Stand By Me [Part 3]

YIHAAA!!! SAYA BALIK SEBENTAR SEBELUM HIATUS KEMBALI, WKWKWKWKWKWKWK~~~ So enjoy it! Always remember >>> NO COPAS or DIE!!!

~Stand By Me~ [Part 3]

Genre: Gender-Bender, Romance, Comedy

Cast: Yuri & Jessica (YulSic), Taeyeon & Tiffany (TaeNy), Yoona

———

Hujan kembali turun dengan deras, membasahi tubuh Jessica dan Yuri. Seketika mereka langsung tersadar dengan apa yang telah terjadi dan segera berteduh kembali di halte tempat mereka bertemu. Suasana canggung menghiasi keduanya. Baik Jessica mau pun Yuri tidak tahu harus berbuat apa. Lidah mereka sama-sama keluh hingga tidak bisa berkata-kata.

“Hmm… Sica?” ucap Yuri memecah suasana. “Kau ti—”

“Aku tidak apa-apa!!! Sekali lagi maafkan aku!!!” potong Jessica sambil membungkukkan badan berulang kali kepada Yuri. Dia benar-benar sangat malu bila mengingat kejadian yang baru saja terjadi. “Maafkan aku sonsaengnim…”

Melihat sikap Jessica yang terus meminta maaf membuat Yuri merasa tidak enak karena dia tahu kalau itu semua hanyalah kecelakaan, tidak lebih.

“It’s okay.” Yuri tersenyum pada Jessica. Kemudian pandangannya beralih menatap air hujan yang sedang turun dan semakin deras. ” Kelihatannya akan lama… Apa kau tidak keberatan jika aku ikut menunggu di sini?”

“Huh?”

“Aku… menunggu… di sini… denganmu… Boleh?”

Jessica terkejut mendengar pertanyaan Yuri. Meski sebenarnya dia masih sangat sungkan, namun apa boleh buat. Hujan memang belum berhenti. “Te-tentu saja son—”

“Yuri. Panggil saja aku Yuri bila di tempat umum dan tidak sedang berada di kampus.”

“Ta-tapi…”

“Boleh aku memanggilmu Sica?” Jessica mengangguk pelan tanda setuju dan Yuri merespon hal itu dengan senyum. “Terima kasih.”

———

Sementara itu, Tiffany sangat terkejut ketika melihat kehadiran sosok Taeyeon di depan pintu asrama yang ditinggalinya bersama Jessica.

“Taeyeon?! Apa yang kau lakukan di sini??? Ayo cepat pergi sebelum Jessie pulang!!!” pekik Tiffany panik yang reflek menutup pintu.

“Yah! Fany!!! Tunggu sebentar!!!” teriak Taeyeon sambil menggedor-gedor pintu. “Buka pintunya dan dengarkan penjelasanku dulu~”

“Tidak! Aku belum siap jika Jessie mengetahui hubungan kita!”

“Tapi Fany…”

“Pergi!!!”

Sebenarnya alasan kedatangan Taeyeon adalah mengajak Tiffany untuk pergi menemui kedua orang tuanya. Dia memang sudah serius dan ingin melanjutkan hubungan mereka ke jenjang berikutnya yaitu pernikahan. Namun menyaksikan reaksi Tiffany yang demikian, Taeyeon hanya bisa kecewa.

“Baiklah… Aku pergi…” ucap Taeyeon parau. Perlahan, derap langkahnya kian tak terdengar oleh Tiffany dari balik pintu.

“Maafkan aku Tae…”

———

Setelah hujan berhenti, Jessica pun memutuskan untuk segera pulang. Sayang setibanya di asrama, dia mendapati Tiffany sedang menangis di dalam kamar.

“Tiff, kau kenapa?” tanya Jessica heran karena selama ini dia jarang mendapati sahabatnya menjadi seperti itu. “Apa kau ada masalah?”

“…”

Tiffany tidak menjawab dan terus menangis. Tidak tahan menyaksikan keadaan Tiffany, Jessica langsung masuk menghampirinya.

“Yah! Kau kenapa??? Siapa yang berani menyakitimu Miyoung???” ujar Jessica kesal. Tetapi bukan hal baik yang dia dapat, Tiffany malah menatapnya tajam.

“Kau…” ucap Tiffany pelan dengan suara tertahan emosi.

“Aku? Aku kenapa?” ucap Jessica balik bertanya. Dia tidak mengerti akan maksud perkataan Tiffany.

“Pergi… Tinggalkan aku sendiri…”

“Tapi Tiff—”

“AKU BILANG PERGI!!!” bentak Tiffany mengusir Jessica dari kamarnya. “KELUAR!!!” Jessica kini hanya bisa tertegun kaget dan mencoba lagi membujuk Tiffany untuk menceritakan masalahnya yang kemudian berakhir sia-sia.

Ini pertama kalinya Tiffany berlaku demikian dan sampai menunggu sahabatnya tenang, Jessica beranjak menuju ke kamarnya. Dia lalu berbaring di atas tempat tidur sambil menatap langit-langit.

“Kenapa…” Jessica tanpa sadar menyentuh bibirnya dan membayangkan apa yang dia rasakan saat bercium sang dosen. Jantungnya berdebar kencang bila mengingat kembali insiden yang terjadi tadi pagi bersama Yuri. “Yu..ri…”

———

Keesokan harinya, seperti biasa Jessica kembali harus menghadap Yuri untuk merevisi skripsinya yang telah dia perbaiki. Namun ketika ingin memasuki ruangan Yuri, secara tidak sengaja Jessica mendengar percakapan antara Yuri dengan Taeyeon.

“Dia membenciku Yul…”

“Dia? Siapa yang maksudmu?”

“Yah! Masa kau tidak tahu?!” Yuri menggelengkan kepala. “Tentu saja kekasihku, Tiffany!” Kontan saja Jessica terkejut mendengar pengakuan Taeyeon. Dia tidak percaya kalau Tiffany menjalin kasih secara diam-diam dengan seorang Taeyeon yang merupakan dosen mereka sendiri.

‘APA???!!! SEJAK KAPAN FANY DAN…’ pekik Jessica dalam hati. Segera setelah itu, Jessica langsung bergegas kembali menuju asrama untuk menemui Tiffany dan meminta penjelasannya. Rasa marah kini menghinggapi Jessica. Jujur saja dia sangat kecewa karena Tiffany tidak sekali pun memceritakan hal tersebut kepadanya. “Kenapa Tiff…”

———

Tiffany yang sudah mulai tenang mendadak terkejut saat mendengar suara keras yang berasal dari pintu kamarnya, terlebih ketika melihat sosok Jessica menatapnya tajam.

“Je-jessie? Kau sudah pulang?” tanya Tiffany sedikit takut. Dia merasakan aura dingin memancar di sekeliling ruangan.

“Jelaskan padaku Tiff…” ucap Jessica sinis.

“A-apa maksudmu? Aku tidak mengerti…”

“Jangan pura-pura…”

“Tapi aku—” Namun belum selesai Tiffany berbicara, Jessica sudah terlebih dulu memotong pembicaraan.

“SEJAK KAPAN KAU BERPACARAN DENGAN KIM TAEYEON???!!!” bentak Jessica keras. Gadis itu sudah tidak bisa lagi mengontrol amarah di dalam dirinya. Ya, Jessica benar-benar merasa kecewa atas sikap Tiffany yang telah menyembunyikan hubungan percintaannya dengan Taeyeon.

“Je-jess…itu…”

“BOHONG HUH??? KAU KIRA AKU BODOH??? YA!!! AKU MEMANG BODOH KARENA SELAMA INI TELAH MENGIRA KAU SAHABAT YANG BAIK!!! AKU BODOH KARENA TELAH MENGANGGAPMU SEBAGAI SAHABAT!!! TAPI LIHAT???!!! KAU SENDIRI TELAH MENIKAMKU DARI BELAKANG!!!”

Tiffany hanya diam menyaksikan Jessica yang tengah murka. Dia sungguh merasa sangat bersalah terhadap gadis tersebut. Mungkin tidak ada yang tahu, bahwa dahulu Jessica pernah menyukai Taeyeon jauh sebelum dia berpacaran dengan Donghae.

***

*Flashback*

Sudah hampir satu tahun ini hati Jessica terus berdebar ketika berhadapan dengan salah satu dosen yang juga merupakan favoritnya yaitu Kim Taeyeon. Semakin dia pendam, semakin besar kegalauan yang dirasakan olehnya. Hingga akhirnya Jessica memutuskan untuk menyatakan perasaannya itu pada Taeyeon.

“Sonsaengnim… Apa Anda ada waktu?”

“Tentu~ Ada yang ingin kau tanyakan?”

“I-iya…”

“Silahkan.”

Suasana kelas yang hening membuat Jessica sangat tidak nyaman, tapi justru ini merupakan kesempatan satu-satunya untuk melaksanakan niatnya tersebut.

“Sa-saya….”

“Ya?”

“Sa-saya…”

“Iya, kau kenapa?” Keringat dingin mulai mengalir dari pori-pori kulit Jessica dan wajahnya pun berubah pucat. Hal ini tambah membuatnya semakin gugup. “Jessica?”

“Sayamenyukaianda…” ujar Jessica cepat.

“Hah? Apa???” Rupanya Taeyeon tidak menangkap jelas perkataan Jessica dan meminta gadis itu untuk mengulangnya lagi. Jessica bersiap kembali mengulang pernyataannya, tapi sebelum itu dia pun menghela nafas dalam-dalam demi menenangkan dirinya.

“Saya…menyukai…Anda…” Kini suara Jessica terdengar jelas meski sedikit terbata-bata.

“Aku juga menyukaimu.” jawab Taeyeon tersenyum yang langsung memberi secercah harapan bagi Jessica. Namun semuanya berubah saat Taeyeon hanya menganggapnya tidak lebih dari seorang murid. “Karena kau mahasiswa teladan.”

“…”

“Jessica?”

“…”

“Jessica, kau tidak apa-apa?” tanya Taeyeon cemas. “Apa kau sakit?”

Dengan susah payah Jessica menutupi kesedihannya dan berusaha terlihat tegar agar Taeyeon tidak mengetahui perasaannya yang sekarang terluka.

“Saya tidak apa-apa… Kalau begitu permisi…” ucap Jessica sebelum akhirnya keluar dari ruang kelas.

*End of flashback*

***

Sejak saat itu, Jessica lebih banyak menghabiskan waktunya untuk belajar hingga kemudian dia bertemu dengan Donghae yang perlahan membuatnya jatuh cinta kembali. Sayang, Jessica lagi dan lagi harus mengalami pahitnya patah hati. Kali ini alasan hubungannya berakhir adalah karena Donghae ternyata telah memiliki kekasih selain dirinya dan secara diam-diam sudah bertunangan pula. Maka hancur sudah kepercayaan seorang Jessica terhadap lawan jenisnya.

“Kenapa Tiff…” isak Jessica yang akhirnya menangis. “Padahal aku mempercayaimu dengan menceritakan semua masalahku… Tapi kau…”

“Jess…” Tiffany mencoba untuk memeluk Jessica guna membuatnya tenang. Namun Jessica malah menolak dan mendorong tubuh Tiffany.

“Jangan sentuh!!! Kau bukan lagi sahabatku Hwang Miyoung…” seru Jessica yang lalu beranjak keluar meninggalkan Tiffany seorang diri.

“Jessie… Maafkan aku…”

———

Di bangku sebuah taman yang tidak jauh dari kampus, tampak Yuri sedang duduk menikmati makan siangnya. Sambil memandang indahnya langit biru, dia pun melamun dan tanpa sadar membayangkan wajah Jessica.

“Eish! Apa yang aku pikirkan???” gumam Yuri menggelengkan kepala. “Tidak… Ini tidak boleh terjadi… Bagaimana pun dia adalah mahasiswa dan aku dosen…” Di saat perdebatan batin itulah, Yuri kemudian menyaksikan Jessica tengah melintas tidak jauh dari tempatnya berada. Gadis tersebut terlihat meneteskan air matanya. “Bukankah itu Jessica? Kenapa dia menangis?”

Meski Yuri melihat Jessica tapi dia tidak lantas menghampirinya gadis itu dan hanya memandang dari kejauhan hingga sosoknya menghilang. Sampai beberapa saat kemudian Yuri memutuskan untuk menyusul Jessica yang sayangnya sudah tidak terkejar. Yuri kini menyesali sikapnya yang tidak cepat tanggap.

“Dia hilang… Sebenarnya apa yang terjadi?” tanya Yuri seorang diri. “Dan kenapa juga aku mengkhawatirkannya?”

———

Sudah hampir larut malam, namun Jessica tidak juga kunjung kembali. Hal ini membuat Tiffany begitu cemas sekaligus merasa sangat bersalah.

“Jessie… Dimana kau sekarang?” Dengan sedikit ragu, Tiffany memberanikan diri untuk menghubungi ponsel Jessica. “Aku mohon angkatlah Jess…” harapnya lagi.

———

Untuk kesekian kalinya ponsel milik Jessica berdering, walau demikian gadis itu malah menghiraukannya karena dia tahu jika yang menelpon adalah Tiffany dan dia sedang tidak ingin berbicara dengannya meski hanya sepatah kata. Ya, hatinya masih sakit. Tanpa Jessica sadari, ada sebuah sosok yang datang menghampirinya.

“Mau sampai kapan kau di sini?” tanya sosok tersebut.

Jessica yang terkejut langsung berbalik menatapnya. “So-sonsaengnim???” pekiknya kaget. “Bagaimana anda bisa—”

“Di sini?” potong Yuri cepat sambil menarik kursi di sebelah Jessica dan kemudian duduk. “Aku mencarimu seharian.” jawab Yuri tersenyum. “Caffe ini enak juga. Tidak heran kau betah di sini.” Jessica pun terdiam. Dia tidak habis pikir kenapa Yuri selalu tahu keberadaannya.

“…”

“Tadi kulihat kau menangis.”

“Lalu…”

“Aku cemas jika terjadi sesuatu terhadapmu.

“Kenapa…”

“Karena kau salah satu muridku.”

Mendengar pengakuan Yuri membuat Jessica kembali teringat akan penolakan Taeyeon yang juga menganggapnya hanya sebagai mahasiswanya. Tidak peduli sang dosen masih duduk di hadapannya, Jessica lantas beranjak pergi.

“Hei! Kau mau kemana?” panggil Yuri yang tidak dijawab oleh Jessica. Merasa diabaikan, pria itu segera mengejarnya. “Sica! Apa yang terjadi padamu???” Yuri akhirnya menarik tangan Jessica dan dengan mata kepalanya dia menyaksikan air mata keluar dari pelupuk matanya. “Sica…”

Tangisan Jessica pun kian terdengar jelas. Beruntung hari sudah malam dan tidak banyak orang yang berlalu lalang. Yuri yang tidak tega melihat Jessica segera memeluk tubuh gadis rapuh tersebut. Sambil terus mengelus punggung Jessica, Yuri berusaha untuk menenangkannya.

“Ke…kena…pa…” isak Jessica yang sekarang berada di dalam pelukan Yuri.

“Sssshhhh…” bisik Yuri pelan. Dia bisa merasakan air mata Jessica membasahi bajunya. “Menangislah jika itu bisa membuatmu lebih baik…” Setelah beberapa saat, tangisnya pun berhenti. Matanya terlihat membengkak merah dan Yuri memaklumi hal itu. “Apa kau sudah tenang?” Jessica tidak menjawab, hanya mengangguk. “Sudah malam, lebih baik kau pulang.”

“Aku…tidak…ingin…pulang…” gumam Jessica menundukkan kepala.

“Okey… Apa ada rumah temanmu yang dekat dari sini? Biar aku antar.” Kali ini Jessica menggelengkan kepala. “Lalu kau mau kemana?” tanya Yuri kebingungan.

“Aku…”

———

“Eish! Kemana siy hyung??? Sudah jam segini belum pulang juga. Bisa telat janji kencanku dengan Hyunnie~” keluh Yoona sambil melihat ke arah jam tangannya. Hingga kemudian terdengar suara bel pintu berbunyi. “Itu pasti hyung!” Yoona pun bergegas untuk membukakan pintu. Yah! Hyu—” Perkataannya langsung terhenti begitu melihat sosok yang ada di samping Yuri.

“Maaf Yoong, aku terlambat.” ucap Yuri meminta maaf. Dia lalu mempersilahkan Jessica duduk di ruang tamu sementara dirinya menyiapkan minuman dan makanan.

“Hyung! Siapa dia???” Pacarmu kah???” tanya Yoona seperti biasa dihiraukan Yuri. Tentu saja hal tersebut membuat Yoona sebal. “YAH!!!”

“Eish! Apa siy???”

“Aku sedang bertanya padamu hyung!!!”

“Dia bukan pacarku, dia mahasiswa di tempatku mengajar.” jelas Yuri singkat.

“Siapa namanya?” tanya Yoona lagi.

“Memang kenapa? Dia Jessica Jung.” ujar Yuri yang tengah mempersiapkan minuman. “Kau jangan pernah berpikir macam-macam Yoong.” Yuri segera memberi peringatan kepada Yoona yang disambut senyum olehnya.

“Okey~ Kalau  begitu aku pergi dulu ya hyung dan mungkin akan menginap di tempat Amber. Oh ya! Tenang saja hyung. Ada macam-macam juga tidak apa-apa, hehehehe.” goda Yoona sebelum pergi.

“YAH!!!”

***

Jessica masih sibuk memandangi sekeliling ruangan rumah Yuri yang dicat dengan warna putih. Namun pandangannya mendadak tertuju ke sebuah foto yang terpampang di atas sebuah lemari. Tampak foto itu sangat diistimewakan oleh Yuri. Perlahan Jessica berjalan ke arah foto tersebut agar bisa melihatnya lebih jelas. Di situ Yuri terlihat sedang merangkul seorang wanita sambil mencium pipinya yang entah mengapa membuat hati Jessica tiba-tiba terluka.

“Itu istriku.” ucap Yuri pelan.

“Istri…sonsaengnim?” tanya Jessica memastikan.

Dengan tenang Yuri menghampiri Jessica dan memberikan minuman kepadanya. “Ini.”

“Terima kasih.” Jessica lalu meneguk sedikit minumannya. “La-lalu dimana dia sekarang?” Mendengar pertanyaan Jessica, yang dilakuakan Yuri hanyalah menggelengkan kepala dan tersenyum tipis.

“Dia sudah pergi…” Yuri menghela nafas.

Meski sekilas, Jessica bisa melihat mata sang dosen berkaca-kaca yang membuatnya jadi merasa bersalah telah bertanya mengenai sosok istrinya.

“Maafkan saya…”

“Hei… Kenapa kau harus minta maaf?” Yuri berusaha kembali ceria agar Jessica tidak menyalahkan dirinya sendiri. “Lagi pula istriku tidak akan senang jika aku terus menerus bersedih.”

“Son—”

“Yuri.”

“Tapi…”

“Eish! Sudahku bilang panggil aku Yuri jika di luar kampus.”

Rupanya Jessica masih sungkan memanggil Yuri dengan sebutan nama saja. “Baiklah… Yuri…”

“Good~” Yuri melepaskan ‘wink’-nya ke Jessica yang kemudian membuat wajahnya tersipu. “Sekarang ayo kita makan.” ajak Yuri sambil menggandeng tangan Jessica tanpa sadar.

‘OMG… Apa yang terjadi padaku? Kenapa perasaan itu muncul lagi?’

***

Setelah selesai makan malam, Yuri pun mengantar Jessica ke kamarnya. Ya, malam ini Jessica menginap di rumahnya. Meski awalnya Yuri menolak, namun pada akhirnya dia tidak bisa berbuat apa-apa karena ternyata Jessica tidak mempunyai teman dekat selain teman satu asramanya.

“Okey Sica, kau bisa tidur di kamarku.”

“Lalu kau tidur dimana?”

“Aku tidur di sofa ruang tamu. Kalau kau memerlukan sesuatu, jangan sungkan untuk memanggilku.”

“Baiklah son— Maksudku Yuri…”

“Bagus~ Selamat malam~” ucap Yuri sebelum menutup pintu dan berlalu dari hadapan Jessica.

“Tu-tunggu sebentar…” panggil Jessica yang otomatis menghentikan langkah Yuri.

“Ya?”

“Terima kasih…”

Yuri berbalik menghampiri Jessica dengan senyum. “No problem Sica…”

Wajah keduanya kini saling menatap satu sama lain di dalam suasana ruang kamar yang hening. Masing-masing dari mereka mulai merasakan sesuatu bergejolak dan detak jantung yang semakin berdebar saat kedua mata mereka bertemu kembali. Tanpa sadar, Yuri mulai menyentuh pipi Jessica dan berlanjut mendekatkan wajahnya. Sedang Jessica tidak tahu harus berbuat apa. Tubuhnya seakan tidak bisa bergerak dan hanya bisa menikmati tiap-tiap sentuhan yang diberikan oleh Yuri dengan memejakan mata hingga tidak lama Yuri pun mendaratkan sebuah ciuman di bibir mungilnya. Jessica yang pada awalnya terkejut perlahan membalasnya. Suatu keajaiban bagi gadis itu untuk tidak lagi menolak ciuman seorang Yuri. Dia kemudian mengalihkan ciumannya tengkuk leher Jessica sambil mengarahkan tubuhnya ke atas tempat tidur dan membaringkannya. Kini posisi Yuri berada di atas Jessica dan masih sibuk menciumi setiap titik tubuh gadis itu.

“So-sonsaengnim…” desah Jessica ketika Yuri membuat titik teritori.

Mendengar panggilan tersebut, mendadak Yuri menghentikan aksinya. Dia menyadari perbuatannya yang sudah sangat keterlaluan pada Jessica. Terlebih Yuri telah meninggalkan jejak di leher Jessica.

“Si-sica! Maafkan aku!!!” pekik Yuri segera bangkit dari atas tubuh Jessica.

“Sonsaengnim… Kenapa…” Mata Jessica kembali mengeluarkan air mata yang membuat Yuri tidak dapat lagi menahan perasaannya kepada Jessica. Dimana tanpa sadar dia telah jatuh cinta kepada Jessica, muridnya sendiri.

“Sica… Aku rasa aku menyukaimu…” ucap Yuri pelan. “Aku tahu aku salah… Ma—” Namun belum sempat melanjutkan perkataannya, Jessica menarik Yuri dan membungkam mulutnya dengan miliknya. “Sica?”

“Tolong buat aku melupakan semuanya… Yuri…”

———

Di asrama, Tiffany masih terjaga demi menunggu kedatangan Jessica sekaligus meminta maaf kepadanya. Tapi yang jadi masalahnya sampai sekarang adalah Jessica belum juga pulang. Perasaan cemas menghinggapi pikiran Tiffany. Dia takut terjadi sesuatu padanya dan mencoba kembali menghubungi Jessica.

“Aish! Kenapa sekarang ponselnya tidak aktif???” keluh Tiffany. “Semoga tidak terjadi sesuatu pada Jessie…” ucapnya sambil memandang keluar jendela. “Maafkan aku Jess… Mungkin lebih baik aku mengakhiri hubunganku dengan Taeyeon jika ini yang terbaik…”

———

Desahan demi desahan bergema keluar dari mulut mereka dan menyelimuti seluruh ruangan. Sesekali Yuri dan Jessica mengakhiri ciumannya untuk bernafas yang lalu kembali melanjutkannya. Sekarang mereka benar-benar sudah dikuasai hawa nafsu sampai tidak kuasa berhenti meski hal tersebut berlanjut akan berakibat fatal bagi keduanya. Dengan lihainya Yuri menyusuri tiap lekuk tubuh Jessica melalui kedua tangannya. Kadang Yuri bermain di bagian atas tubuh Jessica dan salah satunya menggoda bagian bawah gadis tersebut. Di setiap sentuhan Yuri pada area sensitif Jessica selalu membuat gadis itu mengeluarkan suara desahan yang akibatnya Yuri menjadi semakin bersemangat melakukannya.

“Hmmm… Yu-yuri…”

“Panggil aku Yul…”

“Yu-yu… AKH!” Tubuh Jessica seketika tersentak saat Yuri menyentuh bagian sensitifnya hingga dia bisa merasakan sesuatu keluar dari area tersebut. Selama beberapa kali Yuri terus melanjutkan aktifitasnya dan bergantian memijat lembut bagian basah itu. “Hmmppp~” Jessica berusaha meredam suaranya.

Jessica kembali tersentak kala Yuri mulai membuka penghalang yang menghalangi bagian tersebut dan kemudian menyentuhnya secara langsung. Ditambah lagi Yuri sesekali menghembuskan nafas dan menjilat ujung dari area sensitifnya. Dia kembali mendesah hebat saat lidah Yuri kini bermain di titik-titik yang membuat tubuhnya tanpa sadar menggeliat menikmati gejolak di dalam dirinya.

“NGGGGGHHHH~~~~” Dengan sekali sentuhan lagi, Yuri berhasil membuat Jessica mencapai puncak untuk yang pertama kali. “AHHHH!!! YUUUULLLL!!!” Tubuh Jessica bergetar hebat diikuti keluarnya cairan miliknya. Yuri segera membersihkan apa yang dia perbuat.

Setelah selesai dan sambil menunggu Jessica mengatur nafas, Yuri beralih lagi ke bagian atas dimana terdapat kedua aset berharga milik gadis itu dan kembali dengan lihai memainkan keduanya. Lagi dan lagi Jessica mengeluarkan suara desahannya terutama di saat Yuri menggoda ujung dari masing-masing aset tersebut. Dia mengecup, membelai dan menyentuhnya hingga keduanya mengeras. Kesibukannya di sana tidak membuat Yuri lalai. Tanpa aba-aba, dia memasukan jarinya ke bagian bawah Jessica lagi.

“OH MY!!!” jerit Jessica terkejut menahan rasa sakit karena ini pertama kali dia melakukannya disertai munculnya cairan yang menandakan Jessica telah resmi memberikannya kepada Yuri. Namun perlahan rasa sakit itu berganti menjadi sesuatu yang berbeda ketika Yuri memainkan jarinya ke dalam bagian tersebut. “Yu— OHHH!!!” pekiknya lagi saat Yuri menambah satu jari lagi dan mempercepat gerakan hingga tidak sengaja menyentuh saraf kenikmatan Jessica yang berada di dalam area sensitifnya. “GAAAAAAAAAWWWWWDDD!!!!” Cairan Jessica pun kembali keluar dari dalam dimana ikut membasahi jari-jari Yuri.

“Si-sica… Ka-kau tidak apa-apa…” tanya Yuri dengan nafas memburu. “Kurasa ini sudah cukup… Aku—” Jessica segera mendorong tubuh Yuri untuk mengganti posisi mereka. Ya, sekarang Jessica berada di atas Yuri. “SSSSHHHHH!!!” desah Yuri hebat ketika Jessica menyentuh serta mengelus bagian sensitif Yuri yang kemudian membuka kain yang menghalangi bagian itu yang kini milik berdiri tegak di hadapan Jessica. “Si-sica… Apa yang ka-kau laku–kan… AHHHH!!!”

Jessica mulai memijit lembut dan perlahan memasukkan milik Yuri tersebut ke dalamnya. Sayang, rupanya dia kekurangan tenaga hingga akhirnya Yuri mengganti posisi mereka kembali.

“I…want…you…” gumam Jessica yang masih berusaha memasukannya dengan menggerakkan tubuhnya. “Umh~”

“Tapi kau bisa… Kau yakin…” tanya Yuri memastikan dan dibalas Jessica mengangguk. “Okey… Uhh!!!

Tidak butuh waktu lama, Yuri sepenuhnya memasukkan miliknya dengan sukses ke dalam Jessica. Selama beberapa saat beradaptasi, Yuri mulai menggerakkan tubuhnya untuk menghentak Jessica. Meski pada awalnya pelan, namun sejalannya waktu menjadi semakin cepat. Yuri bisa merasakan miliknya bagai terdekap erat oleh Jessica.

“Ahhhh… Si–cca…”

‘Hmmhh…hhh…ahhh…uhhh…”

Tekanan pun semakin hebat ketika Yuri terus menghentak cepat. Jessica pun bisa merasakan kenikmatan dari gesekan yang dihasilkan olehnya terlebih kembali menyentuh saraf super sensitifnya yang menjadikan dia menggeliat dan bergetar kuat saat Yuri terus menerus mengenainya yang berakibat dia mengerang keras.

“Yuriiiii… di-di situ… ahhh…” desah Jessica sambil mengikuti gerak irama tubuh Yuri agar sinkron. Tidak butuh waktu lama, keduanya akan menuju puncak kenikmatan. “Ngggghhhh~~~ Good …uhhh… God…aahh…ahhh… YURI!!!” Kali ini Jessica mengeluar cairan lebih banyak dari sebelumnya. Walau demikian, Yuri belum berhenti. Namun bisa dirasakan kalau sebentar lagi gilirannya tiba.

“Si-sicaaaaa… Aku…. AHHHH!!!” Sebelum bercampur dengan Jessica, Yuri segera mengeluarkan miliknya. Saat itu juga cairannya keluar dan dia pun roboh di samping tubuh Jessica yang terlebih dulu terlelap. Di tengah kesibukannya mengatur nafas, Yuri sekali lagi memandang Jessica. “Sica… I love you…” bisik Yuri yang lalu menyusul Jessica ke alam mimpi.

-TBC-

OKEY!!! CUKUP YA SERVICE BUAT KALIAN~~~ AYE MW HIATUS SEKARANG~~~ CIAO~~~ >_<

Advertisements

44 thoughts on “Stand By Me [Part 3]

  1. apakah aku yang pertama comment
    semoga iya hihihihihi
    yah taeny jangan putus
    sica maafin mawar ya #eh fany maap
    kalo sica udah baikan sama fany, jadian deh sama yul
    hehehehe amin
    tetep semangat ya unn
    aku akan menunggu chap selanjutnya ^^

  2. ow, jadi crta na dLu sica smpt suka dgn taeng n nembak taeng lalu d tolak toh, trz ppany ga crta kLo dia pcr taeng.. Pantes aj sica kecewa.. Tp skrg ud ad pengganti’na kn sica? T ada yul skrg d sampingmu, ampe ngelakuin NC lg.. Hehehe..
    Ok tante selamat berhiatus ria.. Kalo bs jgn lama2 ia.. Kekekekeke *piss

  3. wuaaaaaaaaaaah nc bngt onn. gilaaaaa panas bacanya. keren sumpah. lanjut lagi ya onn. gomawo udh ngasih pw

  4. APAKAAAHH??! w(OAO)w *mimisan*
    pdhal ff ini sampai terlupakan >_<
    aigoo unnie ini pw sama bacaan ff nya berbeda sekalii huaaaaaa *jambak rambut*

    jeongmalyo unn, jgn lama2 hiatus nya yaa *tears*
    keep writing!!
    di tunggu smw ff yg msh TBC ~~

  5. sebelm nya mksh pw nya
    aq ska kt” yoong ada macam”jg tak apa”
    hihi ternyata emg bnr ada…
    Ffany hawatir yg di hawatirin mlh lg asik’
    nc nya hot bgt thor
    cpt kmbli ya jgn lama”hiatus nya ok smangat.

  6. Pertama thanks pwnya loh unni,,,sungguh yg tak sesuai dengan kenyataan.

    Astaga,,,Yul songsaengnim kau ternyata bisa dengan tega melakukan itu kepada mahasiswimu,,,oh god sungguh sangat waow,,,ini Hot loh,,mana bacanya subuh2 pula,,,weiaow keperawanan Sica direnggut oleh Yul,,,aow,,,aow,,,kayaknya memang sekarang waktunya Yul untuk mencari pengganti Victoria, dan pengganti yang tepat adalah Jessica,,,,hohohoho

    itu itu,,,,waaaahhh jgn smpe sih TaeNy putus,,,kasiaan,,,pdhl entar lagi Tae mau ngelamar,,,,ayo jgn putus lah fany,,,

    eh si Tante mau hiatus,,,,omo,,,O.O
    tapi,,,

    aku mengerti aja deh,,,skg tante lg sbk jd hrs hiatus dlm wktu yg mgkn sgt lama,,,,

    n thanks loh unn udh bwt nc YulSic lagi,,,smg comebacknya nanti bawa nc YulSic yg br,,,,trolol,,,,wkwkwk peace v

    ok cukup sekian coment enjel saya,,,semoga dapat diterima dan berkenan dihati tante #plak,,,,ahaha maksudnya dihati kamu unni,,,,

    SEMANGAT

  7. Aaaits.. TaeNy jangn sampai putus..huhu

    wah..kirain gak ad nc, trnyata ada..nc nya keren lah pkok nya..wiw

    dtnggu klanjutan nya..

  8. Unn ._.
    Bahasa’nya keren banget >.<
    Aku suka aku suka……. Hiatus brpa lama ? Jgn kelamaaan *tarik2 kolor unnie,
    yah unnie yah, jgn lama :3

  9. Ommo… Yulsic agresif bnget, bru jga knal bbrpa hri,, udh maen nc aja nich..
    Xixixi.. 🙂

    Aduuh,, taeny gmana nich? Msa mrka mw ptuz?? 😐

    Yaah,, eony mw hiatus lgi?? Jgn lma” yak hiatus’a..

    Annyeoong.. 😉

  10. INi dia yang saya tunggu-tunggu x3
    ternyata dulu sica suka ama taeng toh~
    supaya ppany jangan putus dulu sama taeng dah :p
    ah~ demen banget ama PART yang ini 😀
    Update kalo ada waktu yah un~
    hehe
    God bless you~

  11. q mengerti perasaanmu sica..dtikam dr blkg ma shbt sendiri.
    menyakitkaaaan..
    tp percayalah, fany g brmksud bgtu koq.
    buktinya msh mikirin perasaan sica.
    PleaseTaeNy jgn putusT.T
    Wadooow q kira g bakal ada nc.
    pw nya itu lho yg g bikin nyangka.hahaha~
    yuri kyknya emang tulus suka ma sica.
    tp gmana ma sicanya?wlwpun sica dah ada rasa suka,
    tp kelihatan nya sica malah ngjadiin yuri pelampiasan~plak
    semoga kejadian ‘itu’ g jd boomerang bagi keduanya dkemudian hari.
    oke deh eonni dtnggu comebacknya.
    jgn lama2 yoo~

  12. aw aw aw… sica udah ga mikir lagi itu sonsaengnimnya atau ga, langsung embat haha 😀
    Nasib taeny bakal baik2 aja kan? Ga tega kalo misalnya yulsic udah bersatu tapi taeny malah bubar 😮

  13. Wah. . . .
    Pwnya g bner tuh!
    Hahaha!

    Ksian y pasangan Taeny. . .
    Jangan putus d0ng. . .

    Ck ck ck. . .
    Sica skrang ud resmi sma yul.

    Glup!
    #nelenludah#
    that soo H0T!

  14. terimakasih pw nya~
    un ,aku baca ini pas barusan bangun tidur.
    awal nya masih agak ngantuk ,pas baca ‘itu’ nya langsung melek O~O

    itu Sica nya beneran suka sama Yuri kaga sih ? rada kaya jadiin pelampiasan gitu :O tapi semoga engga~
    keren keren banget pokok nya ! *angkat jempol orang se kelurahan*

    nikmati masa” hiatus anda~
    hwaiting^^

  15. huwaaaah, NC nya bener2 HOT!!!
    sampe’ smpt bengong jg bacanya..hahaha
    sipp..siippp..lalu apa yg terjadi kemudian??
    kyknya seru kl sica hamil..wkwkwkwk *byunmind

    selamat hiatus yaa…

  16. Ohh MY….GOd.!!!!
    Serius unn, ni NC panas gila O,o
    Jadi pengen mandi wkwkwkw :p

    ternyata sica suka sama taeng ? Pantes aja sica marah sama pany :3
    Yaudah….sica relain aja taeng buat fany, toh kamu kan dah ada yuri.
    Walaupun yuri duda tapi duda keren loh *plakk

    Wah unn hitausnya jangan lama-lama ya hehe
    Semoga hari-hari unnie menyenangkan
    HWAITING^^

  17. mian thor sebelumnya sempet jadi SR di ff ini ..
    jeongmal mianhe T_T (bow)
    dan makasih banget udah di kasih PWnya walaupun saya jadi SR
    hikshikshiks *terharu

    sebenernya sempet lupa sama cerita FF ini, langsung kebut tadi baca dari part 1 ._.

    gg nyangka ternyata sica sempet suka sama taeng wkwkwkwk.
    itu yoong AAARRGHH unyu2 ><

    hmm, NCnya bikin saya merinding + mules jadi satu .
    dapet banget NCnya .________________.
    #Jedder

  18. Owaaaaaa hotttt >,<
    ahahaha…
    Aku udh nunggu cerita ini dari lama,akhirnya diupdate juga.. Untung belum lupa alurnya

  19. Ah gw seneng lu update cerita ini. Hehe

    haduh taeny knp jd galau gitu..kasian taeyeonnya.. ppani sih..coba terbuka dr awal sm sica, mungkin ga jd serunyam gini..huhuhu

    dan YulSic eaaaaa.. Goodjob!!! Hahahahah
    gw suka cerita ini. Cerita dewasa 🙂

    bwt aru semangat terus ya, jaga kesehatan juga. Sampe ktmu d crita selanjutnya 🙂

  20. asdfghjklasdfghjkl astahiyat….sekali’y update siswanto bgt…i’m such a pervy one when i read…whyyyyyy…..bcozzzzz aq baca pas diatas gy ada pengajian….geezzzzzzzzzz

    yaudah sonoh hiatus thorrrrr….hiatus biar keluar gy karya2 yg baru….sumpah bhsa’yyyyyyy….pendeskripsian’y asdfghkklafdshhjkkl…..klo org pinter *dalam hal trtentu* pst ngerti pa yg mw di sampein….tp kalo otak’y odong…*sigh* ga bakal nyampe nich pesen crita’y xDD

    DAEBBAK!!!

  21. astaga astaga… unn kau membuatnya..kekeke
    ence nya sopan bgt unn
    tp bnr2.. NC…
    untung baca siang hari…*loh apa hubungannya
    hiatus lagi…ok dweh.. 😉

  22. ONE NITE STAND??!!! aaahkkkk >_<
    mrinding disco bacanya hahahhaha tp saya suka~ u,u

    pertama tk kira yg bakal nc itu yg YBTM yg jls2 tbc waktu ini mengarah pada… eeaaaa~ #kode

    tp ternyata eh ternyata.. wkwkwk
    ga ada yg salah ko cinta antara penagajar dan anak didik yg penting usia mrk sudah cukup XD
    coba dosen saya di kampus ada ky Yul ud tk embat dah.. tp syg ud pd bangkotan semua~ wkwkwkk ^_^V

    ths pw-nya unnie.. sampai ketemu di nc selanjutnya #eh maksudnya cerita selanjutnya 😀

  23. OMO OMO OMO!!!
    YUL SONGSAENIIIIIM!! that was sooooo HAWT unnie!! #kibaskibassapuijuk
    berarti ini yulsic udah official kah un??
    penasaran bgd gimana pas mreka bdua bangun
    what will they say to each other! gaaah, kenapa TBC selalu datang disaat-saat hot eh disaat yg ga tepat maksudnye. ehehehehehe

    un, kukira unnie bakal lanjutin the truth ato YBTM dulu tadinya. eh trnyata post epep yg sdikit lupa gimana jalan crita awalnya. alhasil kubuka lagi previous chap SBM nie.

    i likeeeee soooo much this en- ups, chaps i mean.. ahahaha

    unnie stiiiiil daebaaaaaaaaakkk !!

    ditunggu postingan selanjutnya unnie. love ya, n thx so much for d’ PW .. 🙂 emmuach

  24. makasi udah di kasik tau PWnya
    gak nyangka kalo ada NC WOW, jd perkiraan yoona bner kalo ada apa” hahahahah, yaa.. yulsic bersatu tp taeny mau pisah 😦 jangan buat taeny pisah
    kasian …..
    bagus author, ditunggu update ff yang lain
    semangat 🙂

  25. +.+ ncnya mantep dtmbah sambel tmbah maknyuss tuh#plak

    oh sica kshan bnget tuh dsakiti 2 namja..
    tp gpp lah kan ada pak yul XD

    MW HIATUS!!!!!gpp lah pzti sbuk bnget y unn…

    gomawo pwnya n semangat!!!

  26. hwaa unnie mw hiatus ? pdhl aku bru mw blg kalo unnie tuh salah satu author yg rajin update.
    itu sica ga menjadikan yul sbg pelampisan kn ? andwee.
    unnie aku suka nc mu. bahasanya ga fulgar tp feelnya dpt. pokoknya cara unnie menyampaikan situasinya tuh keren bgt.
    unnie jjang.
    Hwaiting.
    Oya gommawo pwnya unn.

  27. Huaaaaaaa passwordnya itu aku bangeeeeeeeeeet wkwkwkwkwk

    Yess!! author yg satu ini ga jd pensi bikin NC sik asyiiiiiiiik!!

    Oh my God!! *i’m the best mode on
    Aruuuuuuuu its so damn hot hot hot hot fire *i’m the best mode on lagi wkwkwkwkwkwk

    Ke-byun-an ku jadi full charge nih, segeeeeeeeeer gyahahahahhaa

    Hohooo dirimu makin mahir aja, naaak… Gelar ratu byun resmi aku serahkan padamuuuu. Chukkaeeeee!!! :p

    Jangan hiatuuuus… Keep writing, sweetheart!

  28. Wuah cinta 1 malam by yulsic,hiatus?kata yg gw benci selain tbc lol,karena author bekerja jd dimaklumi,trims selalu kirim pw tiap ff author yg diprotek,author fighting!

  29. Ommmo thor i dont know u can make this stuf. Daebak ncx. Kren blum jadian tapi nc langsung. Jngn hiatus lama2 y thor keke

  30. waaaahhh jeti ribut yeee..
    Kasian.. Itu fany mau putusin tae?? Hweeee
    Eaaaaaa ujgnya panas yeeee..
    Om (?) Yul bener2 panas.. Sica apalagi.. Wakakak
    Nice post kakak,,

  31. yuuppp kereeennn …

    skarang aku dah tw smuanya .. alasan bagaimana taeny bisa ketahuan dan bagaimana yul bisa smakin emncintai yoona .. tanpa ada part yang terlewati .. hehehe … kereeennn gue sukka …

    lanjutt eonn .. fighting!!

  32. Aku Baru mngerti skarang,,,,,

    Heh,aku kira taeyeon itu mahasiswa sama kya Fany,ternyta dosen ,,,,,,, bru tau,,,# -_-‘
    Sica Bneran mrah ma Fany,,
    Dan itu mnakutkaan,,,,,,

    Kyaaaaaa*teriakGaje

    Ohw,,tiba” panas amat ya,,hheeh
    Ya ampun bru aja Yul and Sic ,mlakukan nya,,mskipun mreka blom resmi pcran,,hheeehh

    S,,o,, Soo Hot,,,kekekeke
    ><'' ,,,,
    D tunggu Next Chap nya,,,,,,,,chap 5,,
    # -_-'
    SEMANGAAAT

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s