Move On [One-Shoot]

Niat mw bikin drabble malah kebablasan one-shoot. Yasu, silahkan dinikmati. Maaf klo ceritanya gak jelas. Thanks~ So enjoy it! Always remember >>> NO COPAS or DIE!!!

~Move On~ [One-Shoot]

Genre: Gender-Bender, Romance

Cast: Yuri & Jessica (YulSic), Mr. Square-pack~

———

When are you going to stop crying…
As you wait for someone who isn’t going to come, closing your heart firmly…

Hari itu, hujan turun dengan deras, sederas air mata Jessica yang keluar dari pelupuk matanya. Yuri yang menyaksikan hal tersebut hanya bisa menghela nafas.

“Sica… Sudahlah…” ucap Yuri sambil mendekap lembut tubuh rapuh Jessica.

Ya, ini bukanlah yang pertama kalinya Jessica menjadi seperti ini. Sudah sejak dia menyukai seorang Ok Taecyeon, pria yang terkenal sebagai player kelas berat di kampus mereka. Entah apa yang ada dipikiran Jessica saat itu, Yuri bahkan tidak tahu.

Why won’t you see me?
I’m waiting for you, who is waiting for him…

Dalam hatinya ada perasaan sakit jika melihat gadis itu menangis. Namun apa mau dikatakan, Jessica menganggapnya sebatas sahabat saja. Padahal tanpa diketahui, Yuri telah memendam rasa sukanya pada Jessica.

“Yuri… Aku…” isaknya dengan suara parau dan mempererat pelukannya.

Bagi Jessica kehadiran Yuri selalu membuatnya tenang serta nyaman, meski dia makin terbenam  dalam kesedihan. Akibatnya upaya Yuri untuk membujuk dan menenangkan Jessica pun berujung sia-sia karena dia tidak kunjung berhenti menangis.

“Sica…”

“Aku mencintainya Yul… Aku selalu menunggunya… Tapi kenapa…” Tangisan Jessica kembali terdengar jelas. “Taec hanya menganggapku seperti yang lain…”

My heart that’s seeing you like this…
Is hurting the same way yours is because of that person… 
My gaze that is watching you…
Is the same as your gaze that looks at the seat that person left… 

Mendengar kata-kata Jessica, Yuri akhirnya tidak bisa lagi membendung kesabarannya. Dengan segera Yuri melepaskan Jessica dari pelukan dan menatap lurus wajah gadis itu. Raut emosi terpancar jelas ketika menatap Jessica.

“Aku bilang cukup!” tegas Yuri padanya.

“Yu-yuri…” Jessica terkejut dengan tindakan sahabatnya yang tiba-tiba. Dia juga tidak bisa bergerak karena Yuri mencengkram erat kedua lengannya. “Apa yang kau—”

“Lupakan dia…”

Move on… Move on…
You should just stop, that person isn’t coming…
Open up my heart now…

“Lihat aku Jessica… Apa kah kau tidak merasakan perasaanku selama ini???” Untuk kedua kalinya Jessica terkejut, dirinya tidak menyangka akan pengakuan Yuri.

“Yuri… Tidak mungkin…” ucap Jessica tidak percaya.

Let me be the one to hold you tight…
Be the one you wait for every night…

“Izinkan aku…”

“Tidak…”

I’ll take that person’s seat now, I’ll do it…
I will always be right by your side…

“Aku akan selalu di sampingmu…”

“Cukup…”

I won’t leave you like that person did…

“Aku tidak akan meninggalkanmu…”

“Yuri…”

Because I love you…

“Karena aku mencintaimu, Jessica Jung!!!”

“HENTIKAN!!!” Tanpa sadar Jessica melayangkan telapak tangan kanannya ke pipi Yuri dan…

PLAK!!!

Suara tamparan membuat suasana pun seketika menjadi hening. Hanya suara deras air hujan yang tampaknya belum juga berhenti mengalir seperti halnya yang terjadi pada Yuri. Dia tidak menyangka akan menerima perlakuan tersebut dari gadis yang sangat dicintainya. Sebuah penolakkan yang amat sangat membuat hati Yuri hancur.

“Yu-yuri… Maaf… aku…”

“Ya… Aku tahu Sica…” Sejenak Yuri terdiam dan berusaha menahan air matanya. “Aku sadar… aku hanya sebatas sahabat di matamu… Tidak lebih…” Kesedihan terdengar jelas dari nada bicara Yuri.

“Yul… Aku minta maaf…”

“Aku capek…”

“Jangan pergi…”

“Selamat tinggal Jessica…” Yuri yang sudah terlanjur kecewa kemudian berlalu dari hadapan Jessica.

“YURI!!!”

———

Di tengah guyuran hujan yang masih deras, Yuri meratapi nasibnya di sebuah bangku taman. Perasaan menyesal dan lega bercampur menjadi satu. Menyesal karena dia telah meninggalkan Jessica sendirian serta lega karena kini telah menyatakan apa yang dipendamnya selama ini.

“Maafkan aku Sica…” Hujan membuat air mata Yuri berpadu. “Apa aku tidak pantas untukmu…?”

Yuri teringat kembali akan kejadian setahun yang lalu sekaligus awal mula dari peristiwa yang menimpa hubungannya dengan Jessica.

***

*Flashback*

“Yuri~” panggil Jessica yang hari itu tampak sangat bahagia.

“Hei Sica!” sambut Yuri tersenyum. “Kau ceria sekali hari ini.  Ada apa?”

“Hehehe. Tidak ada apa-apa.”

“Katakan~” ujar Yuri usil sambil mengelitiki perut Jessica yang merupakan daerah kelemahnya.

“Gyahahahaha~ K-kwon~ Yu-yuri~ hentikan~~~” Gadis tersebut mencoba kabur tapi usahanya sia-sia karena Yuri menahannya pergi.

“Kalau begitu katakan.”

“Ba-baik~ Ta-tapi~ to-tolong~ he-hentikan~~~~ Aku~ ge-geli~~~”

“Okey.” Yuri pun menghentikan kejahilannya dan mengalihkan pandangannya kembali ke arah Jessica. “Jadi?”

“Dia menyatakan perasaannya padaku.”

Mendengar hal itumembuat raut wajah Yuri berubah pucat. “A-apa maksudmu?” Dia pun pura-pura tidak mengerti karena perkataan Jessica telah membuat hatinya sakit.

“Ok Taecyeon. Dia meminta aku menjadi kekasihnya Yul~” ucap Jessica gembira. “Akhirnya dia membalas perasaanku~”

“…”

“Yul?” Yuri tidak menjawab. “Yah! Kau kenapa???”

“A-aku… Tidak! Tidak apa-apa!!!”

“Apa kau yakin?” Jessica meletakkan telapak tangannya yang mungil ke kening Yuri untuk memeriksa suhu tubuh sahabatnya tersebut.

“Iya…” Yuri mengangguk dan kembali tersenyum agar Jessica tidak curiga.

“Syukurlah. Aku kira kau sakit.”

“Hahhahaha…” Yuri memaksakan diri untuk tertawa. ‘Ya, aku sakit Sica… Hatiku sakit…’ gumamnya dalam hati.

“Ayo Yul, hari ini aku akan mentraktirmu. Kau mau makan apa?”

“Tidak, aku tidak lapar.” Lalu Yuri menghela nafas dan berusaha menenangkan diri. “Aku ada urusan mendadak. Aku harus pergi sekarang. Bye~”

“Ta-tapi Yul~” Belum sempat melanjutkan kata-katanya, Yuri sudah pergi meninggalkannya.

*End of flashback*

***

Sejak saat itu Yuri harus menahan gejolak perasaannya pada Jessica hingga hari ini dimana akhirnya kesabarannya telah habis dan menyebabkan hubungan mereka berdua retak.

“Kenapa Sica… Kenapa kau tidak bisa melihatku…”

Move on… Move on…
You should just stop, that person isn’t coming…
Open up my heart now…

“Yul…” Sebuah suara yang tidak asing memanggil namanya. Yuri menoleh ke arah asal suara tersebut berasal.

“Sica…” Jessica kini tengah berdiri di hadapan Yuri sambil memegang payung untuk melindunginya dari hujan. “Apa yang kau lakukan di sini? Pergilah…”

“Yuri…”

“Pulanglah… Nanti kau sakit… Tinggalkan aku sendiri…” Yuri bangkit dari tempat dia duduk. ” Aku sudah tidak pantas lagi menjadi sahabatmu…” bisiknya yang kemudian berjalan melintasi Jessica tanpa tahu jika gadis itu meneteskan air matanya.

Turn around and look at me now, give me a chance too… 
The scar that person left… 

“Yuri! Tunggu!!!” Jessica berbalik memeluk Yuri dari belakang. “Maafkan aku…”

“Sica… Lepaskan…”

“Kumohon dengarkan penjelasanku…” isak Jessica mempererat pelukannya. “Jangan pergi…”

“Hentikan Sica…” Namun ketika Yuri akan beranjak, dia kembali menghalanginya. “Sica! Cu—” Dengan cepat Jessica menarik kerah baju Yuri dan menciumnya. “Ehhhmm~”

Baik Yuri mau pun Jessica kini terhanyut dalam ciuman tersebut. Mereka tidak peduli dengan hujan yang masih turun dan sekarang membasahi tubuh mereka berdua.

Selama beberapa menit, akhirnya ciuman itu berakhir. Yuri dan Jessica berusaha mengatur nafasnya.

“Yul…”

“Sica… Apa yang…”

“A-aku…”

“Ya?”

“Aku… Aku juga mencintaimu Yul…” Yuri terkejut mendengar kata-kata yang telah lama dia nantikan keluar dari mulut mungil Jessica. Sayang, Yuri tidak langsung menanggapinya dan ini membuat Jessica kecewa. “Kenapa Yul?”

Yuri menggelengkan kepalanya. “Maaf, tapi aku tidak bisa menerimanya… Aku tidak ingin menjadi pelarianmu Sica…”

Jessica tahu jika Yuri akan berkata demikian, dia tidak menyerah dan berusaha meyakinkan kepada Yuri bila selama ini dirinya tidak meyadari kalau ternyata dia juga benar-benar jatuh cinta pada Yuri.

“Aku tahu kau pasti menganggapku seperti itu… Aku pun tidak berharap kau percaya Yul… Tapi semenjak kepergianmu aku sadar kalau ada seseorang yang sangat mencintaiku dan dia berada sangat dekat… Orang itu adalah kau… Kwon Yuri…”

“Sica…”

“Semua perasaanku sekarang sudah aku utarakan… Sekarang semua tergantung padamu…” Sambil menundukkan kepala, Jessica berlalu dari hadapan Yuri yang masih tidak percaya.

I’ll take it upon myself, making up for it forever by your side… 
So give me a chance… 

“SICA!!!” Yuri pun berlari dan memeluk kembali Jessica. “Maafkan aku…”

“Tidak apa-apa… Maafkan aku juga Yul…”

“I love you Jessica Jung…” Mendadak Yuri melepaskan dirinya dan berlutut di depan Jessica. “Would you be my girlfriend?” Jessica tanpa ragu mengangguk kepadanya.

“I do.” Yuri tersenyum dan kemudian mencium Jessica. “Thanks for being my best boy-friend…”

“You’re welcome~”

-END-

Howdy~ Hadeh, akhirnya jadi juga ff galau gaje gak jelas ala saya. Mian, klo ceritanya ancur dan monoton. Yasu, saya lagi diburu waktu sama ade jd gak bisa panjang lebar ngasih pidato. Sekali lagi thanks buat para loyal reader buat komennya dan silers yg udah numpang baca gratis. Gak apa2, saya ikhlas kok~ Yup! You all are jjang!!! Chu~ ^3^~ ❤

PS: FF ini diinspirasi dari lagunya Rain “Move On”

Cr: http://www.lyricsmode.com/lyrics/r/rain/move_on.html

Advertisements

57 thoughts on “Move On [One-Shoot]

  1. Woah~ simple dan keren ru.. Penyegaran banget buat gw yg lg mumet.
    Kl kyk sica sih enak move on ada yuri. Lha kalo aru #eh?! Hahah, bcnda cing.. Lha kalo gw maksudnya :p ehehehee

    Thx smsnya ma sist.. Fighting ^^

  2. Wah critax bagus un,,,
    Pling suka klo ada adegan yulsic maen ujan-ujanan malah pake back hug n kissing lg *so sweeeeet*
    Lanjutkan pencarian wangsitx un,biar bisa cpet update hehehe

  3. Oh,yuri cowok,toh… Kukira cewek mangkannya sica nampar yul… Kenapa harus taec sih… Benci bgt aku sama dia eonn -,- mending donghae deh… Yaah.. Overall… Nyesek bacanya. Great ff… Kyaaa

  4. pertama baca castnya..shock ada si om kotak2 ==” *udah mulai curiga ky apa ceritanya..
    dan eng ing eng..benar saja seperti dugaanku..bwahahah XDD
    sempet kekecoh jg sih..tak kira ga bakal secepat itu bersatunya.. tapi baguslah happy ending dan ga ada si om kotak2 pov..cm nebeng nama doang.. wkwkwk XD

    thx mensiennya unn..ditunggu ff yg lainnya ^.^v

  5. haduh romantis bgt si unn ciuman dbawah ujan.. jd mupeng #plak pura2 mati
    bagus bgt unn.. aq suka.. sederhana dn tidak mewah..apa coba..kekekeke

  6. Weeaaaaaaaaaaaaaaaa…. ciuman dibawah hujan…. *ngelamun*
    romantis ala drama jepang.. yang payung – payungan itu… berasa nonton pilm deh..
    ketagihan kenapa end.. :3

    Ahiiihiihihihi,,,, kenapa berasa manis banget baca ini..
    setidaknya ini ff sedikit mengobati kegundahanku… ciieehh!!
    satu pesanku disini… : buat taec mati… *kesurupan*

    SEMANGAT!! DAN LANJUTGAAN!!

  7. Wwwoooaaaahhh,,,

    alhamdulillah ya endingnya mereka jadian,,, tak fikir kau akan memisahkan mereka unni,,,

    tapi syukurlah nggakkk,,

    akh keren,,kekeke~

  8. Nice shoot Aru~
    Mr. Square pack? lol…seriously Aru…sampe segitunya ma Taec…hahaha
    ff simpel tp Ok…kayaknya agak rush deh tuk buat YulSic jadian..maunya buat Sica sengsara dlu, trus nyadarin perasaannya ke Yul…hehe tp dimaklumin koq kan niatny ini cuman drabble tp di jadiin oneshot..so its OK
    thanks for share…update lg ya^^

  9. Yeah,,happy ending… Kirain sica nolak yul bneran,,akhrnya sdr jg…yg always love you d’lanjut dong chingu…HAWITING

  10. Bngung mau coment apa jadinya keke~
    soosweet banget critanya mana pas hujan lagi ><
    YulSic Jjang author daebak ^^

  11. aq suka pas sica neduhin yuri pake payung kyk d film2 bagus thor gaya tulisanmu makin bagus. makin bagus lg bisa ekspor ke ssf hehe

  12. liat cast nya= Mr. Square-pack~ *ngakak xD

    ciuman di bawah hujan? ahahahai….

    ff galau gaje gak jelas—> sipp bgt! bikin hati gue juga galau ga jelas
    wkwkwkwk

    bner kata el… lagi ktagihan malah end… *namanya juga drabble sih
    haha

    lanjoot! smngat! :3

  13. Mr kotak2.. Dg trpaksa aku berterima kasih krna anda scra tak lgsung sdah mnyatukan yulsic.. Tpi aku ttep mrah, krna kau membuat hatiku sakit.. #apadah=_=;

    critanya nyakitin ching.. Tpi end’a krang greget.. But still like it. Aku bca smbil buka kamus loh.. #begobangga.. Ya uda deh.. Kyak’a aku harus caw.. Koment’a uda panjang banget. #ditendangauthorkelangit

  14. keren un, lanjutkan..!!!!
    yulsic us the best deh pokoknya……
    taecyeon benci x aq ma dy, cocok lah klw dy disin jdi org jahat……
    hehehehe….
    semangat unnie, tetap berkarya.

  15. liat liat comment pd blg romantis ternyata bener romantis banget abiz kagak ketulungan.
    Sica kemana aja km? Baru nyadar kalo ada yul yg cinta mati ma km.
    Haduuh unnie.

  16. wah.. Yg ini jg keren…so sweet bgt. Authorx top dah.akhirnya Setelah brtnya2 pd para penghuni n pelaku dunia maya q ngrti. Mengenai FANFIC Thanks ats kryax. Aku mau baca ceritanya lnjt k yg terbaru2 aja ah, nanti baru blk k cerita2 pertamax. Bye2

  17. taecyeon nampaknya selalu menjadi pengganggu hubungan orang ya #di bberapa ff pasti ni orang penghalangnya ckck
    tp untungnya sica sadar dan menjadi kekasihnya yul 😀

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s