The Story Only I Didn’t Know… [Part 4]

Sorry for typo~ Hope you enjoy this chapter~ So enjoy it! Always remember >>> NO COPAS or DIE!!!

~The Story Only I Didn’t Know…~ [Part 4]

Genre: Yuri (GirlxGirl), Romance

Cast: Taeyeon & Ji Eun (IU), YulSic

———

“Yuri?”

Taeyeon masih tidak percaya dengan sosok yang kini berdiri di hadapannya. Yuri… Gadis itu… Gadis yang telah menghilang begitu saja. Gadis yang pertama kali menjadi sahabatnya… Gadis yang selalu ada untuknya di saat susah mau pun senang… Dia adalah Yuri, Kwon Yuri…

Meski Taeyeon mengetahui masa lalu dan pekerjaan Yuri adalah sebagai seorang pembunuh profesional, hal tersebut tidak menghalangi mereka untuk berteman dekat. Ketidak sengajaan dan perbedaan latar belakang justru membuat keduanya semakin solid. Ya, semua dimulai sejak Taeyeon menolong Yuri yang tengah terluka dan tergeletak di tepi jalan. Beberapa tahun yang lalu…

***

*Flashback*

“Aigoo~ Aku harus segera pulang atau appa akan memarahiku habis-habisan.” gumam Taeyeon dalam perjalanan pulang menuju rumahnya.

“Ugh…”

Sebuah suara rintihan seseorang mengehentikan langkah Taeyeon. Sejenak dia berhenti untuk memastikan apakah dirinya benar mendengar sesuatu atau hanya khayalan semata.

“Tolong… Aku…”

Kembali suara rintihan terdengar dan kali ini sangat jelas di telinga Taeyeon.

“Si-siapa di-di sana?” tanyanya sambil mencari asal suara tersebut berasal.

Tidak lama setelah menyusuri beberapa tempat, akhirnya Taeyeon berhasil menemukan pemilik suara rintihan yang didengarnya yang ternyata adalah seorang gadis.

“Tolong…” rintihnya lagi.

Tanpa ragu, Taeyeon pun segera menghampiri sosok itu. Dia terkejut melihat betapa parah luka yang diderita olehnya.

“Astaga! Kau terluka parah!”

“To-long…”

“Hei! Bertahanlah!”

Sayang, belum sempat Taeyeon bertanya tentang identitasnya, gadis tersebut sudah terlebih dulu tidak sadarkan diri.

———

“Hmm… Akh!”

“Kau sudah sadar?”

“Ini… Dimana?”

“Aku menemukanmu terluka di tepi jalan. Jangan khawatir, kau ada di rumahku sekarang.” jelas Taeyeon yang datang dengan membawa semangkuk bubur buatannya. “Oh ya, aku Taeyeon. Kim Taeyeon. Siapa namamu?”

“Yuri… Kwon Yuri…”

“Okey Yuri. Lebih baik sekarang kau makan bubur ini agar kau cepat pulih.”

Taeyeon memberikan mangkuk berisi bubur itu kepada Yuri. Suap demi suap, Yuri memakannya hingga tidak tersisa sedikit pun. Setelah selesai, Taeyeon kembali membantu Yuri untuk berbaring di tempat tidur.

“Terima kasih… Taeyeon…”

Taeyeon hanya membalasnya dengan tersenyum sambil merapikan bekas perban luka yang dipakai Yuri.

“Sama-sama Yuri.”

*End of Flashback*

***

“Yuri… Apakah itu kau?”

“Lama kita tidak bertemu Taengoo.”

Malang bagi Taeyeon, Yuri yang sekarang bukan lagi Yuri yang dulu dia kenal. Bukan lagi Yuri sahabatnya. Bukan lagi Yuri yang melindunginya. Namun dia adalah Yuri yang telah kembali menjadi seorang pembunuh bayaran, the Black Pearl…

“Unnie…”

“Ji Eun…”

Suara Ji Eun membuat Taeyeon seketika tersadar dan bergegas menghampirinya. Namun sayang, Yuri dengan segera menghalangi langkah Taeyeon. Dia juga tidak segan menodongkan pistol miliknya ke arah Taeyeon.

“Berhenti.”

“Yuri!” Taeyeon begitu terkejut menyaksikan apa yang dilakukan Yuri. “Kenapa Yul…” Dia memanggil nama panggilan sahabatnya tersebut.

***

*Flashback*

“Yah! Apa yang kau lakukan?! Cepat kembali istirahat! Kau itu belum sembuh benar!” seru Taeyeon memarahi Yuri karena dia mendapatinya sedang mencoba memasak sesuatu di dapur.

“A-aku tidak apa-apa… Lagi pula aku tidak enak sudah merepotkanmu…” ujar Yuri pelan. “Maaf…”

Taeyeon menghela nafas dan memandang Yuri yang kini terdiam sambil menundukan kepala karena merasa bersalah.

“Dengar Yuri. Aku tahu kau ingin membantuku tapi coba kau lihat kondisimu sekarang, kau masih terluka.”

“…”

“Maafkan aku Yuri, aku hanya takut lukamu kembali terbuka.”

“Taeyeon… Kenapa kau begitu peduli padaku? Padahal aku bukan siapa-siapa bagimu. Aku hanya seorang asing yang terluka… Kenapa?”

Taeyeon tersenyum. “Kau ingin tahu?” tanyanya yang dibalas anggukan Yuri. “Karena kau temanku yang pertama.”

“Te-teman?”

“Ya. Kwon Yuri merupakan teman pertama Taengoo.”

“Taengoo?”

“Hehehe, iya. Taengoo adalah nama panggilanku dan hanya kau yang boleh memanggilku demikian.” tawa Taeyeon menggaruk kepala. “Okey, Yur—“

“Yul. Panggil saja aku Yul.” potong Yuri cepat. “Dan hanya Taengoo yang boleh memanggilku Yul.” balasnya tersenyum.

“Alright Yul~”

“Taengoo~~~”

“Yuyuyul~~~”

“Taeng Taengoooo~~~”

Keduanya berlanjut dengan saling menggoda nama panggilan masing-masing dan sejak saat itu, hubungan mereka menjadi semakin dekat, yang kemudian berubah menjadi persahabatan yang erat.

*End of Flashback*

***

“Yul… Kenapa?”

“Berhenti memanggilku dengan nama itu. Kita sudah bukan lagi sahabat, kita sekarang adalah musuh. Kau dengar itu Kim Taeyeon.”

“Yul…”

“Karena dirimu, orang yang aku cintai dalam bahaya! Mau sampai kapan kau terus menghantuiku!!!”

Taeyeon tetap tidak mengerti apa yang dimaksud oleh Yuri. Namun satu hal yang pasti, dia harus menyelamatkan Ji Eun. Perlahan tapi pasti, Taeyeon mengarahkan langkahnya mendekat Ji Eun.

Tanpa sepengetahuan mereka, beberapa pria yang sedari tadi mengamati keduanya dari kejauhan kini muncul dengan membawa seseorang.

“Seobang…”

———

Setelah kepergian Yuri, Mr. Kim lantas menghubungi Taecyeon. Dia khawatir dengan latar belakang Yuri yang sebelumnya merupakan sahabat Taeyeon dan berbalik akan mengkhianatinya.

“Halo Taec.”

“Ya boss, ada apa?”

“Aku ingin kau mengawasi Yuri dan pastikan misinya berhasil. Jika perlu, kau bawa kekasihnya pergi bersamamu untuk dijadikan sandera. Mengerti?”

“Siap laksanakan boss!”

“Dan satu lagi… Jika Yuri gagal melaksanakan tugasnya, bunuh saja dia beserta gadis itu.”

“Baik.”

Mr. Kim pun mengakhiri percakapannya dengan Taecyeon. Pandangannya beralih kepada sebuah foto yang dia ambil dari dalam laci meja kerjanya. Foto usang dimana seorang wanita di dalamnya tampak sangat bahagia dan merangkup pria di sampingnya. Mr. Kim tersenyum kecil memandangi kembali foto itu.

“Ji Ah… Maafkan aku…”

———

“Sica…”

Yuri terkejut setengah mati dengan kedatangan Jessica bersama Taecyeon. Sekejap perasaannya berubah menjadi ketakutan yang amat sangat. Ya, Yuri takut sesuatu akan menimpa Jessica.

“Yuri…” isak Jessica menangis. Kedua tangan gadis itu diikat erat oleh seutas tali dan sengaja ditutup agar dia tidak bisa melihat Yuri. “Yuri… Aku takut…”

“Hai Kwon.” sapa Taecyeon sambil menodongkan pistol miliknya di punggung Jessica.

“Kau… APA YANG KAU LAKUKAN DI SINI???!!! DAN KENAPA KAU MEMBAWA JESSICA KE TEMPAT INI???!!!” pekik Yuri dengan amarah memuncak.

Taecyeon rupanya sudah bisa menebak reaksi Yuri dan dia hanya menyeringai licik. Pemuda berotot itu lalu menarik tubuh Jessica ke dalama pelukannya. Hal ini tentu saja semakin membuat Yuri bertambah panas.

“Lihat kemari Kwon.” Dengan kedua tangannya, Taecyeon meraba satu persatu bagian tubuh Jessica. “Kenapa nasibmu sangat beruntung bisa memiliki Jessica?” tanyanya berbisik.

Taecyeon semakin mendekatkan wajahnya ke wajah Jessica. Gadis malang itu terus menangis dan berusaha melepaskan diri. “Yuri…”

“Taec… Lepaskan Jessica… Kumohon padamu…” pinta Yuri mencoba mengendalikan emosinya.

“Wow~ Seorang Kwon Yuri memohon? Menakjubkan… Tapi sayang, aku tidak tertarik dengan permohonanmu karena Jessica… Lebih membuatku tertarik… HAHAHAHAHAH!!!”

“YURI!!!”

“TAEC—“

Tepat di saat itu, salah seorang di antara pengikut Taecyeon secara diam-diam mengarahkan pistol ke arah pemuda tersebut dengan cepat dan menarik perlatuk pistol miliknya.

DOR!!!

Bunyi letusan peluru langsung menembus, mengenai tepat jantung Taecyeon. Dalam sekejab, dia pun roboh dan meregang nyawa. Namun, semuanya belum berakhir karena sosok itu kemudian kembali menembaki yang lain hingga akhirnya tidak tersisa. Melihat kesempatan yang ada di depan matanya, Yuri lantas segera menyelamatkan Jessica, begitu juga dengan Taeyeon yang melindungi Ji Eun. Setelah selesai menghabisi semuanya. Sosok itu pun menghampiri Yuri.

“Yuri. Ini aku.”

“Soo???”

Sooyoung kemudian membuka topeng yang dikenakannya sejak tadi dan memperlihatkan wajahnya di hadapan mereka semua. Dia lalu tersenyum kepada Yuri dan Jessica.

“Jessica, apa kau sudah memberitahukan hal itu kepada Yuri?” Jessica menggelengkan kepalanya menjawab pertanyaan Sooyoung. “Sudah kuduga.”

“Soo, apa maksud pertanyaanmu barusan? Dan Sica, apa yang kau rahasiakan padaku?” tanya Yuri kebingungan.

“Yuri… Sebenarnya aku…”

“Huh?”

“Aku…”

“Iya ada apa?” Yuri semakin penasaran dengan apa yang akan dikatakan Jessica. “Sica… Kau mau membuatku mati pena—“

“Aku hamil…” potong Jessica sambil menutupi wajahnya karena malu. “Aku hamil Yul…”

Untuk beberapa saat, Yuri terdiam. Dia masih berusaha memahami kata-kata yang terlontar dari mulut Jessica.

“Yuri? Yah! Kwon Yuri!” teriak Sooyoung memanggil-manggil Yuri. “Mau sampai kapan kau melamun???”

“Ah… Aku… Itu… Si-sica… Apa itu benar?”

“Iya…”

Mendengar jawaban Jessica, Yuri langsung melompat kegirangan dan memeluk semua orang yang berada di sana.

“HORE!!! AKU AKAN MENJADI APPA!!!” teriaknya sekuat tenaga karena Yuri sudah tidak bisa lagi menyembunyikan kebahagiaannya. “TAENGOO, SYOO, AKU AKAN MENJADI APPA!!! APPA!!! HAHAHAHAHA!!!”

Bagai orang gila, Yuri terus berteriak sambil melompat hingga akhirnya Taeyeon dan Sooyoung turun tangan menghentikan kegembiraannya yang berlebihan.

“Yah! Kau sudah gila ya?”

“Syoo, cubit aku sekarang juga. Atau kau Taengoo, pukul aku sekarang ju— Hmmmph!!!“

Melihat tingkah Yuri yang semakin menjadi-jadi, Jessica segera menarik tubuh sang seobang dan menciumnya. Secara reflek, Taeyeon langsung menutup mata Ji Eun dengan kedua tangan.

“Unnie… Kenapa kau menutup mataku?” tanya Ji Eun cemberut.

“Yah! Kau ini masih di bawah umur.” bisik Taeyeon menjelaskan.

“Tapi unnie… Kau kan juga pernah menciumku seperti yang mereka lakukan.”

“APA?!” seru Yuri dan Sooyoung serempak.

Kontan saja pengakuan Ji Eun membuat keduanya terkejut karena selain Taeyeon, mereka berdua juga mengetahui latar belakang Ji Eun yang sebenarnya lebih dari yang Taeyeon ketahui.

“A-aku…”

“Kim Taeyeon! Kau harus jelaskan semuanya nanti, sebelum itu lebih baik kita segera pergi dari tempat ini.” usul Yuri. “Syoo, bagaimana caranya kita membereskan semua mayat di sini?” tanyannya pada Sooyoung.

“Kau jangan khawatir Yuri. Aku sudah menyuruh beberapa orang untuk menyingkirkan mayat mereka dari tempat ini.” Sooyoung memberikan penjelasan. “Ah, itu mereka datang. Sesuai perkiraan dari apa yang kurencanakan.”

“Nona Choi, kami datang.”

“Okey Shindong, seperti yang kalian lihat, aku butuh bantuan kalian untuk membereskan mayat-mayat ini dan jangan sampai ada jejak yang tertinggal. Mengerti?”

“Mengerti nona.”

“Bagus. Sekarang cepat kalian mulai.”

Sementara para anak buahnya sibuk bekerja, Sooyoung yang kini berada di rumah Ji Eun bersama Yuri dan Taeyeon, terlibat pembicaraan secara enam mata. Sedangkan Ji Eun membawa Jessica untuk beristirahat di kamarnya.

“Oh ya, Taengoo. Sebelumnya perkenalkan ini Choi Sooyoung, biasa dipanggil shikshin.”

“Yah! Kau mau mati Yul??? Namaku Sooyoung, cukup panggil aku dengan sebutan Syoo.”

“Ahahaha, aku mengerti Syoo.”

“Lalu ini Kim Taeyeon, kau juga bisa memanggilnya dengan TaeTae, Taeng, atau Taengoo. Asal jangan memanggilnya midget karena dia pendek.”

“Yah!” Taeyeon tanpa ragu menginjak kaki Yuri hingga gadis itu pun menjerit kesakitan.

“Argh! Aku Cuma bercanda Taeng… Aigoo~~~”

“Kau tahu aku sangat sensitive bila menyangkut hal itu! Dasar hitam!”

“Wha—“

“Yah! Yah! Yah! Sudah cukup hentikan!” Sooyoung melerai keduanya. “Kau hitam, diam.” Dia menunjuk Yuri. “Dan kau pendek, juga diam.” Lalu menunjuk Taeyeon.

“YAH!!! SHIKSHIN!!!” protes Yuri dan Taeyeon.

“Aish!”

***

Setelah mengadakan pembicaraan yang cukup panjang dengan Sooyoung, Taeyeon memutuskan untuk menghirup udara segar sesaat dengan duduk di teras sambil menatap langit malam yang ditaburi bintang-bintang.

“Taengoo?”

“Oh Yul.”

“Sedang apa kau di sini sendirian?” tanya Yuri yang juga belum bisa memejamkan matanya. Dia kemudian berjalan menghampiri Taeyeon. “Boleh aku duduk di sini?”

Taeyeon tersenyum dan mengangguk. “Silahkan. Kau bebas duduk dimana saja, bahkan kau bisa duduk di tanah kalau kau mau.” guraunya pada Yuri.

“Eyyy~ Kau ini… Tidak berubah… Masih sama seperti Taengoo yang dulu tapi…”

“Tapi apa?”

“Kau tambah pendek ya. Kekekekek~”

“Aish! Kau juga makin legam meski sudah lama kita tidak bertemu.”

“Yah!”

Keduanya lantas tertawa. Sudah lama mereka tidak bersenda gurau seperti ini. Sejak kepergian Yuri yang tiba-tiba, Taeyeon tidak lagi mau membuka dirinya kepada siapa pun kecuali dengan Lee Ji Ah, sunbae kesayangannya yang ironisnya merupakan ibu dari Ji Eun.

“Yul.”

“Hmm?”

“Aku iri padamu…”

“Kenapa kau iri padaku?”

Sejenak Taeyeon menghela nafasnya dan kembali tersenyum. “Karena kau bisa bersama dengan orang yang kau cintai…”

“Taeyeon…”

“Kau tahu Yul? Aku benar-benar terkejut dengan peristiwa yang baru saja telah terjadi…” lirih Taeyeon.

“Tae…”

Air mata Taeyeon perlahan mengalir membasahi wajahnya. Gadis itu menangis… Bukan hanya kesedihan yang dia rasakan, tapi juga kekecewaan yang amat sangat dengan kenyataan yang ada…

“Y-yul… A-aku…” isak Taeyeon berusaha meneruskan perkataannya.

“Tenangkan dirimu Taeng…” ujar Yuri menenangkan Taeyeon.

“Aku tahu Yul… Aku tahu tapi… Kenapa aku harus mencintai Ji Eun?!”

“Taeng!!!” Yuri terkejut mendengar pernyataan Taeyeon.

Sayang, tanpa mereka ketahui, ada orang lain yang tidak sengaja mendengar percakapan keduanya. Sosok itu bersembunyi tidak jauh dari sana. Ya, dia adalah Ji Eun.

“Unnie…” gumamnya pelan.

Entah mengapa mendadak firasat buruk merasuki benak Ji Eun dan perasaannya pun menjadi tidak menentu. Namun dia memutuskan untuk tetap lanjut mendengarkan percakapan mereka terlebih suara Taeyeon semakin jelas terdengar olehnya.

“Aku tahu Yul! Aku tahu!”

“Taeyeon, tenang!”

“Aku tahu mencintai Ji Eun adalah kesalahan fatal karena dia adikku! Adik kandungku sendiri…”

Tanpa sengaja, Ji Eun menyenggol salah satu tempayan tempat penyimpanan air hingga pecah.

PRANG!!!

Tentu saja bunyi suara tersebut membuat Taeyeon dan Yuri kaget, apa lagi setelah melihat rupa Ji Eun yang datang menghampiri mereka berdua.

“Unnie… Apa itu benar?”

“Ji-ji Eun?!”

-TBC-

Pasti ada yang heran, kenapa cewek sm cewek bisa punya anak? Sekali lagi saya jelasin klo ini adalah FANFIC. Masuk akal atau enggak, semua bisa terjadi di sini. You know? The power of fanfic is truly awesome!

Alright! Itu aja dari saya kali ini. See you and bubye~ Have a nice day~ ^^

Advertisements

28 thoughts on “The Story Only I Didn’t Know… [Part 4]

  1. YUL O,.O
    Kamu apain jessica ? *tanganmu beracun juga ya* wkwkwkwk… Plok plok plok hebaattt…

    Walaupun ji eun adek kandung taeyeon tidak apa-apa… Kalian bisa menikah dan punya anak kok *ngelirik author* you know what i mind kekekek^^

    Nice update author
    Have a nice day too
    HWAITING (งˆ▽ˆ)ง

  2. First kah?? Hmmmmm,takut banget pas bagian sica di sandra ama taecyeon -_-” untung syoo nyelametin ._. yahh bakal seru nihh 😄 lanjutin thorr 😀

  3. kereeeenn eonn .. ngga nyangka soo berada diantara mereka dan menyelamatkan sica …

    aahhh sica omma hamil??? yeee yee yeee bakal dapat adik baruuu … #jingkrak2

    so? apa yang harus dilakukan taeIu ??

    penaraann eonn .. sumpahh .. soalny jalan ceritanya susah ditebakk jadi bingung jga ngayalny .. wkwkwk

    lanjuutt eonn … fightingg!!! eonno jjang!!

  4. maaf eonn salah masukkin surel #komentarH .. jadi koment ulang -_- ..

    kereeeenn eonn .. ngga nyangka soo berada diantaramereka dan menyelamatkan sica…

    aahhh sica omma hamil??? yeee yee yeee bakal dapat adik baruuu … #jingkrak2

    so? apa yang harus dilakukan taeIu ??

    penaraann eonn .. sumpahh .. soalny jalan ceritanya susah ditebakk jadi bingung jga ngayalny .. wkwkwk

    lanjuutt eonn … fightingg!!! eonni
    jjang!!

  5. aku kira jessica mau ngomong apa eh ternyata…
    Untung ada syo yg nolong kalo engga siapa yg terluka tuh..
    Wuah kasian IU sm taeng kalo mereka benaran adek kaka g bs bersama dong..
    Update soon thor chemungut hehehe

  6. wah….. akhirnya lnjut jg ^^
    crtanya makin complicated aj ni…..
    lnjut thor…..
    dtgg lnjutannya….
    author jjang !!! author hwaitting ^^

  7. Eehh….
    Ko aku bingung ya sm nih ff,kayanya hrus baca k belakang deh..

    Mau syook dulu
    WHATT…sica hamil?? Trus kwon yuri yg hamilin gitu, astajiiimmm cepet amet nih…
    Slmt yulsic bntr lg dpt baby.

    Okayy ditunggu kelanjutannya….
    Mian ƙªℓȏ komennya ƍäª nya.bung.

    Tq

  8. waaaaaaakssss sica hamilll?? disini yuri cewek aapa cowok dah?._.
    agak bingung..
    taeng cewek kan?
    kerennn bagian tembak tembakannya duhhh daebakkkkk
    update soon,kak! hwaitiing

  9. unnie, aq reader br,, minta PWx MG Chap 12 n 13 donk,,
    kalo bsa smwx sich, hahaha 😀
    gomawo sblumx 😉
    krm d fbku ajha ya
    memhe sone yeongwonhi

    😀

  10. Tadi yg mengganggu mata saya adalah bagian shindong manggil sooyoung “mengerti, tuan” padahal atasnya masih bilang “nona choi, kami datang” -____-
    hahah, chukkae yul unnie n sica unnie.. Td br mo nanya itu sapa yg ngehamilin jessica eeeh trnyata the power of ff ya, setuju thor 😀
    jengjengjeng..apa yg akan terjadi slanjutnya?

  11. O.M.G…
    Sica bebeh hamiill?? Cukhaaaeee.. :*
    najis bnget dah tuh si taec grepe” my sica bbeh, ktembak dah lue wakaka.. #evillaugh
    nah loh.. Ji eun ngdenger smua’a,, gmana jdi’a nih klanjutan taengoo ama ji eun?

    See u next chap,, caaaww 😉

  12. Annyeoong,,,,,,

    Huu,untung aja yul gk jdi orng jhaat,,,
    Hhaaaa YulSic Cukkaaeeeeee,,,,,,,,,
    *cipokYulSic *._.” # -_-”

    Tnggal gmna nasibnya Taeyeon nihh,,,gmnaa ma persaan nya,Ji eun pun dah Tahuuu,,,,,
    D Tnggu Pensarraaan,,,,
    SEMANGAAAT thorr^_^

  13. sek2 kliatannya ad yg klupaan nih critany.. bc ulang ah..haha.. nah lo, kl tae g bs ma iu, sama ppani aja noh.. ‘locksmith detected wkwk

  14. daebaaaaaaaaaak!! ><
    btw btw, boleh kasih ide bwt next part nda eon?
    kalo bisa, next partnya kasih cerita ttg eunhyuk sm IU, trs bunuh eunhyuknya wkwkwkwk XD.
    dan tolong, jauhkan cerita TaeNy/TaeSun/ apa aja deh yg woman + Tae, untuk sementara berikan saya service Tae-IU 😀

  15. serius aku baru tau klo unppo update udh dr kmrn..
    pdhl aku buka blog mu ini dr kmrn lho..
    #okeabaikan

    trs slamanya ga bakal bersatu dong TaeIU??
    sad ending dong?
    oh okay, unppo yg plg trpntg dr smw nya adlh YulSic bersatu *pastinya*
    kwkwk~~
    pasti baby nya si Yoong nanti~
    alright, tggu Yoong lahiiirr~

    liat si Taecotok mati rasanya.. 😄
    ㅋㅋㅋㅋㅋㅋ~~

    after all, nih ff aku ksh es campur deh soal nya klo es cendol blm nyampe hahahaha dont bully me unppo~~
    #escape

    oia satu lg..
    ganbatte!!
    #escape

  16. Aduuuh TaeU knpa mesti adik-kakak kandung siiih! Kenapa thor kenapaaa??!! Author jahatttt *nangis2
    serius nih gw ru.. Lu salah ngetik kali mak, mrka bukan saudara kandung kan *teteup masih sulit nrima keadaan* HAHAHAHAHAH
    aaaaaaaah gw kasian sama taeyeoonn..perasaannya trasa lbh sakit dbanding jieun..beban banget…author jahat *teteup

    sica hamil uhuyyy! Selamet ya yulsic.. Tp nanti anaknya nanti ga boleh ngikutin jejak Appa nya yg jd pembunuh bayaran ya! Pokonya anaknya yulsic hrs jadi anak yg soleh, pandai, rajin menabung dan hormat thdp orang tua.

    Sooyoung ecieeee..jadi hero dsini.. Makasih ya soo *cupang leher Soo

    bwt author semangat terusss.. Makasi ud update cerita ini.. Fighting! 🙂

  17. Tekkotak!!!!! Beraninya kau menyentuh sicababy! Untung mati lo………

    Ji eun adik taeyeon!!!!?? Bagaimana bisa ini!!!?? *lebay jadi itu si yuri disuruh buat ngebunuh IU? Yang nyuruh bokapnya tae? Waaah jahat! Tuh orang

  18. ga nyangka bakal ada Yulsic nya~ dan Kwon Seobang jd pembunuh bayaran yg sudah insyaf muahahaha~ xD aciik aciik~

    eh bentar itu Jieun adek kandungnya Taeng? lah berarti satu emak dong sama emaknya Jieun yg meninggal itu? tp ko Taeng manggil emaknya Jieun ,Unnie?
    aku bingung kakaknya~ .______.V maaf banyak tanya m(____ ____)m

  19. hebat banget yuri bisa buat jessica hamil,,
    ato jangan” sica hamil karna taecyeon !!
    gk boleh.. gk boleh…

    masalah taeyeon dan ji eun,knp mereka gk bsa bersama ?
    ini kan ff,semuanya bsa menjadi mungkin..

    gue tunggu kelanjutannya,,
    thank,author.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s