tanya Sooyoung penasaran.

“Ya. Memangnya kenapa?” Yuri memijat lehernya yang pegal karena sering menggendong pacarnya.

“Kau lebih mirip babu dari pada jadi kekasihnya, hahaha.” ejek sang shikshin.

“Yah! Apa katamu Youngie?! Suatu saat kau pasti merasakan yang seperti ini!” ucap Yuri kesal.

“Unnie, kau kena karma tuh.” ujar Yoona menimpali perkataan Sooyoung.

“Diam kau Yoong!”

Kedua sahabatnya itu pun terus menerus mengejek Yuri terkecuali Taeyeon karena biasanya dia ikut menasehatinya. Namun kali ini berbeda, Taeyeon hanya diam dan sesekali menghela nafas. Kadang malah senyum-senyum sendiri, sungguh menyeramkan.

“Hei, kalian tahu sesuatu dengan Taeng?” tanya Yuri cemas pada Sooyoung dan Yoona. Sayang, keduanya hanya menggelengkan kepalanya.

“Aku tidak tahu.”

“Aku juga. Tae-unnie semakin aneh dari hari kehari.”

“Begitu ya.” Yuri pun menatap Taeyeon yang sedang melamun dengan tatapan curiga. ‘Jangan-jangan dia… Ah! Masa iya? Hmm, menarik, hehehe.’ gumam Yuri dalam hatinya dan beberapa saat kemudian Taeyeon pun pergi meninggalkan kelas.

Tiba-tiba telepon Yuri bergetar, ada sebuah panggilan masuk yang berasal dari Hyoyeon.

“Ya Hyo, ada apa?”

“Yuri-ah, apa kau sedang bersama Jessica?” Nada bicara Hyoyeon terdengar panik.

“Tidak, memangnya kenapa?” tanya Yuri heran dan mendadak perasaannya tidak enak. “Bukankah dia di kelas?”

“Jessica tidak masuk kelas sejak istirahat tadi. Kukira kau bersamanya.”

“Astaga!!!”

Mendengar pernyataan Hyoyeon, Yuri langsung bangkit dan berlari keluar kelasnya untuk mencari keberadaan Jessica. Dia takut terjadi sesuatu dengan gadis itu.

“Sooyeon!”

———

Rupanya Jessica sedang berada di belakang, dengan polosnya dia tidak menyadari kalau dirinya sudah masuk perangkap yang disiapkan oleh fans Yuri. Ya, seseorang dari mereka memancing Jessica untuk datang ke tempat tersebut atas nama Yuri.

“Aish! Kemana dia? Katanya ada sesuatu yang ingin dibicarakan denganku. Tapi kenapa lama sekali?” gerutunya. Suara langkah kaki pun terdengar oleh Jessica dan menyangka itu adalah Yuri. “Yah! Seobang ken—”

Jessica tidak melanjutkan perkataannya. Dia terkejut melihat beberapa orang gadis mendatanginya.

“Hmm, ternyata pacar Kwon Yuri itu bodoh ya?” kata salah seorang dari mereka.

“Hahaha, kena kau sekarang Jessica Jung.”

Jessica berusaha mencari celah untuk melarikan diri tapi berhasil dihalangi oleh mereka.

“Si… Siapa kalian?” tanya Jessica yang pucat.

“Kami? Kami adalah segerombolan orang yang membencimu. Ya, kami fans Kwon Yuri!” teriak mereka.

“Ma… Mau apa kalian?”

Melihat Jessica ketakutan, mereka pun menyeringai.

“Kami akan membuatmu menyesal telah merebut Yuri.” bisik seorang fans kepada Jessica.

Maka dimulailah penyiksaan mereka terhadap sang ice princess. Gadis-gadis itu menghujani Jessica dengan sampah dan kemudian  menyiramnya dengan air. Belum puas sampai di situ, mereka pun melemparinya dengan batu yang mengakibatkan Jessica terluka.

“Rasakan ini! Ini akibatnya kalau kau berani macam-macam dengan Yuri!”

“Ya, beraninya kau menyuruh Yuri-ku seperti pembantu!”

Jessica hanya bisa diam dan melindungi tubuhnya sebisa mungkin dengan kedua tangannya. Di dalam hatinya dia berharap Yuri datang menyelamatkannya.

“Yul…” isaknya pelan.

———

Yuri benar-benar menjadi sangat panik. Dia tidak bisa menemukan dimana Jessica dan lantas mulai menyalahkan dirinya sendiri.

“Bodoh! Harusnya aku tetap bersamanya sampai dia masuk ke kelasnya!” sesal Yuri. Gadis itu pun menangis, dia takut dengan apa yang terjadi pada Jessica.

Tanpa disadari, seorang gadis datang menghampiri Yuri dan menyentuh bahunya.

“Hei, kenapa kau menangis?” tanyanya lembut. Yuri pun langsung menyeka air matanya dan menoleh ke arah suara tersebut.

“Aku… Kau siapa?”

“Kalau kau mencari pacarmu, dia ada di belakang sekolah.” kata sosok misterius itu.

“Be..benarkah???”

Gadis itu hanya mengangguk dan tersenyum padanya. Sesaat Yuri terpesona melihat senyumannya yang ber-eye smile. Tapi akhirnya dia pun tersadar.

“Terima kasih!”

Yuri pun segera beranjak menuju belakang sekolah meninggalkan gadis ber-eye smile itu seorang diri yang tanpa diketahuinya kalau Taeyeon juga berada di situ.

“Dia sudah pergi. Kau keluarlah.”

“Thanks Fany-ah.” kata Taeyeon yang sedari tadi bersembunyi karena melihat kehadiran Yuri.

“Kenapa kau bersembunyi?” tanya Tiffany heran.

“Aku hanya tidak ingin dia tahu tentang ini.” Taeyeon menundukkan kepalanya dan tidak berani menatap Tiffany.

“Maksudmu?”

“Tidak. Sudah lupakan saja. Tapi syukurlah Yuri akhirnya bisa menemukan seseorang yang benar-benar dicintainya.” Taeyeon mengalihkan pembicaraan.

“Tae…”

“Fany-ah…”

———

Dengan sekuat tenaga Yuri berlari menuju belakang sekolah. Sesampainya di sana dia terkejut melihat apa yang terjadi di depan matanya sendiri. Yuri tidak menyangka kalau perbuatan para fans-nya kali ini  sudah sangat gila. Pandangan Yuri segera mengarah ke Jessica. Emosinya sudah tidak terbendung lagi ketika menyaksikan Jessica yang sudah tidak berdaya.

“YAH! KALIAN SEMUA HENTIKAN!!!” teriak Yuri yang langsung mengejutkan mereka semua.

“Yu.. Yuri…” Raut wajah gadis-gadis itu pun menjadi pucat. Aura kemarahan Yuri membuatnya ketakutan.

Yuri pun berjalan menghampiri Jessica.

“Yul…” ucap gadis itu pelan.

“Sica… Maafkan aku…” Yuri lalu menggendong Jessica. “Kalian semua dengar! Mulai sekarang dengan resmi aku membubarkan fans-ku!” tegas Yuri.

“Tapi Yuri-ah… Kami…”

“Maaf, bagiku yang terpenting saat ini adalah kekasihku Jessica. Sekali lagi kalian mengganggunya, aku tidak akan segan untuk menghabisi kalian semua! Ingat itu!!!” ucap Yuri marah yang membuat para gadis itu diam tak berkutik.

“Yul…” Jessica hanya bisa menangis di dada Yuri. Dia bersyukur Yuri kembali datang menyelamatkannya.

“Cukup, jangan menangis lagi Sica. Aku di sini, bersamamu sekarang.”

Sambil menggendong Jessica, Yuri pun berlalu meninggalkan para fans-nya.

———

@Soshi house…

Sementara Jessica membersihkan dirinya, Yuri mengambil kotak obat di dalam kamar berserta pakaian pengganti untuk gadis itu.

“Kau sudah selesai? Kemarilah.” ucap Yuri saat melihat Jessica keluar dari kamar mandi. Dengan patuh dirinya menghampiri Yuri yang sudah siap mengobati lukanya.

“Auch!” jerit Jessica kesakitan.

“Diam. Tahan sedikit Sica baby.” Dengan lembut Yuri mengobati luka di sekujur tubuhnya.

“Aw~”

“Yak, sudah selesai.” Yuri memplester luka Jessica dengan band-aid.

“Terima kasih Yul.”

“Sama-sama.” Yuri tersenyum. Kondisi Jessica sekarang ini membuatnya merasa bersalah. Dia merasa tidak bisa menepati janjinya pada Jessica. “Sica, aku minta maaf…” Lalu Yuri pun menghela nafasnya.

Jessica yang tahu perasaan Yuri berusaha menghiburnya dengan mengelus kepala kekasihnya itu.

“Tidak apa-apa Yul. Terima kasih kau sudah menolongku lagi.” Jessica tersenyum padanya. Bagi Yuri senyuman Jessica saat itu merupakan senyuman termanis dari yang pernah dilihatnya. Tanpa sadar jantungnya berdebar kencang dan wajahnya pun merona merah.

“A…A… Aku…” Yuri menjadi sangat gugup dan segera memalingkan wajahnya dari Jessica. Dia malu kalau seandainya gadis itu melihat dirinya sekarang.

“Kau kenapa?” tanya Jessica heran melihat sikap Yuri mendadak aneh.

“Ti… Tidak…” Yuri bergegas bangkit dari duduknya. “Kau lebih baik istirahat… A… Aku tunggu di luar…”

Namun saat Yuri berdiri, Jessica menarik tangannya.

“Tunggu.”

Langkah Yuri pun seketika berhenti.

“Ya?”

“Tetaplah di sini. Temani aku…” kata Jessica pelan.

“Tapi…”

“Aku mohon…” Jessica menatap Yuri dalam. Sebenarnya Yuri sendiri bukannya tidak mau hanya saja dia takut nanti dia tidak bisa menahan dirinya. Ya, akhirnya Yuri sadar kalau dia sudah benar-benar jatuh cinta lagi dengan Jessica.

“Baiklah.” Yuri kembali duduk di samping Jessica yang sekarang menyenderkan kepalanya di bahu Yuri. “Tidurlah.” bisiknya pada gadis itu. Tidak lama, Jessica pun terlelap. Yuri hanya tersenyum menyaksikannya dan setelah itu Yuri juga ikut tertidur.

———

“Hah~ Akhirnya aku bisa beristirahat juga. Makanan! Mana makananku!” teriak Sooyoung begitu memasuki Soshi House bersama Yoona yang sedang asik dengan PSPnya. Mereka berdua belum menyadari tentang keberadaan Yuri di tempat tersebut.

“Unnie, jangan berisik ah! Aku kan jadi gak konsen mainnya!”

“Aish! Yoong, singkirkan benda itu. Ayo kita makan.”

Namun saat menuju ke arah dapur, Sooyoung langsung terkejut melihat Yuri dan Jessica tengah tertidur sambil berpelukkan di sofa. Dengan terburu-buru dia kembali untuk memberitahukan hal itu kepada Yoona. Tanpa bas-basi Sooyoung menarik Yoona.

“Aigooo~ Unnie, ada apa siy? Lihat, aku game over kan?!” ujar Yoona kesal.

“Sshh! Diam dan lihat itu.” Sooyoung menunjuk ke arah kedua orang di hadapan mereka.

“Ah! Yuri-unnie dan ice princess!” teriak Yoona tidak percaya.

Mendengar teriakkan tersebut, Yuri akhirnya terbangun. Dengan setengah sadar dia membuka matanya.

“Siapa itu?” Yuri mengucek matanya yang kemudian benar-benar tersadar saat melihat kedua sahabatnya ada di depan matanya. “Kalian?!” ucapnya terkejut.

“Yul, ternyata kau diam-diam…” Sooyoung melirik ke arah Jessica yang masih tertidur dipelukkan Yuri.

“Omo! Unnie! Apa yang kau lakukan di sini!” tambah Yoona memperkeruh suasana.

“Ya… Yah! Ini tidak seperti yang kalian bayangkan.” kata Yuri panik. “Aku tidak melakukan apa-apa kok!”

“Benarkah?” Sang shikshin menyeringai.

“Benar! Kau bisa lihat kalau pakaianku masih lengkap!” Yuri membela diri.

“Ow yah? Terus kenapa Jessica hanya memakai jubah mandi?” sindir Sooyoung yang langsung membuat wajah Yuri merah. Dia juga baru sadar kalau Jessica sedari tadi belum mengganti pakaiannya.

“I.. Itu…”

“Apa?”

Karena keributan tersebut, Jessica pun jadi terbangun.

“Eng~” Samar-samar gadis itu membuka matanya. “Yul?”

“Sica, syukurlah kau sudah bangun.” ucap Yuri lega.

“Ada apa ini?” tanya Jessica saat melihat Sooyoung dan Yoona menatapnya.

“Tidak, kami hanya ingin memastikan kalau kalian tidak berbuat yang macam-macam kan di sini?”

“Maksud kalian?”

“Lihatlah pakaianmu dan kenapa kalian berpelukkan seperti itu?”

Perkataan Sooyoung membuat Yuri segera melepaskan dirinya dari Jessica yang sedari tadi memeluknya. Melihat reaksi Yuri, Jessica hanya bisa tertunduk malu.

“Yah! Hentikan Soo! Sudah kubilang kalau aku tidak melakukan apa pun pada Jessica!” bentak Yuri sedikit emosi.

“Okey okey. Maaf, aku hanya ingin tahu saja kok. Aku percaya padamu Yul~!” Sooyoung akhirnya mengalah karena takut dengan kemarahan Yuri.

Untuk menghentikan kesalahpahaman di antara mereka, Jessica pun langsung bergegas mengganti pakaiannya. Meski hal tersebut telah berlalu (dimana dia dan Yuri tidur sambil berpelukkan), namun perasaannya terus bergejolak.

“Astaga! Apa yang kulakukan? Kenapa aku tidur dengan memelukkan?” guman Jessica pelan di dalam kamar mandi. “Tenang, aku harus tenang.”

Beberapa saat kemudian, Jessica akhirnya selesai mengganti pakaiannya dengan baju pinjaman dari Yuri.

“Kau sudah selesai?” tanya Yuri melihat Jessica kembali. Gadis itu menjawabnya dengan mengangguk. “Kalau begitu ayo kita pulang, aku antar.”

Awalnya Jessica sungkan dengan ajakan Yuri karena melihat Sooyoung dan Yoona masih berada di tempat itu. Dia merasa tidak enak dengan mereka.

“Tapi…” Jessica memandang ke arah kedua sahabat Yuri.

“Jangan khawatirkan kami. Kalian pulang saja duluan.” kata Sooyoung seakan bisa membaca pikiran Jessica.

“Iya unnie, kami tidak apa-apa kok.” ujar Yoona menimpali.

“Sudah, jangan melamun lagi. Ayo.” Yuri pun menggandeng tangan Jessica untuk mengantar gadis itu pulang menuju rumahnya.

———

@Jessica’s house…

Setelah beberapa lama akhirnya mereka sampai di depan rumah Jessica. Yuri kembali teringat dengan peristiwa dimana dia pertama kali mengantarnya pulang. Saat itu dirinya terluka akibat melindungi Jessica dari salah satu fans gilanya. Yuri hanya tersenyum bila memikirkan hal itu.

“Yul, kau kenapa?” tanya Jessica melihat Yuri tersenyum sendiri.

“Tidak, aku hanya teringat kejadian itu.” jelasnya singkat.

“Kejadian itu?”

“Hmm, saat kau diganggu oleh fans ku.”

“Oh.” Jessica pun ingat kejadian yang dimaksud oleh Yuri. Gantian sekarang giliran dirinya yang tersenyum mengingat peristiwa tersebut.

“Ya sudah. Masuk sana.” Perkataan Yuri menyadarkan lamunannya.

“Iya.”

“Okey, kalau begitu sampai jumpa besok.” ucap Yuri sebelum undur diri dari hadapannya.

“Ng~ Yul.” panggil Jessica pelan.

“Ada apa?” Yuri menghentikan langkahnya dan berbalik menoleh ke arah gadis itu.

“Apa kau mau mampir sebentar?” ajak Jessica.

“Bolehkah?”

“Tentu saja.”

Meski perasaan keduanya masih gugup, Yuri dan Jessica berusaha menenangkan dirinya masing-masing.

“Eng, orang tuamu mana?” tanya Yuri memecah keheningan.

“Ah, mereka sedang ke luar kota.”

“Adikmu?”

“Kalau dia ada acara dengan teman-temannya.”

Suasana pun kembali sunyi dan membuat mereka semakin canggung.

‘Kalau begitu cuma ada aku dan Jessica dong.’ kata Yuri dalam hati. ‘Aku harap aku bisa menahan diri. Aish! Yuri, kau jangan berpikir macam-macam!’ Perang batin pun menghinggapinya.

“Yul?”

‘Pikirkan hal lain selain itu Yuri.’ Yuri masih hanyut dalam pikirannya.

“Yuri?”

‘Kau tidak boleh melakukannya.’ Dia semakin hanyut.

“Kwon Yuri?!”

“IYA!!!” Yuri tersentak kaget yang membuatnya tersadar dari pikirannya itu.

“Kau kenapa?” tanya Jessica yang cemas melihat gelagat Yuri yang aneh juga raut wajahnya yang berubah pucat.

“Si… Sica…” Jessica perlahan mendekatkan dirinya ke Yuri.

-TBC-

Howdy reader? Mianhe, saya baru muncul dan lagi-lagi membuat ff ini semakin tidak jelas. Yup, segera akan saya lanjutkan dan tamatkan, mwahahahaha (ketawa stress). Btw thanks buat yang udah setia mampir ke blog ini. Jujur, saya udah mulai frustasi dengan nulis ff ini. Takut mengecewakan para reader, hiks… Jeongmal mianhe… Okey deh, pokoknya setelah ff ini selesai, saya bakalan konsen ke YBTM. Udah gemes pengen lanjutin seri itu. Yosh! Sekali lagi terima kasih banyak buat reader setia saya dan para silent reader yg udah mampir juga ngasih komen. Love you all! Chu~! Reader jjang! ^3^

40 thoughts on “Morning Glory [Part 7]

  1. aissh TBC ==”

    oalah org misterius yg ngasi tau kberadaan sica ntu fany toh aku kira… mahluk samar2 (?)

    hmm,, itu yulsic beduan aja dirumah’a sica yakin ga bkal ngapa2n?? #eaaeaa #plak

    yup.. Dtunggu next part’a.. 😀

  2. Aish…….knp smua authorr trcinta aq pda ga pdean gini…..PaYah….

    Aq mah te2p suka ko ma ff mu yg mana ja…tp hiatus’y mabtepZ yeuh…lama beud

    yul……knp playerQ jd mati ktu gto dpn sica bebeh….sica’y jg nakal c..jd weh fans yul pda ngmuk.

    Hadeuh,,,,be2an ja drmh sica…..hayo…..ga bolehyua…gy bln puasa nich….tp klo dslipin jg gpp,sayah mah org’y nrimo jo

  3. akhr ny update juga…
    Btw makasi mention nya..
    Wah knp taetae mesti nyumput it pas fany ngsh tw yul dmana sica nya..
    Iss kejem amet fans ny yul it, untg aj ud d bubarin..

    Yul dgn sica ber2 aj d rmh? Wah bkal NC nih…
    Asik2, ayo yul jgn membuang kesempatan, mumpung hanya ber2 aj dgn sica.. #plak d jitok sica n author cz otak yadong.. Ckckckckckck

  4. Yahh tbc lagi…
    Ckckck
    Nggak nyangka seorang player yul bs takluk sma ice princess *yg udh2 sih gitu jg*
    Hayoo sica baby mw ngapain kwon seobang tuh?
    Inget bulan puasa nih!
    Wkakakakkk

    Ayo smangat lanjutin YBTM nya!
    Fighting^^

  5. Huahhhh gregetan!!!!

    Taeny nya msh dikit nih…

    Hero yul!! Player insap hahaha

    Untung yul dateng, jd sica gpp..

    Kn udah pcrn, yg mesra dong..

    Apa lg d rmh sica ga da org, eng ing eng #plakk #yadong

  6. beuh..si yuri yg playboy takluk sma ice princess, smpai rela djdiin kyak pmbntu..#salut
    Sica ngdekat gitu ke yuri mw ngapain, mw kiss ya mmpung bduan loh..#plak..hhaaa

    dtnggu klanjutnnya..

  7. Akhirnya update juga nie ff….^^
    Ampe Lupa ama jln critanya….

    TBC Lagi???!
    Jahat + tega banget sih… fans nya Yuri…..!
    Mana Sica juga tega banget memperlakukan Yul kayak Pembantu… 😦
    Truz,,,Sica mau ngapain tuh’ ama Yul???

    Ditunggu next part nya Chingu (^_^)
    jngan Lama2 update nya!

  8. stuju sama cacu..
    nih author” keren saya kq pada g pedean gni -.-

    itu ituu.. saya kira fany mahluk tak brwujud (?)
    hehe
    hbs appearence nya dia suasanany adem gtu..
    wkwk

    itu.. mreka b2an dirumah. ngapain ya?? *eaa *kode

    lnjut! smngat! :3

  9. HaHa update jg..sharusna yul appa jujur sama perasaannya yg sbenarna,ga ada yg prlu di takutin. Yah Yah sica umma dilempar batu ma fans yul appa T.T woh TBC…apakah NC??? Pengennya sih Gt

  10. Fansnya yul emang pd menyeramkan semua yah…
    Wuiih sica hebat bisa naklukin yuri yg playboy gtu.
    D tnggu lnjtnx!

  11. menurut aq ceritanya makin seru kok chingu .
    apalagi konfliknya makin ribet gt .
    Sya suka .
    Ommo~
    YulSic msh malu” macan nih udah yul sosor aj .
    Tp kasihan jg ma yul jd babunya sica mungkin bener kta yoong it karma .
    Nice ff chingu .
    Hwaiting .

  12. TaeNy udh jadian y?
    koq g d publikasikan shi?
    malah smbunyi2 😦
    apa krna taeyeon takut nasib fany sma kyk sica y? dteror para fans.haha..

    fans nya yuri ttep anarkis==
    tp gr2 itu bikin kduanya makin cinta.
    ada baiknya jg trnyta.haha..sica jd tumbal~plak
    yuri keren ih wktu nyelamatin sica.
    Hero yul daebak!
    ow ow..itu b’2an ja drumah sica..g mw mikir yg mcem2.
    dtnggu ja lanjutannya 😀

  13. waaaa kebuuut nemu ff nie dari part 1 ampe 7….gileeee kereeen. di tunggu next selanjutnya…ngomong2 sica pas terakhir ngedeketin yuri mw ngapain ya..waawa awas ad yg liatin loh gw ada di situ…lanjuuuut ah gpp walaupun puasa kan bacanya udh buka jd ga batal

  14. Oaahh… seru en mndebarkan… >.<
    good job… waduh!! adegan panas ato dingin nich.. hehe…
    d tggu next part nya… keep hwaiting!!

  15. Taeyeon dasarr! Malah ngumpet lagih.. Ngapa tae? Takut ktauan ya lg indehoy sm fany?..kocak tae..hahahahaa

    uih yulsic brduaan doang drmh..sikat yul #yadong

  16. hwaiting author.

    iya deh,awalny saya silent author makany aku pake nama new silent author.
    tpi aku udh srg ninggalin jejak kok krn mrasa g adil aja.
    masak membaca karya sebagus ini tp tdk mengapresiasinya. makany mule eps awal MG aku mule rajin komen.
    oke deh skali lg hwaiting admin.

  17. Kasian bgt jessica jd bulan-bulanan fans’x yuri.
    Yuri kayak pahlawan bertopeng selalu ada pada saat sica lg butuh bantuan.
    Waw…pa yg akan terjadi saat mereka cm b2?kkkk
    *lari k next part

  18. hahaha.. gemes banget ma si sooyoung..
    ni lagi TaeNy, sembunyi2 dari soshi qwartet.. awas loh kalo ketahuan..
    dan yuri.. omoooo.. apa yg mau dia lakukan ???
    hahaha yuri sica sama” agresif yaa..

    lanjut ke next part jha dehh.. cappcuss 🙂

  19. wew si soo and yoong bisa salah paham gtu ama yulsic~ hadewh itu si fany kenapa bisa tw n dia tw darimana y? bingung n hening 😛 , OMO pikiran yuri udah ketularan si taeng~ hadewh tobat n sadar yul

  20. Kasian sica,,,
    Tdnya kirain tuh mahluk misterius setan penggu sekolah, taunya ppany,,,
    Knapa taeng malah ngumpet ya???
    Yulsic jjang…

  21. kayaknya cukup dah hari ini, besok kita lanjut lagi
    kira” saya bisa baca sampe end gak yah cerita ini? 😦

  22. tbc datang disaat yg tak tepat…
    what happened to yulsic ?
    lucunya bc yul yg gugup karna ice princess 🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s