Stand By Me [Part 2]

Saya kembali dengan membawa ff lama~ Aigooo, udah berapa lama niy ff kagak update… Yasu, mian klo ceritanya makin ancur. So enjoy it! Always remember >>> NO COPAS or DIE!!!

~Stand By Me~ [Part 2]

Genre: Gender-Bender, Romance, Comedy

Cast: Yuri & Jessica (YulSic), Taeyeon & Tiffany (TaeNy)

———

“Sial!!!”

BRAK!!!

Bunyi keras bantingan pintu tersebut tentu saja sangat mengagetkan Tiffany yang sedang asyik mengerjakan tugasnya. Tanpa basa basi dia pun langsung menghampiri Jessica di kamarnya.

“Jessie, apa yang terjadi padamu? Kenapa kau jadi—”

“Tinggalkan aku Tiff…” potong Jessica sambil terisak.

“Tapi kau—”

“AKU BILANG TINGGALKAN AKU!!!” bentaknya lagi penuh emosi. Tiffany seketika itu juga merasa amat ketakutan dan segera meninggalkan sahabatnya itu seorang diri. “Sial…” gumam Jessica pelan. Air mata terus mengalir tanpa henti hingga akhirnya dia tertidur karena lelah.

———

Sementara itu Yuri terus merasa bersalah pada Jessica yang tidak menyangka kalau dia akan sangat marah akibat perbuatannya. Entah kenapa sosok Jessica begitu berbeda di matanya. Padahal Yuri tahu status Jessica dan tidak seharusnya dia mempunyai perasaan lain pada gadis itu. Tapi tidak bisa dipungkiri, Jessica telah membuat dirinya bisa melupakan Victoria meski hanya sebentar.

“Hyung?” panggil seseorang namun diabaikan oleh Yuri. “Yah! Hyung!!!” pekiknya lagi dan membuat Yuri tersadar dari lamunannya.

“Aish! Ada apa kau memanggilku Yoong???” ujar Yuri kesal yang kemudian dibalas Yoona dengan menyeringai.

“Tidak, aku cuma ingin memanggilmu saja hyung. Habis dari tadi kau diam terus. Memang apa yang kau pikirkan?”

“Bukan urusanmu. Lebih baik kau habiskan saja makananmu.”

“Ya ya ya.”

Sebal melihat keisengan Yoona, sepupu satu-satunya, Yuri memutuskan pergi ke ruang kerjanya. Di sana dia kembali menatap foto kenangan antara dirinya dan Victoria. Saat mereka berdua masih bersama-sama.

“Vic…”

———

*Flashback*

-7 tahun yang lalu-

“Noona, maukah kau menjadi kekasihku?” Yuri kala itu masih berusia 20 tahun mencoba memberanikan diri untuk menyatakan cintanya kepada Victoria, senior yang sejak dulu diam-diam dia sukai. Perasaan gugup bercampur gundah membuat jantungnya berdebar kencang.

“Yul… Kau serius?” Raut wajah Victoria menunjukkan keterkejutan. Dirinya tidak menyangka Yuri yang merupakan juniornya bisa menyukainya. Memang sejak awal pun Victoria menaruh perhatian khusus pada Yuri. Namun selalu dia tampik karena takut kalau itu hanyalah cinta yang bertepuk sebelah tangan saja.

“I-iya… Apakah kau bersedia noona?” Yuri kembali berharap tapi dia pasrah jika gadis yang lebih tua tersebut menolak cintanya.

Selama beberapa saat tidak ada jawaban yang keluar dari mulut Victoria dan membuat Yuri kecewa. Namun ketika dia beranjak pergi, Victoria tiba-tiba memeluknya dari belakang dengan erat.

“Tentu saja Yul…” gumamnya pelan.

“Noona…”

“Aku mau…”

***

-4 tahun yang lalu-

Kini hubungan Yuri dan Victoria telah berjalan selama 3 tahun. Yuri juga bukan lagi junior bagi Victoria karena keduanya telah lulus dari universitas tempat mereka berdua menuntut ilmu. Dunia kerja membuat mereka berdua menjadi sangat sibuk sampai-sampai tidak ada waktu untuk berkencan seperti dahulu. Oleh sebab itu Yuri ingin membawa Victoria ke jenjang yang lebih serius yaitu pernikahan. Ya, dia berencana untuk melamar Victoria yang memang sudah dari dulu menginginkan hal tersebut meski tidak pernah dikatakannya secara langsung.

“Vic, ada yang ingin kubicarakan denganmu.”

“Apa itu Yul? Katakan saja.”

“Itu…” Yuri berusaha mengatur nafasnya guna untuk menenangkan diri.

“Iya?” Yuri lalu berlutut di hadapan kekasihnya sambil mengeluarkan sebuah kotak kecil berisi sebuah cincin platina dengan batu berwarna pink yang indah.

“Maukan kau menikah denganku?” Victoria tidak menjawab. Hanya air mata yang muncul dari pelupuk mata gadis itu. “Vic… Maaf kalau aku—”

“Aku mau!” potong Victoria memeluk Yuri. “Aku mau menjadi istrimu Yul…”

“Benarkah???” Dia hanya membalas Yuri dengan mengangguk karena tidak bisa berucap. “YES!!!” Sekarang giliran Yuri tersentak kegirangan. “VICTORIA IS MINE!!!”

***

Kebahagian Yuri rupanya tidak berlangsung lama. Setelah 2 tahun mengarungi biduk rumah tangga, Victoria divonis menderita penyakit kanker rahim stadium akhir oleh dokter. Tentu saja ini guncangan berat untuk sang istri yang kemudian terus menyalahkan diri karena dia tidak akan bisa menghasilkan keturunan dari Yuri. Melihat kondisi Victoria yang semakin memburuk membuat Yuri merasa bersalah dan terus mencoba meyakinkan Victoria bahwa dia bahagia dengan apa yang ada sekarang. Yuri tidak keberatan misal mereka tidak memiliki anak asalkan Victoria ada di sampingnya.

Waktu berlalu dengan cepat, namun kondisi kesehatan sang istri jauh lebih menurun dari sebelumnya. Victoria pun tahu kalau waktunya tidak akan lama lagi. Kesedihan terpancar jelas dari caranye memandang Yuri yang selalu berhasil dia tutupi oleh senyuman. Baginya walau sebentar, Victoria merasa sangat beruntung dan bahagia telah menikah dengan Yuri. Dia hanya bisa berdoa yang terbaik untuk suaminya itu kelak.

“Yuri…”

“Iya sayang?”

“Seandainya aku pergi, kalau jangan sedih ya…”

“Hei, apa yang kau katakan? Kau tidak akan kemana-mana kan? Kau akan terus berada di sampingku dan…”

“Dan?”

“Dan..terus berada di dalam hatiku selamanya Vic…” Tanpa sadar air mata Yuri menetes. “Kumohon.. jangan katakan hal itu…” Dengan lembut Victoria menghapus air mata Yuri dan tersenyum.

“Jangan menangis… Aku tahu…” Sejenak suasana berubah hening. Yang terdengar hanya suara isak tangis Yuri dan desah nafas Victoria.

“Vic… Aku mencintaimu… Sangat..sangat mencintaimu… Kumohon jangan pergi…”

“Maaf..kan..aku..Y-yul…” Victoria akhirnya menghembuskan nafas terakhir dan benar-benar meninggalkan Yuri untuk selama-lamanya.

“VIC!!!”

*End of flashback*

———

Yuri lantas menyimpan foto tersebut ke tempat asalnya dan kemudian membuka sebuah kotak yang di dalamnya berisi benda-benda kenangan antara dirinya dengan Victoria. Yuri tertegun dan tersenyum memandang isi kotak itu satu persatu hingga tanpa sadar dia terhenyut kembali ke masa lalu. Ya, entah mengapa kali ini dia sangat merindukan sosok istrinya, Victoria.

“Semoga kau tenang di sana..istriku tercinta… Aku akan selalu mencintaimu sampai kapan pun…”

———

Sejak peristiwa Donghae, Jessica memilih mengurung diri di kamar selama beberapa hari. Seandainya Tiffany tidak terus menerus membujuk dan menyemangatinya, mungkin Jessica tidak akan bangkit dan makin terpuruk dalam kesedihan. Namun kini Jessica bertekad untuk membuka lembaran baru.

“Ayo Jessica Jung Sooyeon! Kau pasti bisa melupakan cowok brengsek itu! Semangat!!!” teriak Jessica penuh semangat.

“Yah! Jessie! Kau pikir ini jam bera—” Ucapan Tiffany terhenti ketika melihat sahabatnya tengah bersiap untuk berolahraga, hal yang paling tidak pernah dilakukan oleh seorang Jessica Jung. “OMG!!! Jessie, apakah itu kau??? Apa kau sakit??? Ini mustahil!!! Ini keajaiban!!!”

“Apa maksudmu Tiff?”

“Ti-tidak… Hanya saja kau… Jessica Jung… Mau mengeluarkan keringat??? BWAHAHAHAHAHA~~~~” ledak Tiffany tidak sanggup lagi menahan tawanya.

“Aish! Silahkan kau tertawa sesuka hatimu Miyoung. Aku tidak peduli. Mungkin dengan hal ini aku bisa melupakan sejenak rasa sakit hatiku.” keluh Jessica kesal. “Ya sudah. Aku pergi.”

“Ya, hati-hati.” Dalam hati, Tiffany bersyukur akhirnya Jessica kembali seperti biasanya. “Aku senang kau kembali Jessi.”

———

Terlihat seorang pria tengah berlari mengelilingi taman kota. Dia adalah Yuri. Berolahraga memang kegiatan Yuri setiap hari di pagi hari dengan jogging sebagai salah satu favoritnya. Namun cuaca hari itu tampak tidak bersahabat yang tidak lama kemudian disertai hujan.

“Aigooo~ Kenapa harus hujan siy?” Yuri pun segera berlari mencari tempat berlindung sementara menuju sebuah halte yang tidak jauh dari taman. Tanpa dia sadari di sampingnya telah berdiri sosok yang tidak asing. “Jessica Jung?”

Gadis tersebut langsung menoleh ke arah Yuri saat namanya disebut. “So-sonsaengnim???” sontak Jessica kaget. Dia tidak menyangka bisa bertemu lagi dengan sang dosen. “Sedang apa An—”

“Senang rasanya kita bisa bertemu lagi.” potong Yuri. Baginya kebetulan ini merupakan kesempatan untuk meminta maaf pada Jessica tentang hal yang terjadi kemarin. “Kau juga sedang berolahraga?”

“I-iya.” jawab Jessica gugup. Jantungnya kembali berdebar kencang setiap melihat Yuri. “Maaf… Sa-saya duluan…”

“Tunggu! Kau mau kemana???” Yuri tanpa ragu menarik tangan Jessica guna menghalanginya pergi. “Ini masih hujan.”

“Sa-saya…” Jessica tidak berani menatap wajah Yuri karena itu akan semakin membuatnya gugup. ‘A-ada apa denganku?’

“Tetaplah di sini atau kau akan sakit.”

“Hah?” Sekejap gadis itu menoleh ke arah Yuri yang tersenyum. Namun setelahnya Jessica kembali mengalihkan pandangannya ke tempat lain. “Ta-tapi…”

Melihat sikap Jessica yang dingin membuat Yuri sedikit terluka dan berpikir kalau muridnya itu masih marah.

“Okey, dengarkan aku Jessica. Aku tahu aku salah kemarin dan aku ingin meminta maaf padamu tentang hal itu.” ujar Yuri memohon maaf.

“Maaf? Apa maksud Anda?” tanya Jessica tidak mengerti.

“Ya, karena telah menertawakanmu.” gumam Yuri pelan. “Aku minta maaf…” Dia lalu menundukkan kepalanya. Sayang tidak ada jawaban dari Jessica, yang terdengar hanyalah tawa kecil dari mulut gadis tersebut.

“Ja-jadi Anda berpikir kalau saya marah??? Hahahahahaha, ini lucu sekali~~~”

“I-iya… Memang ada yang salah?”

“Tidak ada. Hanya saja baru kali ini saya menyaksikan ada seorang dosen meminta maaf secara langsung pada muridnya. Ini konyol!”

“Yah! Kau pikir aku senang melakukannya?!” balas Yuri kesal. “Dan baru kali ini juga ada seorang murid yang menertawakan gurunya secara langsung!” ucapnya sinis.

Seketika Jessica pun menghentikan tawanya dan menyadari kalau sang dosen tidak main-main. Suasana kembali hening dengan hujan yang semakin deras.

“Maafkan saya sonsaengnim…”

“Ti—”

BLAR!!!

“KYAAA!!!” teriak Jessica melengking yang sukses memekikkan telinga Yuri.

Suara petir yang tiba-tiba membuat Jessica terkejut setengah mati dan tanpa sadar langsung memeluk tubuh Yuri dan mempererat pelukannya saat suara petir terdengar semakin keras. Ya, Jessica amat sangat takut dengan hal tersebut. Tahu gadis itu sedang ketakutan, Yuri pun mencoba menenangkannya dengan mendekap tubuh Jessica.

“Kau tidak apa-apa Sica?”

“Ma-maaf…ta-tapi…” Jessica tertegun mendengar nama panggilannya dari Yuri. ‘Sica?’

“Sssshhh… Sudah, kau tenang saja. Ada aku di sini.” Yuri mengelus lembut punggung Jessica. Tanpa dia sadari, tindakannya membuat Jessica sangat nyaman dan terlindungi oleh sang dosen. Bahkan dia belum pernah merasakannya dari Donghae sekali pun.

“Sonsaengnim…”

———

“Jessie… Kau dimana…” Tiffany tampak sangat cemas akan keberadaan Jessica yang kembali ke dorm mereka. Terlebih di luar cuaca sangat buruk dimana hujan turun dengan deras disertai petir. “Aku harap dia baik-baik saja…”

Ting tong~

Suara bel pintu berbunyi. Tiffany yang mengira itu adalah Jessica bergegas membuka pintu.

“Yah! Jessie ka—”

“Kejutan!!!”

“Taeyeon???!!!”

———

Setelah beberapa saat, akhirnya hujan pun sedikit reda dan Jessica melepaskan pelukannya dari Yuri. Rasa gugup kini melanda dirinya. Dia tidak lagi tahu harus berkata apa dengan apa yang baru saja dia lakukan.

“Si—”

“Te-terima kasih sonsaengnim… A-aku pulang dulu…” Jessica segera berlari meninggalkan Yuri seorang diri tapi karena kurang hati-hati membuat dia hampir terjatuh kalau saja Yuri tidak cepat menangkap tubuhnya.

“Ka-kau tidak apa-apa?” bisik Yuri tepat di telinga kanan Jessica. Nafas hangat pria itu membuat tubuhnya bergetar dan memanas.

“Y-ya… Aku tidak apa-apa… Jadi lepaskan…”

“Apa kau yakin?” Jessica menganggukkan kepalanya. “Okey.” Namun saat akan berbalik, Jessica kembali tergelincir.

“Kya!!!” teriak Jessica yang kemudian jatuh menimpa tubuh Yuri dan tanpa sengaja membuat bibir mereka bertemu bertemu satu sama lain…

-TBC-

Finally I’m writing this ff again setelah hampir setengah tahun terbengkalai. Ckckckckck, mianhe reader. Gak disangka ternyata ff ini lumayan banyak peminatnya padahal cuma iseng doang. Okey, saatnya menyapa my loyal reader and silent reader. How are you today? I hope you all are fine. Senang rasanya bisa kembali update meski mungkin agak lama dan tentunya tanpa NC!!! Nyahahahahahaahah~~~ Yasu, terima kasih buat yang udah pada komen di wp ini. Tanpa kalian, blog ini egk akan survive dan maaf kalau saya jadi silent author alias blm bales komen (>_<). Alright! Hope you enjoy this story yg nambah gak karuan dan kyknya bkln sedikit lebih panjang dari yang diperkirakan. Yup, time for me to go, love you! Reader jjang! Chu~ ^3^

Advertisements

64 thoughts on “Stand By Me [Part 2]

  1. “dan tanpa sengaja membuat bibir mereka bertemu bertemu satu sama lain” dan TBC -______-
    yulsic moment ~
    kyaaa ,sica nya lucu banget .
    perbadaan usia mereka disini berapa taun unn ?

    dilanjut~~

  2. kyaaa akhr na ini d lanjut jg un.. Lawas s’x ia ini ff ga d buat2.. Update segera un jika ide mu lg bgs.. Hwaiting

  3. senangnya akhirnya muncul lagi ff ini
    hehehehehehe

    asek adegan ujan ujanan terus ke peleset,ngebayangin mereka jadinya

    lanjut unn
    hwaiting

  4. dan tanpa sengaja membuat bibir mereka bertemu bertemu satu sama lain” dan TBC…

    HEAAAAAAAA!!! KAMEHAMEHAAAAAAAAAAAA!!! *nembak author pake rudal *eh?

    so sweeett bgt cui..
    kisah cinta dosen dan muridny..
    :3
    lanjut! smngt! :3

  5. Aissshhh…TBC nya disaat yg tak’ tepat! 😦
    seperti biasa…lupa ama jln crita’a jadi musti liat part sebelum’a ^^

    assikk…assikk…assikk…akhir’a YulSic brtambah dekat…
    moga2 cepat jadian’a.
    Amin….. 🙂

    Ayo Ayo Ayo dilanjutin dengan segera yaaakkkk’…^_^

  6. ea… update juga unnie yg atu ini
    mskipun aq gtw cerita sblumnya aq bkalan ngikutin ni ff..
    hem..seperti mmbaca comik jepang dmn bercerita tntang cinta murit dn guru.. mhssiwa dg dosen.. kekeke
    smgt author.. author jang!!

  7. yah lagy seru2nya pake acara bersmbung,,,adegan yulsic kurang banyak…lanjut tnor, aq mau tau kejutan dari taeyeon buat tiffany……….

  8. Ini nih ff yg gantung, ngatung ngatung, g rampung2.
    Pdahal gw dah tguin, eh g d bkin sambunganya.
    Tp yg ptg skarang must lanjut d0ng!

    Itu ngapain Taeng k tpt Fanny? Tar Sica tau marbahaya dah.

    Wohoho!
    YulSic kissu kissu!!

    LANJUT. . . .

  9. uwooo yulsic kissingnya keren, gak sengaja gitu..
    ahahaseeek :p

    taeny ngapain tuh, di apartemen beduaan *yadong .__.

  10. pertama liat neh judul ff aku mikir..
    part satunya yang kaya apa ya???
    pas bacaaa…. aa…ku ingat… yang ini… hhehehe…
    itu si tae ngasih kejuan apa? kejutan dirinya gitu? apa pentingnya #plak
    lanjuutttt yoo.. kan temen facebook… ehehehe… *abaikan*

    HAMPIR LUPA!!!!!
    Bagian terakhir… eeaaaakkkkyaaaaa!!! mereka ciuman… pas hujan.. di halte… tempat UMUM!!!! uuuaaaa……………
    pokoknya lanjuut yang ini ASAP……… *lupa sama ALY*

  11. Waaa telat sy,,,

    tp nggak ap msh nikmatin jg nih ff yg udh berjamur,,,kekeke

    aow aow Sica sama Yuri kissing,, tp npa hrs tbc disaat bagian itu sih,,, heuft,,,

  12. Hmpir lpa critanya di part 1#kelamaan update seh*dgaplok aru unnie*

    TBC seenaknya muncul -.-
    Pas lgi kissing lagi haduh…

    itu tae ngasih kjutan apa??

    Lnjt fighting!!!

  13. Gosh I’ve been waiting for this fanfiction for along time TwT hahahaha walaupun awalnya bingung ini ff yg mana, akhirnya inget. Update soon,unnie~

  14. Cie.. Berkah dlem ksmpitan tu si Yul.. Dosen byun b-2an aja d dorm. Ngapain ya. Yulsic cpetan nyusul Taeny dong. Abis ntu bkin de2k #plakyadongkumat.

    Oke lah thor #bingungmopanggilapa lanjut jangan lama2 ya. Ntar digi2t sadako lho,, #kabur

  15. Omo!! Ahahaaaaaii sica nyium dosen kwon~ asek asek asek asek! Abis ujan trus ciuman..dingin2 anget.. Aaaaawwww mauuuuu~
    dan taeny drmh beduaan dengan cuaca yg menunjang untuk~ kyaaaaaaaa! Hahahahah

    lanjot ru! Penasaran guah!
    Flirting sob! ^^

  16. pendek amat unnie?? *pletakk*
    ini ff lama..
    kenapa baru nonggol??

    sica tetep juteknya kagak ilang pdhl ma sonsaengnim nya..
    tidaak sopan..

    unnie “always love you” nya dilanjuuutin yya..
    hwaiting^^

  17. Wuah udh lama, akhirnya ada juga lanjutannya.
    Asik..asik..yulsic kissing… Taeng mau kasih kejutan apa yah ama tiffany?
    D tnggu lnjtnya!
    Oh iya boleh minta pw nya moring glory part 12, ini emailku: ssone52@yahoo.com
    gomaewo…

  18. Prtama pas bca crita’a da prasaan asing! Eh, pas trus d’bca sampe akhir qu jdi inget maaf y thor d’part 1 qu gx k0men

  19. Jadi inget bca ff ini part 1 pas hbis lebaran ahaha #plak
    lucu yulsic momentnya sica ceroboh bngt kkk~
    nice ff lanjut thor ^^

  20. waaah, apa ituuu??yulsic ngapain itu di halte bis?wkwkwkwk 😀
    koq gag dr td aja siy keplesetnya, kan asoooy bs kisshu sm yul.. ;D
    lanjuuut author 🙂

  21. Waduh akhirx d update jg ff yg ini hehehe…
    Critax makin bgus thor,cara yulsic ciuman itu emang beragam ya,,
    Smoga aja yulsic cpet jadian…
    Author jjang!!!

  22. Waah jadi selama hujan jessica dipeluk terus ama yul, Mau dong #plakk.. Tapi ak blum baca part 1 nya *gak ada yg nanya*

  23. OMG…YulSic kissu~ yay >.<
    apakah yang akan trjadi selanjutnya? Ahaha udah gak sabar nih tuk baca kelanjutannya…
    Part 2 ini lucu banget dan bikin degdegan…hihi
    Lanjutin secepatnya Aru…

  24. akhirnya ada lanjutanya…
    kyaa…yulsic kissu dihalte..
    tempat umum…

    itu taeng mau kasih kejutan apa ya..
    bikin penasaran..

    lanjutkan..

  25. weee~ akhirnya update juga^^~
    wah Taeng ngasih kejutan apa tuh ke Fany ???
    and WOOT ?? YULSIC KISSING ?!! well.. eventhougt it’s just an accident but still they’re kissing !! K.I.S.S.I.N.G !! mwahahahahaha…
    oke deh… can’t wait for next chapter, stay healthy, and update soon.. Author fighting^^~

  26. whoaa mungkin author cuma bilang iseng-iseng tp ff itu berarti buat new reader ky ak -o-
    bdw , d tunggu ff yg lain ya 😀
    ganbatte!!

  27. wuidih halte cinta tuh..
    pelukan dan ciuman terjadi d halte..
    hihihi
    lanjut author dan hwaiting teruslah berkarya.

    author saya boleh minta PW utk MG dan always love you chapt 1?
    serta fanfic lain yg pake PW.
    mianhae klo permintaanku byk.
    gomawo author.

    ini emailku:daniellareinaldi@yahoo.co.id

  28. “Jessica yang kemudian jatuh menimpa tubuh Yuri dan tanpa sengaja membuat bibir mereka bertemu bertemu satu sama lain…”

    ku demen bgt nih klo adegannya kyak gtu
    psti lma klamaan mreka jtuh cinta dech…

    annyong new reader…
    bleh mnta pw Morning Glory gak…bleh ya…

    ni email aku : dans_wisholic@yahoo.com

  29. Kurang asem bgt tu tebece tiba” muncul…..
    Yulsic moment’x so sweetttt…taeng mau ngasih kejutan apa yach k fanny?

  30. alhamdulillah part slanjutny di Protect … lagi puasa nih saya ….

    tpi masih boleh dong minta
    PW … atw klau tdk mw bagi … update aja 4 ny thor …

  31. Yulsic so sweet {()}
    Gabisa bayangin si lazy sica jdi rajin gtu wkwkwk
    Wih dah kissing aja tuh yulsic ,jgan dilanjutin yaa masih di halte tuh wkwk

  32. anyoeng ^^ q reader baru salam kenal…..
    author yulsic shiper y ? ^^
    q sk karya karya author…. tp yg plg bkin pnsrn pairing taey iu ^^ hihihi kpn author mo lnjut ? q bleh mnta pw nya thor ?? klo bleh krim k marcha924@gmail.com
    author jjang ! author hwaitting ^^

  33. Hhaah,,so Romantic,hhe d bwah gyuran hujan gtu terjadi moment mngejutkannnnn,tak d sngka”,hhee
    YulSic Kissing,gk sngaja,,,,, cchaa~,~
    Gmna reaksinyaa,
    Hheee,,,the next Chapter~

  34. yul cinta bgt ama victoria,,,,
    tp kayanya bakal tergantikan ama sica baby….
    sica bakl buat yuri klepek2 ,,,,
    heheehe
    yulsic jjang…
    authorya Daebak….

  35. Wah… Pertemuannya makin menarik aja, sebelumnya pas sica abis putus sekarang hujan. Wah yulsic moment bertebaran hahaha. Author jjang

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s