Portrait of Beauty [Part 3]

Waiting? Let’s continue~ Sorry for grammar typo~ Enjoy it! Always remember >>> NO COPAS or DIE!!!

~Portrait of Beauty [Part 3]~

Genre: Yuri (GirlxGirl), Romance, Angsty (?)

Cast: Yuri & Jessica (YulSic), Taeyeon & Tiffany (TaeNy)

———

Rasa gelisah perlahan hinggap dan masuk ke dalam benak Yuri. Dirinya semakin gugup setiap kali melihat jarum jam yang terus berjalan. Menunggu merupakan hal yang dibenci oleh Yuri. Tapi untuk kali ini adalah pengecualian. Ya, Jessica. Yuri sedang menunggu kedatangan Jessica. Akhirnya, setelah berhasil melakukan negosiasi dengan Jokwon, Yuri bisa mendapatkan waktu gadis itu walau hanya untuk semalam.

“Aigoo… Kenapa belum datang juga?” Yuri mulai panik.

Tidak bosan-bosan dia kembali menatap jam yang terus berdetak hingga bunyi suara bel mengusik pikirannya.

TING TONG~

“Itu pasti dia.”

Dengan segera, Yuri langsung meluncur untuk membukakan pintu. Dia berharap yang datang adalah Jessica dan harapanya pun terkabul. Sosok gadis itu terlihat sangat cantik dari biasanya. Ini membuat Yuri terkesima.

“Selamat malam.” sapa Jessica sedikit gugup. Terlebih di hadapannya, Yuri tanpa sadar diam membisu.

“…”

“Yu-yuri?”

Suara Jessica akhirnya berhasil menyadarkan Yuri kembali.

“Ah! I-iya… Selamat malam… Ayo masuk, Jessica!” ujar Yuri mempersilahkan Jessica yang sedari tadi berdiri di pintu untuk masuk. “Silahkan duduk. Aku akan buatkan minuman dulu.” Tanpa basa-basi, dia pun berlalu menuju dapur.

Sementara Yuri sibuk membuat minuman, Jessica memutuskan untuk melihat-lihat beberapa lukisan yang terpajang di ruangan tersebut untuk membunuh rasa bosan. Ya, ini pertama kalinya dia datang ke apartemen Yuri. Jessica tersenyum bila mengingat gelagat Yuri saat gadis itu hanya terdiam menyambut kedatangannya. Namun dengan cepat raut wajah Jessica berubah drastis begitu dia memikirkan perkataan para sahabatnya…

***

*Flashback*

“Kwon Yuri…” gumam Jessica pelan. Gadis itu tampak tidak percaya ketika nama Yuri tertulis menjadi klien berikutnya. Perasaan Jessica kini bercampur aduk antara sedih dan bahagia. Untuk memastikan bahwa ini bukan khayalan, Jessica membacanya sekali lagi. “Ternyata ini bukan mimpi…”

“Apa yang bukan mimpi?” tanya Gyuri yang entah dari mana tiba-tiba sudah berada di hadapannya.

Tentu saja hal tersebut membuat Jessica terkejut dan secara reflek memukul bahu Gyuri.

PLAK!!!

“Auch!!!” Gyuri spontan mengerang kesakitan terkena pukulan bertubi-tubi dari Jessica. “Sica! Sica! Cukup!!!” pintanya memelas.

Akhirnya Jessica pun menyadari apa yang telah dia lakukan dan segera menghentikan perbuatannya. Gadis itu lantas menatap tajam Gyuri yang hanya bisa mengeluh kesakitan.

“YAH!!! Kau membuatku kaget setengah mati tahu!!!” pekik Jessica kesal yang dibalas raut cemberut dari Gyuri.

“Aish! Memangnya aku salah apa???” gerutu gadis dengan julukan ‘goddess’ tersebut. “Btw apa itu?” tanya Gyuri menunjuk kertas yang digenggam Jessica.

“Ah huh? Ini… Ini bukan apa-apa! Sudah sana pergi.”

Mencurigakan… pikir Gyuri dalam hati.

Jessica berusaha mengalihkan pembicaraan, tapi sayangnya malah membuat Gyuri menjadi semakin penasaran. Hingga di saat dirinya lengah, kertas itu pun berhasil direbut oleh Gyuri.

“YAH!!! KEMBALIKAN!!!”

“Hohoho~ Mari kita lihat apa yang tertulis di kertas ini~~~” Gyuri menyeringai begitu membaca isinya. “Kwon Yuri…” Sesaat dia tertegun dan kemudian tersadar. “OH!!! KWON YURI!!!”

“GYURI!!!”

“Hahaha~ Jadi ini yang menjadi penyebabnya?”

“PARK GYURI!!! KEMBALIKAN KERTASKU!!!”

“Eits~ Ayo coba kau ambil kalau bisa~~~”

Malang bagi Jessica, perbedaan tinggi badan membuat dirinya kesulitan untuk merebut kertas di tangan Gyuri. Walau dia sudah melompat setinggi mungkin, tetapi tetap saja tidak bisa menjangkaunya.

“Gyuri, kembalikan…”

“Ayo rebut kalau bisa~”

Gyuri terus menggoda Jessica hingga akhirnya gadis itu mulai menangis.

“Gyu… Aku mohon…”

Tidak tega melihat kedua mata Jessica mulai berkaca-kaca, Gyuri lantas mengalah dan mengembalikan kertas itu kepadanya. “Aigoo~ Iya iya, ini aku kembalikan. Sudah jangan menangis ya.” bujuknya sambil mengelus kepala Jessica.

“Terima kasih.” Jessica pun langsung tersenyum mendapati kertasnya kembali.

“Bipolar.” Ucapan Gyuri hanya dibalas Jessica dengan menjulurkan lidah. “Yah!”

Tidak lama berselang, Yeon Hee dan Hara ikut menyusul masuk karena khawatir mendengar suara keributan dari tempat mereka berdua.

“Ada apa?” tanya Yeon Hee cemas. Gyuri dan Jessica menggelengkan kepala. Mereka hanya bisa tertawa kecil menyaksikan kepanikan dari wajah keduanya.

“Tidak ada.”

“Benarkah? Karena kudengar dari luar Jess—“

“Yuri akan menjadi klien Jessie!” potong Gyuri cepat. “Hahahah!”

“GYU—“

“APA???!!!” pekik Yeon Hee dan Hara bersamaan. Pandangan mereka langsung beralih ke arah Jessica.

Tidak ayal lagi, reaksi mereka membuat wajah sang ice princess merona merah yang kemudian berusaha dia tutupi dengan kedua tangan.

“Aigoo~ Jessie~~~”

“Woah Jess… Akhirnya… Kekekeke~”

Ketiganya secara bergantian menggoda Jessica habis-habisan. Baik Yeon Hee, Gyuri mau pun Hara sangat senang mendengar kabar tersebut. Meski Jessica kerap kali mengelak akan perasaannya, mereka tahu jika gadis itu sedang jatuh cinta kepada Yuri. Jatuh cinta… Sesuatu yang sebenarnya tidak boleh mereka alami…

“Kumohon~ berhenti menggodaku~” pinta Jessica. “Yeon Hee unnie… Hara… Gyuri…”

“Lihat! Wajah Jessica benar-benar seperti kepiting rebus!”

“Kau benar Hara! Hahahahah~”

Merasa kasihan melihat Jessica terus digoda, akhirnya Yeon Hee menghentikan Gyuri dan Hara. “Hey hey, sudah hentikan. Kasihan Jessie.” ujarnya menengahi. “Jessica, kau tidak apa-apa?“

“Kalian semua jahat…” lirih Jessica yang kemudian berlari keluar meninggalkan ketiga sahabatnya.

———

“Jessie, boleh aku duduk di sini?” tanya Yeon Hee meminta izin. Ya, dia datang untuk memohon maaf kepada Jessica sekaligus menenangkannya.

“Silahkan…”

“Terima kasih.”

“Unnie…”

“Hmm?”

“Apakah salah jika orang seperti kita mencintai seseorang?”

Pertanyaan Jessica membuat Yeon Hee tersenyum.

“Tidak.” Yeon Hee menggelengkan kepala. “Hak setiap manusia untuk mencintai dan dicintai.” jelasnya singkat.

“Tapi… Bagaimana dengan status kita sebagai wanita panggilan?”

Yeon Hee terdiam sejenak. Kedua matanya menatap ke atas langit dan menghela nafas. Dia tahu beban berat yang terus berada di pundak Jessica, sama seperti dirinya dan yang lain.

“Jessie, suatu hari nanti semuanya pasti akan berakhir. Meski saat ini kita selalu dipandang rendah karena pekerjaan yang kita lakukan. Percayalah… tidak ada yang bisa menentukan masa depan kecuali Tuhan dan diri kita sendiri.” jelas Yeon Hee kembali tersenyum.

“Unnie…”

“Tapi… Kau beruntung Jess…”

“Beruntung? Apa maksud unnie?” tanya Jessica bingung.

Yeon Hee tertawa kecil dan kemudian menatap wajah Jessica.

“Kau punya seseorang yang mencintaimu.”

“Siapa?”

“Yuri.”

“Yuri… Kwon Yuri???”

“Ya.”

“Ta-tapi itu kan hanya dugaan kalian. Mungkin saja Yuri sama seperti yang lainnya. Dia hanya menganggapku tidak lebih dari seorang—.”

“Kau salah.” potong Yeon Hee cepat yang tidak menyetujui perkataan Jessica. “Apa kau tidak menyadari arti tatapan Yuri padamu kemarin?”

“Huh???”

Yeon Hee menghela nafas. Dia tahu, Jessica masih terlalu polos dalam mengenal cinta terlepas dari pekerjaannya.

“Meski samar, tapi baik aku, Gyuri dan Hara bisa merasakan jika Yuri menganggapmu lebih dari apa yang kau pikirkan.”

“Tapi…” ujar Jessica mulai mengerti maksud perkataan sang unnie. Tapi tetap saja Yuri… Tidak mungkin…

“Jessica…”

“I-iya???”

“Apa kau juga menyukai Yuri?”

Pertanyaan Yeon Hee membuat Jessica terhenyak.

“A-aku…”

Yeon Hee pun lantas bangkit dari tempatnya duduk dan kemudian menepuk lembut kepala Jessica sambil tersenyum. “Follow your heart, Jess… Sebelum semuanya terlambat atau kau akan menyesal seperti aku…”

“…”

“Cuma itu nasihat yang bisa aku berikan untukmu.”

Follow my heart…

*End of Flashback*

***

“Follow my heart…” gumam Jessica mengulang ucapan Yeon Hee. Apakah aku harus… Tidak! Tidak mungkin hal itu akan terjadi…

Batin Jessica terus berkecamuk hingga membuatnya frustasi dan yang bisa dilakukannya hanya menghela nafas sambil kembali melihat-lihat lukisan milik Yuri untuk menenangkan pikiran.

“Indah sekali…” ujar Jessica takjub dengan lukisan hasil karya Yuri. Namun dari semuanya, ada sebuah lukisan yang sangat menarik perhatiannya. “Ini…”

Sebuah lukisan tentang seorang gadis dengan seorang anak perempuan. Atau lebih tepatnya mereka bisa diasumsikan sebagai kakak beradik. Jessica terus memandangi lukisan itu. Ya, mungkin bagi orang lain terkesan kurang menarik. Tetapi bagi Jessica, isi dari lukisan tersebut seakan mengingatkan dirinya bersama Soojung.

“Apa kau menyukainya?” tanya Yuri yang yang tanpa disadari sudah berada di samping Jessica dengan membawa dua cangkir kopi. “Maaf membuatmu menunggu. Ini untukmu.” Yuri memberikan salah satunya kepada Jessica.

“Thanks.”

Jessica meneguk minumannya, namun arah pandangannya kembali tertuju pada lukisan itu. Seketika dia pun teringat dengan artikel mengenai Yuri. Tunggu! Bukankah Yuri merupakan anak tunggal? Apa mungkin ini… Kekasih—

“Mereka berdua adalah kakak dan adikku.” jelas Yuri singkat seakan mengetahui isi pikiran Jessica.

“Kakak… Dan… Adik?” Yuri tersenyum pertanyaan Jessica dan mengangguk pelan.

“Ya.”

“…”

Raut wajah Yuri dalam sekejap berubah sedih bila mengingat keduanya. “Dia adalah kakakku, Kwon BoA dan yang berdiri di sampingnya adalah adikku, Kwon Yoona. Keduanya sudah meninggal beberapa tahun yang lalu…” ungkap Yuri dengan suara parau. Dia berusaha menahan air matanya di hadapan Jessica.

“Ma-maafkan aku…”

Jessica merasa amat menyesal karena secara tidak sengaja telah membuka topik yang sangat sensitif bagi Yuri. Akan tetapi, penjelasan Yuri semakin membuat Jessica mulai mengetahui siapa sebenarnya sosok gadis yang selama ini selalu baik pada dirinya dan Soojung.

“Tidak apa-apa… Lagi pula semuanya sudah berlalu…” Yuri sadar jika dia telah membuat suasana menjadi canggung dan Jessica merasa bersalah. Akhirnya Yuri memutuskan kembali fokus pada tujuannya semula. “Sica…”

“I-iya?”

“Masuklah ke dalam lukisanku…”

———

“Soojung-ah, kau belum tidur?” tanya Taeyeon yang tengah membersihkan restoran miliknya.

Soojung menggeleng. “Aku belum mengantuk.”

Taeyeon pun tersenyum dan lantas kemudian menghampiri gadis cilik tersebut.

“Soojung-ah, kau kenapa? Aku lihat sejak tadi wajahmu murung. Apa kau mau menceritakannya kepada unnie?”

Soojung terdiam, padangannya terpaku pada lantai. Sama-samar suara isak tangis pun mulai terdengar jelas. Dia menangis.

“Soojung???” Soojung tidak berkata apa-apa. Dia langsung memeluk Taeyeon. “Apa yang terjadi huh?” tanya Taeyeon sambil mengelus lembut punggungnya.

“Unnie… A-aku… aku…”

“Ya?”

“A-aku… Ri-rindu… Ap-pa dan… O-omma…” isak Soojung berusaha berbicara.

Taeyeon tertegun mendengar curahan hati Soojung. Dia tahu betapa beratnya beban pikiran gadis itu karena ditinggal mati oleh kedua orang tuanya sejak balita. Taeyeon pun tidak bisa membayangkan bagaimana kelak reaksi Soojung jika dia mengetahui apa sebenarnya pekerjaan Jessica. Apakah dia akan membenci kakaknya sendiri? Sosok kakak yang selama ini menjadi idolanya.

“Hush… Sudah jangan menangis.” bujuk Taeyeon mengusap air mata di wajah Soojung. “Jangan menangis lagi Soojung-ah.”

“I-iya… Tapi…”

“Begini saja, bagaimana kalau besok kita pergi ke Lotte World? Soojung, unnie dan Fany-unnie. Kita pergi ke sana bersama-sama. Apa kau mau?”

“Be-benarkah unnie???”

Taeyeon mengangguk. “Apa sih yang tidak untuk Soojung?” ujarnya mengedipkan sebelah mata. “Asal Soojung mau berjanji satu hal.”

“Apa?”

“Soojung-ah… Kau jangan bersedih lagi.”

Dengan cepat, gadis itu pun mengangguk dan kembali memeluk Taeyeon.

“Iya.”

Taeyeon tertawa kecil. Baginya tidak ada yang lebih membahagiakan bila dia bisa membahagiakan orang-orang yang dia sayangi.

“Okey, kalau begitu sekarang kau harus tidur supaya besok tidak bangun kesiangan. Mengerti?”

“Soojung mengerti!”

“Alright~ Taengudnight Soojungie~~~”

“Taengudnigth too, unnie~~~

Setelah mengucapkan selamat malam, gadis itu bergegas masuk ke kamarnya. Ya, karena Jessica sering menitipkan Soojung, Taeyeon akhirnya memutuskan untuk memberikan sebuah kamar pribadi kepadanya.

Sooyeon… Kuharap kau bisa lebih memperhatikan adikmu… Kasihan dia…

Taeyeon terus memandangi pintu kamar Soojung hingga dia tersadar karena seseorang memeluknya dari belakang.

“Tae…”

“Fany? Kau belum tidur?”

Tiffany menggeleng, kemudian mempererat pelukkannya. Rupanya dia tidak sengaja mendengar pembicaraan mereka sedari tadi, tapi memilih untuk diam dan tidak ingin mengganggu keduanya.

“Ayo kita tidur. Bukankah besok kita akan pergi ke Lotte World?”

“Ya. Kau benar.” Taeyeon tersenyum. “Ayo.” Dia lalu menggandeng tangan kekasihnya tersebut menuju kamar untuk beristirahat.

———

Yuri tampak sibuk mempersiapkan peralatan untuk melukis sekaligus bahagia karena akhirnya dia bisa mendapatkan mendapatkan model yang selama ini dia impikan, Jessica Jung. Sayang, saking gembiranya, Yuri tanpa sadar membuat Jessica merasa diabaikan. Untungnya hal tersebut tidak berlangsung lama karena dengan cepat dia bisa membaca situasi dan kemudian memberikan sebuah gaun kepada Jessica.

“Apa ini?”

“Itu gaun.”

“Iya, aku tahu. Tapi buat apa?” tanya Jessica heran.

“Aku ingin kau memakainya.” jelas Yuri singkat. “Memangnya kenapa?”

“Ti-tidak…”

Namun melihat reaksi Jessica sebelumnya, akhirnya Yuri mengerti. “Aku tahu. Kau pasti mengira bahwa aku akan melukismu tanpa busana bukan?”

Wajah Jessica pun seketika merona merah karena semua yang dikatakan Yuri memang tepat sasaran.

Aish! Kenapa aku bisa berpikiran seperti itu?! Kau bodoh sekali Sooyeon!!! ><

“Hahahah~ Kau tenang saja, Sica. Aku tidak akan memintamu seperti itu.” jelas Yuri singkat. “Percayalah, aku tidak akan berbuat macam-macam padamu.” Jessica mengangguk.

Sesuai keinginan Yuri, dia kemudian mengganti pakaiannya dengan gaun pemberian sang pelukis itu dan tidak butuh waktu lama, Jessica kembali menghampiri Yuri.

“Yuri-ah…” panggil Jessica pada Yuri yang masih sibuk mempersiapkan segalanya.

Yuri segera berbalik begitu mendengar suara Jessica memanggilnya. “Iya Si—“

Detik itu juga Yuri langsung terdiam menyaksikan sosok Jessica yang terlihat sangat cantik dan anggun dalam balutan gaun yang dia berikan. Speechless… Mungkin itu kata yang tepat untuk menggambarkan apa yang tengah dialami oleh Yuri.

“Yu-yuri…”

“…”

“Yuri-ah, apa kau sakit?”

“…”

“Yul?” Tanpa sadar, Jessica memanggil nama panggilan Yuri sehingga membuat lamunan gadis itu buyar.

“Ah! Ya! A-aku ti-tidak apa-apa…” ujar Yuri berusaha menutupi kegugupannya. OMG!!! SO GORGEOUS!!!

“Apa kau yakin? Wajahmu merah lho Yul.”

Aish! Kenapa dia tiba-tiba memanggilku dengan nama itu?!

“Yul?”

“Tidak! Aku baik-baik saja!” tukas Yuri. “Kalau kau sudah siap, kita mulai semuanya sekarang.” tambahnya lagi untuk mengalihkan pembicaraan.

Jessica mengangguk. “Baiklah. Aku sudah siap.”

“Okey.”

Yuri pun memberikan beberapa instruksi kepada Jessica yang dengan patuh diikuti oleh gadis itu. Setelah berkali-kali berganti posisi, akhirnya Yuri berhasil menemukan gaya yang pas untuk dia tuangkan ke atas kanvas. Keseriusan yang terpancar dari raut wajah Yuri membuat dirinya tampak manly.

Wow… Apakah ini Kwon Yuri, sang pelukis? Auranya jelas sangat berbeda jika dibandingkan sebelumnya… Why so handsome… OMO! Apa yang barusan aku katakana???

“Maaf Jessica, bisa tolong kau pejamkan matamu?”

“Ma-maaf…” Jessica lalu membenarkan posisinya sesuai permintaan Yuri. “Seperti ini?”

“Yup, thank you.” Yuri kembali mengayunkan kuasnya sambil sesekali mengamati dengan seksama setiap detail lekuk tubuh Jessica. Jessica… Kau memang sempurna… Sesuai apa yang aku inginkan…

———

“Hai Jo.”

Jokwon terkejut saat melihat kedatangan Kim Young Min. Dia tidak menyangka jika pria itu akan datang secepat ini. Ya, Jokwon tahu pasti alasan Young Min datang ke tempatnya tidak lain dan tidak bukan hanya untuk Jessica.

“Oh hai~ Tuan Kim~ Lama tidak berjumpa. Ada angin apa Anda—“

“Aku ingin Jessica malam ini.” potong Young Min tanpa memberikan kesempatan Jokwon menyelesaikan perkataannya.

“Ta-tapi Tuan Kim…”

“Aigoo~ Kau jangan khawatirkan soal uang. Aku akan membayarmu lebih mahal dari yang kemarin. Jadi cepat panggilkan Jessica.”

Keringat dingin pun keluar dari pori-pori Jokwon dan membasahi tubuhnya. Lelaki kemayu itu sangat takut dan tidak tahu harus berbuat apa.

Oh my God! Bagaimana ini???

“YAH!!! MANA JESSICA???!!!” bentak Young Min menggebrak meja. Rupanya pria tersebut sudah tidak sanggup lagi menahan emosi.

Jokwon semakin ketakutan melihat amarah Young Min. Tanpa pikir panjang lagi segera memberitahukan keberadaan Jessica.

“Ma-af… Tuan Kim… Se-sebenarnya Je-jessica…”

———

“Selesai!” pekik Yuri sambil meletakkan kuas berserta palet. Sambil menunggu Jessica mengganti pakaian, dia kembali memandangi hasil lukisannya dan tidak lama berselang, gadis itu pun datang. “Jessica, lukisanmu selesai!” panggil Yuri.

“Benarkah?” Yuri mengangguk. “Boleh aku melihatnya?” Sejenak pelukis itu terdiam, tetapi kemudian dia tersenyum dan kembali mengangguk.

Tentu saja, Jessica adalah model lukisan impian Yuri dan dia berhak melihat hasilnya. Ya, Yuri pastinya amat sangat berterima kasih kepada gadis itu.

“Tentu saja. Kemarilah.”

Jessica pun berjalan menghampiri sang pelukis. Rasa penasarannya sekejap menghilang ketika menyaksikan lukisannya. Kali ini giliran Jessica yang dibuat kagum oleh bakat Yuri.

“Yuri-ah… Ini…”

“Bagaimana menurutmu?”

9653_312347202207660_1446340827_n

“Ini…”

“Ya?”

“Apa ini… Benar aku?” Yuri tertawa kecil mendengar pertanyaan Jessica.

“Tentu saja. Aku pelukis yang menganut aliran realisme. Kau tahu?” Jessica menggeleng. Sebagai orang yang buta akan seni, tentu saja dia tidak tahu. Yuri sengaja menggodanya. “Realisme… Itu artinya, aku hanya melukis apa yang aku lihat sebenarnya tanpa tambahan sedikit pun.”

“Oh~ Jadi begitu.”

Jessica mencoba untuk memahami penjelasan Yuri meski dia tidak mengerti. Secara tidak sadar, dia menggembungkan pipi di wajahnya. Hal ini membuat dirinya tampak sangat menggemaskan di mata Yuri.

OMO!!! CUTE!!!

Dan…

Sarang-haeyo My J~ Naye my J~ My J~ Sarang-haeyo nawa~

Ponsel Jessica tiba-tiba berdering…

“Maaf…”

“No problem. Angkatlah.”

Sementara Jessica izin menerima telpon, Yuri membawa lukisannya ke dalam ruang workshop. Dengan hati-hati dia meletakkan lukisan tersebut di sebuah tempat khusus dan kemudian kembali menghampiri Jessica yang sudah selesai menerima telpon. Yuri bisa melihat perubahan drastis dari raut wajah gadis itu.

“Yu-yuri…”

“Sica? Apa yang terjadi? Kenapa wajahmu pucat?”

“A-aku…” Jessica terdiam dan lantas menundukkan kepalanya. “Ma-maaf… Kurasa aku harus pergi sekarang… Bye Yul…”

Namun dengan cepat, Yuri berhasil menghalangi kepergian Jessica. Dia ingin tahu apa yang terjadi padanya.

“Ke-kenapa? Bukankah seharusnya kau tetap di sini menemaniku???” Jessica tidak menjawab pertanyaan Yuri. “Kenapa…”

Seketika itu juga Jessica pun menangis. Air mata mulai mengalir membasahi wajahnya. Ya, ini pertama kalinya, Yuri menyaksikan Jessica menangis…

“Ma-af…” isak Jessica berusaha melepaskan genggaman Yuri. Akan tetapi, semakin dia ingin melepaskan diri, semakin erat pelukis itu menahannya.

“Jangan pergi…”

“Kumohon… Yul…”

“No…”

“Lepaskan a— Hmmph???!!!“

Sudah tidak bisa lagi menahan perasaannya… Yuri pun dengan cepat mencium Jessica…

-TBC-

Waw~ Udah mulai rame sama siler nih wp. Kyknya udah waktunya ganti alamat wp lagi dah~ soon~~~ hahahahah~ XDDD

79 thoughts on “Portrait of Beauty [Part 3]

  1. Hahaha pikiran gw sama sica sama! Sama” mikir bakalan dilukis tanpa baju xD gw kira udah selesai ternyata…..makin complicated nih T.T yuri HwaiTaeng!!!

  2. annyeong…

    orang baru ijin absen,gpp ya thor langsung komen d sini hehehe…

    aaww ssica you’re so GORGEOUS….
    T.O.P B.G.T lah pkonya mah,hahaii..
    kissing scene yg d tutup dgn TBC,eh tp apakah tuan kim bkl nyusul k apartement yuri?

  3. setiap ngebaca epep ini jujur slalu tersenyum, unni kau hebat ^_^
    wow.. aku bener2 gk bisa berkomentar.. kumohon tetap menulis dengan indah, aku menyukai setiap kata dari tulisanmu … amazing , unni ceritamu selalu bikin penasaran .. banyak yg ingin aku baca . krna ini bukan sekedar tulisan biasa tapi tampak hidup, perasaan tampak nyata .. aku jadi inget the painter of the wind.. seorang gadis pelacur yg mencintai seorang pelukis, hahaha hanya pelukisnya 😀
    hari hari sampe terakhir gadis itu pergi ninggalin sang pelukis 😄
    bener2 daebbak .. alurnya .. perasaan si tokoh gk bisa d,gambarin lewat kata2 .. unni aku ingin terus membaca tulisanmu 😀
    semangat ^^/

  4. tak kirain sica bakal dilukis telanjang eh ternyata tetep pake baju, ahhh yul oppa baik deh, udah cantik hensem keren manis mempesona deh pokoknya, si ice princess aja sampe.jatuh cinta hahahah.. kim young min sialan bnget sih, awas lo kalo gangguin.sica lagi -_- penasaran sama next chap, apakah sica akan beradegan ranjang dengan yuri?

  5. Hehe aku kira bakalan di lukis telanjang juga#plak
    duh yuri jangan biarin jessica sm young min lagi tuh gunakan cinta dan uangmu yul.hehe
    ah aku kasian sm krystal sedih.T.T
    makin bagus ceritanya dan makin penasaran aja aku sm ini cerita dooh..
    Lw di ganti lg kasih tau si aku y 🙂
    aq tdk mau ketinggalan karyamu 🙂
    thank you dh update fighting.

  6. akhirnya potrait of beauty update jg, saya sudah menunggu lama thor untuk ff ini 🙂 kukira sica dilukisnya telanjang ternyata tidak huft syukurlah, aigoo mr kim pengganggu . terima kasih udah update chapter ini

  7. dri part 1 ampe part ini bwaan’y pngen nangis klo pas soojung., yul ayo kluarkn sica dri tmpat itu…dn biarkn sica srta soojung brada dsisimu trus…
    dtnggu lnjutan’y..semangaat…

  8. hahahahahhhha sica, pikiran mu byun sekali. Yul kan blm berani lukis dirimu dgn tanpa busana. Msh malu” dia..
    hahahahaahhhahha.
    Duh yul, jika kau cinta sama jessie, plis selamatin sica dari kerja seperti itu. bawa kabur sica n jgn biarkan sica ngelayani om” itu lagi. kesian dgn sica.. huhuhuhuhu.
    Thanks for updete un.. ^^

  9. annyeong aku new reader maaf baru komen di chapter ini…
    ahahaha sica2 pikiran kamu itu masa yul mau ngelukis kamu tanpa busana sih kekeke

  10. tadinya aku kira tdk akan bisa baca part 3 .krn ku kira akan di proteksi..tp syukurlah ,trnyata tidak..tp aku tdk tau.jika part selanjutnya bakal di proteksi..aku pasrah saja.jika tdk bisa membacanya 😥 krn aku takut salah coment,jika harus terus mengemis PW,tp aku suka all ff mu,terutama yulsic,apalagi yg ini,yul sepelukis jatuh cinta sm sica si ce panggilan …. oke dech good luck.semangattt 🙂

  11. aku udh brpikiran yuri akn ngelukis sica tnpa busana trnyata tdk….otk yadong bnget aku nih….
    ayo yul jdkn sica pcar mu n kluar kn sica dr tmpat itu

  12. hai gw reader baru…
    sebenernya gw udah baca ff “portrait dari chap 1-2” dan gw penasaran ma kelanjutan chap 3. dan akhirnya upadte juga chap 3 nya. alur ceritanya bagus bgt..
    moga cepet juga upadate chap selanjutnya. semangaaatttt!!!!

  13. Reader baru yg dulunya silent reader..
    Maaf baru bisa komen di ff ini.
    Ff nya keren, awalnya aku kira sica itu dilukisnya naked, ternyata pke gaun 😀
    Ditunggu kelanjutannya ka..

  14. Trnyata sica juga ada rasa ama yuri nih,, tpi yuri’a kan udh jnji ama taeng kalo dy gk akn jtuh cnta ama sica, truz gmana dunk? Aissh.. Si youngmin apa”an sih, ganggu mulu ah.. Yuri-ah,, jgn biarkan sica prgi, aq gk mw ada adgn sica ama org itu >…<!
    See u next chap eon, caaww 😉

  15. karyamu sungguh bagus thor,,,
    jangan sampai om2 tua itu nemuin jessica d apartemen nya yuri,,,oh yuri selamatkan sica baby mu dr om2 hidung belang itu,,,,
    sumpah bikin penasaran tuh tbc nya thor,,,jangan lama2 ya updatenya thor,,,FIGHTHING!!!!!!!!!!!!!!

  16. Sica cantik bgt ituu kkkk
    aigoooo madam jokwon ngeganggu yulsic moment aja dh..
    Udh happy gw yuri bs ngbooking sica mlh gini..tp gpp deh, tu yg terakhir bikin senyum2 gaje..maen samber aje yuri hobinya wkwkwk

  17. Annyeong ,,,,,,,,

    Akhirnyaaaah, stelah skian lama d lnjut juga ,,,kkee~

    Waah, daebakk ya lukisannya Kwon Yul ,, kkkee
    Princess Sica cntik nyaaa luar biasaa,,,
    Tpi,,,
    Soojungnya Ksian deh,,

    Yyaah, tu ahjussi blik lgi,,,>,<
    Bgimna nsib Sica ??

    Waaah, penasaran Lnjutannya,,,, d tunggu next chapter nyaah,,
    SEMANGAT kaaa ,,~~

  18. Annyeong ,,,,,,
    Commentku ilang ,,, T-T
    Tpi tnggal comment aja lgi ,,,, kke
    – – – – – – – – –
    D kira juga Sica mau d lkis tnpa busana,,klo pun psti lbih Kren gtu,,kkee*modus*

    Tpi tuh Sica cntikk nya luar biasaaa,,Kwon Yul bruntung tuh..,,
    Ahjussi g@@@ Tuh blik lgi,smoga yul Bsa cgah Sica pergi,,, Buat YulSic Moment,, Aseeek,,,

    Penasraan lnjutannya,,,,,
    D tunggu Kaa~~
    SEMANGAAAAT

  19. Ayo…ayo..
    Kwon yul jangan biarkan sica pergi ke om2 itu…^^

    btw thor kereeeeeen bangeeeett ff2nya…^^d
    saya new reader bangapseumnida…^^

  20. keren bgt thor..
    suka sma jln ceritanya T__T
    aish tragis sekali nasib mu sica unnie jd cew panggilan 😦
    dtgu next chaptnya fighting..

  21. Ngebayangin jessica dibully itu pasti unyu..hahahaha dan aku suka kakak masukin “taengudnight” itu ^^ pngn meluk soojung jg deh..kasian..

    omomomomomo.. Itu jessica oke bangetngetnget.. G bs ngmg apa2 lagi, tapi dia oke bgt..

    Dan yul pun lsg nyium.. Yeyy jgn biarkan sica pergi! 😄

    bner mo ganti alamat wepe? Hahaha, btw kak, kirain ini mo 3 chap aja, trnyata masi lanjut y? *seneng*

  22. Kirain mau di lukis model titanic , wwwkwkwkwkkwkw byun mode!
    Yul selamatkan sica , kasihan gara2 jokwon nih . .
    Keren dah, good job author

  23. sumpah aku ngerasa JLEB banget jadi jessica 😥 hwaaaaaaaa Unnie, plis yah.. Gaya tulisan unnie tuh simple dan ga bertele-tele jadi mudah banget dipahamin. dan Feelnya bener bener kerasa T.T FF ini yang Paling aku tunggu, Keep writing unnie, fighting ! ^^

  24. huwew.. akhirnya sempet main kemari lg..
    ngakak pas ‘danshin’ sica dikerjain gyuri.. fufufu
    wew.. sedih kalo ngebayangin posisina soojung 😥 mana ga ada temennya..
    ahahaha honestly.. aku sempet kepikiran sama ama sica.. yuri bakal minta sica dilukis begitu.. ehhh ternyata salah.. #otakbyunkumat
    KYM muncul.. ckck merusak momen unyuuu..
    thanks for apdet kakak..
    sampai jumpaaaaaa 😀

  25. haissshhh .. ternyata udah update .. tapi kenapa aku ngga tauu??

    kereenn eonn .. lukisan yul appa kereenn ..

    sica eomma .. ngga usah pergi .. dengan yul appa aja yahh ..

    Lamjutt eonni .. jngan lama ..

  26. Ommo sica unnie jgan menangis, kw m’bwt ku ingin menangis juga T__T,,<sica:sapa yang suruh ngikut?#nangisgulingguling#

    Kwon seobang ayo bwa pergi sicababy mu dri dunia itu, ugh tk terbayang Jessica unnie ku jdi kek gtuan, oh no! Ughh just ff ! Yea just ff!
    Tpi ff’u terlalu keren unnie untk skedar ff, aku jdi terbawa emosi#bahasaapaini
    hahaha

    Aku fkir sica bkal di lukis polosotak reader byun ..jdi keki ndiri, ternyata salah tohh hahaha

    oh yea, new reader here~ annyeong #bow !
    Aku Boleh gabung kann unnie?^

  27. Akhirnya nongol jg nih. Pdhl udh d’tnngu dr lama. Ahhh w ska bgt sm ceritanya. BAGUS#duajempolbuatauthor.
    Di tnggu klanjutannya ya…… Oh iya bru bs komen. Maaf ya lbh baik trlmbat dr pd gk sama skali. Btul gk ?

  28. Haaaa yul cium sica tiba2..ayo yul tahan sica biar g pergi laghe..
    Sica dah jatuh cinta ma yul bagus2..

  29. yaah komen aku nggak masuk -__-
    siiip komen ulang..
    —-

    aaah aku suka banget sama soojung.. imuuut, ngegemesin >.<
    lah lah itu sica pikirannya udah negatif aja haha.. berasa titanic nanti kalo di lukis tanpa busana..
    jo kwon payah nih, masa cuma di bentak udah ciut, keluarin lakinya dong hahaha
    huwewww agressif yul muncul.. sip tahan aja sicababynya, biar nggak di ambil ahjussi itu

    semangat thooor !!

  30. YULSIC KISSING ?? o___o
    Pemaksaan !! Yuri pemaksaan itu !! hahahaha…

    err… iya aku pikir Yuri bakal LUKIS Sica kaya “her France models”..hahaha.. dikira Titanic kaleee~ 😄
    oke, i’m still clueless with what gonna happen next… i have no idea at all.. 😐
    Sica jadi wanita panggilan… Yul pelukis tajir… Yul suka sama Sica.. Jokwon mucikari yang nyinyir..

    ini jadi kisah cinta YulSic bakal gimana ?? apa Yuri bakal nge bailout contract Sica sama Jokwon ? duhhh !! penasaran !! 😄 hahahaha…

    btw, pinter banget yeee si Yuri milih Jessica jadi MUSES nya, hahahaha… 😄

    okesip, itu aja sih komentar ku… bingung mau ngomentarin apa lagi… Plot nya bagus, cara penulisan bagus, tata bahasa bagus.. udah memenuhi kriteria banget lah, hahaha

    thank you for making this great chapter..
    stay healthy, keep writing and god bless you^^~

  31. Wahh yul lngsung nahan sica dng kiss,,
    Itu sica mo d suruh melayani si kim lg y?? Arghh..Jngn smpe deh,, udh ada soebang ny tauuu,,*santai neng, jngn esmosi* hehee..

    D tunggu part slnjtny y,, mksh^^

  32. Akhirnya sica mau deh jd model yuri n lukisannya udah jadiii. alhamdulillaaaah.. #sujudsyukur
    OMO!!! KISS KISS KISS!! GO GO YUL OPPAAAAAA!!! nyahahahaha
    un, chap berikutnya NC yak! muahahahay!!! #evilbintipervertkambuh
    kan kl g gitu, sicanya tetep balik k tmpt jokwon malem itu juga. wkwkwk C:

    yul, bawa sica n soojung prgi jauh-jauh gih drsitu..
    biar sica brnti dr pkrjaannya.
    kl sica nolak, kawinin (?) aja deh. xixixixixixi

    spt biasa un, this update is DAEBAK!!
    nomu chowa!! LOVE IT!!
    BESOK-NESOK UPDATENYA DON’T BE TOO LONG DONG UN.. i miss iuuuu.. huhuhuhu 😦

    see u till next update unnie.. mmuach!! -^^-

  33. AAAAAA tbc ;AAAA;
    lagi seru2nya liat yulsic berduaan.. yul gentle langsung kiss sica aciat… sica makin suka yul nih pasti(?) haha

    updatenya selalu keren dan bikin penasaran dah.. ><
    YA!! jangan sampe sica sama Ajhussi tua itu lagi*tendang youngmin* #eh

    can't wait next chapter fighting!!

  34. oh may ini di post nya udah tgl30 ternyata dan aku baru liat ini skrg… ==”
    yeaay~~ jadi pembaca yg paling trakhir(mungkin)~~
    kwkw~

    itu adegan YulSic kenapa gak di terusin woooooy sesepuh!! ;A;
    nanggung banget kwkwk yaudalah daripada gak di post sama sekali~
    ini ceritanya jgn angst ya, udah tahan sama Yuri aja jgn kemana2, jgn sedih pkok nya aaaaa~
    itu di info nya kenapa pake ada angst siy bikin nervous baca nya… =__=

    btw, itu typo nya perfect bgt lho soalnya gak keliatan pas dintengah2 cerita haha~

    yaaakk~ stay health sesepuh!! i’m always waiting~~~~ ^^
    sesepuh jjang!!!

  35. wah…aku telat banget datengnya…>,<

    sica kenap tuh…o,O cewek panggilan…wiss berat nih…'0' tadi nya aku kira yul mau nguruh sica toples…haha ternyata blum saatnya…lol 😄

  36. hhhuuuuaaaaa….
    part yang ditunggu keluar juga…..
    bagaimana nasib jessica selanjutnya…
    makin penasaran deh….
    speechless jadinya, gak ttau mau komen apalagi…

  37. Oh god
    Oh god
    Oh god
    Yulsic is coming!!!!!!
    Kim young min anak mana ya?? Kaya pernah denger nama’a
    Anak boyfriend ya??
    Jadi jessica masih perawan kaga sih??
    Kepo dah
    Jadi itu langganan??
    Astaga jessi..
    D’tunggu lanjutan’a

  38. akhirnya lanjut juga nih ff huuuu~ *terharu

    Cieee Yul skrng udh berani ya kisseu kisseu..
    Kok pas baca nama youngmin yg muncul dikepala aku malah si imut youngmin boyfriend.. hehe 🙂

  39. ya..
    beruntungnya yuri mendapatkan kesempatan bersama sica,,
    tpi klo bener yuri seorang pelukis apa jessica org yg pertama dilukisnya ??

    what ever lagh,,

    tpi yg pasti jalan ffnya bagus banget,
    tpi yg gue herannya disaat romantis,knp siom” itu ganggu sich..

    gue tunggu kelanjutannya..

    thank’s

  40. PEMAKSAAN…….yuri!!!!!!!!!!!!!!!!! tapi gapapa juga sich xDDD….

    nanggung inih mah…maen cut2 scene ajah nich (lah ya terserah author’y atuch cu!!!),,,kan pengen tau kenpa sica langsung ngabur abis terima telpon…..?????????

    yowis…liat next crita’y ajh dah….

  41. keren thor, aq suka ma karya kamu, ya walaupun kmu blum mau share your PW but is ok, aq tetep respek ko sama karya kamu, karna karya kamu mang keren

  42. Anyyoeng reader baru imnida.. ^^
    Tw wp ni waktu nyari ff yulsic digoogle
    Btw, Ini fF yg paling bagus menurutku#gaknanyawoyy

  43. Hi kakak author, ak new reader..
    Cerita y seru kakak, bikin greget n penasaran.. 🙂

    Oia kakak ak izin baca tulisan2 kakak yg lain y ya..boleh kan kak?

  44. yeee, yulsic kiss kiss kiss . 😀
    smoga mereka terbawa suasana trus nc nc nc . wkwkwk #byunreaderkumat

    q ud baca smua ff mu thor dan q suka, tulisanmu membuat imajinasi q hidup . #plaklebay
    {new reader}

  45. hahaha sica pikirannya aneh-aneh xixi Yul kamu harus bisa mendapatkan sica ..Hwaiting!!! haha
    Hwaiting thor!!! lanjut donk :p

  46. author ^^ salam kenal. aq sudah membca smw ff nya tp bru x ini berkomentar. karya ff mu sangat bagus. aku berharap lanjutan dari crta ini cpt keluar. :)) hwaiting

  47. heheheheeh aku jadi byun pas sica mau di lukis heheheh kirain bugil hahahahahha
    ayo yul selamatin sica dari itu om om rese hohohohohohohooh
    ckckcc,,,,,, itu beneran sica???
    OMO,,,,,, YUL KISSEU???

  48. Yul langsung main kisseu” jja sma Sica.,
    ck ck ck.,,
    makin ke blakang sprtiny mulai mengerti nie crita.,,
    aku ini aneh.,,
    yg btul smakin ke dpn jdi ngerti ne crita.,
    plaakkk dsr aku ni aneh.,,
    oh y aku sempaet terlintas pikiran byun x_x
    hadeh dsr oke prev post dah 🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s