You Belong To Me [Part 15]

Finally… I updated~ So enjoy it! Always remember >>> NO COPAS or DIE!!!

~You Belong To Me [Part 15]~

Genre: Gender-bender, Romance, Comedy

Cast: Yuri & Jessica (YulSic), Taeyeon & Tiffany (TaeNy), Sooyoung & Sunny (SooSun)

———

Taeyeon begitu terkejut mendapati Sooyoung tergeletak tidak sadarkan diri dengan kondisi yang mengenaskan. Seluruh tubuh pemuda itu penuh luka memar. Entah siapa yang tega melakukan hal tersebut kepadanya.

“Cepat bawa dia masuk!” perintah Tiffany yang kemudian bergegas mengambil kotak obat-obatan miliknya. Sementara itu, Taeyeon bersama Hyoyeon membawa Sooyoung ke kamarnya  dan membaringkan tubuhnya ke atas tempat tidur. “Hyo, lekas ambilkan handuk dan air untuk mengompres luka!” Kali ini Tiffany memberi perintah kepada Hyoyeon.

“Baik.” Tanpa basa-basi, Hyoyeon segera menuju dapur.

Taeyeon yang sibuk melepaskan pakaian Sooyoung hanya bisa menatap tubuh sahabatnya  dengan penuh penyesalan. Dia benar-benar menyesal telah menyakiti hati Sooyoung.

“Tae… Kau tidak apa-apa?” tanya gadis itu khawatir. Tiffany tahu pasti perasaan Taeyeon saat ini. “Kau jangan cemas. Aku akan berusaha mengobati Sooyoung.”

Taeyeon mengangguk pelan dan memeluk Tiffany. “Miyoung… Ini semua salahku…” gumamnya. “Seandainya saja tadi aku tidak—“

“Hentikan Tae! Ini bukan salahmu.” potong Tiffany membalas pelukan Taeyeon dengan erat untuk menenangkan emosi kekasihnya tersebut. “Jangan salahkan dirimu…” bisik Tiffany.

Sejenak suasana menjadi hening hingga akhirnya terdengar suara igauan Sooyoung. “Hmm… Sunny… Maafkan aku… Sunkyu…” Sooyoung terus mengigau dengan menyebut-nyebut nama Sunny.

“Sunny?” Rasa penasaran kini menghinggapi Taeyeon dan Tiffany.

“Kau dengar itu Tae?”

“Ya. Sepertinya telah terjadi sesuatu pada mereka berdua.”

Tidak lama, Hyoyeon pun datang dengan membawa handuk dan sebaskom air seperti yang diperintahkan oleh Tiffany. “Ini pesananmu Fany.”

“Ah, terima kasih Hyo.”

Tanpa buang waktu lagi Tiffany segera membasahi handuk tersebut dengan air untuk membersihkan luka-luka di tubuh Sooyoung dan mengobatinya.

“Akh!” pekik Sooyoung tanpa sadar.

“Geez! Tahan sebentar.” Keluh Tiffany. “Hyo, bisa kau bantu aku menahannya agar tidak bergerak?”

“Okay.”

Akhirnya dengan bantuan dari Hyoyeon, Tiffany selesai mengobati luka di tubuh Sooyoung. “Akhirnya selesai. Terima kasih Hyo.” ujarnya sambil menghela nafas. “Tae aku—“

“Miyoung, kau dan Hyoyeon tunggu di sini. Ada yang ingin aku pastikan.” ujar Taeyeon yang masih dipenuhi rasa penasaran sebelum meninggalkan keduanya.

———

“Apa yang sedang kau buat?”

“Aku sedang membangun istana.”

“Istana?”

“Iya, dan aku akan tinggal di dalamnya.”

“Kalau begitu, aku akan jadi pangeran dank au jadi putrinya.”

“Hmm. Baiklah, janji ya?”

“Iya, aku janji.”

“Kwon Yul will be my prince.”

“And Jessica Jung will be my princess.”

***

Jessica mendadak terbangun dari tidurnya. Kedua matanya terbuka lebar dan keringat membanjiri seluruh tubuhnya.

“Kwon… Yuri…” Pandangan Jessica langsung berpaling ke arah Yuri yang masih tertidur pulas. “Yul… Kaukah itu?” Dia terus memandangi wajah Yuri hingga tanpa disadari kini tangannya membelai wajah pemuda tersebut.

“Hmmm~” Sentuhan lembut Jessica rupanya membangunkan Yuri. “Sica…”

Sadar dengan apa yang telah dia lakukan, Jessica langsung menghentikan perbuatannya. “Maaf…”

Yuri hanya tersenyum melihat ulah istrinya. “No problem.” Jawabnya singkat. “Kemarilah.” Yuri menarik tubuh Jessica kembali ke pelukannya. “Ada apa?” tanya Yuri yang sekarang berganti membelai tubuh Jessica.

Sesaat Jessica pun terdiam, namun akhirnya dia memutuskan untuk memastikan apa yang telah dia alami di dalam mimpi. Perlahan Jessica bisa mengingat sosok anak lelaki, teman masa kecilnya yang selama ini tidak bisa dia ingat.

“Yul.”

“Hmm?”

“Apa kau pernah datang ke tempat ini?” Pertanyaan yang diajukan oleh Jessica membuat Yuri terkejut. “Yul?” Jessica menatap dalam wajah Yuri.

“I-iya.” Jawab Yuri gugup. Dia tidak tahu harus bagaimana. “Memangnya kenapa?” Yuri berusaha terlihat tenang di hadapan Jessica.

“Tidak… Hanya saja…” Jessica terdiam, dirinya tampak ragu untuk meneruskan perkataannya.

“Hanya saja?” Giliran Yuri yang diliputi rasa penasaran. Sebuah pertanyaan pun timbul di benaknya. Apakah Jessica sudah bisa mengingat dirinya? Tapi sekali lagi, Yuri ingin memancing Jessica. “Hanya saja apa?”

Jessica menggelengkan kepala. “Lupakan. Mungkin hanya mimpi.”

“Mimpi? Memangnya apa yang kau impikan?” Pertanyaan dari Yuri yang tidak kunjung usai, akhirnya memaksa Jessica untuk menceritakan mimpi yang telah dialaminya. Senyum bahagia mengembang di wajah Yuri usai mendengarkan cerita Jessica. “Syukurlah…” Tanpa terasa air mata ikut menetes dari pelupuk matanya.

“Yuri?” Jessica mendadak panik begitu melihat Yuri menangis. “Yuri, kau kenapa?” tanyanya sambil mengusap air mata pemuda itu.

“Sica…”

“Ya?”

“Terima kasih…” ujar Yuri membelai wajah Jessica dan mengecup keningnya kemudian.

Jessica benar-benar tidak mengerti, dia bingung dengan reaksi Yuri setelah mendengar tentang mimpinya. Namun tidak lama, gadis itu pun mengerti.

“Yuri… Yul? Benarkah itu kau?” Yuri mengangguk pelan.

“Ya… Ini aku… Kwon ‘Yul’ Yuri… Yang akan selalu menjadi pangeran untuk putri Jessica Jung…”

“Yuri… ARGH!!!” teriak Jessica memegangi kepalanya yang tiba-tiba terasa sakit dan kemudian pingsan.

“SICA!!!”

———

Sunny hanya bisa menangis bila mengingat kejadian siang tadi dimana Sooyoung secara sepihak memutuskan untuk mengakhiri hubungan mereka. Dia tidak menyangka Wooyoung akan menciumnya dan Sooyoung menyaksikan itu semua.

“Maafkan aku Soo…” isak Sunny meratapi nasibnya. Dia terus menangis hingga terdengar suara ketukan pintu yang sejenak menghentikan tangisannya. “Ya?”

“Maaf Nona. Ada seseorang yang ingin bertemu dengan Anda.” Sahut salah satu pelayan.

“Baik, aku akan segera turun. Terima kasih.” Sunny lantas segera menghapus air matanya sebelum bergegas untuk menemui tamunya. “Siapa tamuku?” tanya gadis bertubuh mungil tersebut.

“Beliau tidak memberitahukan namanya. Tapi yang jelas dia datang bersama adik Nona Jung.” Jelas sang pelayan.

“Krystal?”

“Ya.”

Akhirnya Sunny mengetahui siapa tamu yang dimaksud oleh pelayannya, dia tidak lain adalah Kim Taeyeon. Entah apa maksud tujuan Taeyeon datang ke rumahnya, apakah ini ada hubungannya dengan Sooyoung. Sunny sibuk menerka-nerka dugaannya.

“Selamat malam Sunny unnie.”

“Selamat malam Krystal.”

“Selamat malam Nona Lee.”

“Selamat malam… Tuan Kim—“

“Taeyeon. Panggil saja Taeyeon.”

“Okey, Taeyeon…” Sunny lalu mempersilahkan keduanya untuk duduk. “Lantas ada perlu apa kalian datang kemari?” tanya Sunny membuka topik pembicaraan.

Sebelum menjawab pertanyaan Sunny, Taeyeon memandang Krystal. Gadis itu rupanya mengerti dan beranjak dari duduknya. “Hmm, unnie, aku pamit dulu ya. Aku baru ingat msih ada tugas rumah yang belum aku kerjakan.” Ujar Krystal memberi alasan.

“Mau aku antar?”

“Tidak usah, rumah kita kan tidak jauh. Lagi pula aku datang hanya untuk mengantar Taeyeon oppa yang tidak tahu alamat rumah unnie.”

“Oh begitu. Ya sudah, hati-hati di jalan ya.”

“Aku mengerti, unnie tenang saja. Oppa, aku pulang duluan ya.” Pamit Krystal kepada keduanya.

“Ya, terima kasih Nona Jung dan hati-hati di jalan.” Ujar Taeyeon sambil membungkukkan badan yang kemudian disambut tawa kecil dari Krystal.

“Yah oppa! Cukup panggil aku Krystal dan terlalu sungkan padaku seperti ini.”

“Ah, maaf.”

“It’s okay oppa. Kalau begitu aku pamit.”

Tidak berapa lama setelah kepergian Krystal, Sunny kembali melanjutkan pembicaraan mereka yang tertunda. “Lalu, apa yang membuatmu datang menemuiku Taeyeon?” Sunny mengulang pertanyaannya yang belum sempat terjawab.

“Nona Lee, aku—“

“Panggil aku Sunny.”

“Baiklah… Sunny…”

“Ya?”

“Sebenarnya tujuanku datang menemuimu adalah ingin membicarakan tentang Sooyoung.”

‘Sudah kuduga.’ Ucap Sunny dalam hati. “Lantas, apa yang ingin kau sampaikan padaku?”

Taeyeon terdiam dan menghela nafasnya. “Sebelum menjawabnya, ada hal yang ingin aku tanyakan padamu.” Raut wajahnya berubah serius.

“Silahkan.”

“A-apakah kemarin telah terjadi sesuatu di antara kalian berdua?” Sekarang giliran Sunny yang diam. Hatinya kembali sakit mengingat kejadian kemarin. “Maaf jika aku lancang…” gumam Taeyeon.

“Tidak apa-apa.” Jawab Sunny tersenyum pahit. “Dan iya… Kemarin aku bertengkar hebat dengannya dan kemudian dia memutuskan untuk berpisah denganku…” jelas Sunny berusaha menahan air matanya. “Sejak itu sampai saat ini… Aku tidak lagi bertemu dengan Sooyoung…”

“Benarkah demikian?”

“Ya, memangnya ada apa? Apakah terjadi sesuatu padanya?”

Taeyeon tidak tahu harus berkata apa sebab semua dugaannya meleset setelah mendengar penjelasan Sunny. Namun, akhirnya dia memutuskan untuk mengatakan yang sebenarnya pada gadis tersebut.

“Sebenarnya… Telah terjadi sesuatu pada Sooyoung…” Perasaan Sunny mendadak berubah tidak enak karena dia merasakan sesuatu yang buruk telah menimpa Sooyoung.

“Apa yang terjadi?”

“Sunny… Sooyoung, dia…”

“KATAKAN PADAKU APA YANG TERJADI PADA SOOYOUNG???!!!” pekik Sunny histeris karena tidak sabar mendengar jawaban Taeyeon.

“Aku menemukan Sooyoung terluka parah dan tidak sadarkan diri… Di depan restoranku…”

“Ya tuhan…”

———

“Kenapa Yul??? Kenapa kau harus pergi???”

“Maaf Sica…”

“Aku benci Yul!!! Aku benci Kwon Yuri!!!

.

.

.

.

.

“Jessie, dengarkan appa…”

“Tidak mungkin appa… Yul tidak mungkin mati…”

“Jessie…”

“Aku tidak percaya…”

“Jessica…”

“TIDAK!!!”

***

“TIDAK!!!” Teriakan Jessica seketika membangunkan Yuri yang tanpa tersadar ikut tertidur di sampingnya.

“Sica! Apa yang terjadi? Apa kau baik—“ Jessica langsung memeluk tubuh Yuri saat itu juga tanpa memberikan kesempatan berbicara.

“Yul…” Gadis itu mulai menangis dan terus memanggil-manggil nama Yuri. Sedangkan Yuri berusaha menenangkan Jessica dengan memberi belaian lembut di punggungnya.

“Yah… Sica… Sebenarnya apa yang—“

“Kenapa kau pergi?” Jessica lagi-lagi memotong perkataan Yuri.

“Huh?”

“Kwon Yul… Kenapa kau tega meninggalkanku?”

“Apa maksudmu?” Yuri semakin tidak mengerti dengan pertanyaan yang diajukan oleh istrinya itu.

“Yuri… Aku ingat semuanya…” ungkap Jessica tersenyum. “Aku ingat Yul!!!”

Yuri masih tidak percaya dengan apa yang dikatakan Jessica. Namun yang pasti, dia sangat bahagia dan bersyukur bila ingatan Jessica telah kembali.

“Be-benarkah itu Sica?” Yuri mencoba memastikan.

“Ya.” Jessica mengangguk pelan dan meraih tangan kanan Yuri. “Aku ingat… Alasan kenapa kau membawaku ke tempat ini…”

“Kenapa?” Yuri bisa merasakan tangannya kini menyentuh wajah Jessica yang perlahan bertemu dengan sepasang bibir lembut milik gadis itu.

Jessica kembali tersenyum. Sebelum menjawab pertanyaan dari Yuri, dia mengecup permukaan tangan Yuri. “Kau tahu Yul? Dulu ada sepasang anak laki-laki dan anak perempuan bermain bersama di tempat ini.”

“Oh ya? Terus?”

“Si anak perempuan memutuskan untuk membangun istana pasir karena dia bercita-cita ingin menjadi seorang putri dan tinggal di dalam istana tersebut.”

“Lalu bagaimana dengan yang anak laki-laki?”

“Dia? Anak laki-laki itu mendengarkan seluruh impian sahabat kecilnya hingga akhirnya memutuskan untuk menjadi pangeran dari istana pasir itu.” Jessica kemudian menatap dalam Yuri. “Mereka lalu saling berjanji untuk tetap bersama.”

“Sica…”

“Sayang, masa indah mereka tidak berlangsung lama karena keluarga si anak laki-laki memutuskan untuk pindah keluar negeri.” Jessica mendadak merasa sedih bila mengingat kejadian tersebut. “Dan setelah itu… Si anak perempuan terus bersedih mendengar kabar jika sahabatanya mengalami kecelakaan dan tidak diketahui jelas nasibnya…”

“Jessica…”

“Sejak hari itu… Ingatan sang putri akan kenangannya bersama sang pengeran telah hilang…” ujar Jessica mengakhiri ceritanya disertai air mata. “Yul… Maafkan aku…”

Yuri tersenyum sambil menghapus air mata Jessica dengan kedua ibu jarinya. “Syukurlah… Akhirnya kau bisa mengingatku…” bisik Yuri dan kembali memeluk tubuh Jessica. “Bagiku sudah lebih dari cukup dengan ingatanmu yang kembali…”

“Yuri… Apakah kau mau memaafkanku?” pinta Jessica sekali lagi. Kali ini Yuri hanya tertawa kecil.

“Tanpa kau minta, aku sudah memaafkanmu Jessica Jung.” Yuri lantas mengangkat sedikit wajah Jessica agar dia bisa melihatnya dengan jelas dan mendekatkan wajahnya. “Akhirnya sang pangeran bisa bertemu lagi dengan sang putri…”

“Ya… Kwon Yuri… You always be my prince…”

“And Jessica Jung always be my princess… I love you…”

Di bawah sinar bulan purnama, di tempat yang sama, Yuri dan Jessica akhirnya bisa mengingat kembali kenangan mereka berdua dan melanjutkan janji untuk terus bersama dengan diikat oleh sebuah ciuman.

———

Setelah hampir 2 jam tidak sadarkan diri, Sooyoung akhirnya membuka matanya. “Ugh!” erangnya kesakitan ketika menggerakan beberapa anggota tubuhnya.

“Yah! Hati-hati! Kau jangan banyak bergerak dulu atau lukamu akan terbuka kembali.” Tiffany dengan segera memperingatkan Sooyoung.

“Aku… haus…”

“Oh, tunggu sebentar. Akan aku ambilkan segelas air untukmu.”

Sementara Tiffany pergi ke dapur, Sooyoung berusaha mengingat apa yang telah terjadi kepadanya. Ya, semua luka-luka yang dialami ternyata akibat dari perkelahiannya kemarin.

“Dasar sial…” desis Sooyoung menahan sakit. “Awas kau Wooyoung…”

***

*Flashback*

“Aish! Kenapa aku bisa berbuat begitu bodoh kepadanya?” gumam Sooyoung sendirian. Pemuda tersebut rupanya tidak mengetahui jika seseorang tengah mendatanginya.

“Hei bodoh!” panggil sosok asing yang tidak lain adalah Wooyoung. Sayangnya, dia hadir bersama kedua temannya, Junho dan Changsun.

“Kau?!” Sooyoung yang kalap langsung mencengram kerah baju Wooyoung. “BERANINYA KAU MENCIUM SUN—“

BUAK!!!

Sebuah pukulan keras tepat mengenai wajah Sooyoung dan membuatnya tersungkur. Meski dia berusaha bangkit dan membalasnya, tapi semuanya sia-sia karena Wooyoung beserta Junho dan Changsun terlebih dahulu kembali menganiaya dirinya.

“Bagaimana? Apa kau suka hadiah dariku?” tanya Wooyoung menyeringai sambil menatap tubuh Sooyoung yang tergolek tidak berdaya.

“Argh… A-awas…ka-kau…”

“Awas? Memangnya aku berbuat apa? Oh ya, tunggu sebentar… Aha! Bagaimana kalau aku ceritakan tentang ciuman itu? Kau tahu? Bibir Lee Sunkyu itu lembut sekali. Hahahaha~” goda Wooyoung.

Mendengar semua cerita dari Wooyoung hanya membuat Sooyoung menjadi semakin emosi. “KAU—“

BUAK!!!

Kembali lagi dan lagi Sooyoung mendapat penganiayaan dari mereka hingga akhirnya dia benar-benar tidak bisa bergerak sama sekali. Tubuhnya kini penuh dengan luka memar.

“Cih! Sudah cukup, hentikan. Lebih baik sekarang kita segera pergi dari tempat ini.” Perintah Wooyoung pada kedua temannya yang kemudian meninggalkan Sooyoung sendirian.

Beruntung pada akhirnya Sooyoung yang tengah sekarat bertemu seorang pria paruh baya berbaik hati yang bersedia mengantarkannya pulang.

*End of flashback*

***

“Wooyoung?” Sooyoung begitu terkejut mendapati Sunny telah berdiri di depan pintu kamarnya.

“Sunny??? Sedang apa kau di sini?!” tanya Sooyoung dingin dan mengalihkan pandangannya keluar jendela.

“Apa itu benar?”

“Huh? Buat apa kau menanyakannya?”

“Jawab aku Soo…” Sunny perlahan berjalan menghampiri Sooyoung dan duduk di sampingnya. “Kumohon jawablah…”

Sooyoung menghela nafas sesaat. ”Kalau pun benar, kau pastinya tidak akan mempercayai perkataanku barusan…” ujarnya tersenyum pahit.

“Sooyoungie…”

“…”

“Maafkan aku…” isak Sunny yang akhirnya menangis. “Maaf Soo…”

“Pergilah… Tinggalkan aku sendiri… Kumohon…” ujar Sooyoung tidak peduli.

“Ta-tapi…”

“Sudah kubilang per—“

BAM!!!

Suara pintu kamar Sooyoung kembali terbuka. Tak lama kemudian muncullah seorang remaja laki-laki ber-eye-smile di hadapan mereka dan sosok itu sudah tidak asing lagi bagi Sooyoung.

“Soo hyung!!!” sapanya dengan aegyo.

“Ji-jinri?!”

-TBC-

ANJIEEEERRR!!!! PUNGGUNG GW!!!! D:<
Okay, no Victoria untuk kali ini tapi persiapkan diri kalian karena drama sesion kedua akan segera mulai~ mwahahahahahah!!!! *ketawa setan* See you and thanks to all my readers yg udah mampir buat baca dimari. Bubye~ 😄

42 thoughts on “You Belong To Me [Part 15]

  1. ah akhirnya sica bisa mengingat semuanya
    siap”menanti drama bwt yulsic yg lg romancheees”nya,haha
    aku kira c soo mabuk eh ternyata di hajar orang huhu-,,-
    wuah ada yg bru hyuni siapa nya soo y kra”haha penasaran lg.update soon aru semangat

  2. akhirnya update jga … kereennn … mantaaap .. daebak dehh pokokny …

    senengnya liat yulsic … bahagianya ..

    woow soosum bertengkarr … trus siapa itu jinri???

    lanjut thor … fihtingg …

  3. Annyeong,,,,,,
    Achh,,author akhirnya Updet juga,,,saya sngat tunggu” karyamu,,,,,,,hheee

    Haa syukurlah,Sica dah Ingat smua,,,huuhh YulSic sweet,,
    Blom lega ,msih ada Victoria mngawasi,,hheks

    AShhhh,,Soo Ksian amat,,
    Siapa yng mnggil Soo Hyung??? Kok dia jadi gagap gtu???huu pnasran,,,,
    D tunggu lanjutannya ya thor,,,,,
    Fightaeng^_^
    # -__-”

  4. wah,update juga lu thor,,,
    daebak…!! jassica akhirnya inget juga tuh siapa si yuri,,,

    oiya,thor aku minta PW.a “always love you part 1.a dong” kalo baca langsung part 2 kagak nyambung… 😀
    sekalian ama pw.a you belong to me yg part 13 yah,,,, 😀

  5. Daebak!!!! Akhirnya,,,, ingtan sica balik hehe,,,
    Habis ini bakal banyak masalah lagi nih Sama hubungan yulsic,,,,
    D tggu update soon,,,╭(′▽`)╯ ╭(′▽`)╯

  6. Asiiikkk akhirnya sica bisa inget juga tapi masih ada victoria mengintai.. 🙂
    ditunggu upadate an selanjutnya 😉

  7. Ahaaaa Sulle hadir.. Ada Jinri ada baby jung.. Mungkin pula ada bakal #eaaaa. Menanti menanti menanti.. Hahahaha

    akhirnya yulsic bahagia..stidaknya d part ini bahagia, gtw deh part selanjutnya bahagia ato enggak. Eish authornya jahat nih :p *eit santai thor..hahah

    sukurin Sunny mang enak d gtuin Sooyoung. Pokonya gw dpihak Soo oppa.
    Soo oppa saranghae!!! *hearteu hearteu hearteu

    aru-ah stb nya manaaaa~ kapanpun updatenya ttp gw tunggu. Sehat terus semangat terus 🙂
    makasih ya ru 🙂

  8. punggung’a knp unnie?
    kegencet hippo huh?
    hahahahaha~

    seriusan unnie jgn lama2 update ff ini, aku jd gregetan sdri jadi’a brasa lg nonton asik tiba2 mati lampu itu rasa’a errgh~

    okay, stidak’a YulSic udah clear dan muncul lah drama SooSun, im waiting unnie ileran kekeke~
    *escape*

  9. Yey..sica udah inget^0^..season 2kah..wkwk kaya’a km udah siap mental buat ngalahin cinta bambang(?) yah..wkwkXD itu cewe siapa, trus dia mau nemuin siapa..>,<

  10. akhirnya sica ingat…yulsic i loveeee u hhee
    kasian soo tp lanjutttt..bagus ..klo ada FW bagi yaeh.hhee..aku g bisa baca klo ada FW FW ghitu ..aahhhhh

  11. Sica dah inget yeaayy ,hidup yulsic ,tolak yulvic hahaha
    Kirain soo mabok ternyata di kroyok ama wooyoung dkk ckck
    Soosun kyaknya lg diuji ya abis wooyoung muncul jinri
    Thor boleh minta pw buat password corner?? my twitter @nielanti ,thanks thor 🙂

  12. Akhir’a sica inget juga 🙂
    hmm.. Tpi rmah tngga yulsic msih blm aman cz msih ada victoria nih.. Gmana kalo victoria gk usah d mnculin aja eon? Biar rmh tngga yulsic adem ayem gtcuy hehehe #plak
    nah looh.. Sypa yg dtg tuh??

    See u next chap ya eon,, moga pnggung’a gk skit lgi,, caaww 😉

  13. Ketawa dulu ah
    Akakakakkkkkk…#edan saya

    Aku ketinggalan n baru baca skrg, syukur deh sica da ingat semuanya…ye..ye..yulsic romantis tuhh

    Makin seru nih soosun’y,,,
    Apakah sooyoung bkal maafin si bunny ? Hanya author yang tau ya..

    Ok deh ditunggu kelanjutannya..
    Tq

  14. Ahiiiiwwwwww >3:D
    Tapi huaaaaaaa T^T kasian sama SooSun………..Sooyoungie maapin Bunny dong….Ini Sulli nyempil jadi siapa ya ? hhhmmm makin penasaran.
    Update soon thor, semangat (‘o’)9

  15. asik dah sica ud inget 😛
    itu yul kok ga manggil sica ‘nyonya kwon’ aja ya 😀
    mwo ?? choi jinri dateng ><
    krystal ga kesepian deh . WKWKWK
    itu ada sedikit typo , cuma salah space aja si .. di tgg ff yg lainnya ^^

  16. Lalala yeyeyeye lalalala yeyeyeye, sica udh inget sm prince yul nya, waaah . .
    Yulsic so cuuute dah . .
    Ksihan soo di gbukin sm wooyoung, nkan yg bnyak yah syoo oppaaa . .
    ◦°◦:D◦°◦Нзнзнзнз ◦°◦:D◦°
    Like it like it like it

  17. jinri?? sapa lagi itu?
    knapa amnesia’nya sicca jadi pindah ke saya~
    pindah dimari semakin nambah kena diabetes dari yulsic,,

  18. YulSic :*

    Soosun nya seru nih >.< kasian uri tower (?) di gituin ama om wooyoung *tampol wooyoung*

    lanjut unn, fightaeng !

  19. annyeong thor.. langsung komen part ini aja ya?? ^^

    senengnya:) akhirnya princess sicca inget juga ma prince yul..
    soosun tengah dilanda badai nih…btw wooyoung oppa jahat bgt udah mukulin soo appa :(…

    jinri?? pasti adiknya soo?? benerkan?? pasti bener!! #maksa

    ditunggu kelanjutannya..Semangat Thor!!

  20. Ji-Jinri O______O i’m Shock O____O
    Jinri ada apa kau kesitu O___O eh tadi manggilnya Soo Hyung yak kekekeke nggak jadi ngamuk deng :p

    *nari hula hula* YulSic udah ingat semua kenangan mereka yay \^o^/ *dance paparazzi bareng Yoong* xDD

    eh eh jangan senang dulu, itu itu Drama season 2 O________O wah unni kau mau buat apa O____O memisahkan YulSickah O______ov atau memisahkan SooSun O____O
    aku tunggu lanjutannya >___<
    kapanpun kamu bisa unni :*

    CEMANGAT o_____O9

  21. Saya kembali dngan nn terbaruuu, gilaaaaa makin rumit aja nih kisah soosun, huaaaa happy ending ya please author. Maaf telat comment ^^

  22. yeeaaaaahhh akhirnya sica inget juga sama yuri !!!!!!!!!!!! \\O//
    sialan wooyoung maennya kroyokan, njirr sooyoung gw dianiaya ampe kek gitu \m/
    soosun makin ribet aja seh cintanya #Eaaa

    SULLIIIIIIIIIIII UWWOOO ADA SULLII ❤

  23. “Ya… Kwon Yuri… You always be my prince…”
    “And Jessica Jung always be my princess… I love you…”
    ya memang bginilah seharusnya. yulsic is love! sica remember her kwon yul! BANZAI! muhahahaha 😀
    ini chap masih lovey dovey. & so much thank’s to u un.. gatau deh kau akan melakukan drama yg separah apa ke yulsic couple nntinya. 😦

    itu wooyoung kalo brantem masi pake formasi boysband yak. K.E.R.O.Y.O.K.A.N! ayyy poor sooyoung.

    this chap just like before, it’s jjang!
    lanjut RCL update-an lain unnie!
    love u un!

  24. ngoooook bersambung>.<…..
    lanjutin lanjutin lanjutin :o/ #demo
    hahaha buat agak panjang thor bagus:D aku pengen lihat jessi cembulu ama victo *.* pgn lihat jessi puna anak juga hahaha

  25. ceritanya udah abis yaa? hhuuuhhh… padahal lagi seru tuh, eh malah bersambung.. jadi ngeganjel di otak deh 😦 jangan lama-lama yaa lanjutinnya.. tenang aja kok… semua ceritanya udah aku like 😀

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s