You Belong To Me [Part 17]

Long time not continue this story of mine. Sorry for typo~ So enjoy it! Always remember >>> NO COPAS or DIE!!!

~You Belong To Me [Part 17]~

Genre: Gender-bender, Romance, Comedy

Cast: Yuri & Jessica (YulSic), Taeyeon , Tiffany, Sooyoung, Sunny

———

“Selamat siang Nona Jung–“

“Kwon. Sekarang nama margaku adalah Kwon dan aku bukan lagi seorang nona, tapi nyonya. Kau mengerti?” jelas Jessica kepada Mr. Han yang telah lama menjadi petugas keamanan Jung Enterprises.

Pria paruh baya itu pun mengangguk dan tersenyum. “Ah, iya. Maafkan saya no– Nyonya. Saya masih belum percaya jika Anda telah menikah.” ujarnya dengan suara sedikit parau.

Ya, bagaimana tidak? Mr. Han telah bekerja kepada keluarga Jung jauh sebelum Jessica lahir. Jadi tidak heran jika dia telah menganggap Jessica layaknya seperti anaknya sendiri.

“Aigoo~ Mulai sekarang cukup panggil aku Jessica.” perintah gadis itu.

“Ta-tapi nyonya…”

“Mr. Han, Anda sudah seperti ayahku sendiri dan aku akan sedih bila Anda terus memanggilku demikian.” ujar Jessica dengan wajah memelas.

Tampaknya Mr. Han hanya bisa mengalah. Akan tetapi, di satu sisi dia merasa sangat senang karena Jessica telah menganggapnya sebagai figur seorang ayah dan itu merupakan suatu kehormatan bagi dirinya yang hanya seorang petugas keamanan.

“Ba-baiklah jika itu yang Anda… Maksudku Jessica inginkan. Tapi izinkan aku tetap memanggil Anda dengan nona karena saya sudah terbiasa.”

Jessica mengangguk. Setelah mengakhiri pembicaraannya dengan Mr. Han, dia berlalu memasuki kantor Jung Enterprises dimana sebuah kejutan pahit sudah menunggunya.

———

Suara desahan tampak menyelimuti seisi ruangan milik Kwon Yuri. Ya, hari itu, seseorang dari masa lalunya telah datang kembali. Seseorang yang selama ini berusaha dia lupakan dan semua itu hampir terwujud ketika sosok Jessica telah menggantikan tempatnya di hati pria tersebut.

“Vi-vic…”

Yuri berusaha menghentikan aksi Victoria yang terus menciuminya. Dia sadar jika perbuatan mereka tentunya akan menyakiti Jessica jika istrinya itu tahu apa yang dia lakukan sekarang.

BRAK!

Suara keras bunyi pintu seketika membuat keduanya memisahkan diri. Yuri bahkan langsung mendorong Victoria begitu mengetahui Jessica telah berdiri di ambang pintu dengan tatapan kosong. Pandangan yang seakan-akan melihat sebuah mimpi buruk terjadi di hadapannya. Mimpi buruk dimana pria yang dia cintai tengah bermesraan dengan wanita lain.

“Si-sica…”

Tidak terasa tetes demi tetes air mata pun jatuh membasahi pipi Jessica. Tanpa mengeluarkan sepatah kata, gadis itu pergi dari hadapan Yuri.

“Jessica! Tunggu!” teriak Yuri. Sayang, Victoria dengan cepat menghalangi langkahnya. “Apa yang kau lakukan?! Minggir!”

“Tidak bisa. Kalau kau pergi, aku akan membatalkan semua kesepakatan kerjasama Song Entertainment dengan Jung Enterprise.” Victoria balik mengancam.

Sejenak Yuri tertegun. Dia terdiam dan menatap Victoria yang menyeringai padanya.

“Kenapa… Kenapa kau lakukan ini padaku sekarang, Vic?” tanya Yuri pelan. “Apakah tidak cukup kau hancurkan aku dulu?”

Mendengar pertanyaan yang diajukan oleh Yuri membuat raut wajah Victoria pun berubah. Rasa bersalah yang telah ditampiknya jauh-jauh, kini muncul kembali. Ya, dulu di saat Yuri sangat mencintainya, dia malah pergi meninggalkannya dan sekarang di saat Yuri telah berhasil melupakannya, dia malah menginginkannya kembali. Tidak hanya Yuri, dirinya juga telah melukai hati orang lain. Orang itu adalah Jessica. Sosok yang telah berhasil membuat Yuri berpaling darinya.

“Yuri… Aku…”

Yuri memejamkan keduanya dan menghela nafas. Mungkin keputusan yang diambilnya akan membuat dirinya dicap sebagai orang yang egois karena lebih mementingkan dirinya sendiri. Namun, demi Jessica, Yuri rela menukarnya.

“Terserah padamu, Nona Song.” ujar Yuri dengan nada serius. “Bagiku Jessica lebih penting dari nyawaku sendiri dan tolong jangan pernah lagi kau hadir dalam kehidupanku.” tambahnya lagi seraya berjalan keluar ruangan dimana seluruh karyawan tengah menyaksikan apa yang telah terjadi.

“Tuan Kwon…”

Yuri menghampiri Nichkhun yang menatapnya sedih. “Hyung, mulai saat ini, aku mengundurkan diri sebagai CEO dari Jung Enterprises. Semua sahamku tolong kau alihkan atas nama Jessica. Mungkin tempat ini memang tidak cocok untuk seseorang sepertiku…”

“Yuri…”

Yuri tersenyum getir sambil berusaha menahan kesedihannya. “Tolong kau urus semuanya dan… Terima kasih karena kau telah membantuku selama ini…” isak Yuri yang kemudian mengalihkan pandangannya ke arah para karyawan. “Dan aku juga ucapkan terima kasih kepada kalian semua… Maafkan aku…” Yuri membungkukkan badan kepada semuanya. “Jessica… Maafkan aku…” 

———

Jessica berlari masuk ke kamar dan menangis sejadi-jadinya. Dia masih tidak percaya jika pemuda yang dicintainya tega berkhianat di depan mata kepalanya sendiri. Yuri… Sosok itu yang telah tega menghancurkan hatinya yang sebelumnya telah hancur oleh Donghae. Ya, untuk yang kedua kalinya Jessica harus merasakan sakitnya dikhianati oleh orang yang dia cintai.

“Kenapa… KENAPA KAU TEGA MELAKUKANNYA???!!!” teriak Jessica histeris seorang diri. Demi melampiaskan amarahnya, dia tidak segan melempar barang apa pun yang ada di dekatnya termasuk foto dirinya dengan Yuri yang terbingkai istimewa di samping tempat tidur mereka. “BRENGSEK!!!”

PRANG!

Tepat di saat bingkai itu hancur berkeping-keping, Yuri telah berdiri di hadapan Jessica. Serpihan kaca tidak membuat Yuri ragu untuk menghampiri Jessica.

“Sica…”

“Mau apa kau kemari?! Pergi!!!” teriak Jessica mengusir Yuri.

“Sica… Kumohon dengarkan penjelasanku dulu…” pinta pemuda itu berlutut di depan sang istri. Dia lalu mencoba meraih tangannya.

“JANGAN SENTUH AKU!!!” Jessica dengan kasar menampik tangan Yuri yang mencoba menyentuhnya. “PERGI KAU DARI HADAPANKU SEKARANG JUGA!!!”

“Ta-tapi Sica…”

Sebuah vas melayang ke arah Yuri dan hampir saja mengenainya jika saja dia tidak cepat menghindar. “PERGI!!!”

Yuri tidak bisa berbuat apa-apa lagi. Dia tahu benar bagaimana sifat Jessica yang sangat sulit memaafkan kesalahan orang lain, telebih kesalahannya sendiri. Rasa sedih dan menyesal bercampur menjadi satu di dalam hati Yuri. Akan tetapi demi kebaikan Jessica, sekali lagi direla menukarnya dengan dirinya sendiri.

“Baiklah jika itu yang kau inginkan…” ujar Yuri parau. “Aku akan pergi dari hadapanmu…”

Namun ketika akan pergi, Jessica memanggil nama Yuri.

“Yuri, aku ingin kita cerai…” Hanya itu yang dikatakan oleh Jessica sebelum kembali mengusirnya pergi.

“Ji-jika itu… Yang kau inginkan…”

———

“Yah! Apa yang kau lakukan?! Ayo cepat bawa dia masuk!” teriak Taeyeon menyuruh beberapa pegawainya untuk membantunya membopong Yuri yang tidak sadarkan diri. “Baringkan dia di kamar.”

Sudah beberapa hari sejak kejadian pahit tersebut membuat Yuri kehilangan semangat hidupnya. Tidak hanya sering melamun, dia juga kerap menolak untuk makan dan lebih senang berdiam diri di dalam kamarnya yang dulu. Baik Taeyeon, Sooyoung, Hyoyeon, bahkan Tiffany yang seorang dokter pun tidak mampu membujuknya.

“Tae… Sepertinya Yuri harus dibawa ke rumah sakit… Tubuhnya terus mengalami dehidrasi karena dia tidak mengkonsumsi apa pun sejak beberapa hari yang lalu.” ujar Tiffany setelah memeriksa kondisi Yuri.

Taeyeon langsung menyetujui anjuran Tiffany dan segera membawa Yuri ke rumah sakit untuk mendapat perawatan. Sementara itu, Sooyoung mencoba menghubungi Sunny dan meminta bantuannya untuk membujuk Jessica agar gadis itu mau datang menjenguk Yuri.

“Maaf Soo, tapi Jessica menolak…” jawab Sunny yang telah berkali-kali meminta Jessica untuk menemui Yuri dan menyelesaikan semua masalah mereka secara baik-baik. “Aku bahkan memberitahu jika Yuri terus mengigau dan menyebut namanya, tapi dia tetap keras kepala…” jelasnya lagi.

“Okey… Baiklah Sunny… Terima kasih kau telah membantuku…” ujar Sooyoung yang harapanya untuk menolong Yuri telah pupus.

“Sama-sama Soo. Jangan lupa, kau juga jaga kesehatanmu. Aku akan datang menjenguk Yuri setelah kuliahku selesai.”

“Oh ya? Tapi maaf, aku tidak bisa menjemputmu, Sunny…”

Sunny tertawa kecil. Dia sangat mengerti keadaan Sooyoung yang tidak bisa meninggalkan Yuri. “Aigoo~ Sooyoungie, kau tidak perlu menjemputku. Ah~ aku jadi tidak sabar bertemu denganmu. Ya sudah, kalau begitu sampai jumpa nanti. Bye Soo~”

“Bye Sunny~ Love you~”

“Love you too~” ujar Sooyoung mengakhiri pembicaraan. Tidak lama kemudian, seorang dokter keluar bersama Tiffany dari kamar tempat Yuri dirawat. “Fany, bagaimana kondisi Yuri? Apa dia baik-baik saja?” tanya Sooyoung seketika panik.

“Tenang Sooyoung. Yuri baik-baik saja. Dia hanya kehilangan banyak cairan tubuh dan kelelahan secara psikologis. Intinya, Yuri butuh banyak istirahat. Bukan begitu Dokter Park?”

“Ya, Tuan Kwon harus beristirahat total dan mungkin setelah pulih, dia harus diajak berekreasi agar pikirannya tenang kembali.” ujar Park Kahi, dokter yang sekaligus senior Tiffany. “Baiklah, aku pamit undur diri karena masih ada pasien yang harus aku urus. Sampai jumpa.”

“Ya, terima kasih banyak atas bantuannya, unnie.”

“Sama-sama Tiff.”

Dokter muda itu pun kemudian berlalu dari hadapan Tiffany dan Sooyoung.

“Fany, apa aku boleh menjenguk Yuri sekarang?” tanya Sooyoung yang tidak sabar ingin melihat Yuri.

“Tentu saja.”

Sooyoung langsung masuk ke dalam setelah diizinkan Tiffany. Hatinya mendadak sangat sedih begitu menyaksikan Yuri yang terbaring tidak sadarkan diri di tempat tidur dengan ditemani sebuah infus yang tertancap di tangan kanannya.

“Yuri… Cepatlah sembuh… Aku merindukanmu sahabatku…”

———

Sejak sepeninggal Yuri, kursi CEO otomatis kini berada di tangan Jessica. Namun, bukannya mengurus perusahaan, Jessica malah memilih untuk menghibur dirinya sendiri dengan mengunjungi klub malam seperti kebiasaannya dahulu. Jengah dengan sikap putrinya yang berubah drastis, Mr. Jung memutuskan kembali ke Korea setelah mendengar penyebabnya dari penjelasan Nichkhun.

***

*Flashback*

“Apa kau bilang?! Yuri mengundurkan diri???”

“I-iya Tuan… Dia juga berpesan agar semua saham miliknya dialihkan pada Nona Jessica…”

“Aish! Sebenarnya apa yang terjadi?! Tolong kau jelaskan semuanya kepadaku.”

Akhirnya Nichkhun pun menjelaskan semua duduk persoalannya, termasuk hubungan di antara Yuri dengan Victoria yang ternyata pernah menjadi sepasang kekasih di masa lalu. Mr. Jung tidak bisa berbuat banyak setelah mengetahui semuanya terlebih mendengar ancaman Victoria yang menjadi penyebab Yuri mengudurkan diri.

“Tapi tuan, mengenai kerjasama kita dengan Song Entertainment…”

“Ya, aku tahu. Kita beruntung karena Nona Song tetap bersedia melanjutkan kerjasama dengan kita.”

“Benarkah tuan?”

“Ya.” Mr. Jung memberi jaminan. “Dan tolong kau besok jemput aku di bandara karena aku akan pulang ke Korea.”

“Baik, saya mengerti tuan.”

*End of Flashback*

***

“Jessica!”

Jessica yang tengah asyik bersama seorang laki-laki langsung terkejut begitu melihat kehadiran sang ayah. “App–“

PLAK!

Sebuah tamparan keras mendarat di pipi kiri gadis itu. “APA YANG KAU LAKUKAN???!!!” bentak Mr. Jung. “Dan kau.” Pria itu menunjuk ke arah teman laki-laki Jessica. “KELUAR!!!” usirnya.

Dengan langkah terbirit-birit, laki-laki tersebut kabur meninggalkan Jessica.

“Appa…”

“DIAM!!!” Jessica tidak berani berkata lagi menyaksikan amarah ayahnya yang terus meledak di hadapannya. “Kau… Apa yang telah kau lakukan pada Yuri??? Jawab!!!”

“Kenapa? Kenapa appa begitu peduli dengan Yuri dibandingkan aku, putrimu sendiri!”

“Jessie! Apa yang kau–“

“Aku dan Yuri akan segera bercerai.”

———

“Si..ca…”

Sooyoung langsung bangkit dan menghampiri Yuri saat mendengar suara dari sahabatnya itu. “Yuri! Kau sudah sadar???” Tidak lupa, Sooyoung pun menekan tombol untuk memanggil dokter yang tidak lama kemudian datang untuk memeriksanya.

“Sica… Aku ingin menemuinya…”

“Yuri…”

“Kumohon Soo… Bawa aku ke tempat Jessica sekarang juga…” pinta Yuri sambil menangis.

“Tapi Yul… Kau masih lemah. Nanti setelah kau sembuh kita akan ke sana.” bujuk Sooyoung. Yuri menggeleng dan berusaha bangkit dari tempat tidur. “Yuri!”

“Lepaskan aku… Kalau kau tidak mau mengantarku, aku bisa pergi sendiri…”

Sooyoung pun tidak punya pilihan lain selain membawa Yuri menemui Jessica. Itu pun setelah akhirnya dengan susah payah dia mendapatkan izin dari Tiffany.

“Ingat ya Sooyoung. Kau harus segera membawanya kembali setelah dia bertemu Jessica apa pun caranya.” tegas Tiffany yang masih mengkhawatirkan kondisi Yuri.

“Aku mengerti Fany. Aku pun sebenarnya tidak menginginkan hal ini, tapi Yuri tetap nekat…”

“Ya sudah, kalian hati-hati di jalan.”

“Terima kasih Fany.” Dokter ber-eye-smile itu hanya mengangguk.

———

Mereka pun akhirnya tiba di kediaman keluarga Jung dimana Jessica memutuskan tinggal di sana setelah kejadian tersebut. Beruntung Sooyoung mempunyai kekasih seperti Sunny yang bisa memberinya info tentang hal itu.

“Yuri, bangun. Kita sudah sampai.” ujar Sooyoung membangunkan Yuri yang sepanjang perjalanan tertidur di dalam taksi.

“Hmmm…”

“Bangun Yul. Bukankah kau ingin menemui Jessica?”

Mendengar nama istrinya disebut, Yuri pun mulai bersemangat. “Ya.”

Sambil memapah Yuri yang masih lemah, Sooyoung membawa Yuri masuk menuju pintu rumah keluarga Jung dan kemudian membunyikan bel.

“Ya, selamat siang.” sapa Krystal membukakan pintu. Gadis itu terkejut melihat sosok yang bertamu di rumahnya. “Yuri oppa dan Sooyoung oppa!”

“Selamat siang dan iya, ini kami.” balas Sooyoung tersenyum.

“Ah, ayo ma–“

“Siapa itu Krys?” Sebuah pertanyaan dari suara yang tidak asing memotong ucapan Krytal.

“Sica…”

———

Cuaca yang mendung berawan membuat Victoria tampak ragu untuk pergi menemui Jessica. Ya, setelah apa yang dia lakukan kepada Yuri dan mendapati kondisi mantan kekasihnya yang memprihatinkan akibat ulahnya, Victoria memutuskan untuk membantu Yuri memperbaiki hubungannya dengan Jessica. Dia terus dihantui rasa bersalah ketika mengetahui Yuri masuk rumah sakit.

“Luna, tolong kau pesankan taksi untukku sekarang juga.” perintahnya pada sang sekertaris.

“Baik Nona Song.”

Tidak butuh waktu lama, taksi pun datang untuk membawa Victoria menuju kediaman keluarga Jung dimana berdasarkan info dari Nichkhun, tempat Jessica tinggal.

“Kita sudah sampai nona.” ujar sang supir taksi.

Victoria pun segera membayar dan kemudian turun dari dalam taksi. Namun, dia terkejut mendapati kehadiran Yuri yang juga berada di sana.

“Yuri…”

———

“Sica…”

“Kau… Mau apa kau datang kemari?” tanya Jessica dingin.

“Yah! Apa kau tidak lihat kondisi Yuri? Demi dirimu, dia rela datang untuk menemuimu meski dia sekarang sedang sakit!” ujar Sooyoung kesal.

“Memang apa peduliku? Dia patas mendapatkannya.”

“KA–“

Yuri dengan cepat menahan Sooyoung yang terbakar emosi. “Soo… Sudah cukup… Aku tidak ingin ada pertengkaran lagi…”

“Tapi Yul…”

“Cukup Soo… Terima kasih…” Yuri tersenyum kecil.

“Aish!”

Tiba-tiba seorang laki-laki muncul di hadapan mereka semua dan kedatangannya langsung disambut sebuah pelukan dari Jessica.

“Taec!” sambut Jessica memeluk laku-laki itu.

“Hai sayang~” Tanpa ragu, Taecyeon mencium Jessica.

Bagai melihat masa lalu yang berulang kembali, Yuri hanya terdiam. Dia sudah terlalu lelah dengan semua yang terjadi. Dia yang sekarang hanya bisa pasrah jika memang Jessica lebih memilih untuk berpisah darinya. Mungkin itu jalan yang terbaik daripada dia terus merasa sakit.

“Yuri…”

“Oppa…”

Yuri tidak mengidahkan panggilan Sooyoung dan Krystal. Dia masih berusaha untuk tegar di hadapan mereka.

“Sica…”

Seketika Jessica menghentikan kemesraannya dari Taecyeon. “Ya?”

“Ayo kita bercerai…”

-TBC-

Thanks for reading and stay healthy. See you soon~ ^^

Advertisements

59 thoughts on “You Belong To Me [Part 17]

  1. Haish, maqin rumit aja neh hubungan yulsic. Vic pake dateng sgala cih, salah pham kan jdinya. Hadeuh! Trzerah author aja deh, mau dbwa kmn hub ne. *plak!

  2. Oh… Men!
    Ini nyakitin bgeet… T,T
    serius.. Wow
    yul we tau lu kuat..
    itu si vic jempol bget ya. Ngerusak hidup yul nya.. Ckckckck
    kangen bget sma ff ini. Hakhak

  3. ohhh yeyyy update tapi kenapa mesti yulsic galau2aun sihh eonn??? aduhhh ngga ada apa namja selain taecyeon yang bisa dipasangin ma yulsic …

    lanjutt eonn .. fighting!!!!

  4. Lama tak jumpa nih ff un. ㅋㅋㅋㅋㅋㅋ
    huhuhuhuhu YulSic mau cere. TT_____TT
    dab knp om kotak” itu datang? huaaaaaaaa tidaaaakkkk. My yulsic piling. don’t cereeeee.
    Sica, jgn sama taec plissssssssss. Balik k yuri aja beb, die cinte ama lu sic. plissssss.

  5. Waduuh… Vic selalu aja bkin msalah..
    Jdi galau lgi dah nih yulsicnya..
    Smoga hubungan yulsic membaik,, jgn cere doong.. 😥

  6. aku nangis bacanya, udah lama2 nunggu part ini publish eh malah gini akhirnya
    kenapa taec muncul sich, makin rumit aja masalahnya
    yulsic harus bersatu gak mau tau……..

  7. ak mau mewek liat yuri kyk gni…
    aplgi waktu adegan taecsic n yuri blg “sica””ayo kita bercerai”…
    sumpah ak mau nangis thor…

    ngena bnget feel ny…

  8. yahhhh
    sica n yul bkal ceraiii?
    andweeee
    ini cm slah phammm
    aissshhh sica egois bgt dehhh
    poor yul huhuhu

  9. Sepertinya yuri lelah’-‘ baru juga saling cinta/? Udah dipisahkan lagi’-‘ cobaan hidup memang berat yul

  10. ђαϑϱђ (¬˛¬)
    Stres , sica nih bner2, aplgi si vic emng dsar keong racun . .
    Sica dngerin yul sm vic dlu, eh mlah udh nyosor sm taec

  11. hallo thor, salam kenal… udah baca hampir smua ff nya.. suka sama crta2nya apalagi kalo yulsic 🙂 thor mau nnya klo mnta pw gmn caranya? mau nnya pw morning glory part 12 sama 13.. klo berkenan, krim ke rizkyastriaprimadona@gmail.com Terima kasih sblumnya.. smgt buat ff slnjutnya. hwaiting.

  12. Ah.. Yul dah tertekan Batin.
    Iya yul ceraikan aja dulu sica,, buat sica nyesel dulu ,nanti sica nyesel truz nyari’i yul truz happy Ending deh..

  13. anyeong onni aku reader baru!
    onni daebak, keren kofliknya!
    aku mau nyaranin, gimana kalau yul sakit baru vic yg jga. n sica cemburu. membuat dia mau blikn sm yul lagi! kkk…
    maaf ide buruk mungkin!
    dari semua cerita onnie, bagus tidak jelek! 🙂

  14. Sica knpa gx dengerin dlu pnjlsan ea yul ..
    Ksian bgt sumpah ma yul ..
    Pdhal dya gx slah apa2 tpi dya jga yg d sktin 2 kali pula ..
    Sbar ea yul ..
    Si kotax dteng2 mlh enak2kan cium2 sica ..
    Duhhh q bner2 kesel nie ma sica ..

  15. speechless bacanya,,,,
    OMO,,, knapa musti certai sih yulsic,,,,
    gak terima sayah #abaikan,,,,
    sica seharusnya bisa dengerin penjelsannya yul dulu, jngn langsung marah gitu aza,,
    kan kasian yuri nya,,,,

  16. ………cerai. poor yuri pas lagi liat ada taecyeon <\\\\3 ngeness akhirnya milih cerai.
    victoria cepet minta maaf dah -__- ada2 aja kelakuan kkkk itu temenin nickhun aja disini dia jomblo(?)

    cant wait next chap my fav FF kkk ^^9 fighting!!

  17. aaak nyesek 😦
    Lah itu si vic baik ya mau ngejelasin tapi sayang ada bang kuda dateng, hih
    Yuri selalu jadi pihak yang tersakiti.. Kasian hiks mending sama aku sini yul *pletar

  18. ya awoh ini yulsic ketemu manis nya bru dikit udah pait”n lagi pake cerai”n pula sica sadis ye lw udah mrah mesra”n nya di hadapan yuri pula dooh.T.T
    ayo vic lo tanggung jawab damaikan yulsic lagi please..
    Ff yg slalu di nantikn eh datang”bawa galau.hiks
    makasih udah update. 🙂

  19. Adoooooh,,,,
    Nyesekk ,,,><
    Ksian amat Yul ,,,bneran nyesekk..,
    Sica tega parah,,,,
    Tak tau mau comment apa lgi,,,,
    D tunggu kak next chapter nyaah,,,
    Keep Health ,,,
    SEMANGAAAAAAAT

  20. Huaaaaa T.T Jessica kembali menyebalkan seperti dulu dan aishhhhh victoria that’s your fault!! dan kenapa musti ada Taec..buahhh makin rumit aja nih.
    YulSic gampang bgt lagi bilang cerai, yul ga inget apa gmna susahnya lo dapetin sicca dulu.. jinja!!
    Drama drama tp aku tetep suka kok hehehehe ^^

  21. wow.,, YulSic again tpi dgn judul yg beda.,
    oke aku sangat suka ini 😀
    tpi knp aku radak bingung.,
    mungkin ini efek karena blm bca part sebelumnya.,,
    tpi ini tetep menarik dan seru.,,
    apa ini sdh klimaksny???
    bca prev dulu jja dah 🙂

  22. Sedih banget my Yul.. entah mengapa di dunia nyata sama di ff YulSic gak ada harapan, gak ada progress yg berarti 😦 dan sifat yg egois ky gini membuat Jessica akan menyesal nantinya..

  23. duh sica gampang bnget ngomng cerai, kasian kwon yul
    sp lagi tuh taec?
    ayo vic cpt jelaskn smuanya sm sica
    di tunggu next chap

  24. hmmm gegabah banget sica gak bisa dewasa sama sekali…okelahh cerai saja keeeeee…gw ud super sabar liat seobangku tersakiti terusss

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s