It’s True [One-Shoot]

Sebelum membaca, harap diketahui jika ff ini mengambil sudut pandang dari seorang Tiffany Hwang. Sorry for grammar typo~ Enjoy it! Always remember >>> NO COPAS or DIE!!!

~It’s True [One-Shoot]~

Genre: Yuri (GirlxGirl), Romance

Cast: Tiffany & Taeyeon (TaeNy?)

———

Deg… Deg… Deg…

“Fany, apa kau sudah siap?”

Suara itu…

“Fany?”

Kenapa setiap kali mendengar suaranya…

“Tiffany…”

Aku selalu merasa…

“Tiffany Hwang?”

Berdebar-debar…

“Yah, Miyoung! Aku memanggilmu!”

Apa yang telah kau lakukan padaku…

“Kau tidak apa-apa?”

Kim Taeyeon…

———

[Tiffany P.O.V]

Ya, menjadi seorang penyanyi terkenal memang sudah menjadi impianku sejak kecil. Demi mewujudkan ambisi itu, aku, Tiffany Hwang Miyoung, rela pergi meninggalkan keluargaku di California menuju kota Seoul, Korea Selatan. Meski aku harus berargumentasi dengan ayah… Aku tetap bersikeras pergi ke sana seorang diri dalam usiaku yang masih belia.

Pada awal perjalanan memulai karirku, aku harus melalui berbagai latihan sebagai seorang trainee yang penuh rintangan. Puji tuhan, semuanya bisa aku lewati dengan baik. Seseorang telah membantuku… Dia adalah Kim Taeyeon…

***

“Maaf…”

Sebuah suara menghentikan gerak langkahku. Aku pun berbalik untuk mencari asal suara tersebut yang ternyata milik seorang gadis bertubuh mungil dan berkacamata. Kulitnya putih bersih, rambut yang lurus… serta mempunyai paras yang imut…

“Iya?” balasku tersenyum. Aku bisa melihat raut malu-malu sekilas tampak jelas dari wajahnya. “Ada yang bisa aku bantu?”

“A-aku mencari ruang latih vocal… Apa kau tahu?”

“Oh, kalau kau ikut aku. Kebetulan aku juga akan ke sana.”

Tawa kecil keluar dari mulutnya begitu selesai mendengarkan perkataanku.

“Hahaha, syukurlah. Aku pikir aku akan tersesat.” ujarnya sambil menggaruk kepala membuatnya terlihat menggemaskan. Dork… “Kenalkan, aku Kim Taeyeon.” Dia mengulurkan tangannya padaku.

“Tiffany Hwang.” Aku menyambut tangannya.

“Tippani?”

“No. Ti-ffa-ny.”

“Tip..pa..ni..”

Sesaat kemudian, kami pun menghela nafas. Ternyata memang tidak semua orang bisa melafalkan namaku dengan baik kecuali Jessi…

“Okey, panggil aku Fany.”

“Ppani… Aigoo~ kenapa namamu sulit sekali?” keluh Taeyeon mengerutkan dahi.

Cukup sudah, aku menyerah. “Miyoung… Nama Korea-ku adalah Miyoung…”

“Miyoung?” Aku mengangguk pelan karena jujur, aku tidak suka dengan nama itu karena… “Nama yang bagus!”

“Eh?”

“Kau tahu apa artinya?” Aku menggelengkan kepala. “Kelopak bunga yang cantik…”

“Huh?”

“Orang tuamu pasti sangat sayang kepadamu karenanya mereka memberikan nama tersebut.”

Aku terdiam. Baru kali ini ada seseorang yang memuji nama itu. Nama yang selalu menjadi lelucon di kalangan teman-temanku di sekolah. Taeyeon… Hanya kau…

“Terima kasih.”

***

Taeyeon merupakan seorang gadis yang juga mempunyai cita-cita yang sama denganku, menjadi seorang penyanyi. Berbekal keinginannya untuk bisa seperti BoA sunbaenim, Taeyeon rela pulang dan pergi dari rumahnya di Jeonju, yang letaknya jauh dari Seoul. Bisa dibilang dia merupakan gadis yang berasal dari kampung. Sangat berbeda dengan trainee lainnya yang rata-rata tinggal di kota besar.

Sejak itulah hubunganku dan Taeyeon dimulai. Terlebih kami berdua pun akhirnya menjadi roommate. Ya, hanya dia tempatku berbagi dan mencurahkan semua isi hati ketika aku menghadapi masalah. Tidak akan aku lupakan semuanya…

***

“Miyoung, kau kenapa?” tanya Taeyeon saat melihatku menangis.

Entah apa yang terjadi padaku… Tiba-tiba aku begitu merindukan almarhum ibuku… Yes, I miss her… I miss my mom…

“Tae…

“Miyoung…” Taeyeon memeluk tubuhku dan perlahan aku menyenderkan kepalaku di bahunya. “Ada apa? Kenapa kau menangis?” tanyanya lembut.

“A-aku…”

“Hmm?”

“Aku rindu keluargaku…” isakku berusaha menjawab dengan suara terbata-bata. “Aku kangen daddy… Michelle… Leo… Te-terutama… My mom…”

Air mataku kembali mengalir. Aku bisa merasakan Taeyeon mempererat pelukannya padaku dan mengelus punggungku demi membuatku tenang.

“Ssst… Sudah, jangan menangis lagi… Lagi, kau kan masih punya aku di sini… Ya, walau aku tidak pernah bisa menggantikan mereka… Tapi aku akan selalu ada untukmu… Miyoungie…”

***

Di balik semua tingkahnya yang konyol, Taeyeon adalah sosok yang polos. Meski kadang dia suka sekali menjahiliku dan seorang byuntae… You know? Like a pervert..

***

“KYAAA!!!” teriakku saat merasakan seseorang menepuk keras bagian bokongku dan aku tahu siapa yang melakukannya. Hanya dia seorang… “Yah! TaeTae!”

“Kekekekeke~” Taeyeon tertawa seperti biasanya.

Untuk kali ini terpaksa aku mendiamkannya. Dia sudah keterlaluan…

“Miyoung~”

“…”

“Miyoung…”

“…”

“Fany!”

Aku terkejut mendengar Taeyeon memanggil nama Amerika-ku. Ya, aku tidak menyangka jika akhirnya dia bisa melafalkannya dengan benar.

“Sejak kapankau?” tanyaku pernasaran. Taeyeon tersenyum dan meraih tangan kananku.

“Berhubung sebentar lagi kita akan melakukan debut, aku pun berusaha keras melafalkan namamu… Aku tahu, kau pasti tidak akan suka jika dipanggil dengan nama Miyoung di depan umum…”

“TaeTae…”

“Tapi…”

“Tapi?

“Sebagai gantinya, kau juga jangan memanggilku TaeTae ya nanti~” pinta Taeyeon dengan senyum lebar yang memperlihatkan giginya yang putih. She’s so cute…

“Okay~”

***

Setelah menjalani masa training selama 3 tahun 7 bulan, aku pun kemudian resmi memulai debut menjadi salah satu anggota dari So Nyeo Shi Dae (SNSD) yang merupakan girl band baru yang diciptakan oleh SM Entertaiment, agensi tempatku bernaung. SNSD yang terdiri dari 9 orang gadis yaitu Taeyeon, Jessie, Sunny, aku, Hyoyeon, Yuwree, Sooyoung, Yoona dan JooHyun sepakat memilih Taeyeon sebagai sang leader. Selain sebagai yang paling tua, Taeyeon juga memiliki kualitas vocal yang paling baik di antara kami bersembilan.

Kami mengawali perjalanan sebagai SNSD dengan meluncurkan single perdana “Into The New World” di tahun 2007. Aku pun sadar, ternyata kehadiran kami tidak sepenuhnya diterima public dengan baik. Bahkan aku pernah iseng-iseng menjelajahi internet dan menemukan sebuah forum yang membicarakan tentang grup kami. Ya, banyak komentar negatif dan meremehkan kami. Mereka pun tidak segan membandingkan grup kami dengan girl band lain yang sudah lebih dulu terkenal.

Insiden yang terjadi pada Dream Concert 2008, tidak akan pernah kami lupakan seumur hidup. Entah apa penyebabnya, ketika tiba giliran kami tampil, mendadak seluruh penonton mematikan cahaya lightstick. Jujur, baru kali itu aku benar-benar merasa ketakutan. Tidak hanya aku, tapi semua member. Namun berkat sosok kepemimpinan dari Taeyeon dan dukungan semangat dari Sone (fandom SNSD), kami semua seakan mendapat keberanian dan memutuskan untuk tetap tampil secara profesional.

***

“Tae… Bagaimana ini?” tanyaku sambil menenangkan yang lainnya. Taeyeon tidak menjawab, dia terdiam sejenak. Aku bisa melihat tatapannya penuh kesedihan yang berusaha ditutupi.

“Miyoung… Apa kau percaya kepadaku?” Hanya satu pertanyaan itu yang dia ajukan padaku.

“Ya… Tentu saja.”

Taeyeon perlahan tersenyum dan menepuk lembut pundakku.

“Kalau begitu, kau harus percaya… Kita pasti bisa…”

Dengan keberanian dan semangat untuk maju. Akhirnya kami bisa melewati hal tersebut dengan baik. Walau setelahnya kami semua menangis di belakang panggung. Tak terkecuali Taeyeon yang tampak tegar… Aku bisa melihat air matanya turun… Ya, dia menangis.

“Tae…” Aku memanggilnya pelan. Lantas tanpa sadar, aku pun menghapus air mata milik pemimpin kami. “Tae…”

“A-aku tidak apa-apa… Kau jangan khawatir…”

Aku tahu, dia berusaha tersenyum untuk menutupi semuanya…

***

Efek dari peristiwa itu sangat membekas di benak kami. Terlebih SM memutuskan untuk mengistirahatkan kami semua selama hampir setahun untuk mempersiapkan strategi selanjutnya. Selama itu pula kami disibukan dengan aktifitas pribadi masing-masing. Taeyeon yang kerap menyalahkan dirinya sendiri, perlahan mulai bangkit dan menerima job sebagai seorang DJ radio bersama sunbae kami dari Super Junior, Kangin serta menyanyikan beberapa OST drama, salah satu yang terkenal adalah Beethoven Virus dengan lagu Can You Hear Me.

Sedangkan aku sendiri, setelah sebelumnya SM memasukkanku kedalam sebuah trio sub-unit bersama Jessica dan Joo Hyun atau yang lebih dikenal sebagai JeTiHyun. Mereka juga memberikan aku pekerjaan sebagai MC. Tidak hanya itu saja, sama seperti Taeyeon, aku pun dipercaya untuk mengisi OST drama.

SNSD pun akhirnya kembali dari masa hiatus dengan single Gee. Sungguh baik aku dan lainnya tidak pernah menyangka jika lagu ini akan sangat sukses. Ya, Gee merupakan langkah awal kami menuju puncak. Berkat Gee, SNSD bisa dikenal luas oleh masyarakat luar Korea.

Kesuksesan Gee, membuat SNSD menjadi terkenal sekaligus sasaran empuk para pencari berita. Beberapa skandal kerap kali menghinggapi kami dan membuat antis kami semakin bertambah. Jessie, sahabat baikku itu sering menjadi target utama. Beruntung Yuwree yang memang di awal sudah sangat dekat dengan Jessica, bisa membuatnya kembali tersenyum. Kadang aku pun berpikir jika di antara mereka benar-benar ada hubungan khusus melebih persahabatan. Yuwree benar-benar tahu apa yang harus dia lakukan untuk meluluhkan hati Jessica yang sering dia sebut sebagai The Warm Ice Princess.

Kedekatan Yuwree dan Jessica kadang membuatku iri. Hal ini rupanya diam-diam diketahui oleh Taeyeon hingga suatu saat dia memberikanku sebuah hadiah… Sepasang kalung berbentuk gembok dan kunci… Fans kami menyebutnya Locksmith…

***

“Miyoung~”

“Ya?”

Aku yang sedang asyik membaca buku langsung menghentikannya begitu Taeyeon datang menghampiriku. Tanpa basa-basi, dia memberikan sebuah kotak kecil kepadaku.

“Apa ini?”

“Buka saja.”

Sesuai perkataan Taeyeon, aku pun membuka kotak tersebut.

“Kalung?” tanyaku heran.

“Yup.” Taeyeon meraih salah satu kalung yang ada di dalam kotak. “Yang berbandul gembok ini untukmu dan yang kunci untukku.”

“Oh.”

“Kau tahu apa artinya?”

“Tidak.” jawabku menggelengkan kepala. Entah kenapa aku jadi tidak sabar ingin mendengarkan penjelasannya.

“Aigoo~ Miyoung… Aku memberikan kalung ini sebagai lambang persahabatan kita. Kenapa aku memberimu gembok, sedangkan aku kunci? Karena aku ingin hanya aku yang bisa masuk ke dalam hatimu…” jelas Taeyeon menatapku dalam.

“Tae… Aku…”

“Kumohon kau jangan salah paham dengan perkataan yang akan aku ucapkan setelah ini tapi… Izinkan aku untuk tetap menjagamu sampai kapan pun… Miyoung, kau akan tetap dan terus menjadi sahabat baikku…

Deg…

***

Sungguh aku tidak bisa melupakan peristiwa itu, peristiwa yang seketika membuat jantungku berdebar kencang. Terlebih sejak aku kerap kali mengalami cidera, perhatian yang diberikan oleh Taeyeon kepadaku yang mungkin biasa disebut oleh fans kami sebagai fanservice benar-benar sangat manis.

***

Cidera betis membuatku harus beristirahat selama beberapa bulan dan absen dalam aktifitas jadwal SNSD. Sepi… Itulah yang aku rasakan… Hanya bisa berdiam diri di atas tempat tidur…

“Miyoung, apa kau tidur?”

Suara itu… Taeyeon…

“Ti-tidak… Aku belum tidur… Masuk saja…”

Tidak lama kemudian, pintu kamarku terbuka. Aku bisa melihat jelas sosok Taeyeon yang datang membawa sesuatu…

“Ini untukmu.” ujar Taeyeon memberiku sebuket bunga mawar berwarna pink.

“Pink rose?”

“I-iya… Kau kan suka warna pink, jadi aku belikan. Apa kau tidak suka?” tanya Taeyeon dengan nada sedih.

Aku pun segera menggelengkan kepalaku saat mendengar pertanyaannya.

“Tidak! Tentu saja aku sangat suka! Thanks TaeTae~” jawabku sambil tersenyum padanya. Sudah pasti dia akan melihat eye-smileku dan kuharap dia menyukainya.

“Hehehe~ Syukurlah kalau begitu.” Taeyeon kemudian duduk di sampingku dan membelai helai demi helai rambut di kepalaku. “Cepat sembuh Miyoung…”

Seketika aku terdiam begitu merasakan sesuatu menyentuh keningku dengan lembut. Ya, Kim Taeyeon telah menciumku…

Deg…

Dan perasaan itu muncul lagi..

***

Sikap Taeyeon yang dorky pun bisa berubah menjadi seorang yang gentle. Ya, dia merupakan sosok yang bisa membuatku merasa nyaman dan terlindungi. Taeyeon… Seandainya saja kau seorang pria… Mungkin aku…

***

“Fany…” Tanpa sempat berucap, Taeyeon segera menggenggam tanganku dengan erat. “Hati-hati…” Aku tersenyum dan mengangguk padanya.

Taeyeon menuntun jalanku ke tempat yang aman. Dia terus berada di sampingku dan sesekali mengamati langkah kakiku agar aku tidak tersandung apa pun. Aku bisa melihat tatapannya yang penuh dengan rasa melindungi.

“Tae…”

“Ya, ada apa Fany?”

“Bagaimana kalau kita duduk di sana.” Aku menunjuk ke arah kursi undangan yang kosong.

“Kau benar.” Taeyeon kembali menuntun tanganku menuju tempat itu. Sayang, demi memberikan tempat bagi member lainnya, kini kursi yang tersisa hanya ada satu. “Fany, duduklah.”

“Tapi bagaimana dengan kau?” Taeyeon tersenyum dan kemudian berdiri di belakangku.

“Jangan khawatir. Aku akan menjagamu dari sini.”

“Ba-baiklah…”

Beruntung pidato acara tersebut tidak lama karena setelah itu tiba giliran kami untuk tampil. Namun saat bangkit dari tempat duduk, tanpa sengaja aku menginjak gaunku sendiri.

“AWAS!!!” Dengan sigap, Taeyeon berhasil menahan tubuhku yang akan terjatuh. “Sudah kubilang hati-hati…” bisiknya pelan.

Aku bisa merasakan nafas hangat Taeyeon membuat sekujur tubuhku bergetar. Terlebih dia juga memelukku…

Deg…

Kenapa…

***

Tapi aku sadar dan aku harus menahan perasaan ini. Ya, aku harus bisa… Karena bila aku menyerah, maka hanya akan menghancurkan kami berdua. Maafkan aku Tae…

———

“Miyoung, kau tidak apa-apa?” Suara Taeyeon seketika menyadarkanku dari lamunan. Raut kekhawatiran tampak jelas terpancar dari wajahnya. “Kalau kau sakit, lebih baik kau istirahat dulu. Nanti biar aku jelaskan pada manager oppa agar kau bisa menyusul kami nanti.”

Tanpa sepengetahuan Taeyeon, aku pun tersenyum. Aku senang melihatnya begitu mencemaskanku.

“Tidak Tae. Aku baik-baik saja.” Aku memberikan penjelasan.

“Apa kau yakin?”

“Iya.”

“Baiklah kalau begitu. Apa kau sudah siap? Karena kita akan berangkat sekarang juga.”

Aku mengangguk. “Aku sudah siap.”

Kami berdua akhirnya beranjak meninggalkan dorm menuju bandara Incheon yang dan akan bertolak ke Jepang. Selama perjalanan, aku hanya bisa diam menatap Taeyeon yang sedang tertidur pulas di hadapanku.

“Miyoung…” gumam Taeyeon mengigau dan kemudian mengganti posisi tidurnya. Hal ini berakibat selimut yang menutupi Taeyeon terjatuh.

“Aigoo… Tae…”

Aku lalu membetulkan letak selimut tersebut ke tubuhnya. Dia sungguh lucu ketika sedang tidur…

“Selamat tidur Tae…” ucapku yang diam-diam mengecup pipinya.

“Miyoungie~” Aku hanya bisa tersenyum begitu kembali mendengar igauannya.

———

Kim Taeyeon… Terima kasih kau telah menjadi sahabatku, leaderku, pelindungku… Aku tahu ini salah… Tapi harus aku akui jika aku mengangapmu bukan lagi sekedar soulmate…

Kim Taeyeon… I love you…

-FIN-

Huff~ update again~ Entah kenapa saya pengen banget nulis ff ini setelah nonton salah satu fmv dari SunnyAegyoIfy. I dunno, padahal saya sendiri bukan Locksmith dan saya juga udah jarang nulis pake POV… Everything so strange… =___=

By the way, thanks udah mampir dimari dan memberikan komentar. I appreaciate your comment~ Very well then, anggap aja kali ini saya kasih hadiah buat LS. Alright~ See you again. Bye~ ^^

PS: This is just fanfic, not reality…

Advertisements

39 thoughts on “It’s True [One-Shoot]

  1. ahahaha aku suka FFnya kakak..!!!
    Apalagi ama pesen dbawahnya.. ‘This is just fanfic, not reality…’ 😀
    Aku jg bukan LS tapi gatau kenapa suka aja liat 2 orang itu.. Vdeo barunya SunnyAegyoify bikin senyum2..
    Gregetan ama POVna..
    Tadinya tak kirain bakal in relationship mrk-nya tapi spt ini lebih baik..hehe
    Ditunggu karya lainnya 🙂

  2. kyaaaaa my otp ❤ tp gue kok bacanya kyak real ya 😄 btw ada typo tuh… ngakak gue jadinya.. lambing persahabatan… gue jd baca kambing persahabatan 😄 lol

    finally taeny.. ya walau cma tiff's pov

    thanks aru..

  3. yeee .. update lagi .. kereeenn eonni .. daebakk .. menyentuhh bangett apalgi pas awal2 mereka debut .. (y) (y)

    walaupun kadang tertawa kecil bacanya ..

    eonni …di tunggu update an selanjutnya ..fighting!!!

  4. saya juga bkn LS loch *plak#gakadaygnanya.hehe
    tp ff ini keren loch jd ngingetin soshi pas awal debut smpe”sempet sedih juga td.
    Dan lucu juga hehehe
    maaf lw coment nya gaje-_-

    FIGHTING 🙂

  5. unnie lg kejar setoran ya? mantep cepet banget update nya… hahaha tp ini jg tante aya yg ngasi tau..kalo egak mah aku mana tau lol *bhs apa ini* xD

    btw.. buat fmv dari sunnyaegyoblabla aku jg udah nonton…sweet emang.. tp entah mengapa.. itu aku ngerasa teteup ada unsur PHPnya *u know lah what i mean* kkkkkk~

    hhmm… utk cerita menyentuh… pengorbanan dan kesetian kim taeyeon hanya utk neng pani seorang…tp apa daya…….. yah begitulah… sama seperti kak faith blg diatas… cuma soshi taeyeon fany dan tuhan yg tau cerita asli dibalik semua ini #eeaaa XDD

    terakhir… thx for update kakaknya~~ ^^ jaga kesehatan and keep writting!! cemungudh~

  6. coba bisa berlanjut terus sampe akhirnya… haha pngn punya sahabat kyk tae dan fany.. gitu kali ya hasil tinggal bareng bertahun2

  7. yups ini hanya ff bukan real, dan lagi hanya tuhan,fany n taengoo yg tahu hubungan ini, suka banget ama persahabatan mereka yg sperti keluarga sungguhan~ kagum sama mereka, snsd jjang~ ffnya daebak suka suka

  8. Sblm aku komen ff aku mw tny dlu, ini blog nya yg lama cm d ganti nama nya doang ya?
    Soalnya aku liat ad reader unppo yg komen taun 2011..

    Okay skrg aku komen ff ini, yg 1 tumben pake sudut org pertama doang *liat penjelasan paling atas*
    Yg ke-2, aku ga nyangka unppo bwt ff Taeny krn abs liat mv itu alright inspirasi emg dpt drmn2 ya *nodded*
    Yg ke-3, itu errrghh knp ngegantung masya allah aku paling gereget klo ad ff bgtu.. T^T
    Tp over all walopun unppo bkn LS, itu pas ngebuat sudut pandang dr fany “ngena” bgt loh..

    Well, mianhae klo komen ku panjang sm bkin skt mata kekeke~
    Utk typo aku no komen, krn smw author pasti srg bgtu terlebih klakuan unppo yg suka nulis begitu (BWAHAHAHAHA!) aplg baca, tulisan yg bnr aj bisa d baca….. (serius aku gmw nerusin ini hahahaha)
    Yaudh dh ini udh pjg bgt komen nya, tkt reader laen ga kbaca krn komen ku ini kwkwkwk~~

    Yasuuu, ganbatte unppo~~
    Never disappointed reader for every your ff~

  9. Aq cuman bsa brharap seandai’a ini jdi knyataan,, palagi adegan d ff ini ada d fmv’a taeny,, jd krasa real gtu ☺

  10. Like it !!
    Woow berasa baca diarynya si miyoung..
    berasa real banget!! pas baca bagian incident dream concert kayak buka luka lamanya snsd arwwww dasar para antis !!
    Fighting unn… !!

  11. Annyeong,,,,hyaa Baru bsa baca,,,,
    Aku kira gk updet,pdahal akhir” ini sering mampir ,tpi gk tau dah Updet…..kekee
    ———
    Ini bneran kerren,,,ini juga emng Kayak Real dah gtu,
    Hhee knyataan nya emng ini hnya Fanfic,,,,
    Bner” kerenn dehh…..hhee
    Gk tau mu coment apa lgi,,,,,,
    D tunggu crita laennya,,,,,,,,,
    SEMANGAAAAT

  12. hbs baca ini aq jd ngerasa kalo taeny tu bener2 real. Al y d ff unnie yg ini d selipin sama beberapa fakta snsd ma taeny. Unnie pw yg unnie kasi kemaren ttp gak bisa. Trs gak bisa d copas pw y al y aq baca y pake hp bkn PC. Ntr kalo aq baca pake PC aq coba lage deh pw y.
    By: sri mulyani

  13. so sweet.. taeng bener2 pahlawan bgt buat fanny.
    jujur sempet sedih pas baca bagian dream concert.. jadi kebayang gmna kerasnya perjuangan anak2 soshi buat mencapai seperti sekarang ini. Itu salah satu hal yg bikin aku kagum sama mreka. *sobs* #terharu

  14. Di cerita serasa baca diary’y pany unnie..serasa nyata banget gitu perasaan pany un terlimpahkan disini..bener2 jadi penasaran diary taeng gmn hheheh

  15. WOW … “This is just fanfic not reality” , yg yulsic semoga reality ya #EH#Aposeeh X))) … Lanjuutt Thor “it’s true” dari sisi Yul or TaengSic-nya (҂’̀⌣’́)9

  16. aku ngebayangin. kalo hal ini emang knyataan antara taeny. ughh. ada sesak krn ppany cuma bs mendam itu rasa cintanya buat taeng. n lgi2 cz keadaan , ada seneng krn ppany sayang bgt sama taeng. jd macam bittersweet gitulah..
    bc oneshoot unnie yg ini srasa kayak bc curahan hatinya ppany.
    bikin versi taetae dong un! penasaran sm isi hatinya tae!

    this is GOOD un!!
    kalo brkenan, bkin versi tae nya ya un! hehehe. kalo brkenan loh. ga maksa.

    see u n love u unnie!

  17. keren bgdttt….
    alurnya tersusun rapih dan mengalir apa adanya….
    unsur ceritanya tersebunyi yang membuat penasaran hingga tak terasa membacanya, endingnya z aku kurang ngeh….
    nice FF…

  18. Maaaf baru nonggol O.Ov
    sibuk dikampus :33

    jujur yaaaaaaa bingung mau coment apa un .__.v

    abisnya ini nyeritain kisah SNSD dan Tiffany ._____.

    Intinya saya spechless *bener kgak tuh tulisannya* =____=a

    lanjut FF berikutnya :3

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s