Morning Glory [Part 12]

Okey guys, untuk kesekian kalinya saya minta maaf karena kembali cerita ini blm juga tamat! Gah!!! Kesel bgt jdnya. Malah jadi tambah semerawut. Tapi seperti janji, saya gak akan update lama. So enjoy it! Always remember >>> NO COPAS or DIE!!!

~Morning Glory~ [part 12]

Genre: Yuri (GirlxGirl), Romance, Comedy

Cast: Yuri & Jessica (YulSic), Taeyeon, Tiffany, Sooyoung, Yoona

———

“Apa??? Kau sudah pulang???” sontak Yoona tidak percaya.

“Iya, sekarang aku sedang ada di rumah.” jelas Seohyun singkat. “Kau dimana Yoong?”

“Aku di rumah tapi aku akan segera ke sana! Tunggu aku!”

“Okey, tapi Yoong…”

“Ya?”

“I miss you~”

“Miss you too. Bye~” Tidak lama setelah menutup teleponnya gadis itu bergegas menuju rumah Seohyun yang letaknya tidak jauh dari rumahnya sendiri. Bagi Yoona, Seohyun bukan lagi teman masa kecil tetapi telah menjadi sosok spesial yang telah mengisi hatinya entah sejak kapan. “Hyunnie, aku datang!”

———

“What?! Jadi acaranya dibatalkan???” teriak Sooyoung yang sedang menerima telepon dari Taeyeon. “Hah? Dia pingsan???” Lagi sang shikshin dengan suara yang keras sukses menarik perhatian orang-orang di sekelilingnya. “Aish! Aku mengerti. Nanti aku akan menjenguknya. Okey Taeng, thank you.”

Tidak lama kemudian seorang gadis datang menghampiri Sooyoung dan duduk di sampingnya.

“Ada apa?” tanya gadis ber-aegyo tersebut. “Ow ya, ini.” Dia memberikan kopi pesanan Sooyoung.

“Ah tidak, hanya saja Yuri…”

“Yuri? Memang ada apa dengan dia?”

“Biasa, anak itu memang selalu merepotkan tapi…”

“Tapi?”

“Dia salah satu sahabat terbaikku.” ucap Sooyoung pelan namun tulus. “Yah, tapi tetap saja dia itu—”

“Kau baik. Aku menyukaimu…” potong gadis bernama Sunny itu tiba-tiba dan Sooyoung sendiri tidak menyangka kalau dia akan mendapat pernyataan cinta secepat ini dari Sunny yang belum lama dikenalnya. “Ma..maaf… Aku—”

“Itu benar???” tanya Sooyoung tidak percaya.

“Aku…”

“Kau benar menyukaiku???” tanyanya sekali lagi untuk memastikan. “Katakan padaku!” Sunny tidak menjawab dan hanya bisa mengangguk malu-malu. Dia pun pasrah jika Sooyoung menolaknya. “Sejak kapan?”

“Sejak kau menyelamatkanku…” Akhirnya Sunny menceritakan alasannya kenapa dia menyukai Sooyoung.

———

*Flashback*

“Aish! Kenapa kasir penuh sekali siy???” keluh Sooyoung yang tengah mengantri giliran membayar. Untuk mengusir kebosanan, sesekali dia memandang keluar jendela dari mini market tempatnya berbelanja sekarang. Tanpa sengaja perhatiannya tertuju pada segerombolan gadis-gadis yang tengah berkerumul. “Ada apa ya?”

“Dasar anak zaman sekarang bisanya cuma menindas yang lebih lemah…” bisik salah seorang yang juga ikut mengantri.

“Iya, apa orang tua mereka tahu tentang kelakuan anak-anaknya ini?” jawab yang lain.

“Kasihan sekali anak bertubuh pendek itu.”

Sooyoung kembali melihat apa yang dimaksud oleh orang-orang di dalam mini market itu. Dia menyaksikan para gadis tersebut dengan seenaknya memukul dan menendang teman mereka. Awalnya Sooyoung mencoba tidak mempedulikan hal itu namun lambat laun dia mulai merasa terganggu dan memutuskan untuk menolong gadis tersebut.

“Argh!!!” Sooyoung bergegas keluar dari antrian menuju tempat dimana gadis-gadis itu beraksi. “YAH!!! Apa yang kalian lakukan???”

“Mau apa kau? Cepat pergi kalau tidak mau celaka. Ini bukan urusanmu.” ancam gadis yang diketahui bernama Hyorin dari seragamnya.

“To…tolong… A..aku…” pinta korban penindasan mereka dengan suara yang hampir tidak terdengar karena berusaha menahan sakit.

“Yah! kau berisik sekali!!!” Mereka kembali menganiayanya. Sayang, kali ini Sooyoung menghentikan aksi brutal mereka. “Kau??? Mau apa kau???”

“Hentikan perbuatan kalian.” ucap Sooyoung serius dan seketika itu juga membuat mereka semua gentar.

“Kau—”

“AKU BILANG HENTIKAN!!! APA KALIAN TIDAK MENGERTI???!!!” Kini emosi telah memenuhi jiwa Sooyoung. Satu persatu dia memandang tajam mereka. Namun salah satu dari para gadis tersebut malah mencoba memukul Sooyoung dan berhasil melukai wajah sang shikshin.

“Hahaha! Rasakan it—” Belum sempat menyelesaikan perkataannya, Sooyoung membalas memukul wajahnya tanpa ampun hingga gadis itu memohon-mohon padanya setengah mati. “A…a..am..p..unn…”

Melihat temannya sekarat, maka gadis-gadis yang lain lebih memilih kabur meninggalkan Sooyoung beserta korban penindasan mereka.

“Huff…” Sooyoung hanya bisa mendesah dengan apa yang dia lakukan barusan. “Appa pasti menghukumku…” gumamnya pelan sambil berjalan menghilang dari hadapan gadis yang diketahui bernama Lee Sunkyu atau Sunny tersebut.

“Tunggu… Terima…kasih…” panggil Sunny sekuat tenaga pada Sooyoung yang semakin menjauh.

*End of flashback*

———

“Be-begitulah ceritanya…” Mulut Sooyoung membentuk huruf ‘O’ saat mendengarkan cerita Sunny. Dia tidak menyangka kalau gadis yang diselamatkannya itu masih mengingatnya.

“Jadi kau gadis itu???”

“Iya.” Sunny tidak berani menatap wajah Sooyoung. “Oh ya, mengenai pernyataanku tadi lebih baik lupakan saja. By–”

“Tunggu!” Dengan cepat Sooyoung menarik tangan Sunny yang akan beranjak pergi. “Kenapa?”

“Huh?”

“Kenapa kau seenaknya menyuruhku melupakan apa yang telah kau katakan???” bentak Sooyoung kesal.

“Ta-tapi… Kau…” ucap Sunny bingung.

“Cukup! Mulai sekarang kau jangan pergi jauh-jauh dariku, mengerti???” Sambil menggenggam erat tangan Sunny, Sooyoung membawanya menuju suatu tempat favoritnya yaitu restoran. “Aku lapar. Ayo kita makan.”

“Ah! Iya!” sahutnya girang.

———

Setelah sekitar satu jam, akhirnya Yuri pun siuman. Namun tampaknya ada hal penting tentang Jessica yang tidak diketahui oleh Yuri selama dia pingsan.

“Yul.” panggil Jessica dengan mimik serius dan tatapan lurus menghadap kedua mata Yuri. Sedangkan gadis itu berusaha menghindarinya dengan menundukkan kepala. “Yah! Yuri!”

“I-iya? Ada apa Sica?” tanya Yuri gugup dan seketika merasakan aura tidak enak mengelilinginya.

“Katakan apa yang terjadi sebenarnya?” Jessica kini duduk di atas pangkuan Yuri sambil tetap memandangnya tajam.

“Apa maksudmu???” Yuri berpikir keras dan berusaha mengingat penyebab Jessica menjadi emosi. “Umm… Apa ini tentang Seohyun?” Jessica segera menggelengkan kepalanya.

“Bukan itu Yul! Sesuatu yang sangat penting yang tidak kau ceritakan kepadaku!”

“Lalu apa? Aku tidak—”

“Kita dijodohkan.” potong Jessica yang tidak memberikan kesempatan Yuri menyelesaikan perkataannya. Dia terkejut mendengar pernyataan tersebut.

———

*Flashback*

Sembari menunggu sang dokter keluar dari kamar Yuri, perhatian Mr. Kwon beralih kepada Jessica. Sedari tadi dirinya penasaran dengan sosok gadis cantik yang tampak sangat khawatir pada kondisi Yuri. Jessica menyadari kalau pria yang tidak lain adalah ayah dari kekasihnya sedang memperhatikannya dan dia pun merasa tidak nyaman.

“Maaf, apa kau yang bernama Jessica?” tanya Mr. Kwon memulai pembicaraan.

“Ya, nama saya Jessica—”

“Jung?!” teriak pria dandy itu.

“I-iya… Dari mana Anda tahu nama marga saya?” ucap Jessica kaget.

“Aku tahu itu! Kamu pasti Jessica Jung!!!”

“Sa–”

” Ini pasti takdir!!! YEAH!!!” Dikarenakan Mr. Kwon sibuk mendramatisir suasana, akhirnya sang istri pun turun tangan.

“YAH!!!” teriak Mrs. Kwon lantang yang langsung menghentikan tindakan bodoh suaminya tersebut. Bahkan Jessica ikut tersentak ketakutan mendengarnya. “Berhenti bersikap kekanak-kanakan Kwon Se In!!!”

“I-iya… Maafkan aku istriku~”

“Dasar kau ini… Ow iya Jessica, ini silahkan diminum.” Setelah mengantarkan minuman, dirinya pun bergegas kembali ke dapur.

“Terima kasih.” ucap Jessica tersenyum yang lalu perhatiannya kembali kepada Mr. Kwon. “Ma-maaf… Kalau boleh tahu, apa maksud Anda dengan takdir?” Jessica sangat penasaran dengan apa yang dimaksud Mr. Kwon antara dirinya dengan Yuri.

“Lho? Memangnya ayahmu tidak memberitahu kalau kau dan Yuri dijodohkan?” Jessica hanya menggelengkan kepalanya. “Aneh? Padahal Tuan Jung bilang dia juga sudah memberitahu Yuri tentang hal ini, tapi kenapa dia sendiri tidak memberitahumu?”

“Jadi Yuri sudah tahu?” Gadis itu kembali terkejut.

“Ya, mungkin itu sebabnya dia bersikeras pergi meski tubuhnya masih lemah. Dasar anak itu.”

“Dasar Yul!!!” gumam Jessica yang tanpa sadar berteriak.

“…” Mr. Kwon bergegas menyusul istrinya ke dapur meninggalkan dari kekasih anaknya. “Istriku~ Aku datang~”

*End of flashback*

———

“Ja-jadi kau sudah tahu?” tanya Yuri memastikan yang dibalas oleh Jessica dengan mengangguk.

“Dan kenapa kau tidak memberitahuku tentang hal PENTING seperti ini???”

“A-aku…”

“Kenapa…”

“Karena…”

“Apa???” Jessica berusaha menahan ketidaksabarannya atas jawaban Yuri namun kali ini rupanya sudah mencapai titik maksimal hingga akhirnya dia beranjak pergi. “Baik kalau memang itu maumu. Aku per–”

“TUNGGU!!!” Dengan cepat Yuri menggapai tangan Jessica dan menariknya duduk kembali. “Baik, aku akan memberitahumu alasannya tapi kumohon kau jangan pergi lagi Sica…”

“Lalu?” Sejenak Yuri pun terdiam dan tidak tahu harus berkata apa. “Cepat katakan???”

“OKEY!!! AKU INGIN MELAMARMU DI TEMPAT YANG ROMANTIS!!!” teriaknya dengan muka merah padam dan segera Yuri menutupi dirinya dengan selimut. Dia tidak sanggup melihat reaksi Jessica sekarang.

“Yuri!”

“Kau puas??? Kau tahu? Sejak semalam aku terus memikirkan tentang hari ini!” ucap Yuri dari dalam selimut.

“Yul!”

“Sejak ayahmu memberitahuku tentang perjodohan ini padaku…”

“Kwon Yuri!”

“Aku bahagia Jessica!!!”

“Eish!!!” Kali ini giliran Jessica menarik Yuri keluar dari selimut yang menghalangi mereka, meski gadis itu terus terusan mengoceh tanpa henti.

“Karena akhirnya kau benar-benar untuk—” Suasana menjadi hening seketika ketika Jessica mendaratkan bibirnya tepat pada mulut Yuri. “Nggghhh~”

“Cukup seobang! Kau sudah terlalu banyak berbicara yang tidak jelas…” gumamnya pelan. Kemudian dengan lembut Jessica mengelus wajah Yuri yang masih speechless. Dia pun hanya tertawa kecil menyaksikan reaksi kekasih bodohnya tersebut. “Jadi yang kau bicarakan semalam dengan appa ku kurang lebih sama dengan apa yang appa mu sampaikan padaku?”

“Iya… Maafkan aku Sica…” ujar Yuri yang  masih merasa bersalah.

“Sssshhhhttt~” Jessica menempelkan jari telunjuk kanannya ke bibir Yuri. “Akan aku maafkan, tapi ada syaratnya~” bisiknya sambil mengedipkan sebelah mata. Yuri hanya bisa menahan nafas memandanginya.

“A-apa?”

“Kau mau tahu?” Belum sempat Yuri menjawab, Jessica telah terlebih dulu mendorong tubuhnya berada di atas Yuri.

“Tapi Sica… Keluargaku…

“Oh, aku lupa bilang kalau orang tuamu beserta Seohyun sudah kembali ke rumah mereka dan mempercayakanku untuk merawatmu.”

“Benarkah?” tanya gadis berkulit eksotis itu yang dibalas Jessica dengan senyum nakal. “Lalu…” goda Yuri yang rupanya sudah bisa menebak isi pikiran sang kekasih.

“Be mine NOW~”

———

Keluarga Kwon akhirnya tiba kembali ke rumah mereka. Sementara Seohyun sibuk membenahi barang-barang bawaannya, Mrs. Kwon menghampiri suaminya yang sedang beristirahat sejenak di beranda.

“Sayang?” panggilnya lembut.

“Hmm?”

“Apa mereka tidak apa-apa?”

“Siapa?”

“Yuri dan Jessica.”

“Oh, tenang saja. Percayalah pada mereka berdua, aku yakin mereka tidak akan berbuat macam-macam.” ucap pria itu santai.

“Kuharap demikian. Aku hanya khawatir…” Melihat kecemasan melanda istri tercinta, Mr. Kwon pun segera mendekapnya erat yang seketika membuatnya merasa nyaman dan kembali tenang.

“Aigooo, tenanglah sayang. Lagi pula mereka juga sudah sama-sama dewasa.”

“Kau benar.” Mrs. Kwon tersenyum puas mendengar penjelasan suami yang biasa bertingkah bodoh itu akhirnya bisa bersikap bijak. “I love you.” bisik wanita paruh baya tersebut malu-malu.

“I love you too.” Tanpa mereka sadari, Seohyun yang sedari tadi menyaksikan kemesraan kedua orang tuanya hanya bisa tertunduk malu dengan wajah merona merah. Namun dalam hati dia merasa sangat bahagia dan bersyukur dengan keluarganya sekarang.

‘Aku harap Yoong mempunyai perasaan yang sama denganku’ gumam Seohyun dalam hati yang saat ini sedang menunggu kedatangan gadis itu yang tidak lama kemudian tiba.

———

Desahan dan erangan kini terdengar jelas dari dalam kamar Yuri. Tanpa diganggu siapa pun, mereka melanjutkan kembali hal yang tertunda sebelumnya.

“Yuri…ahhhhnnn…” Jessica berusaha mengatur nafasnya di saat Yuri sibuk bermain di kedua ‘melon’ miliknya. “Yu-yuri… ukhhh!” Kini tubuh gadis itu tersentak hebat saat Yuri mulai meraba bagian bawahnya yang sudah basah.

Dengan lihai, kedua tangan Yuri pun memijit lembut titik sensitif milik Jessica yang menyebabkan kekasihnya tersebut kembali tersentak dan menggeliat akibat sensasi yang diberikan Yuri.

“Hiiinngggghhhhh…” erang Jessica hebat yang menggenggam erat sprei tempat tidur. Nafasnya semakin tidak beraturan karena kenikmatan yang dilakukan oleh Yuri. “OH GOD!!!” teriaknya lagi karena Yuri telah menyentuh ujung dari bagian sensitif itu. Ya, tanpa Jessica sadari, Yuri sedari tadi telah melucuti kain yang menutupi bagian tersebut.

“Sica… Hmmm…”

Hembusan nafas panas dari Yuri mengenai permukaan sensitif Jessica yang membuat gadis berambut pirang itu kembali menggeliat hingga berkeringat. Begitu pula dengan Yuri, menyaksikan reaksi dari Jessica benar-benar membuatnya menggila dan bernafsu untuk berbuat lebih. Maka pijatan tangan Yuri kini berganti dengan lidahnya yang tak kalah terampil.

“Ngggghhhhh… Yu-yuuuurriiii…ahhhhhh..” Jessica hanya bisa mendesah merasakan permainan lidah Yuri di tempat yang paling sensitif pada tubuhnya itu. “Aaaaaahhhhh… aaaaahhhhhh…” Yuri tahu Jessica sebentar lagi mencapai puncaknya dan dia pun menambah kecepatannya sampai tiba dimana bagian tersebut menjadi sangat tegang. “YUUURRRRIIIII!!!!” teriak Jessica yang diikuti hentakkan hebat dari tubuhnya.

“Eish! Sedikit lagi Sica…” Yuri berusaha fokus sambil menahan tubuh Jessica yang bergerak akibat dirinya tidak sengaja mengenai g-spot milik Jessica.

“Ow gawd~” ucapnya dengan suara menahan. “Yuuuurrrriiii!!!”

Sayang, di saat hampir puncak, Yuri menghentikan aktifitas. Nada frustasi terdengar jelas dari Jessica yang kecewa. Namun rupanya Yuri tidak ingin Jessica merasakan semua kenikmatan itu sendirian. Dengan cepat, gadis tersebut membuka seluruh pakaiannya dan memposisikan dirinya tepat berada di atas Jessica.

“I want you…” bisik Yuri sebelum akhirnya mempertemukan miliknya yang juga sudah basah ke milik Jessica. “Hmmmpphh…” Dimulai dengan gesekkan lembut, Yuri pun menambah kecepatannya.

Perlahan tapi pasti, Jessica kembali merasakan sensasi kenikmatan yang hampir dilupakan. Begitu pula pada Yuri yang merupakan pertama kali dia rasakan. Tubuh mereka kini saling bergesek satu sama lain hingga terjalin suatu ritme bersama.

“Aaaaahhhhh…aaaaahhhhh…uuuuhhhh…Yuuurrriiii…”

“Ngggghhhh…aaaahhhh… I…love…you…”

Sambil berciuman, kecepatan mereka pun bertambah. Kenikmatan terjadi di kala ujung titik sensitif Yuri dan Jessica bertemu dan bergesek yang akibatnya memberi sensasi semakin panas. Keringat tidak lagi mengucur pada tubuh Jessica tapi juga Yuri.

“Oooohhhh…aaaaahhhhh…gaaawwddd…aku—” gumam Jessica di sela-sela ciumannya dengan Yuri. Dia bisa merasakan sesuatu sebentar akan mengalir keluar dari gesekan mereka.

“Aku tahu… Aku juga…aaaaahhhh…” balas Yuri yang nafasnya pun tersenggal-senggal seperti Jessica. Tanpa ragu, Yuri memakai tenaga yang tersisa untuk mempercepat gesekkan mereka hingga membuat tempat tidurnya berderik keras karena goncangan yang dihasilkan oleh mereka.

“OH YUUURRRRRIIIII!!! I’M HEREEEEENGGGGHHHHH!!!!” teriak Jessica mengerang hebat.

“SSSIIIIICCCAAAAA!!! AAAARRRGGGHHH!!!” Kini giliran Yuri yang menikmati hal tersebut.

Akhirnya Jessica bisa merasakan kenikmatan luar biasa yang selama ini di tunggu-tunggu bersama cairan yang keluar dan bercampur dengan milik Yuri yang setelah itu merebahkan diri di samping Jessica. Keduanya berusaha kembali mengatur nafas masing-masing.

“Yuri…” Jessica tersenyum lemas menatap Yuri.

“Sica… I love you…” balasnya yang lalu mengecup kening kekasihnya. “I love you…” Yuri terus mengulang perkataannya hingga kemudian keduanya pun tertidur pulas sambil berpelukkan.

———

Tanpa ada yang menyadari ketika Yuri dan Jessica sedang memadu kasih, Taeyeon dan Tiffany datang berkunjung ke rumah Yuri dengan maksud untuk menjenguknya. Namun semua diurungkan keduanya karena yang ada mereka malah menjadi saksi mata aktifitas panas yang dilakukan mereka berdua.

———

*Flashback*

“Halo? Apa ada orang di dalam?” tanya Taeyeon memastikan karena sedari tadi dia mencoba memanggil Yuri tapi tidak ada balasan. Padahal Yuri memberitahunya kalau dia sedang sakit. “Aneh.”

“Tae…”

“Ya Fany?”

“Apa kau mendengar sesuatu?” Fany yang mendekap erat tangan Taeyeon. Gadis ber-eye-smile itu memang sangat takut dengan yang namanya hantu dan semacamnya.

“Tenanglah.” ucap Taeyeon menenangkan kekasihnya sambil tersenyum.

“Tapi it—”

“Ssst~ Ya, aku dengar.” Mereka pun menyusuri asal suara tersebut yang berujung pada kamar Yuri. “Astaga…” Taeyeon terbelalak mendengar desahan dan erangan dari kamar sahabatnya itu…

***

“Aaaaahhhhh…aaaaahhhhh…uuuuhhhh…Yuuurrriiii…”

“Ngggghhhh…aaaahhhh… I…love…you…” 

“Oooohhhh…aaaaahhhhh…gaaawwddd…aku—“

“Aku tahu… Aku juga…aaaaahhhh…” 

***

“Taeyeon…” panggil Tiffany yang sekejap menyadarkan dirinya. Tidak jauh beda dari Taeyeon, wajah Tiffany juga ikut memanas dan memerah akibat peristiwa tersebut. Dia tidak menyangka akan menyaksikannya secara langsung.

“I-iya… Ayo kita pergi dari sini.” Segera dia meraih tangan Tiffany dan bergegas membawanya pergi meninggalkan rumah Yuri. “Yuri… Kau keterlaluan… >_<”

*End of flashback*

———

Kini Taeyeon dan Tiffany hanya bisa berdiam diri duduk diam di taman. Mereka masih canggung dengan apa yang terjadi pada Yuri dan Jessica barusan. Kebisuan terus berlanjut hingga Taeyeon memutuskan untuk memulai percakapan.

“Fany… Maafkan aku…” ucapnya dengan nada menyesal.

“Kenapa? Itu bukan salahmu. Lagi pula kita tidak sengaja mendengarnya.” balas Tiffany sambil tersenyum.

“Tapi…”

“Sudah, lebih baik kita lupakan saja.” Taeyeon mengangguk tanda setuju, namun kembali lagi mereka pun terdiam sejenak. “Tae?”

“Ya?”

“Apa kau juga akan melakukan hal itu?” tanya Tiffany malu-malu.

“Maksudmu?” tanya Taeyeon balik. Dia tidak mengerti dengan perkataannya dan ini membuat Tiffany bertambah gugup.

“Yuri dan Jessica… Apa kau juga akan melakukannya padaku?” Seketika itu pun Taeyeon terkejut mendengar kata-kata yang terlontar dari mulut kekasihnya. “Maaf! Aku tidak—”

“Aku ingin tapi…” potong Taeyeon.

“Apa?”

“Tapi tidak sekarang.” Taeyeon menatap lurus Tiffany. “Aku akan menunggu waktu yang tepat untuk melakukannya denganmu.” Perlahan wajahnya mendekat ke arah Tiffany.

“Tae…” Kini wajah Taeyeon tepat berada di depannya.

“Fany… Aku mencintaimu…” bisik Taeyeon yang kemudian mendaratkan bibirnya pada milik Tiffany.

“Love you too Tae…”

———

Tidak terasa hari sudah berganti malam dan baik Yuri atau pun Jessica masih memejamkan mata hingga akhirnya Jessica terbangun. Dia mendapati dirinya telah tertidur dalam dekapan Yuri yang sedang tertidur sambil menjulurkan lidah. Gadis itu pun tertawa kecil melihat kebiasaan yang tidak biasa dari kekasihnya tersebut. Pelan-pelan Jessica bangkit untuk mencium Yuri.

“Hmmm~” Tanpa dia tahu, rupanya Yuri sudah terbangun sedari tadi dan membalas kembali ciumannya. “Sica…”

“Kau sudah bangun Yul?”

“Ya.” ucapnya sambil tersenyum. Namun beberapa saat kemudian suasana menjadi hening. Keduanya menyadari kalau saat ini mereka masih belum memakai apa pun di tubuh. “Sica.”

“Ya?”

“Would you marry me?”

-TBC-

Silahkan reader gebukin saya krna ini ff blm tamat2! Edan eman! Rencana mw tamat tapi tetep aja ada halangannya. Alhasil jadi kyk gini dah… Yasu, makasih banget buat yang udah pada minta ensi. Maaf ya klo kurang hot. Saya hanya bisa menulis dan membayangkan tanpa bisa merasakan. Yasu, mohon dikomen dan segera saya akan update insya Allah bagian terakhir, udah gerah rasanya, wkwkwkwwkwkw. Thanks to my loyal reader. You’re JJANG~ ^3^~ ❤

PS: Saya masih innocent~ u,u

Advertisements

51 thoughts on “Morning Glory [Part 12]

  1. ckck~ yulsic udah maen yg begituan
    Tumben taeyeon ga terpengaruh ya 😛
    SooSun udah, tinggal YoonHyun aja yg belum ya??? 🙂
    Jangan hot2 unn, yg segini aja udah cukup.. Haha 😀 #plak

  2. Aduh aduh~
    pas mau matiin lappie tiba2 ada dm di twitt~
    trnyata dari sang innocent author ini xD
    uhh ..
    isinya meracuni pikiran ku yang masih lugu ini u,u
    update segera ya un~

  3. Kurang hot sih :p ehehehe tp gpp!!! Pengen deh punya ortu mesra kayak mr. Kwon and mrs. Kwon >< eh eh taeng kan byun ya -.- knp dia gak melayani keinginan Fany :p ahaha

  4. -cengo-

    sesuai PW
    IAMINNOCENT Whahahaha….
    Unnie XD
    mantep sumpah, hot tpi gak frontal kya punya’ku =3=
    bikin reader b’fantasi liar…
    Ough… *apa banget deh u.u

  5. Nyama mom gerah jg aq baca’y pdhal nich kamar dah pasang kipas….wuhuuuuuu

    akhir’y MG ber nc nc ria….tuh makan reader yg byun..gello…hot hot lah *bkn hot hot pop yua*….apapun ituh nama’y pokoe my nose so bleeding N.O.W….

    Heuh…panas dingin baca’y….gesek…argh….bhsa ituh HOT bgt…gello…aing speechless…no comment lah…

    Kesian amat tuh si taeny’y…sabar cing…tunggu di next chapt…wkwkwk…

    Pw’y keren bgt mom….sumpedeh….

  6. aduh bikin envy hihihihihi

    jah si tiffany kebawa suasana tuh dan tumben taeng ga byun
    hihihihihihi

    lanjutkan unn
    hwaiting

  7. hah? Ud seru2 gini masih bLm tamat juga un? Wah agak’na mau saingan juga ini crta dgn cinta fitri un…
    Kekekekeke…
    D lanjutkan n d tamatin un..

  8. astajim (tutup mata)

    apa! yang barusan saya baca (biasa saya masih innocent)

    ~update nya kekekeke~ secepatnya dong ya! 😀

  9. bela2in buka lepi pas tau ada DM pw,,,dg kondisi tubuh yg gak begitu vit,kpala tuing2 dan mata begitu pedas kumulai membaca sedikit demi sedikit,, dan ketika sampai dibagian itu ” dalam benakku aq berkata…
    OMG,,,,,,,,,,,,,apa ini honnnnn??? nc,, hia,,,,,,,,,,,,,,,,,,,
    lanjut baca 😀
    >>“Hiiinngggghhhhh…” erang Jessica hebat yang menggenggam erat sprei tempat tidur. (nah disini nih aq s4 mikir,,,hiiingg,,,, erangannya bikin ga tahan ktawa,,, cute)
    ,,,gtw knp bcanya sambil ktw2,, mengingat autornya innocent gni #plak dor
    #loh kok jadi buat ff dimari aqunya?

    jangg buat author,, nc_nya hon,, bbrrrr,,, peningku jadi sembuh stlh bc ini,,
    jiah,,, hahhaaha

    hwaiting… ❤

  10. Pertama2, pw-nya kaga nahaaaaan~ duh aru, sampe kpn lo mw bilang kl lo msh innocent ha?! Eish~ =p

    eaaaaa ensi eaaaaaaaa~ hahahahahah…
    Ensinya dikemas dgn bahasa yg halus juga santun tapi punya arti yg liar #eaaaa
    good job sist, joha!!! Hahahah

    ntar kl yulsic merit trus ‘bgono2an’ lg ya ru,hahah
    wokeh smangat terus mamen..
    Always Flirting! and Keep Flirting!! ^^,

  11. Author innocent tp pinter bnget yah bikin NC#Plak..

    Gpp g tamat2 malah tmbh sneng bcanya wkwkwk
    Itu tae-nya tmben g byun hehehe…..

    FIGHTING!!!!

  12. itu pw sesuai banget deh ya #plakkk

    wooo ,tumben taeng engga byun ,haha .
    “Would you marry me?” asek asek ,ayo ditamatin unn ,ak nunggu ALY nya ><

    btw ,background nya bagus (y)

  13. tumben taeng kalem , biasanya kalo udah denger apalagi liat ” sesuatu ” yg berhubungan dengan ” kemesuman ” radarnya langsung ON .
    hahahahahaha

    aiisshhh , udah nikahin aja dah yulsic, geregetan liatnya .
    jangan tamat dulu , yoonhyun nya kan belom tau nasibnya gimana LOL

  14. Sempat mikir-mikir mau bc nc nya tau tidak,,,
    tapi sy memutuskan utk baca sjlah,,
    ahahaha
    iya unni ini krg hot,, tdk sprt yg pnh km buat,,*yadong*,,
    hehehe,,
    hmmm,,
    part brjtnya pst YulSic udh married kan?
    *sotoy*
    hehehe

  15. ohohoho…
    PW nya ma isinya g nahan cuyyyyy~
    wakakakak…

    gak tau knapa baca ni NC panas dingin+ktawa ktiwi
    wkwkwk
    seeeep

    sbnarnya utang NCmu di MG dah lunas..tapi noh… taeny minta jodoh
    wakakak

    lanjoooT! smngaT! :3

  16. oh my god!!!yulsic…..mereka melakukannya sblm menikah..kekekekeke.maunya si yul melamar di tmpt romantis…..berujung melamar di tempat tidur..wkwkwkwk.
    Taeny still innocent..hahahaha, lanjut author 😀

  17. pewenya iaminnocent tp isinya iamyadong.
    bhahahaha.

    haduuh orang tuanya yul kagak nahan .

    ga jd acara lamaran romanti .
    tp ga apa” yg penting NC.
    bhahahaha.

    endnya ntar yulsic nikahkah? !
    terus bulanmadu terus nc again.
    halah *yadongmoodon*

  18. Tumben taeny blm nglakuin itu,,,pdhal kan psangan plng byun…soosun sweet amat sich…kpan neh bagian yoonhyun…next part d’tunggu author,, Hwaiting…

  19. Wewww unnie kau tambah innocent aja nih…
    Kasian taeny jadi saksi bisu perbuatan mesumnya yulsic
    Bagus ini udah hot, tapi sayang kaga dari awal coba dari awal pasti lebih hot lagi
    wqwqwq
    Lanjut unn!!!!!!

  20. woah daebak thor NCnya,, 😀

    gyahaha tippany mupeng tuh, ayo taeng tunggu apa lagi udah dpt lampu ijo noh dari ppany~*plak

    di tunggu endingnya..

  21. aru eon pw nya iaminnocent , tapi bikin NC wkwkw .
    kepolosan ku ancur sudah baca ff beginian T___T
    *pdhl gw sendiri yg minta pw ._.*

    rada bingung ama TaeNy .
    kan TaeYeon byun , biasanya lsg mau kalo d ajak .
    skg dia ‘shy shy cat’ .
    abis belajar ilmu ‘kesetiaan’ dari Yul yag ? XD .

  22. weeew..ni sica yg g tahan yeee..
    main dorong ja(?)
    NCnya cukup ringan untk yg innocent.hahaha..
    halaaah..sbenernya tae kepengen jg tuh.
    jaim :p
    okelah dtnggu lanjutannya 😀

  23. wah…engk nyangka sifat yul sama appa nya engk jauh beda yaa..ckck

    hayaaa~ nc nya h.o.t ih..selalu sesek nafas stiap baca bginian..haha

    weh..tumben taeng engk kburu nafsu sama fany..bkalan hujan gledek nih..haha

    dtnggu klanjutan nya^^..

  24. Huuft..
    Unn Nc’a itu loh kgak nhaan.. Yul unn aq jg mw donk melon’a 😀
    tumben taeny blum nglakuin tuh, byasa’a kan mrka plg byun ^^v
    lnjut eon 😉

  25. *GLUP*
    Aku 11 12 dah sama appa.. innocent.. :))
    tapi apa ini!!!! huaahh!!! gesek2… appaaaa ittttuuuuu????????
    sesek… nafas sesek… muka panas, mata jadi belok mendadak…
    hahahahhahhahaaa….
    ada melonnya… ihiiew… akhirnya melon sica yang terkenal itu… pantes saja perkembangan melon sica dari awal hingga sekarang ajib yah… ada service dari yuri.. #PLAK!!! aaa… bicara apa aku..

    pokoknya satu kata deh… P.A.N.A.S…
    *kipas2*
    kau memancingku ppa…
    kau kembali membangunkan kebyunanku yang hampir lenyap..
    seperti arti dari pw itu… iaminnocent.. aku banget deh…

    semangat appa!! sorry baru sempet baca dari mention kemarin.. :))
    kissu…

  26. keren author, hahhahaha akhirnya NC juga 🙂
    hampir semuanya dpet pasangan, ayo persatukan yoonhyun, disini taeny tidak se-yadong d ff yg lain
    hahhahha, thx udah mention, ditunggu FF selanjutnya

  27. ecciiee padahal tinggal nunggu nikah ajaaa udah gag tahan mereka.
    itu ortunya yul so sweet banget, haha.
    tumben si Taeny kagak yadong, akhirnya taeyeon bisa ngontrol nafsunya. ahahaha

    ceritanya simple, ringan enak dibaca thor. ayoooo semangat buat endingnyaaa. hihihihih fighting !

  28. Aru, anakkuuuuu… Ternyata kau benar2 mewarisi kebyunan omma mu yg sexy ini yah… That’s my daughter! Wkwkwkwkwk
    Sorryyyyy omma baru sempet baca, jd baru bisa komen hiks, sekali lagi maafkan omma mu yg sexy ini *teteeeeeup :p
    Author Jjang!!! Melon Sica nya Daebak!!! Gyahahahha
    Hiyaaaaa tumben si Tae kagak byun, padahal dalam hati pengen juga tuuuuuh, buktinya langsung nyosor ppany ppany tippany tuh hohoho
    Ayo, aruuuuu!! Semangat buat last part nya! Jgn lupa bawa melon Sica lagi yah gyahahahaha
    Semangkaaaaa!! Meloooooooon!!!

  29. Yul : “Would you marry me?”
    Sica : “Yes! I do….!
    #ngayal sendiri… XD #
    please Sica…just say Yes! #sambil ngidup’in lagu Say Yes ^^#
    hehehe….

    Wow! Nc yg Hot!

    Lanjuuutt Thor….
    but, jangan lama2 update’a ^.^

  30. “hanya bisa menulis dan membayangkan tanpa bisa merasakan” ya ampun onnie ya

    ff nya keren NC nya gila hot banget eung keren..taeny ya padahal udh ngedenger aktivitas yulsic, tp kok g berbuat ya.lanjuuut

  31. barusan minta pw ke author…

    AAAAAAAAAA author daebbak ~.~
    bener bener IAMINNOCENT XD
    tumben taeng byun nya gak keluar X)
    moga aja TaeNY cepat menyusul sama kaya YulSic kekekekek
    penasaran sama YoonHyun >.<

  32. Hooot bnget un ffx.unnie jjang!,,
    Waduh yulsic klo udah ng’NC udah ndak sadar sgalax,apalagi d tinggal sndirian n b’2an doang,,,
    Update soon ya un,hehehe

  33. Yes, i would marry you
    hahaha ngarep
    kalo disini ada nc ntar pas yulsic dah nikah bakalan ada gak iah nc nya?
    Ditunggu loh unn part 13

  34. Wkwkwkw ngakak sama kata author cuma bisa nulis gx bisa merasakan. D lanjut thor next chap langsung taeny sama yoonhyun yg nc *plaaak sama soosun jg y wkwkw

  35. Bngung mau cment apa nih kekeke
    bgian Ncnya ada yg aku lewat” tkt ga kuat bcanya, yulsic ktauan sama taeny tp tmben taeny ga ikt”an XD
    dtnggu chap slnjtnya smoga yoonhyun bersatu juga ^^

  36. Wuuihh setelah lama menunggu akhirnya yulsic ber nc ria, hot banget pula…
    Kasian pasangan taeny udh ngiri banget tuh…
    Yeah bentar lagi yulsic nikah

  37. AAAAA!!!
    Wangsit darimana eneee t.t
    kwkwk tp sumpah keren abis!!
    Ga nyesel bela”in baca ff ini #curcol *plak*
    next part bagian YoonHyun! XD
    ga sabar nunggu tamat’a T^T
    oia kalo mslah hot cuma mw bilang ‘perfect’ !
    Bdw, semangaat yaa author bwt next part’a 😀 *bawa spanduk*

  38. pantesan di protect. .makasih yah udah ngasih PWnya
    umma appa maafkan saya yang udah baca beginian hehehe *sok polos
    ya ampun YulSic kalian benar-benar melakukannya tadi???

    AUTHOR JJANGG!!! 😀

  39. Hot hot hot….
    Panas deh pdahal lg ujan bc nya.
    Udh sgt hot ko thor
    taeng ga mau tp udh nyosor ppany aja
    thanks dah ngsih pw nya ya author…smangat

  40. akhirnya smpat jga bca, pdahal mnta PW nya dri kmaren2….
    hhuuufftttt YulSic hhoooootttt…….!!!!!
    itu tmben TaeNy plos, biasanya klu dah menyangkut yg begituan udah deh…..!!!!!!

  41. Annyeong,,,,,,,,,,,

    Hhee, akhirnya saya bca juga ,, gara” terbngun tngah malem bgini nih,,,,,kkeee
    Waah,untung gk terlalu Hot,,jdi hnya gerah aj,,gak smpe pnas + Dingin biasanya,,,,kkee
    *ngomngApa* ,,,

    Next Chapter Ending ,,,~~

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s